Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26956 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Budiardjo; Pembimbing: Mieke Savitri
B-644
Depok : FKM UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Auryn Carissa Chrestella; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty, Amila Megraini, Budi Hartono, Mira Roziati Dahlan
B-1637
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Kadek Ayu Yuliany; Pembiming: Puput Oktamianti; Penguji: Adang Bachtiar, Dumilah Ayuningtyas, Budi Hartono, Indah Rosana
B-2013
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
F Shinta Rahayu Pratiwi; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Anhari Achadi, Vetty Yulianty Permanasari, Endang Adriyani, Iih Supriasih
Abstrak: Penelitian ini menganalisis perencanaan dan pengendalian bahan makanan di Instalasi GiziRSKBP. Pengumpulan data dilakukan di RSKBP pada bulan April sampai dengan Mei 2015menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara observasi, wawancara mendalam danpenelusuran dokumen.Hasil penelitian mendapatkan belum ada kebijakan dan prosedur secara tertulis yang disahkanoleh Direktur, struktur organisasi belum terstruktur dengan baik, SDM belum memenuhikualifikasi, serta sarana/prasarana belum memadai, sehingga kegiatan perencanaan danpengendalian bahan makanan belum berjalan dengan baik.RSKBP perlu segera memperbaiki kegiatan perencanaan dan pengendalian bahan makanandengan upaya yang komprehensif dan terstruktur, dengan berpedoman kepada Permenkes no 78tahun 2013 tentang Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Upaya tersebut dapat diawalidengan dibuatnya kebijakan Direktur yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan di Instalasi Gizisehingga dapat menjadi dasar untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan di Instalasi Gizi RSKBP.Kata kunci: PGRS, Instalasi Gizi Rumah Sakit, kegiatan penyelenggaraan makanan,perencanaan dan pengendalian, bahan makanan.
This research analyzed the planning and inventory control process of food supplyin nutrition unit at Karya Bhakti Pratiwi Hospital (RSKBP). Data were collectedat RSKBP from April to May 2015, using quantitative approach by conductingobservation, in-depth interview and document review.The results showed that there was no policy and written guidelines/procedurelegalized by the Director, no clear organization structure, unqualified humanresources, and not enough facilities, which resulted in the inefficient planning andinventory control in food supply management at the hospital.RSKBP needs to take action to improve the food planning and inventory controlprocess through comprehensive and structured efforts. The efforts shall takeMinister of Health Regulation No. 78 Year 2013 regarding Guidance for NutritionService at Hospital as guidance. It can be started by issuing relevant Directorpolicies for nutrition instalation at RSKBP as the basis for planning and inventorycontrol in the unit.Key words: PGRS, Hospital Nutrition Unit, food service, planning and inventorycontrol, food.
Read More
B-1718
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anisa Hudawi; Pembimbing : Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Anari Achadi, Supriyati Rahayu, Budi Hartono
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan agar mengetahui pelaksanaan standar pelayannan minimal pada RSUD Kabupaten Bekasi bagian rawat inap dan hambatanhambatan yang terjadi dalam pelayanannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dari informan terpilih yang terkait dalam pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal di RSUD Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi SOP khususnya pada rawat inap sudah terlihat kelengkapannya akan tetapi banyak tindakan yang tidak sesuai dengan SOP, sedangkan dari SDM memang suatu dilema rumah sakit pemerintah daerah yang kekurangan untuk tenaga ahlinya, dan dari segi sarana dan prasarana sudah cukup memadai, tetapi masih kurang dari sistem pemeliharaannya. Sehingga kesimpulannya, pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal di RSUD Kabupaten Bekasi belum dilaksanakan secara maksimal, karena keadaan rumah sakit yang masih sedikit banyak mempunyai kelemahan dan kekurangan yaitu baik dari segi SOP, SDM, dan juga sarana dan prasarana. Saran peneliti bagi RSUD Kabupaten Bekasi diharapkan dapat lebih bekerja sama dan melakukan koordinasi yang baik dengan pihak Pemerintah Daerah agar dapat dicarikan solusi yang terbaik, dan diharapkan RSUD Kabupaten Bekasi membuat SPM yang sesuai dengan keadaan dan kemampuan RSUD Kabupaten Bekasi dan direvisi serta ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan ketentuan Departemen Kesehatan.


This study aimed to know the implementation of minimum service standard in General Hospitals Kabupaten Bekasi installation of inpatient care and obstacles that occur in the implementation. This study uses a quality approach with conduct and depth interviews with selected informants involved in the implementation of Minimum Service Standard in General Hospitals Kabupaten Bekasi. The results showed that in terms of the SOP specifically on the completeness of hospitalization would have seen but that a lot of action does not comply with the SOP, while the human resources is an issue that local government hospitals for lack of expertise, and in terms of facilities and infrastructure is adequate, but still less of system maintenance. So in summary, the implementation of Minimum Service Standards in General Hospitals Kabupaten Bekasi not optimally implemented, because the state hospital which is still a bit much to have weaknesses and shortcomings, namely in terms of SOP, Human Resources, and also the facilities and infrastructure. Researchers suggest the General Hospitals Kabupaten Bekasi is expected to more work together and do a good coordination with the local governments in order to find the best solution, and hoped to make Minimum Service Standards in General Hospitals Kabupaten Bekasi appropriate to the circumstances and the ability of General Hospitals Kabupaten Bekasi and revised and improved gradually in accordance with the provisions of the Health Department.

Read More
B-1452
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dedy Kurnia PS; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
B-756
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Supinah; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Dumilah Ayuningtyas, Yout Savithri, Nanik Widayani
Abstrak:
Penelitian ini menganalisis alur proses pelayanan pasien poliklinik spesialis penyakit dalam rawat jalan di RSUD Kota Bogor tahun 2016 dengan konsep lean hospital. Hasil penelitian ini value added activity sebesar 3,7 % dan non value added sebesar 96,3 % hal ini menunjukkan tingginya pemborosan. Dari analisis melalui diagram tulang ikan dan 5 Why didapatkan hambatan : lamanya menunggu di pendaftaran, keterlambatan rekam medik, hambatan pada kedisiplinan dokter, serta hambatan pada lamanya mengambil obat. Melalui design usulan perbaikan terjadi peningkatan kegiatan yang mempunyai nilai tambah bagi pasien dari 3,7 % menjadi 38,4 % dan penurunan kegiatan yang tidak mempunyai nilai tambah dari 96,3 % menjadi 61,6 %.

A study was conducted to analyze the process flow of patient internist specialist policlinic outpatient services in the Public Hospitals Bogor 2016 by concept of lean. The research showed value added activity by 3.7%, and non value added activity by 96.3% showed a high waste. Fishbone diagram and 5 why analysis obtained obstacles : the long wait at registration, medical records delays, discipline doctors, as well as constraints on the length of taking the drug. Through design improvements proposed was expected to increase value added activity from 3,7 % to 38,4 % and decline non value added activity from 96,3 % to 61,6 %.
Read More
B-1852
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ita Purnama Bulan; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Maryati
Abstrak: Penelitian ini menganalisis waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Awal Bros Bekasi. Penelitian ini merupakan kualitatif dan kuantitatif, dengan sampel sebanyak 172 lembar resep baik racikan maupun non racikan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan resep sebesar 22 menit untuk resep non racikan sedangkan untuk resep racikan sebesar 41 menit. Faktor penghambat yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Awal Bros Bekasi adalah SDM yang belum memadai, ketersediaan obat yang masih kurang, sistem komputerisasi yang belum memadai, masa kerja/ pengalaman petugas dan sarana ruang racik yang kurang luas.
Kata kunci: Waktu tunggu, pelayanan resep, farmasi rumah sakit

This study analyzes the waiting time of prescription services in Installation of Pharmacy Awal Bros Hospital, Bekasi. It is a qualitative and quantitative research, with sampel of 172 prescriptions, both concoction and non concontion drugs. This study found that the average waiting time of conconction drugs is 41 minutes, while the non concoction drugs is 22 minutes. The factors affecting those waitng time is insufficient of human resources, lack of drugs provision, inadequate correction of IT system lack of work experience, improper working space for doing concoction drugs.
Keyword : waiting time, prescription service, hospital pharmacy
Read More
S-8663
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widy Hartono; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Sutiawan, Amal Chalik Sjaaf, Hanny Merliana, Antonius Konseng
Abstrak: Dunia saat ini sedang memasuki Revolusi Industri Keempat yang ditandai dengan penggunaan teknologi informasi dan elektronika untuk otomatisasi produksi oleh industri-industri yang ada. Hal ini akan memberikan dampak yang besar terhadap seluruh industri barang maupun jasa. Industri kesehatan seperti rumah sakit juga tidak akan terlepas dari pengaruh perkembangan teknologi informasi dan elektronika ini. Pertumbuhan rumah sakit di Indonesia semakin meningkat dengan pertambahan jumlah rata-rata sebesar 5,2% sejak tahun 2012 sampai dengan bulan April 2018 yang didominasi oleh rumah sakit swasta profit yaitu sebesar 17,3%. Persaingan antar rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan kesehatan menjadi semakin sengit. Pelayanan rawat jalan merupakan salah satu pelayanan kesehatan rumah sakit yang harus menjadi perhatian karena merupakan etalase rumah sakit yang menjadi pintu masuk dan titik pertama dari kontak awal antara pasien dan rumah sakit. Jumlah kunjungan pasien rawat jalan yang besar, ramai dan padat akan menimbulkan berbagai dampak negatif. Kualitas pelayanan merupakan salah satu determinan pendorong yang menjadikan teknologi informasi sebagai salah satu prioritas kebutuhan di dalam pelayanan kesehatan saat ini. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang mulai diminati dan berkembang adalah penggunaan teknologi mobile dan nirkabel di dalam pelayanan kesehatan. Penggunaan teknologi ini sebagai bagian dari Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu aplikasi digital untuk pelayanan kesehatan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kualitatif dengan disain analitik operasional dengan melakukan wawancara mendalam untuk menggali berbagai permasalahan dalam pelayanan kesehatan di rawat jalan. Permasalahan akses ke pelayanan kesehatan dan pertukaran informasi menjadi permasalahan-permasalahan utama yang ditemukan dalam penelitian ini. Fitur pendaftaran poliklinik, e-konsultasi, rekam medik mobile, informasi pelayanan, informasi produk, edukasi kesehatan, hubungi kami, pengingat dan permainan dalam suatu aplikasi digital dapat menjadi alternatif solusi terhadap permasalahan yang ditemukan pada pelayanan kesehatan di Instalasi Rawat Jalan. Pengembangan aplikasi digital ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ada.
Kata kunci: Revolusi Industri Keempat, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kualitas Pelayanan Kesehatan, Aplikasi Digital, Sistem Informasi Rumah Sakit

The world is currently on the cusp of Fourth Industrial Revolution which is characterized by the use of information and communication technology for the automation of industrial production. This revolution will impact the entire goods and services industry. Health industries such as hospitals will also be affected. Hospital growth in Indonesia has been increasing approximately by 5.2% since 2012 until April 2018, 17,3% dominated mostly by profit oriented private hospitals. The competition will become tougher. Outpatient care is one of the hospital health services that should be given more attention because it is the entrance and first point of initial contact between patient and hospital. It will reflect the overall quality of hospital services. Large number of outpatient visits and crowded environment will cause various negative effects. Quality of service is one of the driving determinants for the importance and usage of the information technology. It becomes priority in health services industry nowadays. Mobile and wireless technology are amongst the most popular information technology growing and used in health services. As part of the Hospital Information System, this technology will be able to improve the quality of health services in hospital. This research aims to develop a digital application for health services in the Outpatient Department of Santa Maria Hospital Pekanbaru. This is a qualitative study with operational analysis design by conducting in-depth interviews to explore the problems in outpatient health services. Access to health services and information exchange are the main problems found in this study. Features of polyclinic registration, e- consultation, mobile medical records, service information, product information, health education, contact us, reminders and games in a digital application provide an alternative solution to the health service problems in Outpatient Department. The development of this digital application will improve the quality of health services.
Keywords: Fourth Industrial Revolution, Information and Communication Technology, Health Services, Digital Applications, Quality
Read More
B-2072
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Grace Ega Mawarni; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Masyitoh, Indah Rosana Djajadireja
S-8251
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive