Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 14480 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Agus Subur Widodo; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas
B-703
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Komala Dewi; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas
Abstrak: Unit rawat jalan merupakan pintu gerbang dan revenue center Rumah Sakit. Sudah selayaknya layanan rawat jalan memiliki kinerja yang baik dan layanan yang prima, sehingga rumah sakit mempunyai citra yang baik di masyarakat dan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan tehnologi kesehatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Daerah Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan yang menyebabkan penurunan kunjungan dalam 4 tahun terakhir. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional pada 110 pasien rawat jalan. Analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat, dan multivariat Hasil analisis didapatkan tingkat kepuasan pasien 50.0%. Dan analisis bivariat, kepuasan pasien berhubungan dengan karakteristik pasien yang bermakna adalah pendidikan dan penghasilan, untuk dimensi mutu layanan kepuasan pasien berhubungan dengan kebersihan toilet dan ruang tunggu, pada dimensi tangible, dan dimensi reliability meliputi ketepatan waktu layanan dan waktu tunggu yang lama dan dimensi empathy seperti kurang mendengarkan keluhan pasien dengan sabar/sungguh-sungguh dan kurang memberikan tanggapan atas keluhan pasien. Dari uji regresi logistik untuk mendapatkan Faktor dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien adalah vanabel penghasilan. Dari Penelitian ini disarankan agar manajemen rumah sakit memperbaiki kinerjanya dan memperhatikan layanan pada pasien, terutama pada kebersihan toilet dan ruang tunggu, ketepatan waktu dan waktu tunggu yang lama, serta dapat mendengarkan dan memberikan tanggapan yang baik pada keluhan pasien.
Read More
B-689
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kartini; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas
B-686
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Noviandi Sayuti; Pembimbing; Ede Surya Darmawan; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Yuli Prapancha Satar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara lingkungan kerja dankepuasan kerja dengan kinerja karyawan Instalasi Farmasi RSUD Dr. M. YunusBengkulu. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode cross sectionalmenggunakan kuesioner dan lembar penilaian oleh atasan. Penelitian dilakukan diInstalasi Farmasi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu pada bulan April 2014 dengansampel berjumlah 64 orang. Analisis hubungan menggunakan uji somers'dgamma dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan kerja fisikdan non fisik serta kepuasan kerja mempunyai hubungan signifikan dengankinerja karyawan. Instalasi Farmasi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu harusmeningkatkan lingkungan kerja dan kepuasan kerja agar kinerja karyawanmeningkat.
This study aims to determine the relationship between the work environment andjob satisfaction and employee performance at the Hospital Pharmacy Dr. M.Yunus Bengkulu. This type of quantitative research with cross sectional methodusing questionnaires and assessment form by the supervisor. The study wasconducted at Hospital Pharmacy Dr. M. Yunus Bengkulu in April 2014, with asample totaling 64 employees. Analysis of the relationship using gammasomers'd test and logistic regression. The results showed the physical and nonphysical work environment and job satisfaction has a significant relationshipwith employee performance. The Hospital Pharmacy should improve the workenvironment and job satisfaction in order to increase employee performance.
Read More
B-1650
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kuswara; Pembimbing: Mieke Savitri
B-739
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Julius Parlin; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Surya Ede Darmawan, Akhdrisa Mura Wijaya, Reny Puspita
Abstrak:
Pandemi COVID-19 di Indonesia berdampak pada implementasi Sisrute kasus rujukan ke rumah sakit. Sisrute RSUD Siti Aisyah pada rujukan dalam dan keluar memengaruhi morbiditas dan mortalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sisrute meliputi kebijakan, kapasitas petugas, sistem jaringan, komunikasi rujukan dan pelayanan rujukan yang berdampak pada keterlambatan respons rujukan. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, telaah dokumen dan wawancara mendalam 13 informan yang berkerja di RSUD Siti Aisyah. Penelitian menunjukkan bahwa penolakan rujukan Sisrute dalam dan keluar baik pada kasus COVID-19 dan non- COVID-19 lebih dari 80%. Response time rujukan kurang dari 60 menit paling banyak pada rujukan keluar non-COVID-19 (64%). Alasan penolakan rujukan meliputi ketidaktersediaan ruangan isolasi COVID-19, ICU-COVID-19, ketidaklengkapan berkas rujukan, ketidaktesediaan ruangan perawatan, kendala sistem jaringan, petugas lambat merespons, ketiadaan dokter spesialis, ketiadaan fasilitas kesehatan, kebijakan Dinas Kesehatan lokal terkait penanganan kasus COVID-19 dan lainnya. Pada kebijakan rujukan, tidak terdapat kebijakan Sisrute dan dokumentasi sosialisasi kebijakan dan dilakukan secara lisan dan Whatsapp. Pada kapasitas petugas rujukan, secara umum cukup adekuat untuk aplikasi Sisrute, petugas sudah mendapatkan pelatihan dari RSUD. Kendala kapasitas petugas meliputi kurangnya pengetahuan medis, rendahnya komitmen, kecakapan dan rangkap tugas sehingga berdampak pada lambannya respons rujukan. Pada sistem jaringan rujukan, didapatkan bahwa jaringan komputer dan konektifitas internet yang sama digunakan pada semua layanan yang ada di rumah sakit, SIMRS yang tidak terintergrasi dan infrastruktur penunjang belum adekuat. Komunikasi rujukan dilakukan melalui aplikasi Sisrute dan dibantu telepon dan Whatsapp grup Sisrute se-Sumsel pada sebelum, selama dan setelah rujukan dilakukan. Komitmen petugas, kecepatan penyampaian informasi dan situasi faskes penerima dalam komunikasi rujukan berdampak pada keterlambatan respons Sisrute. Pelayanan rujukan menggunakan pedoman rujukan nasional, tidak memiki pedoman Sisrute, mengikuti alur rujukan, mengikuti prosedur klinis, administratif, dan operasional. Kendala pelayanan rujukan yaitu tidak terpenuhinya persyaratan rujukan, rujukan tidak prosedural, penerimaan keluarga, permasalahan biaya, ketersediaan infrastruktur dan SDM pendamping. Monitoring dan evaluasi tidak dilakukan pada masing-masing variabel. Dengan demikian, Pada implementasi Sisrute di RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau perlu adanya perbaikan dan peningkatan pada kebijakan rujukan, kapasitas petugas rujukan, sistem jaringan rujukan, komunikasi rujukan dan pelayanan rujukan serta dilakukan monitoring dan evaluasi rutin dapat mempercepat proses rujukan guna menekan morbiditas dan mortalitas pasien rujukan.

The Pandemy of COVID-19 in Indonesia has a major impact in referral system implementation of referred cases to hospitals. Integrated Referral System (IRS/Sisrute) both inward and outward referral influence morbidity and mortality cases. This study was conducted to analyse policy, officer capacity, network system, referral communication, and referral services resulting in referral system implementation. It was a case study with qualitative approach through observation, documents research, in-depth interview with 13 informants working at Siti Aisyah General Hospital. The study suggests that Sisrute referral rejection of inward and outward referral to COVID-19 and non-COVID-19 cases was more than 80%. Referral response time suggest less than 60 minutes only occurring in outward non-COVID-19 referral (64%). Reasons for rejectios were unavailability of COVID-19 Isolation dan ICU room, incomplete referral documents, unavaibility of inpatient room, network system issue, late response, health facilities shortage, local government policy against COVID-19 referral cases and other. In referral policy, there is no IRS policy and policy dissemination documentation through spoken and Whatsapp. In officer referral capacity, generally it is sufficient enough to excute IRS application, officers have been acquired trainings from hospital. Challenges in officer capacity resulted from lack of medical knowledges, low commitment, proficiency, double job so that they give impact in later referral response. In referral network system, it found that computer network and internet connectivity used similar system to other services in this hospital, unintegrated hospital information and management system as well as inadequate infrastructure. Referral communication is performed with Sisrute and assisted with calls and Whatsapp South Sumatera group in pre-, whilst, and post-referral. Officer commitment, information delivery rate and local situation may also result in Sisrute late response. Referral service occupy national referral protocol, referral flow, clinical procedures, administrative procedure and operational procedure. The challenges found in referral service were unfulfillment of referral inquiries, unprocedural referral, family acceptance, service cost, infrastructure and health officer companion. Monitoring and evaluation were not performed to each variable in the study. Thus, the implementation of intergrated referral system in Siti Aisyah General Hospital is in the need of improvement in referral policy, officer capacity, referral network capacity, referral communication, and referral service, as well as routine monitoring and evaluation to accelerate the referral process to decrease morbidity and mortality referral cases.
Read More
B-2319
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Made Pradnyana Wiguna; Pembimbing: Kurniasari; Penguji: Jaslis Ilyas, Puput Oktamianti, Nusati Ikawahyu, Adinnulkhasanah
B-2021
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Martin Susanto; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Yasis Ilyas, Francinita Nati, Romi Jaya Saputra
Abstrak: Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam menjalankan sebuah organisasi. Apa yang mereka rasakan tentang pekerjaan dan hasil dari pekerjaannya, berdampak langsung pada pencapaian dari sebuah organisasi. Kinerja karyawan sangat dipengaruhi oleh kepuasan mereka terhadap pekerjaan dan lingkungan kerjanya. Rumah sakit perlu memiliki sistem pengelolahan SDM yang baik dan mengidentifikasi hal-hal yang dapat mendorong motivasi kerja dari tenaga kerjanya. Tingkat kepuasan karyawan RS Eka Pekanbaru berdasarkan survei kepuasan karyawan pada tahun 2018, menunjukkan terdapat beberapa hal yang memiliki tingkat kepuasan rendah. Faktor atasan langsung, pelatihan dan pengembangan karir, rekan kerja, kompensasi, dan kondisi lingkungan kerja merupakan faktor kepuasan karyawan yang dinilai rendah (<80%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor kepuasan kerja (pendapatan, pelatihan, penyelia/ atasan, kondisi dan lingkungan kerja, serta rekan kerja) yang mempengaruhi kinerja karyawan di RS Eka Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metodologi cross-sectional design yang dilakukan pada Bulan April 2019. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner tertulis. Teknik pengambilan sampling dilakukan dengan teknik Incidental/ convinience sampling dengan jumlah responden 257. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan metode analisa data statistik deskriptif dan analisa jalur menggunakan pemodelan Structural Equational Modelling dengan pendekatan Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan baik secara langsung terhadap Kinerja Karyawan, dengan nilai p-value sebesar 0.001 dan koefisien jalur senilai 0.5 maupun melalui komitmen Kerja karyawan sebagai variabel pemediasi, dengan nilai pengaruh 0.001 dan koefisien jalur 0.629, sehingga variabel komitmen bersifat partial mediation, dengan determinasi model sebesar 41%. Faktor yang dominan dalam mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan adalah kepuasan dalam hubungan antara atasan dan bawahan, serta hubungan dengan rekan kerja, yang menunjukkan kenyamanan dalam bekerja sebagai faktor penting bagi karyawan agar memiliki kinerja yang baik, dan pendapatan sebagai faktor yang paling kecil pengaruhnya dalam menciptakan kepuasan kerja. Sedangkan pada pengukuran kinerja lebih ditekankan dengan memperhatikan efektivitas kerja karyawan, sebagai faktor yang dianggap paling kuat pengaruhnya.
Read More
B-2089
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Purnomo Wara Agung; Pembimbing: Hendrik Manarang Taurany
B-717
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eggy Astrika; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Mieke Savitri, Achmad Muthasil
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang kepuasan kerja pegawai non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD Pasar Rebo pada tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Cross Sectional, selain itu, dalam penelitian ini peneliti juga melakukan wawancara mendalam dengan pegawai yang di pilih secara acak untuk memperkuat dan menggali lebih dalam lagi mengenai hasil penelitian yang di dapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja dan hubungan antara karakteristik individu terhadap kepuasan kerja. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pegawai di RSUD Pasar Rebo masih dikatakan rendah dan tidak terdapat hubungan anatara karakteristik individu dengan kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian ini maka peneliti memberikan saran kepada RSUD Pasar Rebo untuk melakukan survey kepuasan kerja secara berkala agar mengetahui dan melakukan evaluasi terhadap faktor-faktor yang belum optimal.

This research is discussed as regards to job satisfaction of the Non-Civil Servants at Pasar Rebo General Hospital at the year 2013. Researcher use a cross sectional quantitative method, moreover, in this research, researcher also conducted in-depth interviews with employees who were randomly selected to strengthen and probe deeper into the research results obtained. The purpose of this study was to determine the level of job satisfaction and the correlation between individual characteristics on job satisfaction. The results of the study represented that the level of employee satisfaction in Pasar Rebo General Hospital still said to be less and there is no correlation between individual characteristics and job satisfaction. Based on these results, the researcher gives recommendation to the hospital to perform periodic surveys of job satisfaction in order to determine and evaluate the factors considered not optimal.
Read More
S-8114
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive