Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33922 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Mohammad Attok Nur Isa; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Mufti Wirawan, Widura Imam Mustopo
Abstrak:
Petugas keamanan adalah pekerja professional dibidang keamanan. Patroli keamanan adalah aktifitas menjaga keamanan dengan cara bergerak mengendarai mobil berkeliling untuk memantau situasi keamanan di area penugasannya, biasa disebut petugas patrol, dalam hal ini patrol menggunakan mobil. Hampir Sebagian besar petugas patrol keamanan sudah bekerja beberapa tahun dibidang keamanan. Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) merekrut mereka dengan kontrak kerja waktu tertentu dari kontrak sebelumnya. Dengan mengontrak pekerja yang sama dari kontrak sebelumnya, dengan tujuan bahwa mereka sudah berpengalaman dan mengenal area pengamanannya. Kecepatan petugas patroli keamanan pada penelitian ini bervariasi dari 1-40 Km/Jam.  Dari data kecepatan akan dilakukan penelitian dan analisis untuk mendapatkan informasi ada tidaknya potensi kejenuhan. Kejenuhan merupakan bagian dari bahaya psikososial, kelelahan, sinisme dan profesionalisme. Tujuan penelitian untuk menganalisis resiko kejenuhan dan kewaspadaan terkait keselamatan pada petugas patroli keamanan ditinjau dari pola kecepatan kendaraan patroli keamanan yang berpotensi mempengaruhi keselamatan dan kinerja patroli. Sehingga dari data kecepatan bisa sebagai alat monitoring kejenuhan dari petugas patroli. Penelitian ini hanya fokus memonitor pergerakan kendaraan patroli. Dalam penelitian ini menggunakan metodologi input, proses dan output. Berkendara dengan cepat dianggap petugas patroli kemanan sedang mengalami kejenuhan, karena ingin segera menyelesaikan putaran patrolinya. Input berasal dari catatan data kecepatan yang diambil dari global positioning system dikategorikan pelan, sedang, cepat dan lebih cepat dan didukung oleh survei kepada para petugas patroli keamanan, dengan pertanyaan yang mewakili kondisi emosi, fokus, kelelahan dan motivasi. Data kecepatan dan hasil survei  diproses dan analisis dengan statistic tabulasi silang. Hasil dari Analisis menunjukkan hal yang berbeda, dimana dari proses analisa tabulasi didapatkan bahwa ternyata kejenuhan diindikasikan dengan kendaraan patroli keamana berjalan pelan dan saat termotivasi, petugas keamanan akan bergerak dengan cepat, kondisi ideal diperoleh saat petugas kemanan dalam kondisi normal, tergambar dari kemampuan menjaga pola kecepatan yang bervariasi. Dari penelitian disimpulkan bahwa dalam kegiatan patroli, analisis kecepatan kendaraan  patroli bisa memberi gambaran kondisi para petugas patroli sehingga dalam menjalankan tugas pengamanan bisa termonitor kejenuhan dan kinerjanya. Kata kunci:  Petugas kemanan, patroli keamanan, kecepatan mobil, kejenuhan

Security officer is professional occupation for assignment securing asset. Patrol is security officer activity to move around while monitoring area situation, the person called patrol man. Almost patrol man is working for accouple years until now. The security service provider contract will hired the previous patrol man for the security personnel in the same job. By hiring the same person from previous contract, The objective is aim their capability and experience to increase the performance on securing area. For the observation, variance security vehicle speed between 1 to 40 Km/h. The vehicle speed will analysis to figure out potential burnout. The burnout itself is part of psycologi hazard, exhausted, sinism and professionalism issue.  The research is aim to burnout and awareness relay on patrol man related the vehicle patrol speed pattern, its possibility impact to safety and patrol performance. The idea is patrol vehicle speed as one of burnout indicator. The research focus on patrol movement. The input, process and output method used to analysis. The faster moving assumes that patrol man in burnout, because they want to complete the patrolling task as soon as possible. The vehicle speed downloaded from Global Positioning System server as Input data and categorized by slow, middle, fast and faster. To supporting the data , need to figure out the patrol man condition. Questionnaire take from the patrol man and designed to accommodate emotion, focus, exhausted and motivation. Both speed and queationnaire are processed and analysis by using cross tabulation – SPSS. The analysis result figure out something deference, that burnout indication is coming from slow, and the in good motivatied the vehicle patrol may move in fast. The ideal patrol man have to in normal condition, it is showing that in normal mode, the vehicle move in variance speed. The conclusion is in patrol system, the patrol vehicle speed can used to figure out the patrol man condition and monitored patrol activity burnout and its performance. Key words:  security officer, physical security, patrol, burnout
Read More
T-5968
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ardianty Nababan; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri; Penguji: Tata Soemitra, Achmad Farid Baidjuri
Abstrak: Industri MIGAS memiliki resiko yang sangat tinggi dalam kegiatan operasionalnya, termasuk diantaranya kegiatan pemboran yang merupakan kegiatan yang dilakukan baik pada tahap eksplorasi maupun pada tahap eksploitasi. Sebelum melaksanakan kegiatan pemboran kontraktor minyak harus terlebih dahulu melakukan identifikasi bahaya dan analisis resiko untuk mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang dapat dan analisis resiko yang dilakukan sesual dengan kajian dan tahapan yang ada pacta standard OSHA.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui potensi-potensi bahaya apa saja yang dapat timbul dari kegiatan pemboran khususnya sumur S-10 yang terletak di lapangan A milik PT X serta tingkat resiko dan setiap potensi bahaya yang mungkin timbul dan kegiatan tersebut Dari studi ini selanjutnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi langkah-langkah kontrol yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya.
Oil and gas industry is the high risk operation. Because of safety reason, oil and gas company should have a good system to Identify and analyze all potential hazards and risks before execute their activities especially in drilling activities.
The objective of this research are to examine the validity of all supporting data such as well interpretation data, drilling equipment performance and well location condition. The approach of this study is to evaluate all potential hazards and calculate the level of its risk which is exist on drilling activities especially at S-10 Well, Filed-A that can practically use to determine the control action to avoid incidents and/or accidents in a workplace.
Read More
T-2632
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Delfianda; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Dadan Erwandi; Hendra; Ade Kurdiman, Wahyudin
Abstrak: ABSTRAK Nama : Delfianda Program Studi : Keselamatan dan Kesehatan Kerja Judul : Kajian Kinerja Keselamtan Kerja Ditinjau Dari Keterlibatan Manajemen Di Departemen Industrial Plant PT X Tahun 2019 Pembimbing : Doni Hikmat Ramdhan, S.K.M, M.K.K.K, Ph.D Industri jasa konstruksi memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi. Berdasarkan catatan European Agency for Health & Safety at Work tahun 2007, Health and Safety Executive di tahun 2009, serta National Institute for Occupational Safety and Health di tahun 2010 yang dirangkum oleh Conchie, Moon, & Duncan (2013) menyatakan bahwa industri konstruksi mencatat kecelakaan kerja terbanyak, baik berupa cidera dan kematian di Eropa dan Internasional. Keterlibatan Manajemen merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan kinerja Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (K3L). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterlibatan manajemen dalam kinerja keselamatan. Penelitian ini deskriptif dengan metode cross sectional yang dijalankan dengan wawancara mendalam, observasi lapangan dan juga kuesioner sebanyak 93 orang pada Maret-Mei 2019. Variabel yang dilihat adalah iklim keselamatan, tanggung jawab keselamatan, dan kinerja keselamatan. Hasil penelitian didapatkan bahwa keterlibatan manajemen masih kurang menonjol dibuktikan dengan wawancara dan obsevasi lapangan walaupun pada laporan baik. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai kebijakan K3L, kurangnya komunikasi, lemahnya konsistensi dan komitmen penerapan K3L, serta kurangnya tindakan proaktif dan inisiatif saat menghadapi masalah K3L. Hal yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan manajemen ditunjukan dengan tanggung jawab dengan menyusun dan melaksanakan program pelatihan kepemimpinan bagi semua level serta menjaga pelaksanaan program K3L di tempat kerja. Kata kunci: Kepemimpinan, Tanggung Jawab Keselamtan, Iklim & Kinerja Keselamatan ABSTRACT Name : Delfianda Study Program : Occupational Health and Safety Title : Study of Work Safety Performance Viewed from the Management Involvement in PT X 2019 Counsellor : Doni Hikmat Ramdhan, S.K.M, M.K.K.K, Ph.D The construction service industry has a high risk of workplace accidents. Based on records of the European Agency for Health & Safety at Work in 2007, the Health and Safety Executive in 2009, and the National Institute for Occupational Safety and Health in 2010 summarized by Conchie, Moon, & Duncan (2013) stated that the construction industry recorded accidents most work, both in the form of injury and death in Europe and International. Management involvement is an important component in improving Health, Safety, Security and Environment (K3L) performance. This study aims to examine management involvement in safety performance. This is a descriptive study with a cross sectional method which is carried out by in-depth interviews, field observations and questionnaires as many as 93 people in March-May 2019. The variables seen are climate safety, safety accountability, and safety performance. The results showed that management involvement was still less prominent as evidenced by interviews and field observations even in good reports. This is due to a lack of understanding of HSE policies, lack of communication, lack of consistency and commitment to implementing HSE, as well as a lack of proactive actions and initiatives when dealing with HSE problems. Things that can be applied to improve management involvement are indicated by field safety accountability that results in good safety performance with safety leadership, among others by compiling and implementing safety leadership training programs for all levels of leadership and maintaining monitoring of the implementation of the K3L program in the workplace. Keywords: Leadership, Safety Acountability, Safety Climate, and Safety Performance
Read More
T-5760
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arie Khaerul Rahman; Pembimbing: Ridwan Z. Syaaf; Penguji: Robiana Modjo, Jefri Chandra
S-5948
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zuly Prima Rizky; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Mila Tejamaya; Fatchuri
S-8897
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bahrudin Efendi; Pembimbing: Hendra; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Amiroel Pribadi, Mayarni
T-3307
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmat Satria Dewangga; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Abdul Kadir, Dadan Erwandi
Abstrak:
Keselamatan dan kesehatan kerja memiliki peran integral dalam memastikan kesejahteraan dan produktivitas pekerja di lingkungan industri modern. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan supervisor terhadap dimensi iklim keselamatan, yang meliputi komunikasi keselamatan, pembelajaran, kepercayaan pada kompetensi rekan kerja, dan kepercayaan terhadap efikasi sistem keselamatan di perusahaan manufaktur keramik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Responden adalah para supervisor di beberapa perusahaan manufaktur keramik. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis regresi untuk mengidentifikasi hubungan antara gaya kepemimpinan dan dimensi iklim keselamatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap komunikasi keselamatan, pembelajaran, dan kepercayaan pada kompetensi rekan kerja. Namun, pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepercayaan terhadap efikasi sistem keselamatan tidak terbukti signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa gaya kepemimpinan supervisor dapat memainkan peran penting dalam membentuk beberapa aspek iklim keselamatan di lingkungan kerja. Temuan penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran gaya kepemimpinan dalam membentuk iklim keselamatan di lingkungan kerja. Dengan memperkuat komunikasi keselamatan dan memfasilitasi pembelajaran yang berfokus pada keselamatan, supervisor dapat meningkatkan kepercayaan rekan kerja terhadap kompetensi keselamatan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya praktik keselamatan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman tentang bagaimana gaya kepemimpinan supervisor dapat membentuk iklim keselamatan di lingkungan kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan perlunya pengembangan kompetensi kepemimpinan yang mengedepankan komunikasi dan pembelajaran terkait keselamatan, sehingga dapat meningkatkan efektivitas program keselamatan di berbagai sektor industri.

Workplace safety and health play an integral role in ensuring the well-being and productivity of employees in the modern industrial environment. In this context, the present study aims to analyze the influence of supervisor leadership styles on safety climate dimensions, encompassing safety communication, learning, trust in coworker competence, and confidence in the efficacy of safety systems within ceramic manufacturing companies. Employing a quantitative approach, this study employed questionnaires as data collection instruments. The respondents consisted of supervisors from various ceramic manufacturing companies. Data were subjected to descriptive statistical techniques and regression analysis to identify the relationship between leadership styles and safety climate dimensions. The analysis results indicate that leadership styles significantly impact safety communication, learning, and trust in coworker competence. However, the influence of leadership styles on confidence in the efficacy of safety systems did not demonstrate statistical significance. This suggests that supervisor leadership styles play a pivotal role in shaping several aspects of the safety climate in the workplace. These findings underscore the importance of leadership styles in shaping the safety climate within the work environment. By enhancing safety communication and facilitating safety-focused learning, supervisors can enhance coworkers' trust in safety competence, thereby fostering collective awareness of the importance of safety practices. The outcomes of this research contribute to understanding how supervisor leadership styles can shape the safety climate in the workplace. The practical implications of this study emphasize the need for leadership competency development that prioritizes safety-related communication and learning, ultimately enhancing the effectiveness of safety programs across diverse industrial sectors.
Read More
T-6805
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Made Sudarta; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Juanto Sitoru, Arisman Indrawan
Abstrak:

ABSTRAK Pemodelan merupakan salah satu cara yang digunakan untuk melakukan suatu analisis risiko untuk mengetahui gambaran dan tingkat risiko terhadap potensi kegagalan yang disebabkan oleh adanya beberapa faktor dan dampak yang ditimbulkan akibat adanya kegagalan suatu sistem. Dalam melakukan analisis risiko pada sistem perpipaan yang digunakan untuk menstransmisikan natural gas di PT. XYZ dari suatu tempat ke tempat yang lain digunakan pemodelan dari W. Kent Muhlbauer, dimana model ini secara langsung dapat membantu dalam proses pengolahan data-data untuk menentukan gambaran serta besaran risiko pada suatu sistem perpipaan transmisi. Hasil dari olahan data ini dapat digunakan untuk melakukan justifikasi, tindakan serta sekala prioritas yang harus dilakukan.


 

ABSTRACT Modeling is one part of ways to determine and define the risk level of potentially failure caused by several factors and impact result due to system failures. On performing of pipeline safety risk analysis where pipeline is used to transport natural gas by PT. XYZ from one place to other place with using W. Kent Muhlbauer’s model. This model will use to calculate and to define the risk level from gathered data that collected from PT. XYZ. The risk analyses results are used to justify the actions are to be taken in accordance with priority level.

Read More
T-3003
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Delta Digita Rinaldo; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Dadan Erwandi, Budi Suanda
S-5850
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aldila Faza Zulfah; Pembimbing: Ridwan Zadi Sjaaf; Penguji: Chandra Satrya, Adhi Prasetyo
Abstrak: Kemajuan perkembangan di seluruh dunia meningkatkan daya saing dari setiap industri yang menjadikan adanya tuntutan performa yang baik dari pekerja. Akan tetapi, guna mencapai performa yang baik, perlu adanya kesesuaian antara pekerja dengan sistem kerja yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesesuaian serta risiko yang ditimbulkan antara pekerja pengguna komputer dengan aspek lainnya dalam suatu sistem kerja di empat departemen PT. NTP. Desain studi yang digunakan adalah desktiptif analitik dengan pendekatan observasional yang mengacu pada standar AS/NZS 4360:2004 untuk proses identifikasi dan analisis risiko. Penelitian ini juga dilengkapi dengan pengukuran peralatan kerja, pencahayaan, penilaian level risiko pekerjaan terhadap Musculoskeletal Disorder (MSDs), serta survey keluhan pada anggota tubuh pekerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar task yang dilakukan pekerja pengguna komputer beresiko sangat tinggi, serta didukung dengan sebagian besar peralatan kerja dan lingkungan yang tidak sesuai standar. Untuk itu diperlukan upaya pengendalian secara ergonomi yang sebaiknya dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan maupun oleh pihak pekerja itu sendiri. Kata Kunci: Pekerja Pengguna Komputer, Ergonomi, Identifikasi dan Analisis Risiko, Peralatan Kerja, Pencahayaan, Level Risiko Pekerjaan, Survey Keluhan Progress in the development of the worldwide increase the competitiveness of each industry that makes a good performance demands of the workers. However, in order to achieve good performance, the need for conformity between the workers and the working system is concerned. This study aims to identify and analyze the suitability and also the risks posed between computer users working with other aspects of a system work in four departments of Nusantara Turbin Propulsi Company. The study design used is analytic descriptive with observational approach which refers to the standard AS / NZS 4360: 2004 for the risk identification and analysis. This study is also equipped with a measurement of work tools, lighting, risk level of tasks related to Musculoskeletal Disorder (MSDs), as well as a survey of complaints of the worker's body. The results of this study indicate that the majority of computer users tasks are very high risk, and is supported by unstandardized work tools and lighting. Ergonomic control efforts should be made by the management company or by the workers themselves. Keywords: Computer Users, Ergonomics, Risk Identification and Risk Analysis, Work Tools, Lighting, Risk Level of Tasks, Survey of Complaints
Read More
S-8584
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive