Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 21476 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
The Indonesian J. of Public Health (IJPH), Vol.4, No.1, Juli 2007, hal. 25-34. ( ket. ada di bendel 2005- 2007)
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Ilmu Faal Indo. (MIFI), Vol.2, No.2, Pebr. 2003, hal. 118-122, ( Cat. ada di bendel 2003 - 2007 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indo. ( MKI ), V0l.60, No.4, April 2010, hal. 163-172, ( Cat ada di bendel 1993-2010 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mustafa Kamal ... [et al.]
KJKMN Vol.7, No.6
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mochammad Sja'bani, A.H. Asdie, R.M. Aryono
BIK Vol.29, No.4
Yogyakarta : FK UGM, 1997
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nata Pratama Hardjo Lugito; Promotor: Ratna Djuwita; Kopromotor: Asri C. Adisasmita, Marcellus Simadibrata; Penguji: Besral, Parlindungan Siregar, Cucunawangsih, Endang Sutriswati Rahayu
Abstrak:

Latar Belakang: Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan kebutaan, serta meningkatkan beban biaya kesehatan. Walaupun berbagai kemajuan telah tercapai dalam tata laksana hipertensi, namun keberhasilan terapi belum memuaskan. Tujuan studi adalah mengetahui pengaruh pemberian L. plantarum Dad-13 dalam membantu menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Studi uji klinis acak terkontrol dilakukan terhadap pasien hipertensi berusia di atas 40 tahun yang berobat di Rumah Sakit Siloam Lippo Village sejak Juli 2018 hingga Desember 2021. Evaluasi tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan L. plantarum Dad-13 dan plasebo dilakukan selama 4 minggu. Analisa bivariat dilanjutkan multivariat dengan Generalized Estimating Equation (GEE) dilakukan untuk mendapatkan perbedaan tekanan darah dan populasi L. plantarum dalam tinja dengan nilai p<0.05. Hasil: Didapatkan 57 dan 56 sampel pada kelompok kontrol dan perlakuan. Rerata perubahan tekanan darah sistolik pada kelompok kontrol dan perlakuan adalah -3,63+6,59 dan -3,23+6,93 mmHg, rerata perubahan tekanan darah diastolik pada kelompok kontrol dan perlakuan adalah -1,65+5,18 dan -2,73+4,89 mmHg. Log10 CFU L. plantarum pada kelompok kontrol dan perlakuan pada akhir penelitian adalah 3,61+0,86 dan 3,93+0,89. Pada analisis GEE secara keseluruhan tekanan darah sistolik kelompok perlakuan lebih rendah 1,915 mmHg dibandingkan kelompok kontrol, sedangkan tekanan darah diastolik kelompok perlakuan lebih tinggi 2,301 mmHg dibandingkan kelompok kontrol. Simpulan: Terdapat kecenderungan bahwa tekanan darah sistolik kelompok perlakuan lebih rendah daripada kelompok kontrol, sedangkan tekanan darah diastolik kelompok kontrol lebih rendah daripada kelompok perlakuan


Background: Untreated hypertension could cause multiple complications such as stroke, coronary arterial disease, kidney failure, and blindness, and also increased medical cost. Many progress has been made in the management of hypertension, but the result is still unsatisfactory. The aim of the study is to explore the effect of L. plantarum Dad-13 supplementation to improve blood pressure control in hypertensive patients. Methods: This randomized controlled trial study was conducted to hypertension patients aged above 40 y.o. in Siloam Lippo Village Hospital on July 2018-December 2021. Blood pressure was evaluated before and after consumption of L. plantarum Dad-13 and placebo in 4 weeks period. Bivariat followed by multivariate analysis using Generalized Estimating Equation (GEE) were done to get blood pressure and fecal L. plantarum population difference with p value < 0.05. Results: A total of 57 and 56 samples in control and treatment groups. Mean systolic pressure difference in control and treatment groups were -3,63+6,59 and -3,23+6,93 mmHg, while mean diastolic pressure difference in control and treatment groups were -1,65+5,18 and -2,73+4,89 mmHg. Log10 CFU L. plantarum in control and treatment groups in the end of study were 3,61+0,86 and 3,93+0,89. GEE analysis found overall systolic pressure in treatment group was lower 1,915 mmHg compared to control group, while overall diastolic pressure in control group was lower 2,301 mmHg compared to treatment group. Conclusion: There were tendencies of lower systolic pressure in treatment group compared to control group, and lower diastolic pressure in control group compared to treatment group

Read More
D-596
Depok : FKM-UI, 2025
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abednego Bangun
R 641.3029 BAN e
Jakarta : Indonesia Publishing House, 2012
Referensi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Annisa Fauziah; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Nurul Dina Rahmawati, Yuliani
Abstrak:
Tingginya jumlah penderita hipertensi di wilayah Puskesmas Kemirimuka dapat menjadi permasalahan kesehatan yang serius. Berdasarkan teori Health Belief Model, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi perilaku pasien yang sedang sakit agar sembuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan minum kopi dan faktor lainnya dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kemirimuka tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 156 responden. Pengumpulan data dilakukan pada bulan November 2023 melalui pengukuran tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan serta wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis bivariat menggunakan chi square dan analisis multivariat regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 68,6% responden memiliki tekanan darah tidak terkendali. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan tidak adanya hubungan signifikan antara kebiasaan minum kopi (p = 0,086) dengan pengendalian tekanan darah. Berdasarkan hasil uji regresi logistik ganda, usia memengaruhi hubungan antara kebiasaan minum kopi dengan pengendalian tekanan darah setelah dikontrol oleh variabel kepatuhan minum obat dan dukungan keluarga. Penderita hipertensi lansia berisiko 10,492 kali lebih besar memiliki tekanan darah tidak terkendali dibandingkan dengan penderita hipertensi dewasa. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan adanya pemberian edukasi kepada para penderita hipertensi dan keluarga penderita agar dapat memahami dampak hipertensi jika tidak ditangani secara serius.

The high number of hypertensive patients in Kemirimuka Community Health Center can be a serious health problem. Based on Health Belief Model Theory, there are several factors that influence a patient’s sick-behavior to recover. This research aims to determine the relationships between coffee drinking habits and other factors with blood pressure control in hypertensive patients at the Kemirimuka Community Health Center 2023. It is a quantitative research with a cross sectional study design. The purposive sampling is used for the sampling method with total sample of 156 respondents. The sources of data are taken in November 2023 through blood pressure, body weight, and height measurement and interviews using questionnaires. This research used chi square for bivariate analysis and multiple logistic regression for multivariate analysis. This research shows that 68,6% respondents had uncontrolled blood pressure. There is no relationship between coffee drinking habits (p = 0,086) and blood pressure control in the statistical analysis. Based on multiple logistic regression, age affects the relationship between drinking coffee habits and blood pressure control after being controlled with medication adherence and family support. Elderly hypertensive patients are 10,492 times more likely to have uncontrolled blood pressure compared to adult hypertensive patients. This research summarizes that it is necessary to provide education to hypertensive patients and their family so that they can understand the impact of hypertension if it is not treated properly.
Read More
S-11750
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indo. (MKI), 38, No.12, Des. 1988, hal. 601-604, ( Cat. ada di bendel 1987/1989 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sutrisno. Budihardjo, Raniwati
BIK Vol.29, No.3
Yogyakarta : FK UGM, 1997
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive