Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38455 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Linchon Hasiholan Simorangkir; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Mila Tejamaya, Baiduri Widanarko, Johannes P.H. Simanjuntak, Dippu Rocky Nababan
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen manajemen danprogram pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 dalam menerapkan SMK3. Studi yang dilakukan terkait penerapan SMK3 menyebutkan komitmen manajemen danprogram pelatihan K3 merupakan komponen yang menonjol dalam mempengaruhi performa penerapan SMK3.Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif - semi kuantitatif dengan melakukan peninjauan pada komitmen manajemen dan program pelatihan K3 dalam menerapkanSMK3. Dan penerapan SMK3 di PT XZY terkait komitmen manajemen dan pelatihan K3 dibandingkan dengan standar ISO 45001:2018, OHSMS Australia/ New Zealand AS/NZS4801:2001, PP No. 50 Tahun 2012 dan ISRS Willem, 2009.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara komitmen manajemen danprogram pelatihan K3 dengan penerapan SMK3, diman hasil analisis multivariate regresilogistic diperoleh p-value model adalah 0.000 omnimbus test of model coefficients , hal ini berarti secara bersama-sama komitmen manajemen dan program pelatihan K3 signifikan dapat memprediksi SMK3 di PT XYZ Tahun 2018. Faktor yang paling dominan mempengaruhi SMK3 di PT XYZ Tahun 2018 adalah komitmen manajemen. Hal ini disebabkan faktor program pelatihan K3 diperlukan adanya perbaikan seperti melakukan analisis kebutuhan pelatihan terkait K3 TNA , menentukan sasaran dan target pelatihan K3, pelatihan K3 sebaiknya juga melihat dari identifikasi bahaya penilaian risiko HIRADC dan melakukan evaluasi pelatihan K3.

This study aims to determine the effect of management commitment and trainingprogram Occupational Health and Safety OHS in implementing OHSMS. The study conducted related to the implementation of OHSMS mentions the management commitment and training program K3 is a prominent component in influencing the performance of OHSMS implementation. This study uses descriptive semi quantitative research by reviewing the management commitment and OHS training programs in applying OHSMS. And the implementation of OHSMS in PT XZY related to management commitment and OHS training compared withISO 45001 2018 standard, OHSMS Australia New Zealand AS NZS 4801 2001, PP.50 Year 2012 and ISRS Willem, 2009.

The results showed that there is a significant relationship between management commitment and OHS training programs with the application of OHSMS, whereas multivariate logistic regression analysis obtained p value model is 0.000 omnimbus test of model coefficients, it means jointly commitment of management and OHS training programs can significantly predict OHSMS in PT XYZYear 2018. The most dominant factor affecting OHSMS in PT XYZ Year 2018 is management commitment. This is due to the OHS training programs needs to be improved, such as conduct needs analysis related to OHS training TNA , determining the target and objective of OHS training, OHS training should also look at the hazard identification risk assessment HIRADC and conduct evaluation of OHS training.
Read More
T-5207
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Husnul Fitri; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Arie Budianti
S-8592
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saputra Ananda Lubis; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Uci Sulandari
S-5966
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Donny Adam; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Ridwan Z. Sjaaf, Baiduri, Farida Tusafariah
Abstrak:

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan elemen penting dalam perusahaan untuk melindungi pekerja, asset perusahaan dan lingkungan serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Komitmen manajemen merupakan awal untuk melaksanakan keselamatan dan kesehatan kerja. Tidak adanya komitmen manajemen pada K3 dapat menjadi salah satu penyebab dari tidak berjalannya sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komitmen manajemen terhadap pelaksanaan K3 di PT. MNO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, ada tiga variabel yang diteliti dalam penelitian ini, yaitu penjatian diri manajemen, keterlibatan manajemen dan loyalitas manajemen. Data diperoleh melalui wawancara, focus group discuss (FGD) dan observasi. Untuk variabel penjatian diri manajemen diperoleh parameter tujuan dan kebijakan K3 dapat diterima oleh seluruh pekelja, sedangkan unluk variabel keterlibatan manajemen dalam proses K3 cukup baik, terbukti dari adanya pelatihan K3, dukungan manajemen pada pekerjaan,serta partisipasi pekerja. Untuk variabel loyalitas manajemen didapatkan ketaatan pada peraturan perundangan yang memberikan tanggung jawab pada setiap level, mulai dari rnanajemen puncak, manajemen lini, pengawasan dan pekerja itu sendiri. Dari hasil penelitian pada tiga variabel di atas diperoleh kesimpulan bahwa komitmen manajemen terhadap keselamatan kerja kuat, sedangkan untuk kesehatan kerjanya masih lemah perlu peningkatan perencanaan dan program kesehatan kerja. Komitmen manajemen terhadap pelaksanaan K3 di PT. MNO cukup kuat dengan adanya realisasi dan tindak lanjut daxi komitmen tersebut.


Occupational health and safety is a crucial element in the company to protect the employee, company asset, environment, and to prevent work accident and work :elated disease. Managemenfs commitment is a beginning of occupational health and safety application. The inexistence of management’s commitment towards OHS is one of OHS management system stagnancy causes. This research aimed was to know the managements commitment towards OHS implementation at PT. MN0. This research using qualitative method, there are three variables examined in this research that is; determined of management spirit, management involvement and loyalty. Data obtained trough interview, focus group discussion (FGD), and observation. The variable of managemenfs spirit determination showed the objective parameter and OHS policy which acceptable by all employee. While variable of management involvement in OHS process are good enough, it’s proven by the existence of OHS training, management support on work, and employee participation. The variable of management loyalty showed the obedience on legal aspects which form of responsibility in all level, start from top management, line management, supervisor and the employee them sell. This research on three variable above conclude that management commitment towards occupational safety is strong, while towards occupational health is still weakand need improvement specially in planning and occupational health programs. Management commitments towards OHS applications in PT.MNO are strong enough with realization and follow up fiom the commitment. File Digital: 1

Read More
T-2804
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Imania Al-Faiza Nurfigni; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Auliah Rahmi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penerapan manajemen K3 terhadap kepatuhan keselamatan pekerja di proyek konstruksi PT.XYZ. Variabel dependen penelitian ini adalah kepatuhan keselamatan pekerja, sedangkan variabel independennya adalah aspek penerapan manajemen K3 (kepemiminan manajemen, partisipasi pekerja, identifikasi dan penilaian bahaya, pencegahan dan pengendalian bahaya, pendidikan dan pelatihan, evaluasi dan perbaikan program, serta komunikasi dan koordinasi pekerja). Penelitian ini merupakan penelitiana dengan desain studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan April sampai Juli 2021 dengan metode pengisian kuesioner, wawancara dan observasi lapangan. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Penelitian ini melibatkan 163 pekerja lapangan. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang paling memenuhi dalam penerapan manajemen K3 adalah variabel partisipasi pekerja, dan yang paling tidak memenuhi adalah variabel pendidikan dan pelatihan, serta kepatuhan keselamatan pekerja di proyek konstruksi PT.XYZ dikategorikan patuh. Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pelatihan (p = 0,026) dengan kepatuhan keselamatan pekerja, sedangkan kepemimpinan manajemen, partisipasi pekerja, identifikasi dan penilaian bahaya, pencegahan dan pengendalian bahaya, evaluasi dan perbaikan program, komunikasi dan koordinasi pekerja tidak memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan keselamatan pekerja.
Read More
S-10797
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Delta Digita Rinaldo; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Dadan Erwandi, Budi Suanda
S-5850
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizki Ananda; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mufti Wirawan, Fatma Lestari, Robertus Wisnu Wijaya, Arif Airlangga Putra
Abstrak: Kondisi Pandemik yang disebabkan oleh COVID-19 meningkat cukup pesat di awal tahun 2020 dan menimbulkan banyak kerugian terhadap banyak perusahaan, sehingga beberapa perusahaan yang tidak siap akan penanganan keadaan darurat terpaksa harus gulung tikar. Business Continuity merupakan sebuah Langkah bagi setiap pengusaha untuk menangani kondisi yang tidak terduga yang bersifat pandemik. Salah satu aturan mengenai Business Continuity terdapat di dalam The National Fire Protection Association (NFPA) 1600, mengenai standar dari Manajemen Keadaan Darurat dan Business Continuity, yang mana memiliki beberapa point inti yaitu Recovery Point Objective (RPO), Maximum Tolerable Downtime (MTD), Recovery Time Objective (RTO). PT XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada jasa hulu minyak gas dan panas bumi, yang mana berada pada pekerjaan sektor Objek Vital Nasional. Perusahaan ini telah memilii Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang mengacu kepada ISO 4500:20018. Penelitian ini akan menganalisa bagaimana point penting Business Continuity yaitu RPO, MTD, dan RTO terdapat dalam sistem manajemen keselamatan kerja (SMK3) di PT XYZ saat ini dan menjadikan rekomendasi untuk perusahaan
Read More
T-6382
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayutia Syarifati Arista; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Gloria Doloressa
S-7917
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Usman Haris Salman; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Fatma Lestari, Baiduri Widanarko, Waluyo Martowiyoto, Agung Surya Irawan
Abstrak:
Sebagai tempat kerja, perkantoran memiliki bahaya dan risiko yang signifikan khususnya terkait dengan interaksi antara manusia dengan komputer kerja. Bahaya dan resiko ini memiliki konsekuensi terhadap kesehatan pekerja, aspek finansial secara langsung maupun tidak langsung dan produktivitas perusahaan yang terganggu. Oleh karena itu, guna melindungi sumber daya manusia, aset, dan fasilitas perusahaan, diperlukan program office ergonomics yang komprehensif dalam mengatur faktor resiko musculoskeletal disorders yang timbul dari interaksi pekerja dengan komputer. Sebagai langkah awal, diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan persepsi pekerja akan aspek office ergonomics. Pengetahuan dan persepsi adalah landasan dasar dalam upaya merubah perilaku sehat supaya pekerja mampu mengontrol faktor resiko musculoskeletal disorders. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan persepsi pekerja, penelitian ini melakukan analisis pengaruh intervensi pelatihan office ergonomics terhadap pengetahuan dan persepsi pekerja perkantoran PT XYZ. Penelitian kuasieksperimental dilakukan dengan melibatkan kelompok intervensi dan kelompok pembanding. Kelompok intervensi diberi dua perlakuan yaitu intervensi self-learning dan pelatihan office ergonomics secara daring. Kelompok pembanding hanya diberi satu intervensi self-learning saja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa pelatihan office ergonomics yang dilakukan secara daring meningkatkan pengetahuan dan persepsi keseluruhan pekerja perkantoran PT XYZ. Pelatihan pelatihan office ergonomics secara daring memberi pengaruh lebih bermakna dibanding intervensi bersifat self-learning.

As a workplace, office environments have significant hazards and risks associated with the interactions between human and computer. The consequences that may arise are related with the healthy state of worker, direct and indirect financial impact, and company productivity impact. In order to protect the workers, company assets and facilities; a comprehensive office ergonomics program is required to manage the risk factors of musculoskeletal disorders. As a start, necessary measures are required to improve the knowledge and perceptions of workers in the aspects of office ergonomics. Knowledge and perception are the foundation to achieve healthy behavioral changes. The healthy behavioral change is required for workers to control the risk factors of musculoskeletal disorders. Education, in the form of training, acts as one of critical factors to increase knowledge and perception. This study is performed to analyze the effect of office ergonomics training intervention on the knowledge and perception of office workers at PT XYZ. Quasi-experimental research was selected by involving both, the intervention and comparison groups. Two treatments were given to the intervention group, they are self-learning type intervention and online office ergonomics training intervention. Only one treatment was given to the comparison group, the self-learning intervention. Based on the research, it is concluded that the online office ergonomics training increased the knowledge and overall perceptions of the office workers of PT XYZ. Online office ergonomics training gave a more significant influence than the self-learning type intervention.

Read More
T-5938
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Venti Novriza; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Zulkifli Djunaedi, Estu Subagyo, Wenny Ipmawan
Abstrak: Pemerintah Indonesia saat ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak pada meningkatnya permintaan semen dan beton siap pakai. PT. XYZ sebagai salah satu produsen beton siap pakai terbesar di Indonesia menekankan pada upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang baik untuk mencapai zero harm. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil iklim keselamatan dan membandingkan variabelnya antara batch plant dan posisi. Ini adalah studi cross-sectional menggunakan kuesioner online yang diadopsi dari studi Safety Climate Survey sebelumnya. Data ditabulasi dan dianalisis menggunakan metode univariat dan hasilnya disajikan dalam grafik, variabel, dan skoring. Secara umum, iklim keselamatan di perusahaan PT XYZ cukup memuaskan
Read More
T-6262
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive