Ditemukan 40062 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kepmenkes RI No. 581/Menkes/SK/VII/1992, menyebutkan bahwa penyakit ini dapat menimbulkan kematian, dan termasuk salah satu penyakit yang dapat menimbulkan wabah. Kota Bogor merupakan salah satu wilayah endemis DBD di Provinsi Jawa Barat. Kasus DBD di Kota Bogor menunjukkan peningkatan dalam 3 tahun terakhir, pada tahun 2008 dilaporkan terdapat 1.193 kasus, meningkat menjadi 1.513 kasus pada tahun 2009, dan kembali naik menjadi 1.686 pada tahun 2010. Program pencegahan, pemberantasan, dan surveilans DBD membutuhkan dukungan sistem informasi yang baik sebagai landasan pengambilan keputusan. Sistem informasi yang berjalan saat ini belum memanfaatkan manajemen basis data yang terstruktur sehingga sering ditemui kendala dalam hal pengelolaan data. Selain itu juga belum terdapat aplikasi khusus pemetaan yang dapat menghasilkan informasi secara otomasi dalam memberikan analisis kewilayahan tentang potensi yang dimiliki tiap wilayah terhadap peningkatan kasus maupun KLB. Pengembangan sistem informasi DBD berbasis SIG bertujuan untuk mengatasi permasalahan pengelolaan data dan analisis kewilayahan. Sistem informasi tersebut dikembangkan oleh peneliti berdasarkan metode System Development Life Cycle (SDLC), dengan mengintegrasikan aplikasi basis data Postgresql dan aplikasi pemetaan Open Geo Suite 2.2. Sistem ini mengolah data program DBD menjadi indikator IR DBD, CFR DBD, kepadatan penduduk, dan ABJ. Aplikasi mengolah indikator tersebut melalui proses perhitungan skor sehingga dihasilkan output berupa laporan, peta, dan grafik. Dalam rangka pengembangan sistem informasi lebih lanjut, diperlukan penambahan variabel lingkungan dan indikator untuk monitoring dan evaluasi program pencegahan dan pemberantasan DBD. Kata kunci : DBD, pemetaan, basis data
Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by Dengue virus transmitted through Aedes aegypti bite. The Minister’s of Health Decree (Kepmenkes RI Nr. 581/Menkes/SK/VII/1992) stated that this disease can cause death, and lead an outbreak. Bogor is one of DHF endemic area in West Java. DHF cases in Bogor have shown an escalation in the last three years. In 2008 it was reported 1,193 of cases, in 2009 the cases has risen to 1,513 and the trend were continued in 2010 with 1,686 of cases. DHF control significantly requires information system to generate an effective policy. Current information system has not been supported with database management. Hence, data and information management of DHF frequently meets bottleneck. Furthermore, the absence of mapping application lead to bottleneck on spatial analysis of outbreak and cases increase. The system information is developed to solve the bottlenecks on data information and spatial analysis using System Development Life Cycle (SDLC) methods. It combines Postgresql and Open Geo Suite 2.2. The system process several indicators i.e IR DBD, CFR DBD, population density and ABJ. The application manages those indicators through the process of scoring which result in report, map, and chart. Sustainability of this proposed system requires environment variables and monitoring and evaluation indicators of DHF control. Key words : DHF, mapping, database
Pelayanan informasi obat sangat diperlukan karena faktor utama pasien tidak menggunakan obat dengan tepat karena pasien tidak mendapatkan penjelasan yang cukup dari yang memberikan pengobatan atau yang menyerahkan obat. Penggunaan obat yang tidak tepat berakibat tujuan pengobatan tidak tercapai bahkan timbul efek samping yang tidak diinginkan. Akibat lain yang ditimbulkan menjadikan sakit semakin lama/parah. Keterbatasan waktu dan tenaga kesehatan mengakibatkan penyerahan obat juga dilakukan dengan cepat tanpa pemberian informasi obat yang lengkap kepada pasien.
Bertujuan untuk membentuk sebuah sistem pelayanan informasi obat kepada pasien berbasis layanan pesan singkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sistem Development Life Cycle ( SDLC ), dengan melakukan tahapan analisa, desain dan implementasi sistem.
Sistem pelayanan informasi obat kepada pasien berbasis layanan pesan singkat dirancang sebagai pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Puskesmas yang telah ada dengan menambahkan database Formularium Pelayanan informasi Obat. Informasi obat dikirim ke telepon seluler pasien dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi.
Drug information service is necessary because of the main factors patients not using medications properly because patients do not get adequate ex planation of which provide treatment or who give up drugs. Improper use of the drug resulted in treatment goals are not achieved even arise unwanted side effects. Another result of the pain caused to make a long / severe. Limitations of time and effort resulted in the delivery of health medicine also done quickly witho ut giving a complete drug information to patients.
Aims to create a drug information service system to a patient-based short message service. This study uses approach a Systems Development Life Cycle (SDLC), to perform the analysis stages, design and implementation of the system.
Drug information service system to a patient-based short message service designed as the development of Health Information Systems exist ing Health Center database by adding information Formulary Service Drug. Drug information sent to the mobile phone utilizing the patient with information technology and communications.
