Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33664 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Timur Purbowati; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dian Ayubi, Harni Wijiastuti
Abstrak: Keberagaman pemahaman santri putri mengenai kesehatan reproduksi khususnya pada pondok pesantren tradisional diakibatkan keterbatasan sarana penunjang serta kurangnya dukungan pihak luar pesantren terkait persoalan kesehatan reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui gambaran pengetahuan santri putri pondok pesantren tentang kesehatan reproduksi di Kabupaten Tangerang Tahun 2017 yang berkaitan dengan kurikulum pendidikan yang diterapkan, metode pengajaran yang dilakukan oleh guru, minat para santri terhadap kegiatan ekstrakulikuler, media informasi dan pengalaman pribadi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian Rapid Accessment Procedure (RAP) dengan pengumpulan data dengan diskusi kelompok terarah dan wawancara mendalam pada santri putri dan guru. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pengetahuan pemahaman santri putri pondok pesantren sangat beragam mengenai kesehatan reproduksi, sehingga ada baiknya dilakukan kerjasama lintas sektoral antara Kemendiknas, Kemenkes dan Kemenag agar dibuatkan satu kurikulum di dalamnya mencakup unsur mengenai kesehatan reproduksi yang dapat diterapkan pada pondok pesantren tradisional dan juga modern sehingga diharapkan para santri dapat memiliki pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi yang lebih seragam.
Kata kunci : pengetahuan, kesehatan reproduksi, santri putri, pondok pesantren

Variety understanding of female santri on reproductive health especially at traditional boarding school caused by limited of supporting facilities and lack of support from outside party of boarding school related to reproductive health problem. Objective of this research is to knowing description about knowledge of female santris Islamic boarding school about reproductive health in Regency Tangerang Year 2017 which relate with curriculum education that applied, teaching metodhe which conducted by teacher, interest of the student against extraculiculler activity, information media and personal experience that related with adolescent reproductive health. This research is using qualitative approach with Rapid Accessment Procedure (RAP) through Focus Group Disscussion (FGD) and indepth interview methode to female santris and using indepth interview to the teacher. Result of this research is mention that Islamic boarding school santris have a variety of knowledge or understanding about reproductive health, so it is better to do cooperation cross sectoral between Kemendiknas,Kemenkes and Kemenag so can be created one particular curricullum which is include reproductive health that can be applied to the traditional and modern Islamic boarding school, so the santris can get more similar knowledge about reproductive health.
Key words : knowledge, health reproductive, female santri, Islamic boarding school
Read More
S-9571
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lipriyana; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih
S-3211
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Nur Faizah; Pembimbing: C. Endah Wuryaningsih; Penguji: Rina Artining Anggorodi, Tini Setiawan
S-4905
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gusti Kumala Dewi; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Anwar Hasan, Tini Setiawan
S-5356
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
XAulia Novi Rachmadayanti; Pembimbing: Anwar Hassan; Penguji; Dian Ayubi, Yadi Rikanata
Abstrak: Pada kehidupan modern saat ini, bullying mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah dilingkungan sekolah. Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang dilakukan oleh seseorang yang dianggap lemah, dan perilaku ini dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang bullying. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dan kelas XI, dengan total jumlah responden sebanyak 110 responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah mengalami dan merasakan bullying selama berada disekolah. Berdasarkan pengetahuan bullying, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang tinggi tentang bullying. Bentuk dalam bullying diantaranya adalah bullying secara fisik (memukul, mendorong, menampar, dan lain lain), secara verbal (menghina, mengejek, memangil dengan nama julukan atau kata-kata kasar). Faktor individu, faktor keluarga, faktor lingkungan, faktor teman sebaya, dan faktor media massa membentuk perilaku bully pada remaja. Dampak yang terjadi diantaranya adalah perasaan malu, stres hingga depresi, sampai mencoba untuk melakukan tindak bunuh diri. Kata kunci: Bullying, Pengetahuan, Remaja In modern life, bullying can happen on various settings. Most of them happenedin school setting. Bullying is one form of violence committed by someone who is considered weak, and can occur anytime and anywhere. The purpose of this research is to adolescents knowledge about bullying. The subjects of this research are students in grade 10 and 11, resulting in a total of 110 respondents. This research is a descriptive quantitative research which used cross sectional method. Data collection techniques were conducted using questionnaires that have been tested before. The study found that most respondents had experienced and felt bullying during school. The study found that the most respondents had high knowledge about bullying. The forms of bullying include physical bullying (hitting, pushing, slapping, etc.), verbal bullying (insulting, mocking, calling someone with naughty nicknames or harsh words). Individual factors, family factors, environmental factors, peer factors, and mass media factors shape bullying behavior in adolescents. The impacts of bullying are feelings of shame, stress, depression, and even leads to suicide. Keywords: Adolescent, Bullying, Knowledge Universitas
Read More
S-9337
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Veronika Surbakti; Pembimbing: Sudarti Kresno
S-3236
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Windurenny Jacinta Tarigan; Pembimbing: Anwar Hassan; Penguji: Zarfiel Tafal, Ni Made Jendri
S-7579
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rachma Rahim; Pembimbing: Soekidjo Notoadmodjo; Penguji: Anwar Hassan, Kurnadi
S-8747
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sekaringsih, Dwiati; Pembimbing: Pratomo, Hadi
T-1032
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Asri Masitha Arsyati; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Ella Nurlaela Hadi, Ismawiningsih
S-5297
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive