Ditemukan 26847 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Qurratu A. Amran; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Diah M. Utari, Itje Aisah Ranida
S-7085
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tiffani Managam Victoria; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Engkus Kusdinar Acmad, Mury Kuswari
S-9402
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eka Vitria Camelia; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Wahyu Kurnia, Masti
Abstrak:
PENGUKURAN TEKANAN DARAH MENJADI SANGAT PENTING, KARENA BANYAK KASUSNYA YANG TIDAK TERDETEKSI SEHINGGA PENGUKURAN TEKANAN DARAH SECARA RUTIN. KASUS PRE HIPERTENSI PADA REMAJA CUKUP TINGGI BERDASARKAN HASIL DARI RISKESDAS TAHUN 2013 YAITU SEBESAR 5,3%. DIPERLUKAN PENGUKURAN PENGGANTI YANG AKURAT DAN MUDAH SEBAGAI PENGGANTI ALAT PENGUKUR TEKANAN DARAH. TUJUAN PENELITIAN UNTUK MENGETAHUI UKURAN PENGGANTI YANG MEMILIKI KORELASI DAN VALIDITAS OPTIMAL UNTUK MENDETEKSI KASUS PRE HIPERTENSI PADA SISWA-SISWI SMA ISLAM AL-AZHAR 3 JAKARTA BERSERTA CUT-OFF POINT NYA. DESAIN PENELITIAN ADALAH CROSS SECTIONAL DENGAN TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL METODE STRATIFIED RANDOM SAMPLING. PENELITIAN DILAKUKAN TERHADAP 180 SISWA DAN SISWI KELAS X DAN XI YANG TERDIRI DARI 109 LAKI-LAKI DAN 71 PEREMPUAN. KESIMPULANNYA IMT MENURUT UMUR MENJADI UKURAN ANTROPOMETRI PENGGANTI TERBAIK UNTUK MEMPREDIKSI PREHIPERTENSI PADA REMAJA REMAJA DENGAN CUT OFF POINT YANG DAPAT DIGUNAKAN YAITU 0,880 SD UNTUK REMAJA LAKI-LAKI DAN 0,325 SD UNTUK PEREMPUAN.
KATA KUNCI: TEKANAN DARAH, PREHIPERTENSI, IMT, REMAJA.
BLOOD PRESSURE MEASUREMENT BECOMES VERY IMPORTANT, BECAUSE MANY CASES ARE NOT DETECTED SO THAT THE BLOOD PRESSURE MEASUREMENT ROUTINELY. PRE-HYPERTENSIVE CASES IN ADOLESCENTS ARE QUITE HIGH BASED ON THE RESULTS OF RISKESDAS IN 2013 OF 5.3%. AN ACCURATE AND EASY REPLACEMENT MEASUREMENT IS NEEDED INSTEAD OF A BLOOD PRESSURE MEASURING DEVICE. THE PURPOSE OF THIS RESEARCH IS TO KNOW THE SIZE OF THE SUBSTITUTION THAT HAS THE CORRELATION AND THE OPTIMAL VALIDITY TO DETECT PRE HYPERTENSION CASES IN THE ISLAMIC HIGH SCHOOL STUDENTS OF AL-AZHAR 3 JAKARTA ALONG WITH ITS CUT-OFF POINT. THE RESEARCH DESIGN WAS CROSS SECTIONAL WITH STRATIFIED RANDOM SAMPLING METHOD. THE STUDY WAS CONDUCTED ON 180 STUDENTS AND STUDENTS OF CLASS X AND XI CONSISTING OF 109 MEN AND 71 WOMEN. THE IMT CONCLUSION BY AGE HAS BEEN THE BEST ANTHROPOMETRIC REPLACEMENT MEASURE FOR PREDICTING PREHYPERTENSION IN ADOLESCENT ADOLESCENTS WITH CUT OFF POINTS THAT CAN BE USED IE 0.880 SD FOR MALE ADOLESCENTS AND 0.325 SD FOR WOMEN.
KEYWORDS: BLOOD PRESSURE, PREHYPERTENSION, IMT, ADOLESCENTS.
Read More
KATA KUNCI: TEKANAN DARAH, PREHIPERTENSI, IMT, REMAJA.
BLOOD PRESSURE MEASUREMENT BECOMES VERY IMPORTANT, BECAUSE MANY CASES ARE NOT DETECTED SO THAT THE BLOOD PRESSURE MEASUREMENT ROUTINELY. PRE-HYPERTENSIVE CASES IN ADOLESCENTS ARE QUITE HIGH BASED ON THE RESULTS OF RISKESDAS IN 2013 OF 5.3%. AN ACCURATE AND EASY REPLACEMENT MEASUREMENT IS NEEDED INSTEAD OF A BLOOD PRESSURE MEASURING DEVICE. THE PURPOSE OF THIS RESEARCH IS TO KNOW THE SIZE OF THE SUBSTITUTION THAT HAS THE CORRELATION AND THE OPTIMAL VALIDITY TO DETECT PRE HYPERTENSION CASES IN THE ISLAMIC HIGH SCHOOL STUDENTS OF AL-AZHAR 3 JAKARTA ALONG WITH ITS CUT-OFF POINT. THE RESEARCH DESIGN WAS CROSS SECTIONAL WITH STRATIFIED RANDOM SAMPLING METHOD. THE STUDY WAS CONDUCTED ON 180 STUDENTS AND STUDENTS OF CLASS X AND XI CONSISTING OF 109 MEN AND 71 WOMEN. THE IMT CONCLUSION BY AGE HAS BEEN THE BEST ANTHROPOMETRIC REPLACEMENT MEASURE FOR PREDICTING PREHYPERTENSION IN ADOLESCENT ADOLESCENTS WITH CUT OFF POINTS THAT CAN BE USED IE 0.880 SD FOR MALE ADOLESCENTS AND 0.325 SD FOR WOMEN.
KEYWORDS: BLOOD PRESSURE, PREHYPERTENSION, IMT, ADOLESCENTS.
S-9472
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Imam Aulia; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Fatmah, Mohamad Nasir
S-7116
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anindita Dwi Nur; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yuni Zahraini
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan pengetahuan, sikap, dan norma subyektif siswa SMA swasta terpilih di Jakarta setelah diberikan media leaflet dan video gizi seimbang. Media leaflet yang digunakan merupakan milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sedangkan media video yang digunakan merupakan hasil pengembangan dari media leaflet. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimental dengan 2 kelompok perlakuan. Penelitian dilakukan pada 54 siswa kelas X di SMA swasta sederajat terpilih, masing-masing kelompok berjumlah 27 siswa.
Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali, yang terdiri dari pre-test, post-test 1, post-test 2, dan post-test 3. Uji Statistik yang digunakan adalah uji t-berpasangan untuk menganalisis perbedaan rata-rata antara sebelum dan sesudah diberikannya intervensi pada masing-masing kelompok dan uji t-independen untuk menganalisis perbedaan rata-rata antar kelompok.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan (P = 0,000) setelah diberikan media pada masing-masing kelompok, namun perubahan sikap dan norma subyektif tidak signifikan. Perbedaan perubahan antara kedua kelompok tidak signifikan, namun perubahan pada kelompok video cenderung lebih tinggi.
Read More
Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali, yang terdiri dari pre-test, post-test 1, post-test 2, dan post-test 3. Uji Statistik yang digunakan adalah uji t-berpasangan untuk menganalisis perbedaan rata-rata antara sebelum dan sesudah diberikannya intervensi pada masing-masing kelompok dan uji t-independen untuk menganalisis perbedaan rata-rata antar kelompok.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan (P = 0,000) setelah diberikan media pada masing-masing kelompok, namun perubahan sikap dan norma subyektif tidak signifikan. Perbedaan perubahan antara kedua kelompok tidak signifikan, namun perubahan pada kelompok video cenderung lebih tinggi.
S-9985
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Qurina Amalia Rasyidah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yuni Zahraini
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemberian media video dan leaflet tentang gizi seimbang terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan efikasi diri siswa SMA Negeri di Jakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan pretest posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan kepada 61 siswa kelas X di SMAN terpilih. Kelompok media video berjumlah 28 siswa dan kelompok media leaflet berjumlah 33 siswa. Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali, yang terdiri dari 1 kali pretest dan 3 kali posttest untuk mengukur retensi pengetahuan dan pola perubahan sikap dan efikasi diri siswa. Uji statistik yang digunakan adalah uji t berpasangan untuk melihat perubahan setelah pemberian media, dan uji t tidak berpasangan untuk melihat perbedaan perubahan skor antar kelompok.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan yang bermakna pada kelompok video maupun leaflet (p=0,000) begitu pula pada perubahan efikasi diri (p=0,002 dan p=0,001), dan ada kecenderungan perubahan sikap namun tidak bermakna (p=0,944 dan p=1,000). Perbandingan antara kedua media menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada penurunan skor pengetahuan (p=0,004) dan perubahan efikasi diri lebih baik pada media leaflet (0,017) dan pada kelompok video terjadi penurunan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok leaflet pada posttest 2 (p=0,003) dan posttest 3 (p=0,000).
Kata kunci: Media, Video, leaflet, gizi seimbang, retensi, pengetahuan, sikap, efikasi-diri
Read More
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan yang bermakna pada kelompok video maupun leaflet (p=0,000) begitu pula pada perubahan efikasi diri (p=0,002 dan p=0,001), dan ada kecenderungan perubahan sikap namun tidak bermakna (p=0,944 dan p=1,000). Perbandingan antara kedua media menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada penurunan skor pengetahuan (p=0,004) dan perubahan efikasi diri lebih baik pada media leaflet (0,017) dan pada kelompok video terjadi penurunan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok leaflet pada posttest 2 (p=0,003) dan posttest 3 (p=0,000).
Kata kunci: Media, Video, leaflet, gizi seimbang, retensi, pengetahuan, sikap, efikasi-diri
S-10002
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sofia Agustina; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Asih Setiarini, Salimar
S-8839
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Febby Mandira; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Sri Muljati
S-7794
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dian Rahmawati; Permbimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Itje Aisah Ranida
S-6290
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rienzy Kholifatur Ririyanti; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Evi Fatimah
S-10257
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
