Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27020 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Gracia Risnawaty; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Kurnia Sari, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, Mazda Novi Mukhlisa, Amila Megraini
Abstrak:
Perjalanan kesehatan, yang akrab disebut sebagai perjalanan medis, kini sedang menjadi hal yang menarik minat banyak individu yang mencari layanan perawatan medis berkualitas di luar negeri. Malaysia menjadi salah satu destinasi terkenal bagi masyarakat Indonesia yang mencari pelayanan kesehatan internasional, dan Pulau Penang menjadi tujuan utama warga Indonesia. Sejak pandemi COVID-19 telah terjadi penurunan yang signifikan kunjungan medis ke Penang dikarenakan lock down. Namun setelah dibukanya kembali kunjungan medis di Malaysia, terjadi peningkatan yang signifikan dan hal tersebut membawa dampak kerugian nilai valuta asing yang cukup besar bagi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi kasus pemanfaatan pelayanan kunjungan medis Warga Negara Indonesia (WNI) ke Penang. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan design penelitian cross sectional. Lokasi di wilayah Indonesia dengan jumlah populasi 500.000 WNI. Sampel penelitian sebesar 97 responden dengan instrumen penelitian menggunakan data primer (kuesioner). Hasil penelitian menyatakan bahwa mayoritas responden melakukan pemanfaatan pelayanan kunjungan medis rata-rata sebanyak dua kali, dengan persepsi baik terhadap kualitas pelayanan. Umur, pekerjaan, pendapatan dan riwayat Penyakit memiliki hubungan yang signifikan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan kunjungan medis ke Penang Dimana variabel yang paling besar peranannya dalam mempengaruhi terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan kunjungan medis ke Penang adalah pendapatan. Dari hasil penelitian tersebut, pelayanan kesehatan di masa depan harus selalu mengutamakan peningkatan kualitas pelayanan dan mengurangi biaya dalam pengobatan. Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan jumlah WNI yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di negara lain, yaitu mengutamakan kepentingan pasien, ketepatan dalam pengobatan, meningkatkan pelayanan dokter, perawat dan staf yang ramah dan cekatan, dan memberikan kenyamanan fasilitas pelayanan.

Health tourism, commonly known as medical tourism, is currently capturing the interest of many individuals seeking quality medical care services abroad. Malaysia stands out as a well-known destination for Indonesian citizens seeking international healthcare services, with Penang Island being a primary destination. Since the COVID-19 pandemic, there has been a significant decline in medical visits to Penang due to lockdown measures. However, with the reopening of medical visits in Malaysia, there has been a substantial increase, leading to significant losses in foreign exchange value for Indonesia. This study aims to investigate a case study on the utilization of medical visit services by Indonesian citizens (Warga Negara Indonesia - WNI) to Penang. The research employs a quantitative approach with a cross-sectional study design, focusing on a population of 500,000 Indonesian citizens. The research sample consists of 97 respondents, and data collection utilizes primary data through questionnaires. The research findings indicate that the majority of respondents utilize medical visit services an average of two times, with a positive perception of service quality. Age, occupation, income, and medical history have significant relationships with the utilization of medical visit services to Penang. Among these variables, income plays the most significant role in influencing the utilization of medical visit services to Penang. Based on the study results, future healthcare services should prioritize enhancing service quality while reducing treatment costs. Steps to decrease the number of Indonesian citizens utilizing healthcare services abroad include prioritizing patient interests, ensuring accuracy in treatment, improving the services of doctors, nurses, and staff to be friendly and efficient, and providing comfortable service facilities.
Read More
T-6852
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shaznia Adzra; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Septiara Putri, Taufik Hidayat
Abstrak: Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan rawat jalan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional menggunakan data Indonesia Life Family Survey-5 tahun 2014 (IFLS 2014). Sampel yang diperoleh sebesar 25.212 orang. Uji hubungan dianalisis dengan menggunakan Chi-square. Hasil penelitian didapatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan rawat jalan di Indonesia cukup rendah yaitu sebesar 20,4%. Individu dengan karakteristik lansia (≥46 tahun), berjenis kelamin perempuan, berpendidikan rendah, tidak bekerja, memiliki tingkat pendapatan tinggi, bertempat tinggal di kota, memiliki asuransi kesehatan, dan memiliki kondisi kronis bermakna secara statistik untuk lebih berkemungkinan memanfaatkan pelayanan kesehatan rawat jalan di Indonesia.
Kata kunci: Pemanfaatan pelayanan kesehatan, rawat jalan, IFLS 5, model perilaku Andersen

This study analyzes the factors associated with the utilization of outpatient health services in Indonesia. This is an observational study with a cross sectional design using data from the Indonesia Life Family Survey-5 2014 (IFLS 2014). The sample of total 25.212. The relationship test was analyzed using Chi-square. The results showed that the utilization of outpatient health services in Indonesia was quite low, amounting to 20.4%. Individuals with elderly characteristics (≥46 years), female, low education, unemployed, have high income levels, live in cities, have health insurance, and have chronic conditions are statistically more likely to use outpatient health services in Indonesia.
Key words: Health service utilization, outpatient, IFLS 5, Andersen behavioral model
Read More
S-10321
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dita Irmayani Siregar; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Nur Indah Yuliaty
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar utilisasi pelayanan kesehatan Rawat Jalan Tingkat Pertama pada puskesmas dan dokter keluarga di Kota Bogor berdasarkan rate kunjungan dan rasio rujukan PPKitu sendiri. Penelitian menggunakan desain cross secsional yang dilakukan pada Desember 2013 dengan data sekunder dari laporan kunjungan dan rujukan PT. Askes (Persero) Kantor Cabang Bogor. Dari hasil didapat rata-rata rate kunjungan dan rasio rujukan puskesmas periode Januari hingga Juni 2013 adalah 14% dan 29%. Sedangkan rata-rata rate kunjungan dan rasio rujukan dokter keluarga periode Januari hingga Juni 2013 adalah 11 %dan 16 %.
Kata kunci: puskesmas, dokter keluarga, rate kunjungan, rasio rujukan.
This study aims to describe the utilization of health services at thefirst level outpatient on health centres and family doctor in Bogor. This study used a cross sectional design, which was done in December 2013 by using secondary data from PT. Askes (Persero) Bogor reports of visits andreferrals. The results showed that the average visits rate and referral ratio ofhealth center in Bogor from January to June 2013 was 14% and 29%. Whilethe average visits rate and referral ratio of primary health care phisician inBogor from January to June 2013 was 11% and 16%.
Keyword : health centre, family doctor, visits rate, referrals ratio
Read More
S-8076
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
368.382 THA j
[s.l.] : Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2014, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sundra; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Pujiyanto, H. Nazrial Nazar, Amila Megraini
Abstrak:

ABSTRAK

Penelitian yang menganalisis data kualitatif dan data sekunder ini bertujuanuntuk mengetahui potensi, manfaat dan tata laksana asuransi malpraktik medisbagi PPK tingkat pertama di era SJSN. Kejadian malpraktik medis di Indonesiamasih merupakan fenomena gunung es. Dokter mempunyai potensi mengalamikebangkrutan akibat gugatan ganti rugi oleh pasien dan/atau keluarganya,terutama akibat kerugian nonmateriel. Pada awal dilaksanakan SJSN, asuransimalpraktik medis diserahkan pada mekanisme pasar melalui perusahaan asuransikomersial. Sebaiknya asuransi malpraktik medis ini dikelola oleh badan hukumnirlaba dan bersifat wajib kepada seluruh dokter yang menjalin kerjasama denganBPJS.

ABSTRACTT

his study analyzed qualitative and secondary data to determine thepotential, benefit and governance of medical malpractice insurance for the generalpractitioners in the era of SJSN. The incidence of medical malpractice inIndonesia is still an iceberg phenomenon. Doctors have potential of bankruptcydue to the patient and/or the family lawsuit, especially non-material loss. In thebeginning of implementation SJSN, medical malpractice insurance will beprovided through the market mechanism, managed by a commercial insurancecompany. Ideally, the medical malpractice insurance is managed by a non-profitcompany and obligatory to all doctors who establish cooperation with BPJS.

Read More
T-3903
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nia Amelia; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Budi Hidayat, Purwati
S-8912
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erny Anita; Pembimbing: Thabrany, Hasbullah
M-363
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Romlah; Pembimbing: Prastuti C. Soewondo
M-963
Depok : FKM UI, 2001
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Hartati; Pembimbing: Prastuti C. Soewondo
M-975
Depok : FKM UI, 2001
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Anggraeni; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Pujiyanto, Lidia Marpaung
S-8990
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive