Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35309 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nida Gustikawati, L.P. Lila Wulandari, Dyah Pradnyaparamita Duarsa
PHPMA-Vol.2/No.2
Denpasar : Universitas Udayana, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nabilatus Syarifah; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Hida Hidayati
Abstrak:

Program KB di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan target yang diharapkan. Jumlah Wanita Usia Subur (WUS) yang aktif menggunakan alat kontrasepsi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ciater Kota Tangerang Selatan berkisar 52,5%. Angka ini tentu saja masih berada di bawah target nasional sebesar 61,78%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi pada WUS di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ciater tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, pada 115 responden yang dipilih secara consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner secara mandiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pekerjaan (p <0,001), pendapatan (p <0,001), pengetahuan (p <0,001), sumber informasi (p = 0,030, akses fasilitas kesehatan (p <0,001), dukungan keluarga (p <0,001), dan dukungan petugas kesehatan (p = 0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku penggunaan alat kontrasepsi pada WUS. Atas dasar tersebut perlu pemberian edukasi mengenai kontrasepsi melalui berbagai metode seperti edukasi langsung, layanan konseling personal, serta pendekatan berbasis keluarga terutama suami dan komunitas dengan melibatkan kader Puskesmas Ciater pada WUS di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Ciater.
Kata kunci: Wanita Usia Subur, Kontrasepsi, Keluarga Berencana


The Family Planning program in Indonesia has not yet fully met its expected targets. The percentage of Women of Reproductive Age (WRA) actively using contraceptives in the working area of UPTD Ciater Public Health Center, South Tangerang City, is approximately 52.5%. This figure remains below the national target of 61.78%. This study aims to identify the factors associated with contraceptive use among WRA in the UPTD Ciater Public Health Center working area in 2025. This research employed a cross-sectional design involving 115 respondents selected through consecutive sampling. Data were collected through self-administered questionnaires. The results showed that employment status (p < 0.001), income (p < 0.001), knowledge (p < 0.001), sources of information (p = 0.030), access to health facilities (p < 0.001), family support (p < 0.001), and support from health workers (p = 0.001) were significantly associated with contraceptive use behavior among WRA. Based on these findings, it is necessary to provide contraceptive education through various methods, such as direct education, personal counseling services, and family-based approaches—particularly involving husbands and the community—by engaging Ciater Health Center cadres within the WRA population in the UPTD Ciater Public Health Center working area. Keywords: Women of Reproductive Age, Contraception, Family Planning

Read More
S-12134
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cokorda Istri Mita Pemayun, P.P. Januraga, N.M. Ayu Sri Ratna Sudewi
PHPMA-Vol.4/No.1
Denpasar : Universitas Udayana, 2016
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahma Pembayun; Pembimbing: Sudarti Kresno
S-2538
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Minar Sitanggang; Pembimbing: Caroline E. Wuryaningsih; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Erna
Abstrak: IUD merupakan salah satu jenis KB yang dipasang didalam uterus melalui kanalis servikalis, yang diselubungi oleh kawat halus terbuat dari tembaga mengandung hormon Levonorgestrel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan penggunaan IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Koja Jakarta Utara tahun 2015. Data dikumpulkan melalui kuesioner terpadu dan diolah dengan menggunakan software statistic. Dari hasil uji statistic terdapat dua variabel yang menunjukkan hubungan signifikan dengan penggunaan IUD yaitu variabel pendidikan dengan nilai p=0,000 variabel pengetahuan dengan nilai P=0,036. Perlu edukasi dan promosi dari petugas untuk meningkatkan pengetahuan akseptor.
Kata Kunci: Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR); Intra Uterine device (IUD)
Intra uterine Devices (IUD) is one type of birth control that is placed in the uterus through the cervical canal, which is covered by fine wires made of copper and containing the hormone levonorgestrel. This study aims to determine the factors associated with the use of IUDs in Puskesmas Koja in 2015. Data were collected through questionnaires integrated and processed using statistical software. From the results of the statistical test, there are two variables that showed a significant association with the use of IUD that education variables with p = 0.000 knowledge variables with a P value = 0.036. Keep in education and promotion of officers to increase knowledge acceptor.
Keywords: intrauterine device (IUD); Intrauterine devices (IUDs)
Read More
S-8958
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heni Hendriyani; Pembimbing: Indang Trihandini
S-2124
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putu Dian Karmana; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Popy Yuniar, Rico Kurniawan, I Made Sudarma Adiputra, Lanawati
Abstrak:
Anak usia sekolah merupakan kelompok usia yang kritis karena rentan terhadap masalah kesehatan. Penjaringan kesehatan adalah salah satu program UKS/M untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan siswa, mendukung tercapainya kondisi fisik dan mental yang baik agar potensi belajar dan prestasi optimal. Pengelolaan data hasil pemeriksaan penjaringan kesehatan siswa SD di Puskesmas I Denpasar Barat masih manual sehingga penulis berkeinginan membuat rancangan sistem informasi kegiatan penjaringan Kesehatan siswa Sekolah Dasar di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Barat kota Denpasar. Metode penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu mendata kebutuhan pengguna, menyusun prototype, mengevaluasi prototype, membuat aplikasi serta mengevaluasi efektifitas penggunaan dan kepuasan. Hasil evaluasi penggunaan aplikasi berbasis web untuk menjaring data kesehatan anak sekolah di lingkungan Puskesmas I Denpasar Barat Kota Denpasar dinilai menggunakan kuesioner dengan hasil 100% responden setuju dengan efektifitas aplikasi serta >75% responden menyatakan puas dan sangat puas dengan aplikasi tersebut. Saran pada penelitian ini adalah Puskesmas I Denpasar Barat dapat menggunakan aplikasi pada kegiatan penjaringan siswa Sekolah Dasar. Sistem ini dapat disosialisasikan kepada instansi terkait sehingga menjadi model yang dikembangkan untuk wilayah yang lebih luas, dikembangkan untuk siswa pada jenjang yang lebih tinggi serta dapat terintegrasi dengan aplikasi sejenis untuk memperoleh data yang komprehensif.

School-aged children are a critical age group because they are vulnerable to health problems. Health screening is one of the UKS/M programs to maintain and improve student health, supporting the achievement of good physical and mental conditions for optimal learning potential and achievement. Data management of health screening examination results for elementary school students at West Denpasar Community Health Center I is still manual, so the author wishes to design an information system for health screening activities for elementary school students in the work area of West Denpasar Community Health Center I, Denpasar city. This research method consists of several stages, namely recording user needs, compiling a prototype, evaluating the prototype, creating an application, and evaluating the effectiveness of use and satisfaction. The results of the evaluation of the use of a web-based application to collect health data for school children in the West Denpasar Community Health Center in Denpasar City were assessed using a questionnaire with the results of 100% of respondents agreeing with the effectiveness of the application and >75% of respondents stating they were satisfied and very satisfied with the application. The suggestion in this research is that West Denpasar Community Health Center can use the application in elementary school student screening activities. This system can be socialized to relevant agencies so that it becomes a model developed for a wider area, developed for students at a higher level, and can be integrated with similar applications to obtain comprehensive data.
Read More
T-6881
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kezia Rosari; Sabarinah; Penguji: Popy Yuniar, Sudibyo Alimoeso
Abstrak:

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi salah satu isu prioritas kesehatan di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi modern pascasalin merupakan strategi efektif untuk menekan AKI dengan mengatur jarak kehamilan. Namun, cakupannya belum merata, dengan disparitas signifikan antarprovinsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi modern pascasalin di Provinsi Jawa Timur dan Sumatera Utara.
Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) dengan analisis data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sampel terdiri dari wanita usia subur (15-49 tahun) yang telah melahirkan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik multivariabel. Hasil penelitian menunjukkan proporsi penggunaan kontrasepsi modern pascasalin di Jawa Timur (79,2%) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan Sumatera Utara (50,5%). Faktor determinan di Sumatera Utara adalah umur, status pekerjaan, dan konseling KB. Di Jawa Timur, faktor yang berhubungan adalah daerah tempat tinggal, status ekonomi, paritas, dan konseling KB. Konseling KB pascasalin menjadi satu-satunya faktor yang berhubungan signifikan di kedua provinsi. Kesimpulannya, terdapat perbedaan determinan dalam penggunaan kontrasepsi modern pascasalin antara kedua provinsi, yang menyoroti pentingnya intervensi spesifik sesuai konteks wilayah. Penguatan layanan konseling menjadi kunci strategis untuk meningkatkan cakupan secara nasional.


The high Maternal Mortality Rate (MMR) is a priority health issue in Indonesia. The use of modern postpartum contraception is an effective strategy to reduce MMR by managing pregnancy spacing. However, its coverage is uneven, with significant disparities between provinces. This study aims to analyze the factors associated with the use of modern postpartum contraception in East Java and North Sumatra provinces. This study employed a cross-sectional design using secondary data analysis from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). The sample consisted of women of childbearing age (15-49 years) who had previously given birth. Data were analyzed using multivariate logistic regression. The results showed that the proportion of modern postpartum contraceptive use in East Java (79.2%) was significantly higher than in North Sumatra (50.5%). The determining factors in North Sumatra were age, employment status, and family planning counseling. In East Java, the associated factors were area of residence, economic status, parity, and family planning counseling. Counseling was the only factor significantly associated in both provinces. In conclusion, there are different determinants for the use of modern postpartum contraception between the two provinces, highlighting the importance of region-specific interventions. Strengthening counseling services is a strategic key to increasing coverage nationally.

Read More
S-12039
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dame Artha Ria Marbun; Pembimbing: Dien Anshari; Penguji: Dadan Erwandi, Evi Martha, Ruri Mutia Ichwan, Nur Isnaeni Evry Kurnia
Abstrak:
Program Keluarga Berencana (KB) memiliki tujuan meminimalkan kepadatan penduduk yang mengalami kenaikan setiap tahunnya dan menaikkan mutu sumber daya manusia. Alat Kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan kesuburan di mana salah satu jenisnya meliputi AKDR(Intra Uterine Device). Namun penggunaan kontrasepsi jenis AKDR pada Profil Kesehatan Indonesia terhitung masih rendah hanya mencapai 8,0% di tahun 2021, sementara itu AKDR memiliki efektivitas tinggi mencapai 99,7% dan terbukti lebih baik dibanding jenis lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui determinan penggunaan AKDR pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara tahun 2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara, dengan jumlah subjek sebanyak 160 responden. Variabel yang diteliti berupa determinan penggunaan AKDR. Jenis data yang dikumpulkan menggunakan data primer dari kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, chi-square untuk menilai hubungan antar variabel, dan uji regresi logistik berganda model determinan. Hasil Penelitian didapatkan bahwa pengguna AKDR sebesar 45,6%, sedangkan yang tidak sebesar 54,4%. Pendidikan, pengetahuan, dan sikap, memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan AKDR sedangkan variabel usia dan dukungan tenaga sebagai variabel pengontrol. Pendidikan tinggi berisiko sebesar 4,223 kali lebih tinggi menggunakan AKDR dibandingkan pendidikan rendah (aOR: 4,223: 95% CI 1,613-11,057). Pengetahuan tinggi berisiko sebesar 3,831 kali lebih tinggi menggunakan AKDR dibandingkan pendidikan rendah (aOR: 3,831; 95% CI 1,742-8,425). Selain itu, terdapat variabel sikap bahwa sikap positif memiliki risiko 6,690 kali lebih tinggi menggunakan AKDR dibandingkan sikap negatif (aOR 6,690 95% CI; 3,023-14,780). Adapun faktor yang paling dominan penggunaan AKDR pada penelitian ini adalah sikap positif. Pentingnya peningkatan kompetensi penyuluh keluarga berencana dan peningkatan pemanfataan kemajuan teknologi informasi dalam pelayanan KB sehingga masyarakat secara menyeluruh dapat mengetahui informasi mengenai KB terutama KB AKDR dengan baik. Kata kunci : Alat kontrasepsi, Pendidikan, Pengetahuan, AKDR

The Family Planning Program (KB) aims to minimize the population density that increases every year and improve the quality of human resources. Long-term contraceptive methods (LARC) are contraceptive tools used to delay, space out pregnancies, and stop fertility, with one type including the IUD (Intra Uterine Device). However, the use of IUD contraceptives in the Indonesian Health Profile is still low, reaching only 8.0% in 2021, while IUDs have a high effectiveness rate of 99.7% and are proven to be better compared to other types. This study aims to determine the factors influencing IUD use among KB acceptors in the working area of Jatinegara Health Center in 2024. The research uses a quantitative method with a cross-sectional approach. The study was conducted in the working area of Jatinegara Health Center, with a total of 160 respondents. The variables studied include determinants of IUD use. The type of data collected uses primary data from questionnaires. The analysis used includes descriptive analysis, chi-square to assess the relationship between variables, and multiple logistic regression tests for the determinant model. The study results showed that 45.6% used IUDs, while 54.4% did not. Education, knowledge, and attitude have a significant relationship with IUD use, while age and support from healthcare workers serve as control variables. Higher education poses a 4.223 times greater risk of using IUDs compared to lower education (aOR: 4.223; 95% CI 1.613-11.057). Higher knowledge poses a 3.831 times greater risk of using IUDs compared to lower education (aOR: 3.831; 95% CI 1.742-8.425). Additionally, the attitude variable shows that a positive attitude poses a 6.690 times greater risk of using IUDs compared to a negative attitude (aOR 6.690; 95% CI 3.023-14.780). The most dominant factor influencing IUD use in this study is a positive attitude. It is important to improve the competence of family planning counselors and enhance the use of technological advancements in family planning services so that the community as a whole can be well-informed about family planning, especially IUD KB. Keywords: Contraceptive tools, Education, Knowledge, IUD
 
Read More
T-7138
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Sutantri; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Anwar Hassan, Fusia Meidiawaty
S-8118
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive