Ditemukan 7948 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nimas Suri Martiana; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: R. Sutiawan, Nurainih
S-9798
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hery Hermawanto; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: H.R.A. Sofyan, Tris Eryando, Moh. Hasan, Siti Kusumawati
Abstrak:
Read More
Sistem Informasi Pendidikan Tenaga Kesehatan (Man Power of Health Education Information System) telah dikembangkan lebih dari 5 (lima) tahun yang lalu. Sistem informasi tersebut diimpiementasikan di 3 (tiga) tingkatan yaitu tingkat pusat, tingkat propinsi, dan tingkat institusi. Pada awalnya sistem tersebut dimulai dari laporan secara manual hingga pada 5 (lima) tahun yang lalu telah dibangun dalam basis komputer. Program aplikasi (software) yang dikembangkan diletakkan di Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan, Dinas Kesehatan Propinsi dan Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan. Hasil penelitian yang dilakukan di DKI Jakarta (1998) dan di Padang, Sumatera Barat (2000) menunjukkan bahwa 34% institusi output software tidak sesuai dengan kebutuhan institusinya, dan setiap periode laporan (Maret-September) masih terjadi keterlambatan dan ketidaklengkapan laporan dari sejumlah institusi. Selain itu sering terjadi kegagalan dalam proses installing software dan kegagalan fungsi-fungsi yang ada dalam software dimaksud. Masih terdapat kelemahan software yang lain yaitu sulit untuk melakukan editing dan tampilan antar muka (interface) yang kurang menarik. Untuk mempelajari sistem tersebut dilakukan wawancara mendalam yang dilakukan di salah satu institusi pendidikan tenaga kesehatan tertua di Indonesia yaitu Akademi Kesehatan Lingkungan Jakarta. Hasil wawancara tersebut menunjukkan bahwa secara umum software yang dikembangkan selama ini tidak banyak membantu dalam hal pengelolaan data di institusi. Hal tersebut terbukti bahwa di akaderni tersebut data yang ada belum terorganisir dengan baik, belum terintegrasi dan masih banyak duplikasi. Data input software tersebut belum memuat nilai per mata kuliah sehingga untuk menyiapkan daftar prestasi akademik diperlukan waktu 2 - 3 bulan. Untuk mencetak output software tersebut diperlukan printer khusus yaitu printer besar. Selain itu untuk melakukan penyiapan data maupun pencarian data dibutuhkan langkah yang panjang dan waktu yang relatif lama. Kelemahan lain yang dirasakan adalah tidak menariknya tampilan antar muka, installing program yang tidak selalu berhasil dengan baik, serta langkah editing data yang tidak praktis. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dua hal yang perlu disempurnakan yaitu software pengelola data dan rancangan basis data yang ada di tingkat institusi. Untuk penyempurnaan tersebut makna software harus mampu mengintergrasikan data yang ada dan memuat nilai per mata kuliah, memiliki langkah operasional yang sederhana, mampu memproduksi output dalam waktu yang relatif singkat. Kelebihan (feature) lain yang diperlukan antara lain adalah mampu mencari data dengan cepat, output dapat dicetak di berbagai jenis printer, memiliki tampilan interface yang menarik, memiliki langkah editing data yang praktis dan memiliki tingkat kegagalan install yang rendah. Software yang menjadi solusi perrnasalahan tersebut adalah Program Aplikasi Basis Data yang dibangun dengan menggunakan Paradox 7.0 dan bahasa pemorgraman Borland Delphi 6.0. Dengan program aplikasi tersebut diharapkan dapat menunjang sistem informasi akademi kesehatan (Health Academy Information System).
Information System Design of 2001 Database Based Health AcademyManpower of Health Education Information System has 'been developed since 5 years ago. The information system has been implemented in 3 levels, namely central, provincial and institution levels. At first, such system was initiated from report manually until 5 years ago and since then a computer based system was developed. Application program (software) that was developed is resided at the Center for Manpower of Health Education, Health Agent of Provinces and Educational Institution of Manpower of Health. The result of research conducted in Special Capital City of Jakarta (1998) and Padang, West Sumatera (2000) indicated that 34% of output software institution did not meet the needs of the institutions. And every report period (-March - September) still undertakes late and report incompleteness from a number of institutions. Besides, failure often occurred in installing software process and functions in concerned software. There were still many software weaknesses, difficulty in carrying out editing and less interesting interface performance. To study such system, an in-depth interview was carried out in one of the oldest education institutions of manpower of health in Indonesia, the Academy of Environmental Health of Jakarta. The result of the interview indicated that in general the software developed up to now has not helped managing data in institution. It was proofed that in that institution the existing data have not yet been organized and integrated well and much duplication still could be found. The data input software has not covered the grades of subject of course so that to prepare academic achievement lists needs time of 2 - 3 months. To print the output software needs special printer, a large printer. In addition, to carry out data preparing or data searching needs long step and relatively long time. Other weaknesses found were the less interesting interface performance, installing program that did not always succeed well, and editing data that was unpractical. From the results above, it can be concluded that two matter need to be perfected, namely software of data processing and database plan existing in the institutional levels. To solve these weaknesses the software should be able to integrate the existing data and cover grades for each course subject; have simple operational steps; able to produce output in relatively short time. Other necessary features are ability to search data fast, output can be printed in any types of printers, which possess an interesting interface performance; has practical editing steps and low level of installation failure. The software that can become the solution is Database Application Program developed by using Paradox 7.0 and the language programof Borland Delphi 6.0.
T-1402
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rismala Dewi; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Artha Prabawa, Sri Harmini
Abstrak:
ABSTRAK Skripsi ini membahas mengenai rancangan Rekam Kesehatan Elektronik (RKE) di RSIA Restu Kasih yang bertujuan untuk menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi atau pengamatan langsung, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai permasalahan perekaman medis pada sistem RSIA Restu Kasih saat ini yang seharusnya dapat diminimalisasi dengan penggunaan RKE. Penelitian ini juga menyajikan desain logis dan rancangan prototipe antarmuka aplikasi RKE yang diperoleh berdasarkan hasil analisis input, proses, dan output dari sistem digunakan saat ini. Adapun beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh penyedia pelayanan kesehatan dalam implementasi sistem RKE meliputi pelatihan penggunaan RKE bagi seluruh pengguna yang terlibat, penyiapan dokumen panduan teknis penyelenggaraan RKE dan persiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana. Selain itu, diperlukan penguatan regulasi yang mengatur tentang pengembangan dan standar implementasi RKE di masa mendatang. Kata kunci: rekam kesehatan elektronik, kesehatan ibu dan anak This study discusses the design of electronic health record (EHR) in Restu Kasih Hospital which aims to support the sustainability of maternal and child health services. This research uses qualitative approach through observation, in-depth interview and document review. The results of this study indicate that there are various medical recording problems in Restu Kasih Hospital that should be minimized by using EHR. This research also presents the logical design and prototype design of the EHR application interface based on the analysis of input, process, and output of the current system. There are several things that health care providers need to prepare in order to implement the EHR system such as training for all involved users, preparing RKE technical guidance documents, and preparation of human resources and facilities and infrastructure. In addition, it is necessary to strengthen the regulations of development and implementation standards of EHR in the future. Key words: electronic health record, maternal and child health
Read More
S-9683
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fatma Rizkia; Pembimbing: Kemal Nazarudin Siregar; Penguji: Artha Prabawa, Retnowati
Abstrak:
Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang suatu prototipe dashboard penyelidikan epidemiologi COVID-19 yang dapat menganalisis dan menyajikan data hasil penyelidikan epidemiologi pada pasien rawat jalan COVID-19 di RSUI. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan metode Rapid Application Development yang terdiri atas kegiatan analisis kebutuhan dan perancangan prototipe. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini berhasil menghasilkan prototipe dashboard penyelidikan epidemiologi COVID-19 yang dapat menganalisis data dan menyajikan informasi jumlah pasien yang melakukan swab test, jumlah pasien berdasarkan kriteria kasus, jumlah pasien berdasarkan tujuan swab test, jumlah pasien berdasarkan jenis kelamin, jumlah pasien berdasarkan usia, gejala yang dimiliki pasien, kondisi penyerta pasien, factor risiko pasien, dan hubungan daftar kontak erat.
Read More
S-10625
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Imam Ahmadi; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Artha Prabawa, Teguh Setiawan
S-8059
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maryuni; Promotor: Sabarinah; Kopromotor: Evi Martha, Shrimarti Rukmini Devy; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar, Arietta Pusponegoro; Trihono; Indra Supra Dewi; Jajang Gunawijaya; Jerico Fransiscus Pardosi
Abstrak:
Read More
Cakupan persalinan di fasilitas kesehatan di Kabupaten Pacitan 85,61%, hal ini masih dibawah target rencana strategis (Renstra) Kementrian Kesehatan. Tujuan penelitian ini mengembangkan model pemberdayaan kepala dusun dalam mempromosikan kesiapsiagaan persalinan, yang mempertimbangkan latar belakang sosial budaya di Daerah Pedesaan, Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Mixed Methods Exploratory Sequential Design. Penelitian kualitatif menggunakan desain etnografi. Penelitian kuantitatif menggunakan desain Quasi eksperimental. Penelitian dilakukan di Kecamatan Bandar (intervensi) dan Nawangan (kontrol). Waktu penelitian Juni 2022 s.d Februari 2023. Sampel penelitian ibu hamil usia15-49 tahun, usia kehamilan ≤ 32, besar sampel 172 orang. Kelompok intervensi dilakukan edukasi kesiapsiagaan persalinan berbasis budaya oleh kepala dusun. Kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi. Analisa data menggunakan analisa univariate, bivariate, multivariate dan Difference in Difference (DiD). Variabel yang paling dominan mempengaruhi kesiapsiagaan persalinan adalah intervensi oleh kepala dusun OR=2,091. Intervensi edukasi kesiapsiagaan persalinan berbasis budaya oleh kepala dusun secara signifikan memberikan dampak meningkatkan skor kesiapsiagaan persalinan ibu hamil sebesar 41 %.
The coverage of childbirth in health facilities in Pacitan Regency is 85.61%, this is still below the target of the Ministry of Health's strategic plan (Renstra). The purpose of this study is to develop a model of empowerment of hamlet heads in promoting childbirth preparedness, which considers the socio-cultural background in Rural Areas, Pacitan Regency, East Java Province. This study used Mixed Methods Exploratory Sequential Design. Qualitative research uses ethnographic design. Quantitative research using quasi-experimental design. The study was conducted in Bandar (intervention) and Nawangan (control) sub-districts. The research period is June 2022 to February 2023. The study sample of pregnant women aged 15-49 years, gestational age ≤ 32, large sample of 172 people. The intervention group conducted culture-based childbirth preparedness education by the head of the hamlet. The control group did not intervene. Data analysis using univariate, bivariate, multivariate and Difference in Difference (DiD) analysis. The most dominant variable affecting childbirth preparedness was intervention by the head of the hamlet OR=2,091. The cultural-based childbirth preparedness education intervention by the head of the hamlet significantly had the impact of increasing the maternity preparedness score of pregnant women by 41%.
D-485
Depok : FKM-UI, 2023
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bangga Agung Satrya; Pembimbing: Kemal N. Siregar; Penguji: Artha Prabawa, Popy Yuniar, Ryza Jazid Baharuddin Nur, Umar Ruswandi
Abstrak:
Read More
Obesitas dapat dicegah, tetapi prevalensi obesitas di Indonesia terus meningkat. Saat ini telah berkembang kesehatan digital dan pemerintah Indonesia sudah memiliki program Gerakan Nusantara Tekan Angka Obesitas (GENTAS) Membuat rancang bangun prototipe aplikasi pencegahan dan pengendalian obesitas berbasis android untuk menekan prevalensi/insiden obesitas di Indonesia. Rancang bangun ini menggunakan pendekatan penelitian secara kualitatif dan menggunakan model pengembangan perangkat lunak System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan prototyping dalam perancangan sistem informasi berbasis android. Basis data dan rancang bangun prototipe aplikasi berbasis android untuk pencegahan dan pengendalian obesitas yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan (Konsultan Ahli Gizi dan Olahraga, Puskesmas dan Kementerian Kesehatan). Pada role untuk masyarakat terdapat fitur profile sehat ku untuk melihat status kesehatan pengguna, konsultasi, rekomendasi, artikel kesehatan, video dan kalkulator BMI. Dan role untuk tenaga kesehatan/admin terdapat fitur untuk mengakses dashboard, jawab konsultasi dan membuat artikel kesehatan. Data role masyarakat terhubung dengan role tenaga kesehatan. Rancang bangun prototipe ini memungkinkan masyarakat dan tenaga kesehatan untuk dapat melakukan pencegahan dan pengendalian obesitas di Indonesia.
Obesity is preventable, but obesity prevalence in Indonesia continues to increase. Currently, digital health has developed, and the Indonesian government already has Gerakan Nusantara Tekan Angka Obesitas (GENTAS) program. Create a prototype design and development for an Android-based application for obesity prevention and management to reduce the prevalence/incidence of obesity in Indonesia. This design uses a qualitative research approach and uses the System Development Life Cycle (SDLC) software development model with a prototyping approach in designing Android-based information systems. Database and prototype design of android-based application for obesity prevention and control that can be accessed by the whole community and health workers (Consultants of Nutrition and Sports Experts, Community Health Centers, and the Ministry of Health). In the community role, there is a health profile feature to see the user's health status, consultations, recommendations, health articles, videos, and a BMI calculator. And the health workers/administrator role has features to access the dashboard, answer consultations and create health articles. Community role data is connected with the role of health workers. The design and development of this prototype allows the public and health workers to be able to prevent and control obesity in Indonesia.
T-6558
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Astina Atikah Sultan; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Tris Eryando, Marisa Aristiawati
S-7373
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Noarly Ayu Laksita; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Poppy Yuniar, Fahrozi Arief
S-8474
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ira Octaviana Madjid; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Artha Prabawa, Bambang Setiaji, Sururin
Abstrak:
Permasalahan yang dihadapi oleh Pusat Promosi Kesehatan adalah sistempelaporan kegiatan organisasi kemasyarakatan yang ada saat ini masih manual,laporan hasil pelaksanaan rincian kegiatan disampaikan setiap akhir termin,prosedur penyampaian laporan melalui tim pemeriksa dan pemerima barang, sertamonitoring dan evaluasi dilakukan dengan cara kunjungan lapangan pada terminketiga (akhir). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi kegiatanorganisasi kemasyarakatan berbasis web di Pusat Promosi Kesehatan KementerianKesehatan Republik Indonesia.
Desain penelitian ini adalah riset operasional,yaitu melalui serangkaian proses ilmiah untuk mengidentifikasi masalah danmencari solusi terhadap masalah yang ditemukan pada sistem. Sedangkanpemecahan masalah menggunakan metode pengembangan sistem prototyping.Sistem yang dikembangkan ini dapat menghasilkan berbagai macam laporandalam bentuk grafik, narasi, serta tabel yang dapat digunakan untuk monitoringdan evaluasi serta membantu proses perencanaan kegiatan organisasikemasyarakatan.
Hasil penelitian menyarankan perlu dibuat kebijakan tentangpengoperasian sistem informasi ini kepada pihak-pihak yang terlibat dalampelaksanaan kegiatan; perlu mereviu prosedur pelaporan kegiatan organisasikemasyarakatan; sistem masih berupa prototype yang dikembangkanmenggunakan data kegiatan pembinaan PHBS; kebutuhan diluar sistem aplikasiseperti spesifikasi sistem, perangkat lunak sistem, sumber daya manusia sertabrainware sumber daya manusia perlu juga diperhatikan; serta pemerintah perlumenyediakan teknologi internet agar masyarakat dapat dengan mudah dan murahmengakses sistem informasi ini sebagai salah satu bentuk pertanggungjawabanorganisasi kemasyarakatan kepada masyarakat.
Kata Kunci :Berbasis web, kegiatan organisasi kemasyarakatan, prototyping, sistem informasi.
The problem occurred at the Health Promotion Center is still manuallyCommunity Agencies reporting system, the implementation of details activitiesreport delivered each end of the term, the procedure for submission of reportssubmitted by the inspection and consignee team, monitoring and evaluation doneon the third installment (final) through work visit. This research aims to designweb based information systems for community agencies at Health PromotionCenter of the Ministry of Health Republic of Indonesia.
This research use anoperational research design, through a series of scientific process to identifyproblems and seek solutions found in the system. The problem solving based onprototyping system development. This system can produce various kinds ofreports such as graphics, narration, and tables that can be use for monitoring andevaluation as well as assist in the planning of activities of community agencies.
Results of this research suggest the need of policy regarding operation of theseinformation systems to the parties involved in the implementation activities; needto review the activities of community agencies reporting procedures; the system isstill as prototype that was developed using the PHBS's activities data;requirements beyond of application systems such as system specifications, systemsoftware, human resources and human resources brainware should also be noted;also the government should to provide Internet technology access so peoples caneasily and cheaply to access this information system as a form of communtyagencies responsibility to the public.
Keyword :Web based; community agencies activities; prototyping; information system.
Read More
Desain penelitian ini adalah riset operasional,yaitu melalui serangkaian proses ilmiah untuk mengidentifikasi masalah danmencari solusi terhadap masalah yang ditemukan pada sistem. Sedangkanpemecahan masalah menggunakan metode pengembangan sistem prototyping.Sistem yang dikembangkan ini dapat menghasilkan berbagai macam laporandalam bentuk grafik, narasi, serta tabel yang dapat digunakan untuk monitoringdan evaluasi serta membantu proses perencanaan kegiatan organisasikemasyarakatan.
Hasil penelitian menyarankan perlu dibuat kebijakan tentangpengoperasian sistem informasi ini kepada pihak-pihak yang terlibat dalampelaksanaan kegiatan; perlu mereviu prosedur pelaporan kegiatan organisasikemasyarakatan; sistem masih berupa prototype yang dikembangkanmenggunakan data kegiatan pembinaan PHBS; kebutuhan diluar sistem aplikasiseperti spesifikasi sistem, perangkat lunak sistem, sumber daya manusia sertabrainware sumber daya manusia perlu juga diperhatikan; serta pemerintah perlumenyediakan teknologi internet agar masyarakat dapat dengan mudah dan murahmengakses sistem informasi ini sebagai salah satu bentuk pertanggungjawabanorganisasi kemasyarakatan kepada masyarakat.
Kata Kunci :Berbasis web, kegiatan organisasi kemasyarakatan, prototyping, sistem informasi.
The problem occurred at the Health Promotion Center is still manuallyCommunity Agencies reporting system, the implementation of details activitiesreport delivered each end of the term, the procedure for submission of reportssubmitted by the inspection and consignee team, monitoring and evaluation doneon the third installment (final) through work visit. This research aims to designweb based information systems for community agencies at Health PromotionCenter of the Ministry of Health Republic of Indonesia.
This research use anoperational research design, through a series of scientific process to identifyproblems and seek solutions found in the system. The problem solving based onprototyping system development. This system can produce various kinds ofreports such as graphics, narration, and tables that can be use for monitoring andevaluation as well as assist in the planning of activities of community agencies.
Results of this research suggest the need of policy regarding operation of theseinformation systems to the parties involved in the implementation activities; needto review the activities of community agencies reporting procedures; the system isstill as prototype that was developed using the PHBS's activities data;requirements beyond of application systems such as system specifications, systemsoftware, human resources and human resources brainware should also be noted;also the government should to provide Internet technology access so peoples caneasily and cheaply to access this information system as a form of communtyagencies responsibility to the public.
Keyword :Web based; community agencies activities; prototyping; information system.
T-4514
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
