Ditemukan 34148 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
William Wijaya; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Aresty Amalia Andini
Abstrak:
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko keselamatan kerja pada setiapproses yang ada di area CV. Mente Bali Sejahtera pada tahun 2020 dengan metodeanalisis kualitatif dan desain studi deskriptif observasional. Dalam penelitian iniditemukan 27 risiko dengan tingkat yang berbeda yang dapat dianalisis. Hasil penelitianmenyarankan untuk menerapkan bentuk tindakan lanjutan seperti penerapan systemmanajemen keselamatan dan kesehatan kerja, melakukan analisis lebih mendalamterhadap bahaya dan risiko di tempat kerja serta menerapkan tindakan pengendaliansesuai dengan hierarki pengendalianKata kunci:Risiko, Penilaian Risiko, Analisis Kualitatif
This thesis aims to determine the level of work safety risks in each process in CV. MenteBali Sejahtera area in 2020 with qualitative analysis methods and descriptiveobservational study design. This study found 27 risks with different levels that can beanalyzed. This study suggests to apply advance action such as applying occupationalhealth and safety management system, doing advance analysis to hazards and risks atworkplace and applying control measures in accordance to hierarchy of controlKey words:Risk, Risk Assessment, Qualitative Analysis.
Read More
This thesis aims to determine the level of work safety risks in each process in CV. MenteBali Sejahtera area in 2020 with qualitative analysis methods and descriptiveobservational study design. This study found 27 risks with different levels that can beanalyzed. This study suggests to apply advance action such as applying occupationalhealth and safety management system, doing advance analysis to hazards and risks atworkplace and applying control measures in accordance to hierarchy of controlKey words:Risk, Risk Assessment, Qualitative Analysis.
S-10294
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anggraini Pangestu Widiasih; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Megan Roos Febransyah
Abstrak:
Penelitian ini membahas tentang penilaiain risiko keselamatan dan kesehatankerja pada proses kerja casting di PT. X, Cikupa Tangerang tahun 2016.Penilaian risiko dilakukan untuk mendapatkan nilai risiko yang terdapat padaproses kerja casting di PT.X, Cikupa Tangerang. Identifikasi bahaya danrisiko dilakukan menggunakan Job Safety Analysis (JSA). Analisis tingkatrisiko menggunakan ukuran standard kualitatif yang dimodifikasi dariAS/NZS 4360:2004. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectionaldengan pendekatan observasi dan wawancara. Nilai risiko dihasilkan dariperkalian antara probabilitas dan konsekuensi yang mungkin ditimbulkan.Hasil penelitian menyatakan terdapat 94 risiko pada proses casting di PT.X,Cikupa Tangerang.
Kata Kunci : Kajian Risiko, Proses Kerja Casting
This research discusses about occupational health and safety risk assessment oncasting process in PT. X, Cikupa Tangerang on 2016. Risk assessment carried outto obtain the value of the risk inherent in the casting process in PT.X, CikupaTangerang. Hazard and risk identification are conducted using the Job SafetyAnalysis (JSA). This analysis using the qualitative standard that modified fromthe AS/NZS 4360:2004. This research using cross sectional study design with indepth interviews and observational approach. Risk value resulting fromcombination between likelihood and consequences. The result showed that thereare 94 risks in casting process in PT. X, Cikupa Tangerang.
Keywords : Risk assement, Casting process.
Read More
Kata Kunci : Kajian Risiko, Proses Kerja Casting
This research discusses about occupational health and safety risk assessment oncasting process in PT. X, Cikupa Tangerang on 2016. Risk assessment carried outto obtain the value of the risk inherent in the casting process in PT.X, CikupaTangerang. Hazard and risk identification are conducted using the Job SafetyAnalysis (JSA). This analysis using the qualitative standard that modified fromthe AS/NZS 4360:2004. This research using cross sectional study design with indepth interviews and observational approach. Risk value resulting fromcombination between likelihood and consequences. The result showed that thereare 94 risks in casting process in PT. X, Cikupa Tangerang.
Keywords : Risk assement, Casting process.
S-9283
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Varla Nur Afifah; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Ahdian Haris
Abstrak:
Skripsi ini membahas mengenai manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerjayang dilakukan pada divisi dekorasi yang terdapat di PT. Lucky Indah Keramik,Cimanggis diawali dengan mengidentifikasi hazard dan risiko yang ada ditempat kerjadilanjutkan dengan menilai basic risk, existing risk, dan predictive risk. Penelitian iniadalah penelitian semi kualitatif dengan menggunakan metode matematika Fine yangdisesuaikan dengan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukanditemukan bahwa 36 jenis risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang berhasilditurunkan nilai risiko hingga mencapai nilai risiko yang dapat diterima melaluirekomendasi pengendalian yang diberikan.
Kata kunci:Manajemen risiko, keselamatan dan kesehatan kerja, pabrik
This thesis discusses the management of occupational safety and health risks carried outin the decoration division at PT. Lucky Indah Keramik, Cimanggis begins byidentifying hazards and risks in the workplace followed by assessing basic risk, existingrisk, and predictive risk. This research is a semi-qualitative study using Finemathematical methods that are adapted to the work environment. Based on the results ofresearch that has been conducted, it was found that 36 types of occupational safety andhealth risks that were successfully reduced by the risk value until it reached anacceptable risk value through the control recommendations given.
Key words:Risk management, occupational helath and safety, manufacture.
Read More
Kata kunci:Manajemen risiko, keselamatan dan kesehatan kerja, pabrik
This thesis discusses the management of occupational safety and health risks carried outin the decoration division at PT. Lucky Indah Keramik, Cimanggis begins byidentifying hazards and risks in the workplace followed by assessing basic risk, existingrisk, and predictive risk. This research is a semi-qualitative study using Finemathematical methods that are adapted to the work environment. Based on the results ofresearch that has been conducted, it was found that 36 types of occupational safety andhealth risks that were successfully reduced by the risk value until it reached anacceptable risk value through the control recommendations given.
Key words:Risk management, occupational helath and safety, manufacture.
S-10298
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Englelina DesnataliaX; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Irma Setiawaty Wulandari
Abstrak:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai dan tingkat risiko dari proses kerja pembuatan pagar dan memberikan masukan kepada pemilik serta pekerja dalam melakukan pencegahan dan pengendalian bahaya. Metode penelitian menggunakan observasi langsung dan wawancara secara tidak terstruktur kepada pekerja. Identifikasi bahaya menggunakan Job Hazard Analysis yang dimodifikasi. Tingkat risiko dan analisis risiko merujuk pada kriteria Fine. Setelah diketahui tingkat risiko dari tahapan kerja pembuatan gerbang, maka dicari tindakan perbaikan yang sesuai dan dapat diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan hampir semua tahapan kerja memiliki nilai risiko sangat tinggi, yaitu >350. Nilai risiko tertinggi 1800 pada tahap pemotongan dan pengeboran. Nilai 1500 pada tahap pengelasan dan penggerindaan. Pada pengamplasan dan pengecatan nilai risiko tertinggi sebesar 450. Dari penilaian ini diberikan pengendalian secara enjinering, administratif dan APD.
This research purpose to determine the level of risk and the value of the work process of making gate and to advise the owners and workers in the prevention and control the hazards. The method use direct observation and unstructured interviews to workers. Hazard identification using a modified Job Hazard Analysis. Level of risk and risk analysis refer to the Fine criteria. After known the risk level of manufacturing gate phases, then looking for appropriate corrective action that can be applied. The research results showed that almost all phases of the work have a very high risk score, which is over 350. The highest risk score is 1800 on the phase of cutting and drilling. The score 1500 on the phase of welding and grinding. On sanding and painting, the highest risk score is 450. This assessment was given control of the engineering, administrative and PPE.
Read More
S-7952
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Amelia Anggarawati Putri; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Prihono Sapto Atmodjo
S-9741
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Supriyanto; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Izhar M. Fihir, Izzatu Milah
S-7890
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lady Farah Fatmawati; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Farida Tusafariah
S-8085
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Vanda Betania; pembimbing: Chandra Satrya; penguji: Mila Tejamaya, Juned Aryanto
S-8275
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Diniyah Indah Fahmi Putri; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Zulkifli Junaidi, Ade Kurdiman
Abstrak:
Indonesia merupakan negara penghasil batu bara terbsesar kedua di Asia Pasifik. Industribatu bara merupakan salah satu industri penopang utama ekonomi Indonesia. Aktivitasindutri batu bara cukup banyak di Indonesia. Industri batu bara merupakan industridengan tingkat risiko tingi (high risk). Data internasional dan nasional menunjukan angkakematian dan kecelakaan di industri batu bara cukup tinggi. Beberapa hasil penelitianmenemukan bahwa salah satu penyebab terjadinya kecelakaan tersebut yaitu prosespenilaian risiko yang tidak efektif dan effisien. Penelitian ini merupakan studi deskriptifdengan pendekatan studi kasus (kajian) terhadap implementasi penilaian risiko padaaktivitas hauling batu bara PT.HPU jobsite MGA dan melakukan analisis bandingterhadap hasil tinjauan literatur penilaian risiko yang ideal. Tujuan dari penelitian ini yaitumengetahui proses penilaian risiko yang ideal berdasarkan literatur dan melakukananalisis banding dengan salah satu contoh pelaksanaannya di lapangan guna mengetahuiperbedaan dan persamaan antara konsep yang ideal dengan praktek di lapangan. Hasilpenelitian menunjukan terdapat beberapa perbedaan pada pelaksanaan penilaian risikopada literatur dan kasus. Dalam literatur identifikasi bahaya & risiko dapat menggunakanmetode tertentu yang sudah dilengkapi dengan form penilaian sementara kasus hanyamenggunakan brainstorming dan form yang dikembangkan sendiri. Selain itu, terdapatbeberapa komponen yang belum teridentifikasi dengan lengkap di dalam kasus namundisebutkan di dalam literatur. Pada tahap analisis, perbedaan terdapat pada prosespenentuan nilai probabilitas kejadian dimana literatur menggunakan analisis FTA atauETA sementara kasus masih melibatkan professional judgment semata. Namun secarakeseluruhan, hasil analisis banding terhadap pelaksanaan penilaian risiko pada kasus danproses penilaian risiko yang ideal berdasarkan literatur tidak menunjukan perbedaan yangbesar dan signifikan.Kata kunci: penilaian risiko; studi kasus; tinjauan literatur; analisis banding (komparasi);pertambangan batu bara.
Read More
S-10286
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nurul Istya Magfirah; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Dadan Erwandi, Mufti Wirawan, Meilisa Rahmadani, Ida Ayu Indira Dwika Lestari
Abstrak:
Read More
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berperan penting dalam mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, termasuk kelelahan kerja yang dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kesalahan kerja. Industri pariwisata di Bali, khususnya pada layanan premium hotel/villa/resort, menuntut pekerja butler bekerja cepat, multitugas (front office, housekeeping, dan food & beverage), serta dalam sistem layanan yang dapat berlangsung 24 jam, sehingga berpotensi memicu kelelahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis prevalensi dan faktor risiko kelelahan kerja pada pekerja butler industri pariwisata di Provinsi Bali tahun 2024. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional melalui survei tanpa intervensi pada Maret–Juni 2024. Kelelahan kerja diukur menggunakan kuesioner (IFRC), sedangkan faktor risiko meliputi karakteristik individu (usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, gangguan tidur, gaya hidup), karakteristik pekerjaan (jam kerja, roster kerja, beban kerja, masa kerja, postur kerja, shift kerja), dan persepsi lingkungan (suhu nyaman). Analisis data dilakukan secara deskriptif, bivariat dengan uji Chi-Square (α=0,05). Hasil menunjukkan mayoritas responden mengalami kelelahan kategori rendah (75,9%), diikuti sedang (22,3%) dan tinggi (1,8%). Uji bivariat menemukan faktor yang berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja adalah usia (p=0,037), postur kerja (p<0,001), dan suhu lingkungan/suhu nyaman (p=0,042), sementara variabel lain tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulannya, kelelahan kerja pada pekerja butler tetap terjadi dan dipengaruhi terutama oleh faktor ergonomi (kelelahan muskuloskeletal) serta kondisi lingkungan kerja (suhu), sehingga intervensi perbaikan ergonomi dan pengendalian suhu/kenyamanan lingkungan kerja menjadi prioritas dalam upaya pencegahan kelelahan di industri pariwisata Bali.
Work fatigue is a significant occupational health concern in the tourism industry, particularly affecting butler workers in luxury hotels, villas, and resorts. This study examined the risk factors associated with work fatigue among butler workers in Bali Province's tourism industry in 2024. The research aimed to identify and analyze various factors contributing to work fatigue, including workload demands, working hours, physical work environment conditions, and individual worker characteristics. Butler workers face unique occupational challenges due to high service standards, extended working hours, and the pressure to maintain guest satisfaction in luxury hospitality settings. The study employed a cross-sectional design to assess the relationship between various risk factors and the level of work fatigue experienced by butler workers. Findings revealed that work fatigue among butler workers was significantly influenced by multiple factors including excessive workload, prolonged working hours, physical work environment conditions, and inadequate rest periods. The high prevalence of work fatigue among these workers poses serious implications for both worker safety and service quality. This research contributes to the understanding of occupational health issues in Bali's tourism sector and emphasizes the need for improved occupational safety and health (K3) management systems in hospitality establishments. The findings underscore the importance of implementing fatigue management strategies and regulatory compliance to protect worker well-being while maintaining the quality standards expected in the luxury tourism industry.
T-7486
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
