Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 42397 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Asri Hikmatuz Zahroh; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Mardiati Nadjib, Baequni, Taufik Hidayat
T-5698
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Nengah Ayu Padmawati; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Deni T. Sugiarto
S-8250
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herly Agfan; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Pujiyanto, Sari Nur Arofah
S-9593
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yus Baimbang Bilabora; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Atik Nurwahyuni, Kurnia Sari, Enny Ekasari
T-3810
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nenden; Pembimbing: Pujiyanto; Peguji: Puput Oktamianti, Yessi Kumalasar
Abstrak: Dengan diselenggarakannya program JKN telah meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Begitupun halnya dengan utilisasi pelayanan kesehatan di Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti utilisasi dan biaya RITL dan RJTL berdasarkan jenis kepesertaan. Sumber data berupa data XML utilisasi pelayanan yang diolah secara univariat menggunakan program SPPS dan Pivot Table (MS.Excel). Hasil dari penelitian ini, yakni utilisasi kesehatan kategori peserta Mandiri lebih tinggi, dan lebih sedikit pada kategori PPU. Saran penelitian perlu melakukan utilisasi secara rutin dengan menggunakan data yang lebih lengkap dan dianalisis berdasarkan jumlah peserta terdaftar pada bulan terkait.
 

 
The JKN's program was increasing in healthcare utilization. It's common in Depok, there's an enhancement access after JKN's program begun. This research aims to review the inpatient and outpatient?s utilization based on the participants segmentation to control the cost. Using XML data, which is processing by SPSS program and Pivot Table (MS. Excel). The result shows that utilization by Independepent Segment was higher than others, and the smallest utilization was by PPU Segment. It's needed to review the utilization regularly by using more complete data and analyze by participant numbers which is registered in every single month.
Read More
S-8841
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nufus Dwi Talitha; Pembimbing: Wiku Adisasmito; Penguji: Pujiyanto, Gini Permana Sulastini
S-8680
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sumiarsih Pujilaksani; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Hasbullah Thabrany, Pujiyanto, Salimar Salim, Dewi Anggres
Abstrak: Peningkatan biaya pelayanan kesehatan merupakan permasalaban yang dihadapi oleh banyak negrua di belaban dunia. Di Indonesia, pada kurun waktu antara tahun 1995 1arnpai dengan tahun 2002, teloh teljadi kenaikan biaya pelayanan kesehatan yang !rastis. Biaya pelayanan kesehatan indonesia tahun 1995 tercatat 5.8 trilyun dan neningkat menjadi 41 ,8 tri1yun pada tahun 2002. Pengeluaran biaya pelayanan kesehatan li Amerika Serikat pada tahun 2011 nanti diperkirakan meneapai 2.8 trilyun usd, yang berarti naik dari 1.3 trilyun di tahun 2000.

Sehagai respons terhadap biaya pelayanan kesebatan yang terus meningkat, baik pemerintah ataupun perusahaan asuransi besar di berhagai negara mengembangkan berbagai upaya pengendalian biaya. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan nengembangkan sistem pembayaran prospektif sebagni altematif sistem pembayaran jasa per pelayanan (JPP).

Di Indonesia sistem pembayaran prospektif telah direrapkan oleh beberapa pihak penyelenggara jaminan pemeliharaan kesehatan seperti PT. Jamsostek (persero) yang nenerapkan sistem pembayaran paket per hari (PPH) untuk kasus rawat inap, dan Dinas Cesehatan DKI Jakarta yang menerapkan sistem pemhayaran paket per diagnosis yang lisebut sebagai paket pelayanan kesebatan esensial (PPE).

Hasil yang diharapkan dari penerapan sistem pembayaran di atas adaloh biaya kasebatan menjadi lehih efisien ibandingkan dengan sistem JPP. Apakah sistem pembayaran tersebut efektif dalam 1engendalikan biaya rawat inap dibandingkan dengan sistem JPP l belum diketahui.

Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan di atas. Rancangan penelitian ini ada.iah penelitian survey yang analisisnya dilakukan ecara kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer berupa basil penelusuran okurnen rumah sakil. Ruang lingkup penelitian dibatasi hanya illltuk kasus demam tphoid (tilus) dan demam berdarah denue (DBD) di kelas Ill RS X tahun 2005. Sampel enelitian adalah semua kasus tifus dan DBD yang dirawat di ke!as Ill yang tidak 1empunyai penyulit atau penyakit penyerta.

Penelitian ini melibatkan 437 kasus, yang terdiri dari 379 kasus DBD dan 54 asus tifus. Dari 437 kasus, ada sejumlah 298 merupakan jaminan Dinkes DKI, 92 kasus uninan PT. Jamsostek dan sisanya merupakan jaminan asuransi kesehatan atau erusahaan lain yang menerapkan sistem pembayaran JPP. Berdasarkan basil analisis cara univariat dan bivariat, didapatkan bahwa secara statistik ditemukan perbedaan ang signifikan antara lain hari rawat kasus DBD, pada kelompuk kasus yang dijumlah dengan sistem paket per hari dengan JPP. Berdasarkan hasil uji t independen antara kelompok sistem paket per diagnosis (PPE) dengan JPP, diperoleh basil adanya erbedaan yang signi:fikan antara rata-rata biaya rawat inap kelompok sistem PPE dengan PP. Hal ini berarti bahwa secara statistik terbukti sistem PPE yang diterapkan oleh tinkes DKI efektif untuk mengendalikan biaya rawat inap pada kasus tifus.

Disarankan bagi universitas untuk beketjasama dengan organisasi profesi asuransi kesehatan, untuk melakukan penelitian serupa dengan ruang lingkup penelitian yang iperluas~ sebagai dasar pengembangan sistem pembayaran prospektif di Indonesia. Kepada Dinkes DKI Jakarta, disarankan agar seluruh tagihan rumah sakit dapat didokumentasikan secara lengkap dalam sistem data base sehingga dapat dimanfaatkan ntuk evaluas dan merubuat standar obat seperti yang dilaknkan oleh PT. Jamsostek sebagai tambahan usaha pengendalian biaya selain penerapan sistem pembayaran paket or diagnosis. Kepeda PT Iamsostek disarankan dapat meruperluas cakupan pelayanan kehatan dalam paket per hari, sehingga dapat lebih efektif.
Read More
T-2613
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zeranina Zahra Alyya; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Atik Nurwahyuni, Hananta Praditya
Abstrak:
Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang sering menyebabkan peningkatan utilisasi layanan kesehatan dan klaim kesehatan pada peserta asuransi kumpulan dalam perusahaan. Program vaksin influenza menjadi salah satu upaya preventif yang dilakukan perusahaan untuk menurunkan risiko penyakit ISPA serta mengendalikan frekuensi dan biaya klaim kesehatan pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan frekuensi dan biaya klaim rawat jalan ISPA pada peserta asuransi sebelum dan sesudah program vaksinasi influenza, serta membandingkan klaim antara kelompok peserta tervaksin dan tidak tervaksin. Penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data klaim kesehatan peserta asuransi PT X periode polis 2023-2024. Sampel penelitian terdiri dari 762 peserta asuransi, dengan 381 peserta tervaksin dan 381 peserta tidak tervaksin. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perubahan klaim sebelum dan sesudah vaksinasi serta uji Mann-Whitney untuk membandingkan distribusi klaim antara kelompok tervaksin dan tidak tervaksin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi klaim ISPA mengalami penurunan yang signifikan pada kelompok tervaksin maupun tidak tervaksin. Kelompok tervaksin menunjukkan penurunan frekuensi klaim lebih besar yaitu 17,5%, sedangkan kelompok tidak tervaksin mengalami penurunan sebesar 6,32%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perubahan tersebut signifikan pada kedua kelompok dengan nilai p-value <0,05. Sementara itu, biaya klaim belum mengalami perubahan yang signifikan pada kedua kelompok, namun tetap mengalami penurunan secara nominal. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan distribusi frekuensi dan biaya klaim antara kelompok peserta tervaksin dan tidak tervaksin. Berdasarkan hasil penelitian, program vaksin influenza memiliki potensi sebagai upaya preventif pengendalian utilisasi layanan kesehatan akibat ISPA, terutama dalam menurunkan frekuensi klaim kesehatan rawat jalan.

Acute Respiratory Infection (ARI) is one of the diseases that frequently increases healthcare utilization and health insurance claims among group health insurance participants. Influenza vaccination programs have become one of the preventive measures implemented by companies to reduce the risk of ARI and control the frequency and cost of employee health claims. This study aimed to analyze changes in the frequency and cost of outpatient ARI claims before and after influenza vaccination, as well to compare claims between vaccinated and unvaccinated participants. This study used a quantitative observational research design with a retrospective approach using health claim data from PT X insurance participants during the 2023-2024 policy period. The study sample consisted of 762 insurance participants, including 381 vaccinated participants and 381 unvaccinated participants. Data analysis was conducted descriptively and inferentially using the Wilcoxon Signed Rank Test to assess changes in claims before and after vaccination, and the Mann-Whitney test to compare claim distribution between vaccinated and unvaccinated groups. The results showed that the frequency of ARI claims significantly decreased in both vaccinated and unvaccinated groups, with a greater reduction observed in the vaccinated group. The vaccinated group experienced a 17.5% reduction in claim frequency, while the unvaccinated group experienced a 6.32% reduction. The Wilcoxon test results indicated significant changes in claim frequency in both groups with p-values
Read More
S-12320
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nuim Mubaraq; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Mardiati Nadjib, Vetty Yulianty Permanasari, Mohammad Edison, Revaldi R.
T-3979
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arinda Puteri Wihardi; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Masyitoh, Sri Mulyati
S-9265
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive