Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36929 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ainin; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Artha Prabawa, Lastri Kartika Roza Puteri
Abstrak:
Rekam medis rawat inap yang berkualitas akan menghasilkan informasi yang sangat bermanfaat dalam pelayanan dan pengambilan keputusan di RSUD Ciawi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh besarnya kompetensi dan komitmen dokter, petugas pendaftraran dan koder terhadap kualitas rekem medis di RSUD Ciawi tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif , cross sectional dengan analisa regresi logistik multinomial. Diperoleh hasil kompetensi dan komitmen dokter mempengaruhi secara signifikan (p<0,05) terhadap kualitas rekam medis rawat inap. Kecenderungan dokter dengan kompetensi kurang akan menghasilkan rekam medis dengan kualitas kurang 6,7 kali lebih besar dibandingkan dokter dengan kompetensi baik. Begitu pula dokter dengan komitmen cukupmemiliki kecenderungan untuk menghasilkan rekam medis yang kurang berkualitas 4,2 kali lebih besar dibandingkan dokter dengan komitmen baik. Dokter dengan komitmen cukup memiliki kecenderungan untuk menghasilkan rekam medis yang cukup berkualitas 3,7 kali lebih besar dibandingkan dokter dengan komitmen baik.

Quality inpatient medical records will produce information that is very useful in service and decision making at Ciawi Hospital. This study aims to determine the effect of the competence and commitment of doctors, registration officers and coders on the quality of medical records in Ciawi Hospital in 2022. The research design used was a quantitative, cross-sectional study with multinomial logistic regression analysis. The results obtained that the competence and commitment of doctors significantly affect (p<0.05) on the quality of inpatient medical records. The tendency of doctors with less competence will produce medical records with less quality 6.7 times greater than doctors with good competence. Likewise, doctors with moderate commitment have a tendency to produce poor quality medical records 4.2 times greater than doctors with good commitment. Doctors with sufficient commitment have a tendency to produce quality medical records 3.7 times greater than doctors with good commitment.
Read More
S-11161
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurhalina Sari; Pembimbing: R. Sutiawan; Penguji: Besral, Fitriai
S-7002
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurpuji Damayanti; Pembimbing: Toha Muhaimin
S-3424
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tahira Fulazzaky; Pembimbing: R. Sutiawan; Penguji: Milla Herdayati, Umi Fahmida
Abstrak: Kompetensi merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesiapan guru PAUD dalam aspek kompetensi gizi dan kesehatan menurut survei daring yang diadakan oleh SEAMEO RECFON dengan melihat gambaran hasil kompetensi berdasarkan karakteristik peserta dan menilai kualitas pengukuran kompetensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, sampel yang digunakan total sampling sebanyak 78.711 guru PAUD. Analisis meliputi analisis butir soal (tingkat kesukaran butir soal, daya pembeda soal, distribusi jawaban dan rasch model) dan analisis deskriptif terhadap karakteristik responden. Hasil penelitian terhadap butir soal didapatkan 3 item soal yang dinyatakan tidak layak, 8 item soal yang diterima dengan perbaikan, dan ke 29 soal item lainnya sudah cukup baik untuk mengukur kemampuan peserta. Pengukuran menggunakan rasch model, didapatkan keseluruha soal ujian sudah fit secara statistik dan sudah memiliki variasi tingkat kesukaran item yang baik. Hasil analisis Reliabilitas Kuder Ridchardson (KR21) sebesar 0,742 menunjukkan reliabilitas soal dapat diterima. Secara keselurahan kompetensi gizi dan kesehatan guru PAUD belum baik dengan tingkat kelulusan sebesar 33,6%, standar kelulusan menggunakan nilai cut off point 70%. Semakin tinggi tingkat pendidikan persentase kelulusan semakin baik, namun tidak berlaku untuk tingkat pendidikan Doktor hal ini dikarenakan adanya kemungkinan memegang peran manajemen PAUD. Semakin lama pengalaman mengajar persentase kelulusan kompetensinya semakin baik. Domisili terbanyak yang menjadi peserta ujian tinggal di wilayah Indonesia Barat. Peserta dengan riwayat pelatihan (DIKLAT dasar dan pelatihan gizi-kesehatan) persentase kelulusannya lebih baik dibanding kelulusan peserta yang tidak ikut pelatihan. Peserta yang terlibat menjadi kader posyandu persentase kelulusan kompetensinya lebih baik dibanding persentase kelulusan guru yang bukan kader posyandu. Kata kunci: analisis item; analisis reliabilitas; guru pendidikan anak usia dini; kompetensi gizi kesehatan; Rasch model; survei kuisioner online. Competence is a basic ability that must be possessed by someone to achieve success in work. This study aims to assess the readiness of ECE teachers in nutritional and health competency aspects according to an online survey conducted by SEAMEO RECFON by looking at the picture of competency results based on participant characteristics and assessing the quality of competency measurement. This research is a study quantitative descriptive, the sample used is a total sampling of 78,711 ECE teachers. The analysis includes item analysis (item difficulty level, item discrimination, distribution answers, Rasch model) and descriptive analysis of the respondent's characteristics. The results of the research on the items obtained 3 items that were declared not feasible, 8 items were received with improvement, and the other 29 item items were good enough to measure the ability of participants. Measurement using the Rasch model, obtained all exam questions are statistically fit and already have a good variation in the level of difficulty items. The results of the Kuder Ridchardson Reliability Analysis (KR21) of 0.742 indicate the reliability of the questions is acceptable. Overall, the nutrition and health competence of PAUD teachers is not good with a graduation rate of 33,6%, the passing grade uses a 70% cut off point value. The higher the level of education the better percentage of graduation, but it does not apply to Doctoral education leves because of the possibility of holding PAUD management roles. The longer teaching experience the better percentage of graduation. Most domiciles who become test takers live in Western Indonesia. Participants with a history of training (basic training and nutrition-health training) the percentage of graduation is better than graduation of participants who did not participate in the training. Participants who were involved in becoming Posyandu cadre graduation rate were better than the graduation percentage of teachers who were not Posyandu cadres. Key words: early childhood education teacher; health - nutrition competency; item analysis; online survey questionnaire; Rasch model; reliability analysis.
Read More
S-10450
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Asniati Djaali; Pembimbing : Tris Eryando; Penguji: Luknis Sabri, Tri Noviati
Abstrak:

Salah satu penyebab utama tingginya angka kematian bayi adalah masalah berat badan lahir di bawah 2500 gram (Berat Badan Lahir Rendah atau BBLR). Berdasarkan data dari Statistik Rumah Sakit Indonesia tahun 2005, sebanyak 40,7% kematian bayi terbanyak disebabkan oleh berat badan lahir yang rendah, pertumbuhan janin yang lambat, malnutrisi janin, dan gangguan yang berhubugan dengan kecukupan masa kehamilan. Berdasarkan data dari sampel penelitian, angka BBLR di RSUD Pasar Rebo pada tahun 2007 mencapai 8,7%. Pada beberapa penelitian menyebutkan bahwa karakteristik ibu hamil sangat mempengaruhi berat badan bayi yang dilahirkan, seperti umur, paritas, tingkat pendidikan, kunjungan kehamilan, usia kehamilan dan yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan bayi lahir yang dilihat melalui data rekam medis RSUD Pasar Rebo tahun 2007, dan juga untuk melihat faktor apa saja yang paling berperan dalam penentuan berat badan bayi Iahir. Beberapa variabel yang diduga mempengaruhi berat badan bayi lahir yaitu usia ibu, tingkat pendidikan ibu, paritas, usia kehamilan, kenaikan berat badan ibu selama hamil, dan kelengkapan kunjungan antenatal. Desain studi yang digunakan adalah kroseksional dengan menggunakan data retrospektif pada rekam medis rumah sakit. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD Pasar Rebo pada tahun 2007, dan memiliki register atau data lengkap mengenai variabel yang diteliti, termasuk berat badan bayi pada waktu lahir, serta minimal melakukan pemeriksaan kehamilan pada trimester pertama. Sedangkan sampel diperoleh dengan teknik simple random sampling, dan besar jumlah sampel dihitung menggunakan rumus sample size uji hipotesis koefisien korelasi dengan variabel kontinyu/numerik. Hasil analisis dan pengolahan data menunjukkan berat badan bayi lahir berdistribusi normal dengan rata-rata berat badan bayi lahir sebesar 3126,6 gram dan standar deviasi sebesar 453,655 gram. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, usia kehamilan, dan kenaikan berat badan ibu selama hamil berhubungan signifikan dengan berat badan bayi lahir. Berdasarkan hasil analisis regresi linier ganda, didapatkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki kontribusi untuk penentuan berat badan bayi lahir, dan tingkat pendidikan yang kontribusinya paling besar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan bayi lahir dengan menggunakan metode analisis yang lain mengingat angka kontribusi yang ditunjukkan relatif kecil yaitu sekitar 16%.


 

One of the main causes of high baby mortality rate is birth weight under 2500 gram (low birth weight / LBW). Based on data from Indonesian Hospital Statistics in 2005, as much as 40,7% baby’s death is caused by low birth weight, intrauterine growth restriction, fetal malnutrition, and problems related with term of pregnancy. Based on data from sample, LBW in RSUD Pasar Rebo in 2007 reached 8,7%. Some research concluded characteristics of mother that influence baby birth weight, i.e. age, parity, education level, ante natal care visit, term of pregnancy, and many more. The aim of this research is to know the factors that influence baby birth weight which observed from medical record in RSUD Pasar Rebo in 2007, and to see which factor that influence the most in predicting baby birth weight. Some variables which suspected in influencing baby birth weight are maternal age, maternal education level, parity, term of pregnancy, weight-gained during pregnancy, and accomplishment of antenatal care visit. The design of this study is cross-sectional by using retrospective data in hospital medical record. The population of this study is all mothers who gave birth in RSUD Pasar Rebo in 2007, and have complete registration and data in variables that observed, including baby birth weight, and at least did antenatal care visit in the first trimester. Samples are obtained by simple random sampling, and the amount of samples are measured using correlation coeficient hypothesis testing sample size f0l'l"l1l.ll3 with continuous / numerical variable. Data processing and analysis showed that baby birth weight are distributed normally with mean 3126.6 gram and 453.655 gram standard deviation. The analysis showed that education level, term of pregnancy, and weight-gained during pregnancy is significantly related with baby birth weight. Based on double linear regretion analysis, those three variables have contribution in predicting baby birth weight, and education level contribute the most. The result of this study about factors that influence baby birth weight is expected to be developed further with other analysis method, with consideration that the contribution level is relatively small, i.e. approximately 16%.

Read More
T-3096
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rise Nurhasanah; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Ede Surya Darmawan, Anggraeni Naga
S-5408
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mahdalena; Pembimbing: Kemal Nazzarudin Siregar
S-3465
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agung Mauliddin, M.; Pembimbing: Kemal Nazarudin Siregar; Penguji: Popy Yuniar, Rini Yuliani
S-6185
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Djaka Kusnandar; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Artha Prabawa, Argo Suyono
S-6685
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rinna Wahyuningrum; Pembimbing: Besral; Penguji: Artha Prabawa, Panggih Dewi Kusumaningrum
Abstrak: Rekam medis merupakan sumber informasi kesehatan yang memerlukan manajemen data yang baik, informasi merupakan hal yang penting dalam penentuan kebijakan atau pengambilan keputusan. Pengelolaan rekam medis rawat jalan di RSJD Sungai Bangkong Pontianak masih dilakukan secara manual sehingga mengakibatkan banyak keterbatasan dan permasalahan. Permasalahan ini mengakibatkan tidak optimalnya pelayanan yang diberikan kepada pasien dan ketidakmampuan mengolah data menjadi informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan akurat. Tujuan penelitian adalah membuat rancangan sistem informasi rekam medis rawat jalan yang dapat memudahkan pengolahan data untuk menjadi informasi yang dibutuhkan. Pengembangan sistem informasi menggunakan metode prototipe, pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Penelitian ini menghasilkan desain logis sistem informasi rekam medis rawat jalan sesuai dengan kebutuhan pengguna yang dapat menghasilkan informasi secara cepat dan akurat. Sistem informasi ini dapat diimplementasikan dengan beberapa kondisi yang dapat menunjang terselenggaranya sistem dengan baik, yaitu tersedianya perangkat keras dan perangkat lunak, perawatan basis data secara berkala, pelatihan petugas serta dukungan pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berupa dana
Read More
S-10057
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive