Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40857 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Legina Anggraeni; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Evi Martha, Tiara Amelia, Nida Rohmawati, Dini Dachlia
Abstrak: Abstrak
Doula adalah seseorang yang terlatih dan tersertifikasi untuk melakukan pendampingan kepada ibu selama hamil, bersalin dan pasca persalinan. Doula memberikan dukungan kepada ibu dengan tujuan agar ibu siap secara fisik dan psikologis dalam menghadapi kehamilan dan persalinannya kelak. Salah satu manfaat penggunaan jasa doula adalah meningkatkan akses pelayanan kesehatan. Angka bersalin oleh dukun di beberapa wilayah Kota Bogor masih cukup tinggi. Diharapkan dengan adanya adaptasi konsep doula (pendamping persalinan) di Kota Bogor dapat meningkatkan cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan.
 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi dukungan yang doula berikan kepda ibu selama proses pendampingan dan membandingkannya dengan program penyelamatan maternal (motivator KIA) di Kota Bogor. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Informan pada penelitian ini adalah doula, penyedia jasa doula, ibu hamil dan suami yang menggunakan jasa doula yang ada di wilayah Jakarta. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat,Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Kota Bogor, Bidan Koordinator PONED Puskesmas Cipaku, kader dan dukun bayi (paraji) yang ada di wilayah kerja Puskesmas Cipaku.
 
Hasil penelitian ini menunjukan dukungan yang diberikan doula kepada kliennya meliputi pemberian motivasi, afirmasi (sugesti) positif, pemberian pujian, dukungan jasa, waktu, menyusun brith plan, pemenuhan nutrisi, aktivitas fisik dan melakukan disukusi bersama. Perbedaan antara konsep dukungan doula dengan program penyelamatan ibu (motivator KIA) hanyalah pada segi dukungan secara mental dan psikologis. SDM yang tepat untuk melakukan program pendampingan persalinan di Kota Bogor adalah kader dan dukun paraji, sedangkan uang transport yang diberikan dapat dialokasikan dari APBD dan BOK.
 

Doula is a trained and certified person to assist mother during pregnancy, childbirth and postpartum. Doula provides support to the mother with the aim that mothers are physically and psychologically ready in the face of pregnancy and childbirth someday. One of the benefits of using doula services is improving access to health services. Birth rate by shamans (paraji) in some areas of Bogor is still quite high. It is expected that with the adaptation of doula concept (birth attendant) in Bogor City can increase the coverage of delivery by health personnel.
 
This study aims to find out the support that doula give kepda mother during the mentoring process and compare it with the program of maternal rescue (motivator KIA) in the city of Bogor. This research method using qualitative approach with data collection through observation and in-depth interview. Informants in this study were doula, doula service providers, pregnant women and husbands using doula services in the Jakarta area. Head of Public Health Section, Head of Family Health Section of Bogor, Midwife Coordinator of PONED, cadre and shamans "paraji" in Cipaku Public Health Service.
 
The results of this study show that the support given by the doula to the client includes motivation, positive affirmation, praise, service support, time, brith plan, nutritional fulfillment, physical activity and joint engagement. The difference between the concept of doula support and the mother's rescue program (maternal and child health motivator) is only in terms of mental and psychological support. The right human resources to conduct mentoring programs in Bogor are cadres and paraji shamans, whereas the given transport money can be allocated from APBD and BOK.
Read More
T-5403
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Septi Puspo Wardani; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Rina Artining Anggorodi, Ika Lastyaningrum
Abstrak: ABSTRAK
 
Pertolongan Persalinan oleh tenaga kesehatan sangat penting dalam upaya penurunan angka kematian ibu (AKI). Penelitian ini membahas tentang analisis cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Lawanggintung Kota Bogor tahun 2013. Berdasarkan data cakupan Linakes Kota Bogor, wilayah kerja Puskesmas Lawanggintung adalah wilayah dengan cakupan Linakes terendah yaitu 67,5%. Hal ini menarik minat peneliti untuk mengetahui faktor penyebab pemilihan tenaga non kesehatan sebagai penolong persalinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Dari penelitian ini diketahui bahwa aksesibilitas terhadap jarak menjadi penyebab utama pemilihan pertolongan persalinan oleh dukun paraji.
 

 
ABSTRACT
 
Birth assisted by health personnel is a very important factor in reducing maternal mortality rate ( MMR ). This study analyzed the coverage birth attended by health personnel in the Region Public/Community Health Centre Lawanggintung Bogor in 2013. Based on previous data, the coverage Public/community health centre Lawanggintung is the lowest with only 67.5 %. We would like to determine the reasons the people in that area not choosing health personnel as birth attendants. This study is a qualitative study by using method of interviews, observation and document review. Results showed that the accessibility due to the distance from home to health centre are the main reasons to choose traditional midwife instead of health personnel.
Read More
S-8093
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hery Suharyanto; Pembimbing: Luknis Sabri, Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, A.Y.G. Wibisono, Sri Nurdjuniada
T-2845
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eva Nur Octavia; Pembimbing: Besral; Penguji: Evi Martha, Milla Herdayati, Rahmadewi, Mohammad Baharuddin
Abstrak: Persalinan sesar merupakan intervensi dalam proses persalinan bertujuan untuk mencegah morbiditas serta mortalitas maternal dan neonatal dalam kondisi kegawatdaruratan medis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tenaga pemeriksa kehamilan dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan pemilihan metode persalinan sesar pada wanita usia subur (WUS) usia 19-45 tahun di Indonesia dengan menganalisis data sekunder SDKI tahun 2012 dan 2017. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel penelitian 8.124 tahun 2012 dan 10.973 tahun 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan proporsi persalinan sesar terjadi peningkatan.Risiko persalinan sesar lebih tinggi pada ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan pada dokter spesialis kandungan dan memiliki jaminan kesehatan
Cesarean delivery is an intervention in the delivery process aimed at preventing maternal and neonatal morbidity and mortality in medical emergencies. The purpose of this study was to determine the association between antenatal care providers and health insurance with cesarean delivery among women of childbearing aged 19-45 years in Indonesia by analyzing secondary data from the 2012 and 2017 IDHS The risk of cesarean delivery is higher in women who perform antenatal care at an obstetrician and have health insurance
Read More
T-6034
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Murdiningsih; Pembimbing: Zulazmi Mamdy
T-987
Depok : FKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Margaretha Kusmiyanti; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Sandra Fikawati, Mieke Savitri, Nurjasmi, Laurentia Lawintono
T-1915
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Aryastuti; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Dwi Gayatri, Nida Rohmawati, Popy Irawati
Abstrak: Komplikasi persalinan merupakan penyebab langsung kematian maternal yangsebenarnya dapat dicegah melalui perawatan kehamilan yang baik. Peningkatancakupan pemeriksaan kehamilan yang tidak diikuti dengan menurunnyakomplikasi persalinan karena para ibu hamil belum sepenuhnya mendapatkanpelayanan yang sesuai standar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubunganantara perawatan kehamilan dengan komplikasi persalinan pada ibu di Indonesia.Penelitian ini merupakan studi analitik menggunakan data Survei Demografi danKesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 dengan desain cross-sectional. Sampelpenelitian yaitu semua perempuan usia 15-49 tahun yang pernah melahirkan anakhidup maupun mati, tercakup dalam rumah tangga yang disurvei di 33 propinsi diIndonesia yang memenuhi kriteria sampel penelitian sebanyak 11.803 responden.Variabel yang diteliti adalah komplikasi persalinan, perawatan kehamilan, umuribu saat melahirkan, pendidikan, paritas, jarak kelahiran, penolong persalinan,tempat persalinan, riwayat komplikasi kehamilan, riwayat komplikasi persalinansebelumnya dan kehamilan kembar. Analisis menggunakan regresi logistik ganda.Hasil penelitian menunjukkan prevalensi kejadian komplikasi persalinan diIndonesia antara kurun waktu tahun 2007-2012 sebanyak 49,2% dan prevalensiperawatan kehamilan yang buruk tidak sesuai standar sebanyak 91,2%. Ibudengan perawatan kehamilan yang buruk berisiko 1,3 kali lebih tinggi mengalamikomplikasi persalinan dibandingkan dengan ibu dengan perawatan kehamilan baik(OR: 1,3, 95% CI: 1,14-1,49).
Kata kunci: komplikasi persalinan, perawatan kehamilan
Read More
T-4641
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Putri Permata; Pembimbing: Kemal Nazarudin Siregar
T-1104
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizqie Putri Novembriani; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Ratna Djuwita, Evi Martha, Nina Herlina
Abstrak: Depresi pasca persalinan merupakan gangguan suasana hati nonpsikotik yang paling umum dan terjadi setelah melahirkan, dan memiliki dampak jangka panjang merugikan bagi hubungan ibu dan anak. Rendahnya dukungan sosial merupakan faktor yang cukup konsisten dilaporkan sebagai faktor risiko depresi pasca persalinan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi besarnya risiko depresi pasca persalinan akibat kurangnya dukungan sosial pada wanita menurut paritas di Indonesia. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan sampel penelitian 136 ibu yang berada dalam periode 6 minggu hingga 6 bulan setelah persalinan dan tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember, dan dibagi menjadi dua kelompok (primipara dan multipara). Hasil penelitian pada primipara diketahui hubungan dukungan sosial dan kejadian depresi pasca persalinan tidak signifikan, dengan p value=0,562 dan OR 1,822 (95% CI 0,239-13,874), sedangkan pada kelompok multipara didapatkan p value=0,014 dan OR 11,493 (95% CI 1,630-81,041). Studi menunjukkan bahwa pada kelompok primipara tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara dukungan sosial terhadap kejadian depresi pasca persalinan setelah dikontrol oleh variabel perancu. Sebaliknya, pada kelompok multipara ditemukan hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan depresi pasca persalinan, di mana ibu multipara yang kurang mendapat dukungan sosial berisiko 11,5 kali mengalami depresi pasca persalinan dibandingkan dengan ibu multipara dengan dukungan sosial yang baik.
Read More
T-5801
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yetti Armagustini; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Toha Muhaimin, Muhamad Ilhamy, Ning Sulistyowati
T-3162
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive