Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 41848 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ni Made Kurniati; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Indang Trihandini, Viny Sutriani, Sarikasih Harefa
T-5370
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mutia Sani Fadillah; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Besral, Nurjannah
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor sosiodemografi, sumber informasi pengetahuan HIV/AIDS, dan perilaku berisiko terhadap kejadian seksual pranikah pada remaja di Indonesia berdasarkan STBP pada tahun 2015. Desain penelitian ini adalah studi cross sectional dengan menggunakan data sekunder STBP tahun 2015. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode multistage cluster random sampling dengan kriteria inklusi murid Sekolah Menengah Atas (SMA) baik yang dikelola pemerintah (SMA Negeri) maupun SMA yang dikelola oleh swasta yang saat ini duduk di kelas 11 (kelas 2), dan berada dalam tujuh kota penelitian.
Read More
S-10539
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Junita Irianti Situmorang; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Zarfiel Tafal, Sutanto Priyo Hastono, Nana Mulyana, Khaerudin
Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional yang menganalisis lanjut data sekunder Survei Nasional Perkembangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Pada Kelompok Pelajar dan Mahasiswa di Indonesia tahun 2011. Lokasi penelitian di Kota Sorong dengan populasi penelitian seluruh siswa SMA/Sederajat di Kota Sorong pada tahun 2011 dan menggunakan total sampelpada survei yang berjumlah 403 orang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuigambaran perilaku seksual berisiko remaja pada siswa SMA/Sederajat di Kota Sorong, Papua Barat tahun 2011dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40% remaja siswa SMU/Sederajat di Kota Sorong,Papua Barat tahun 2011 yang melakukan perilaku seksual berisiko tinggi, dimana16.6% telah melakukan hubungan seksual melalui vagina. Pada analisis bivaria tdiperoleh variabel yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko remaja diKota Sorong tahun 2011 adalah jenis kelamin, umur dan konsumsi minumalberalkohol. Variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan perilakuseksual berisiko remaja adalah konsumsi minuman beralkohol dengan OR 6.141(95% CI : 3.396-11.105) setelah dikontrol oleh jenis kelamin.

Kata kunci : Perilaku seksual berisiko remaja.
Read More
T-4113
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syifa Pramudita Faddila; Pembimbing: Iwan Ariawan, Ahmad Syafiq; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Giri Wurjandaru, Laurentia
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Syifa Pramudita Faddila Program Studi : Ilmu Kesehatan Masyarakat Judul : Hubungan Aktivitas Fisik dan Konsumsi dengan Kejadian Overweight pada Anak Usia 10-12 Tahun Di Indonesia Tahun 2013 (Analisis Multilevel Data Riskesdas Tahun 2013) Pembimbing : dr.Iwan Ariawan, MSPH Kegiatan aktivitas fisik dan konsumsi makanan yang seimbang adalah upaya untuk menekan angka overweight pada masa anak-anak agar tidak berlanjut menjadi obesitas maupun penyakit degenaratif lainnya. Secara global, sebanyak 42 juta anak mengalami overweight pada tahun 2015 dan angka kegemukan di Indonesia sekitar 10,8% pada tahun 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan konsumsi dengan kejadian overweight pada anak usia 10-12 tahun di Indonesia tahun 2013. Penelitian ini menggunakan data sekunder Riskesdas 2013 dengan desain studi cross sectional dimana sampel penelitian sebanyak 49.620 anak. Hasil penelitian menunjukkan 14,5% anak mengalami overweight. Hanya aktivitas fisik yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian overweight (p=0,014), sedangkan konsumsi makanan berisiko (p=0,518) serta buah dan sayur (p=0,693) tidak signifikan terhadap kejadian overweight. Anak yang kurang aktif berisiko 1,11 kali (95% CI= 1,02–1,21) untuk menjadi overweight dibandingkan dengan anak yang aktif. Hasil analisis multilevel menunjukkan variasi kejadian overweight antar provinsi lebih besar jika dibandingkan dengan faktor risiko pada level individu (MOR=1,37). Kejadian overweight berhubungan dengan aktivitas fisik yang dilakukan anak-anak, sedangkan konsumsi tidak memiliki hubungan yang bermakna. Dibutuhkan strategi dan sosialisasi aktivitas fisik pada anak dengan melibatkan berbagai sektor dan built environment agar anak lebih aktif untuk mengurangi kejadian overweight. Kata kunci:  Overweight, Aktivitas Fisik, Konsumsi


ABSTRACT Name : Syifa Pramudita Faddila Study Program : Public Health Title : Association between Physical Activity and Consumption with Overweight among Children Aged 10-12 Years in Indonesia 2013 (Multilevel Analysis of Riskesdas 2013) Counsellor : dr.Iwan Ariawan, MSPH Physical activity and balanced food consumption is an attempt to reduce overweight in childhood so as not to continue to be obese or other degenerative diseases. Globally, 42 million children are overweight by 2015 and overweight in Indonesia is around 10.8% in 2013. The purpose of this study was to examine the association between physical activity and consumption with overweight among children aged 10-12 years in Indonesia 2013. This study uses secondary data Riskesdas 2013 with a cross sectional study design where the sample of research is 49,620 children. The results showed 14.5% of respondents had overweight. Only physical activity had significant association with overweight (p=0,014), whereas risky food consumption (p=0,518) with fruit and vegetable consumption (p=0,693) was not significant. Less active respondents were at risk 1.11 times (95% CI= 1.02-1.21) to become overweight compared with active respondents. Multilevel analysis results show that variation in overweight between provinces is greater when compared to risk factors at the individual level (MOR=1.37). Overweight are related to the physical activity of children, while consumption is unrelated. It needed strategy and promotion of physical activity in children by involving parents and built environment to make children more active to reduce overweight. Keywords: Overweight, Physical Activity, Consumption

Read More
T-5367
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ikhlas Tunggal Mulyandari; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono, Besral; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Rahmadewi; Sukarno
Abstrak:
Mempersiapkan kehidupan remaja sebagai fase unik perkembangan manusia merupakan suatu investasi berdampak besar bagi berbagai aspek kehidupan. Salah satu fase masa transisi kehidupan pada periode perkembangan remaja yaitu membentuk sebuah keluarga. Remaja perlu dipersiapkan mengenai hal-hal dalam merencanakan pernikahan sesuai siklus kesehatan reproduksi. Perencanaan kehidupan berkeluarga diantaranya merencanakan usia menikah, jumlah anak yang diinginkan, jarak kelahiran antara 2 anak, serta keinginan memakai alat/ cara KB di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan keterpaparan informasi dengan perencanaan kehidupan berkeluarga pada remaja di Indonesia. Desain penelitian cross-sectional menggunakan data survei RPJMN tahun 2015 Modul Remaja. Sampel penelitian ini yaitu remaja laki-laki dan perempuan belum kawin usia 15-24 tahun di Indonesia. Keterpaparan informasi yang berperan dalam perencanaan kehidupan berkeluarga yaitu keterpaparan informasi KB, keterpaparan informasi KRR, serta keterpaparan informasi GenRe. Media yang efektif diakses remaja untuk memperoleh informasi diantaranya media elektronik televisi, website/internet , media cetak koran/majalah, poster , dan media luar ruang spanduk, billboard/baliho . Sosialiasi GenRe perlu lebih digencarkan kepada masyararakat luas khususnya remaja. Pemanfaatan berbagai jenis media serta keterlibatan pihak lain dibutuhkan dalam upaya optimalisasi penyebarluasan informasi terkait KB, KRR, dan GenRe.

Preparing adolescent life as a unique phase of human development is an investment has a major impact on many aspects of life. One phase of the transition of life in the period of adolescent development is to form a family. Adolescents need to be prepared on matters in marriage planning with reproductive health cycle. Planning in family life including planning the age of marriage, the number of children, the birth spacing, and the desire to use kind of family planning in the future. This study aims to see the relationship of information exposure and adolescent planning in family life in Indonesia. Cross sectional research design using RPJMN survey data 2015 Adolescent Module. The sample of this research is never married men and women 15 24 years old in Indonesia. Exposure of information that plays a role in adolescent planning in family life is exposed to family planning KB information, exposed to adolescent health reproductive KRR information, and exposed to GenRe information. The effective media used by adolescents to get information is electronic media television, website internet, print media newspapers magazines, posters, and outdoor media banners, billboards. Socialization of GenRe needs to be more intensify to the community, especially adolescent. Utilization of various types of media and involvement of any partners needs to optimize dissemination of information related to KB, KRR, and GenRe
Read More
T-5368
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmawati; Pembimbing: R. Sutiawan, Evi Martha; Penguji: Toha Mohaimin, Rahmadewi; Mursita, Andri
Abstrak: Menyusui merupakan salah satu intervensi dari gerakan 1000 hari pertama kehidupandengan target selama 2 tahun, tetapi target ini masih jauh dari kenyataan yang ada. Secaraglobal 74% anak disusui sampai usia 1 tahun, di Afrika 70% anak disusui sampai usia 1tahun, di Amerika 45% anak disusui sampai uisa 2 tahun dan di Indoneisa 56,7% anakdisusui sampai usia 23 bulan, sedangkan targetnya 80% anak disusui sampai uisa 1 tahundan 60% sampai usia 2 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganpekerjaan ibu dengan lama menyusui di Indonesia tahun 2013. Desain penelitian adalahcross-sectional. Sampel penelitian yaitu ibu yang memiliki anak usia 0-23 bulan denganmenggunakan data Riskesdas tahun 2013. Data dianalisis dengan survival analisis secaraunivariabel, bivariabel dan multivariabel. Ibu tidak bekerja (65,05%), umur ideal(76,95%), berstatus kawin (99,81%), berpendidikan tamat SLTA (30,67%), melahirkannormal (90,38%) dan ekonomi kaya (22,38%). Secara bivariat terdapat hubungan yangbermakna antara pekerjaan ibu (p=0,023) dan proses lahir (p=0,004) dengan lamamenyusui di Indonesia tahun 2013. Secara multivariable diketahui tidak hubunganpekerjaan ibu dengan lama menyusui setelah dikontrol variabel covariat di Indonesiatahun 2013. Direkomendasikan kepada Kemenkes agar memperkuat kegiatan konselorASI serta melakukan pelatihan kepada tenaga yang ada didaerah dan melakukan advokasidengan dinas tenaga kerja. BKKBN agar melakukan advokasi dengan pemerintah daerahuntuk memberikan informasi tentang pentingnya menyusui sebagai salah satu jeniskontrasepsi dan peneliti selanjutnya agar mengeksplorasi variabel yang lebih kompleks.Kata Kunci : menyusui, pekerjaan, proses lahir, pendidikan, ekonomi
Breastfeeding is one of the interventions of the first 1000 day movement of life with atarget of 2 years, but this target is still far from reality. Globally 74% of children arebreastfed to 1 year of age, in Africa 70% of children are breastfed to 1 year of age, inAmerica 45% of children are breastfed to 2 years of age and in Indonesia 56.7% ofchildren are breastfed until the age of 23 months, while the target is 80% childrenbreastfed to 1 year of age and 60% to 2 years of age. This study aims to determine therelationship of mother's work with the duration of breastfeeding in Indonesia in 2013. Theresearch design is cross-sectional. The sample of the research is the mother who haschildren aged 0-23 months using Riskesdas data in 2013. The data were analyzed withunivariable, bivariable and multivariable survival analysis. Mother not working(65.05%), ideal age (76.95%), married status (99.81%), high school graduated (30.67%),normal (90.38%) and rich ( 22.38%). Bivariat, there were significant relationship betweenmother work (p = 0,023) and birth process (p = 0,004) with duration of breastfeeding inIndonesia year 2013. Multivariable is known not relationship of mother's job with longbreastfeeding after controlled by covariat variable in Indonesia 2013. Recommended tothe Ministry of Health to strengthen the activities of ASI counselors and to train theexisting personnel in the area and to advocate with the labor service. BKKBN to advocatewith local governments to provide information on the importance of breastfeeding as onetype of contraception and subsequent researchers to explore more complex variables.Key words: breastfeeding, occupation, birth process, education, economics.
Read More
T-5364
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ema Novita Deniati; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Muhammad Noor Farid, Tri Yunis Miko
Abstrak: Global TB Report tahun 2016 menyatakan hanya sekitar 35,3% orang dengan TB yangberhasil ditemukan/terlaporkan di Indonesia dari sekitar 1.020.000 estimasi insiden padatahun 2016. Hal ini tentunya membuat risiko orang dengan TB yang masih belumditemukan untuk menularkan penyakit akan meningkat. Dari seluruh kabupaten diIndonesia tidak semuanya memiliki angka cakupan penemuan kasus TB yang baik.Banyak faktor yang mengakibatkan hal tersebut, sehingga terjadi ketimpangan dalampenemuan dan pelaporan kasus TB. Karakteristik kabupaten dengan rumah tanggaterdiagnosis TB penting untuk diketahui sehingga ketika ada kabupaten lain yangmemiliki karakteristik serupa maka dapat dicurigai kemungkinan adanya rumah tanggaterdiagnosis TB di kabupaten tersebut meskipun belum ada kasus TB yang ditemukan.Tesis ini mempelajari karakteristik kabupaten dengan rumah tangga terdiagnosis TB diIndonesia. Penelitian dengan analisis data sekunder yang menggunakan Data Riskesdas2013 dan Data PODES 2014. Analisis yang dilakukan untuk melihat perbedaan proporsimasing-masing variabel dan menilai pengaruh antara variabel independen terhadapvariabel dependen. Uji regresi fraksional digunakan untuk mengukur nilai risikovariabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkanpengaruh karateristik kabupaten untuk lingkungan rumah tangga terdiri dari kabupatendengan proporsi rumah tangga daerah kumuh (1%), kabupaten dengan proporsi desamemiliki pemukiman kumuh (0,3%), dan kabupaten dengan proporsi desa tidak adafaskes (1%). Pengaruh karakteristik kabupaten untuk kondisi rumah tangga secara fisikterlihat dari kabupaten dengan proporsi rumah tangga padat (1%), kabupaten denganproporsi rumah tangga tidak ada jendela (3%), dan kabupaten dengan proporsi desayang memiliki rumah tangga terdapat indoor pollution (1%), sedangkan pengaruhkabupaten dengan proporsi rumah tangga pencahayaan kurang dan kabupaten denganproporsi desa yang rumah tangga tanpa listrik terhadap karakteristik kabupaten denganrumah tangga TB sulit untuk dijelaskan. Kabupaten dengan proporsi rumah tanggaekonomi rendah (0,6%) berpengaruh terhadap karakteristik kabupaten dengan rumahtangga terdiagnosis TB. Penelitian ini menyarankan untuk penguatan program terkaitdengan upaya pencegahan dan pengendalian TB pada rumah tangga berisiko dansebagai dasar penajaman prioritas intervensi berdasarkan tingkat epidemi TB padakabupaten/kota.Kata kunci: TB, Pengaruh, Kabupaten
Global TB Report 2016 states only about 35,3% of people with TB who successfullyfound/has been reported in Indonesia of about 1.020.000 estimation of incident in theyear 2016. This is certainly making the risk of people with TB who still has not beenfound to transmit the disease will increase. From around the districts in Indonesia noteverything has a coverage of the discovery of TB cases. Many of the factors that lead toit, so the discrepancy in the discovery and reporting TB cases. The characteristics of thedistricts with TB households diagnosed it is important to note that when there are othercounties that have similar characteristics so it can be suspected the possibility ofdiagnosed TB households in the district Although no case of TB was found. This thesisexamines the characteristics of districts with TB households diagnosed in Indonesia.Research with secondary data analysis using Data Riskesdas 2013 and 2014 PODESData. The analysis conducted to see the difference in the proportion of each of thevariables and assess the influences between variables independent of the dependentvariable. Fractional regression test used to measure the value of risk variables areindependent of the dependent variable. The results showed the influence ofcharacteristics of household environment for the district comprising the counties withthe proportion of slum households (1%), with the proportion of the village have slums(0.3%), and district with the proportion the village does not exist health care facility(1%). Influence of the characteristics of district to household conditions physically seenfrom districts with solid household proportion (1%), with the proportion of householdsthere are no window (3%), and district with the proportion of the village that has a homethe staircase there are indoor pollution (1%), while the influence of the districts with theproportion of households with less lighting and a proportion of the village householdswithout electricity against the characteristics of districts with TB households is difficultto explained. Districts with low proportion of household economy (0.6%) influence onthe characteristics of districts with TB households diagnosed. This research suggestedthat the strengthening of programs related to TB prevention and control efforts on at-risk households and as a basis for the intervention priorities based on refinementsepidemic levels of TB at the district/city.Key words:TB, Influence, District.
Read More
T-5381
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sylvia Kyla; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Sabarinah Prasetyo, Resyana Yunita
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran tingkat kerawanan dari kejadian tuberkulosis paru di Kota Depok tahun 20172019. Metode yang digunakan adalah studi observasional dengan pendekatan analisis spasial dengan memakai data agregat dari laporan rutin yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kota Depok. Hasil dari penelitian adalah dua dari sebelas kecamatan di Kota Depok termasuk ke dalam kategori daerah rawan tuberkulosis selama tahun 2017-2019 yaitu Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Cinere, serta terdapat korelasi statistik yang bermakna antara rasio fasilitas kesehatan tahun 2017-2019 dengan insiden tuberkulosis paru BTA positif dengan nilai korelasi sebesar 0.417.
Read More
S-10791
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kumolo Retno Kusumo Mapata Siwi; Pemb: R. Sutiawan; Penguji: Artha Prabawa, Ni Made Sumartini
S-6932
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Boy Efendi; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar, Artha Prabaw, Endang Lukitosari, Edwan NS
T-5372
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive