Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36008 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Debbie Valonda; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: Dewi Susanna, Al Asyary; I.G.A Rusmala Dewi, Adhi Sambodo
Abstrak: Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang efektif dalam menurunkan kadar total coliform dengan menggunakan sinar ultraviolet pada air limbah terolah di outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah Puskesmas X Jakarta Tahun 2022.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain studi eksperimen. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 64 sampel air limbah terolah pada outlet di Instalasi Pengolahan Air Limbah Puksesmas X Jakarta. Data kadar total coliform didapatkan dari hasil pemeriksaaan sampel di laboratorium terakreditasi. Sinar ultraviolet menggunakan lampu TL UVC merk Philips dengan daya 15 watt.
Hasil: Berdasarkan rata-rata persentase penurunan kadar Total Coliform pada sampel setelah mendapatkan perlakuan dengan sinar ultarviolet setelah 2 menit sebesar 10%, setelah 4 menit sebesar 21,25%, setelah 6 menit sebesar 26,75%, setelah 8 menit sebesar 42,5%, setelah 10 menit sebesar 58,75%. Persentase penurunan total coliform setelah 10 menit penyinaran memiliki efektifitas yang paling tinggi. Dari uji korelasi diketahui bahwa ada hubungan yang kuat antara lama penyinaran ultraviolet dengan penurunan total Coliform.
Background: This study aims to determine the effective time to reduce total coliform levels by using ultraviolet light in treated wastewater at the outlet of the Wastewater Treatment Plant of Health Center X in Jakarta in 2022.
Methods: This research uses quantitative research methods with an experimental study design. The number of samples in this study were 64 samples of treated wastewater at the outlets of the Wastewater Treatment Plant of Public Health Center X Jakarta. Data on total coliform levels were obtained from the results of examination of samples in an accredited laboratory. Ultraviolet light using Philips brand TL UVC lamp with 15 watts of power.
Results: Based on the average percentage decrease in Total Coliform levels in the sample after receiving treatment with ultraviolet light after 2 minutes by 10%, after 4 minutes by 21.25%, after 6 minutes by 26.75%, after 8 minutes by 42.5 %, after 10 minutes of 58.75%. The percentage of total coliform decrease after 10 minutes of irradiation had the highest effectiveness. From the correlation test, it is known that there is a strong relationship between the duration of ultraviolet irradiation and the decrease in total Coliform.
Read More
T-6463
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Sulistyowati; Pembimbing: I Made Djaja; Penguji: Budi Hartono, Edeng Rachmat
Abstrak: ABSTRAK Nama : Dewi Sulistyowati Program Studi : Kesehatan Lingkungan Judul : EfektifitasInstalasiPengolahan Air Limbah (IPAL) dalammemperbaikikualitas air limbah(COD, BOD, TSS, MinyakdanLemak, Amonia (NH3), dan Total Coli) di RumahSakitIbudanAnakRestiMulyaTahun 2017. Rumah Sakit Ibu dan Anak Resti Mulya dalam mengelola limbah cair menggunakan IPAL dengan sistem biofilter aerob-anaerob pada tahun 2014. Penelitian ini membahas efektifitas Instalasi Pengolahan Air Limbah di Rumah Sakit Ibu dan Anak Resti Mulya. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskripsi observasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil Penelitian terhadap kualitas effluent untuk parameter TSS, COD, BOD, minyak dan lemak tidak melebihi baku mutu yang ditetapkan oleh Pergub DKI Jakarta No. 69 tahun 2013 dan MenLH No. 05 tahun 2014. Sedangkan untuk parameter amonia dan total Coliform melebihi baku mutu yang ditetapkan. Rata-rata kualitas effluent untuk masing-masing parameter adalah : TSS 22,96 mg/L, amonia 8,90 mg/L, minyak dan lemak 0,995 mg/L, COD 50,61 mg/L, BOD 15,43 mg/L, dan total Coliform adalah sebesar 5.838 MPN/100 ml. Sedangkan berdasarkan analisis hasil laboratorium, efisiensi penurunan kadar pencemar untuk setiap parameter adalah : TSS 25,27%, amonia 56,26%, minyak dan lemak 50,37%, COD 54,36%, BOD 34,17%, dan total Coliform sebesar 60.81%. Persentase efisiensi IPAL dapat diketahui tidak hanya berdasarkan hasil outlet melainkan dengan menguji inlet secara berkala. Apabila parameter amonia, BOD, dan COD melebihi baku mutu yang telah ditetapkan , maka tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki sistem aerasi dan melakukan treatment dengan menambahkan zat penetral seperti PAC.
Kata kunci : Efektifitas, IPAL, TSS, COD, BOD, Minyak dan Lemak, Amonia, Total Coliform

Mother and Child Resti Mulya Hospital in managing Waste Water Treatment Plant (WWTP) with aerob-anaerob biofilter system in 2014. This research discuss effectiveness of Waste Water Treatment Plant Installation at Resti Mulya Hospital. This research is an observational description with cross sectional approach. The result of the research on the effluent quality for TSS, COD, BOD, Oil and fat parameters do not exceed the quality standard specified by Jakarta governor regulation No. 69/2013 and regulation of environment minister number 05/2014. As for amonia and total Coliform parameters exceeded standard Quality set. The average quality of effluent for each parameter are TSS 22,96 mg/L, amonia 8,90 mg/L, oil and fat 0,995 mg/L, COD 50,61 mg/L, BOD 15,43 mg/L, and the total Coliform is 5,838 MPN/100 ml. While based on laboratory analysis, efficiency of decreasing pollutant level for each parameter are : TSS 25,27%, ammonia 56,26%, oil and fat 50,37%, COD 54,36%, BOD 34,17% and total colimorm amounted to 60,81%.The percentage of WWTP efficiency can be known not only based on outlet results but by regularly testing the inlet. If the ammonia, BOD, and COD parameters exceed the predefined quality standard, then the action that can be done is to improve the aeration system and perform treatment by adding a neutralizing agent such as PAC.
Keyword : Effectiveness, WWTP, TSS, COD, BOD, Oil and Fat, Amonia, Total Coliform
Read More
S-9515
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Di`amah Dewi Salma; Pembimbing: I Made Djaja; Penguji: Laila Fitria, Nurul Khotimah
Abstrak: Berdasarkan evaluasi pengelolaan limbah medis Provinsi Banten (Hasil Wasdal Limbah Medis Tahun 2013) dari 50 Rumah Sakit/RSIA/Rumah Bersalin didapatkan 24 RS (49%) telah memiliki IPAL yang berfungsi dengan baik dan sebanyak 25 RS (51%) IPAL tidak berfungsi dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dalam Memperbaiki Kualitas Air Limbah (COD, BOD, TDS,TSS, Amoniak, Coliform, dan Minyak Lemak) Rum ah Sakit X, Y, dan Z di Cilegon tahun 2017. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit X, Y, Z Kota Cilegon menggunakan data sekunder dari data arsip Rumah Sakit X, Y, Z dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon secara deskriptif observasional. Data tersebut diolah dengan menghitung persentase efektivitas IPAL dan uji wilcoxon untuk melihat ada atau tidaknya perubahan sebelum dan sesudah pengolahannya.Berdasarkan uji wilcoxon, hasil penelitian menemukan bahwa IPAL Rumah Sakit X sudah efektif dalam memperbaiki kualitas air limbah, IPAL Rumah Sakit Y belum efektif dalam memperbaiki nilai TDS air limbah, dan IPAL Rumah Sakit Z belum efektif dalam memperbaiki nilai BOD air limbah. Simpulan dari penelitian ini adalah Rumah Sakit X, Y, Z memiliki nilai efektivitas yaitu berkisar 20-99%, IPAL Rumah Sakit X lebih efektif dalam memperbaiki kualitas air limbah.
Read More
S-9892
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Aminatun Khasanah; Pembimbing: Al Asyary; Penguji: Laila Fitria, Siti Durotul Yatimah
Abstrak: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal dengan kombinasi biofilter aerob-aerob menggunakan media plastik sarang tawon (MPST) dan media batu kerikil (MK) telah digunakan untuk mengurangi konsentrasi bahan-bahan tersebut supaya tidak membahayakan lingkungan. Pengukuran terhadap efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah lanting didapatkan hasil efektivitas sebesar 98,18% pada penurunan konsentrasi TSS, 17,02% pada penurunan konsentrasi COD, 6,85% pada penurunan konsentrasi BOD5, dan 80% pada penurunan konsentrasi Sianida. Pengukuran terhadap aspek kesehatan masyarakat terhadap 51 respoden diperoleh hasil mengenai gangguan kesehatan responden yang dimungkinkan akibat pajanan oleh limbah cair berupa gatal-gatal (13,7%), iritasi kulit (3,9%), gangguan perut (2,0%), diare (3,9%), dan sesak napas (2,0%).
Read More
S-10628
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Haniah Putri Soraya; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: Budi Hartono, Muhammad Gama Prastowo
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang pengaruh variasi waktu tinggal limbah cair yang dihasilkan dari proses painting atau pegecatan terhadap penurunan kadar TSS dan COD pada instalasi pengolahan limbah cair di PT Astra Otoparts Tbk. Divisi Adiwira Plastik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui nilai COD dengan metode sprektrometri dan metode analisa TSS secara grafimetri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu tinggal yang diberikan yaitu 1 jam, 2 jam, dan 4 jam, dapat menurunkan kadar TSS dan COD pada instalasi pengolahan limbah cair di PT Astra Otoparts Tbk. Divisi Adiwira Plastik. Efektifitas penurunan kadar TSS dan COD dengan presentase tertinggi pad waktu tinggal 4 jam sebesar 89,86% (TSS) dan sebesar 61,32% (COD). Kata kunci : Instalasi Pengolahan Limbah Cair (IPLC), Waktu Tinggal, Koagulasi, Flokulasi, Filtrasi This study discusses the influence of variation of liquid waste residence time resulting from the painting process or discharge to the decrease of TSS and COD levels in the waste water treatment plant at PT Astra Otoparts Tbk. Division of Plastic Adiwira. This research is an experimental research. The analytical method used to find out the value of COD by sprektrometri method and TSS analysis method by grafimetri. The results showed that the variation of residence time given is 1 hour, 2 hours, and 4 hours, can decrease the level of TSS and COD on the waste water treatment plant at PT Astra Otoparts Tbk. Division of Plastic Adiwira. The effectiveness of the decrease of TSS and COD content with the highest percentage of 4 hours residence time time was 89,86% (TSS) and 61,32% (COD). Keywords : Installation of Waste Water Processing (IPLC), Retention Time, Coagulation, Flocculation, Filtration
Read More
S-9611
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marissa Apriyeni Rotua Lumban Raja; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Zakianis, Diah Wati
S-8725
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ririh Yudhastuti; Pembimbing: Sinaga, PMH
T-306
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agus Sutanto; Pembimbing: Abdur Rahman
S-2847
Depok : FKM-UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tasya Faradilla Putri; Pembimbing: Suyud Warno Utomo; Penguji: Ema Hermawati, Widhani Alvina
Abstrak: Fotosensitifitas Pasien Lupus Eritematosus Sistemik yang terpajan sinar ultraviolet matahari dan lampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pajanan sinar ultraviolet matahari dan lampu terhadap fotosensitifitas pasien Lupus Eritematosus Sistemik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional pada 84 responden yang terdiagnosa lupus. Uji statistic yang digunakan pada penelitian ini adalah uji chi-square dan regresi logistic ganda. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan pajanan sinar ultraviolet matahari dan lampu terhadap fotosensitifitas pasien Lupus Eritematosus Sistemik dengan nilai p = 0,000 (OR 85 : CI 95% 18,792-383,474). Terdapat juga hubungan lama pajanan terhadap fotosensitifitas matahari dan lampu. Dapat disimpulkan bahwa pasien yang terpajan sinar matahari dapat berisiko mengalami ruam kulit (fotosensitifitas). Perlu adanya peningkatan kewaspadaan terhadap risiko yang berpengaruh kepada munculnya gejala lainnya Kata kunci: Matahari, Lampu, Fotosensitifitas, Lupus Eritematosus Sistemik Photosensitivity of Systemic Lupus Erythematosus Patients exposed to the sun's ultraviolet light and lamps. The purpose of this study is to find out the association between ultraviolet light and lamps exposure to the photosensitivity of Systemic Lupus Erythematosus patients in Indonesia. This research method used a quantitative approach and a cross sectional design on the 84 respondents diagnosed with lupus. This research used chi-square and regression logistics test as statistical analysis. The result showed there is asignificant association between sun's ultraviolet light and lamps exposure to the photosensitivity of systemic Lupus Erythematosus patients has p-value = 0,000 (OR 85: 95% CI 18,792-383,474). Duration exposure and light photosensitivity were also associated to photosensitivity. In conclusion, patients exposed to sunlight at risk for skin rashes (photosensitivity). So there should to increase awareness of the risks that affect the appearance of other symptoms. Key words: Sunlight, lamp, photosensitivity, Systemic Lupus Erythematosu
Read More
S-10271
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive