Ditemukan 35234 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Defy Azhari; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Dini Trisnowati
Abstrak:
Read More
Manajemen SDM sangat penting dalam rumah sakit untuk membantu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia. Pemenuhan sumber daya manusia dilakukan dengan kegiatan rekrutmen dan seleksi, hingga pengangkatan pegawai tetap. Pada proses pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia membutuhkan hasil tes psikologi, salah satunya adalah tes MMPI yang digunakan untuk mengevaluasi karakteristik kepribadian dan psikologis individu, termasuk potensi adanya konflik. Konflik dapat berupa ketidakcocokan, perselisihan, atau disharmonisasi yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan emosional pegawai hingga pada pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hasil tes psikologi MMPI pegawai dengan kejadian konflik dalam organisasi di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sumber data berupa data sekunder yang tersedia di Rumah Sakit X dengan sampel 306 pegawai. Didapatkan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara hasil tes psikologi MMPI pegawai dengan kejadian konflik dalam organisasi di Rumah Sakit X (P-value = 0,006; OR = 4,624) dan ada hubungan antara variabel pendidikan dengan kejadian konflik (P-value = 0,009). Namun tidak terdapat hubungan antara variabel jenis kelamin, usia, status kawin, dan tanggungan (P-value > 0,05). Penelitian ini dapat disimpulkan jika terdapat pegawai dengan hasil tes psikologi MMPI “tidak disarankan” dan dilanjutkan proses pemenuhan kebutuhan SDM maka akan memungkinkan terjadinya konflik dalam organisasi.
HR management is very important in hospitals to help fulfill the human resource needs. Fulfillment of human resources is carried out through recruitment and selection activities, as well as recruiting permanent employees. The process of providing human resource needs requires psychological test results, one of which is the MMPI test which is used to evaluate individual personality and psychological characteristics, including the potential for conflict. Conflict can take the form of incompatibility, disagreement, or disharmony which can have a negative impact on mental and emotional well-being of the employees and on patient care. This research aims to determine the relationship between employee MMPI psychological tests result and the incidence of conflict within the organization at Hospital X. This research uses quantitative methods with a cross-sectional study design. The data source used secondary data that available at X Hospital with a sample of 306 employees. It was found from this research that there is a relationship between MMPI psychological tests result and incidents of conflict in the organization (P-value = 0,006; OR = 4,624) and there is relation between education background and conflict (P-value = 0,009). However, there was no relationship between the variables such as gender, age, marital status, and dependents (P-value > 0.05). This research can be concluded that if there are employees whose MMPI psychological test results are "not recommended" and the process of fulfilling HR needs continues, this will drive the conflict to occur within the organization.
S-11659
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ahmad Yasin Alfaridh; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Prastuti Soewondo, Agus Rahmanto
Abstrak:
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara spesifik hubungan antara komitmen organisasi pada kinerja perawat terhadap kejadian tidak diharapkan di rumah sakit. Pertanyaan penelitian dijawab dengan studi literature review dan sintesis data dilakukan secara naratif. Pencarian studi pustaka menggunakan basis data daring Scopus, Pubmed, ProQuest, dan Google Scholar antara 2010 hingga 2020 kemudian dilakukan review. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara komitmen organisasi dengan kejadian tidak diharapkan di rumah sakit.
Read More
S-10580
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nur Zannah; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Anhari Achadi, Abdul Halim
S-6979
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Trijayanti Mandasari; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Purwanto
S-5693
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Putu Mas Dewi Pratiwi; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Lila Miryam
S-6139
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tania Putri Andini; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Septiana Putri, Yout Savithri
Abstrak:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapat gambaran hubungan response time SISRUTE dengan karakteristik rumah sakit. Lebih lanjut, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah, serta bahan pengambilan keputusan oleh rumah sakit dalam penggunaan aplikasi SISRUTE. Hasil penelitian disajikan secara kuantitatif dengan memanfaatkan perangkat Microsoft Excel dan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan terkait response time SISRUTE menurut akreditasi rumah sakit, jenis rumah sakit, kelas rumah sakit, dan pemilik rumah sakit, serta terdapat hubungan yang signifikan terkait response time SISRUTE menurut jumlah tempat tidur rumah sakit dan propinsi letak rumah sakit.
Read More
S-10581
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Putri Citra; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Laila Fitria, Didik Supriyono
S-7113
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Marlina R.; Pembimbing: Ririn Arminsih; Penguji: Laila Fitria, Didik Supriyono
S-7110
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Silviana Fassica Raharjo Putri; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Anhari Achadi, Iva Diansari
S-7464
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nafa Raissa Kamila; Pembimbing: Helen Andriani; Penguji: Ede Surya Darmawan, Prastuti Soewondo
Abstrak:
Read More
Average Length of Stay (ALOS) merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menilai efisiensi pelayanan rawat inap rumah sakit. Variasi ALOS dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk karakteristik struktural rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik struktural rumah sakit yang meliputi status kepemilikan, kelas rumah sakit, jumlah tempat tidur, dan wilayah administratif dengan Average Length of Stay (ALOS) pada rumah sakit umum di Provinsi DKI Jakarta tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional berdasarkan data sekunder Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Nasional dan data profil rumah sakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2025. Unit analisis penelitian adalah 109 rumah sakit umum yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney, Kruskal Wallis, dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ALOS rumah sakit umum di Provinsi DKI Jakarta sebesar 3,20 hari. Terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah tempat tidur rumah sakit dengan ALOS (p<0,001; r=0,489), status kepemilikan rumah sakit dengan ALOS (p=0,010), serta kelas rumah sakit dengan ALOS (p<0,001). Rumah sakit pemerintah dan rumah sakit kelas A cenderung memiliki nilai ALOS yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. Sementara itu, wilayah administratif rumah sakit tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan ALOS (p=0,927). Penelitian ini menyimpulkan bahwa variasi ALOS pada rumah sakit umum di Provinsi DKI Jakarta lebih dipengaruhi oleh karakteristik struktural rumah sakit, terutama kapasitas tempat tidur, status kepemilikan, dan kelas rumah sakit, dibandingkan wilayah administratif rumah sakit. Temuan ini dapat menjadi masukan dalam evaluasi efisiensi pelayanan rawat inap dan perencanaan kapasitas pelayanan rumah sakit.
Average Length of Stay (ALOS) is one of the indicators commonly used to assess the efficiency of inpatient hospital services. Variations in ALOS may be influenced by several factors, including hospital structural characteristics. This study aimed to analyze the relationship between hospital structural characteristics, namely ownership status, hospital class, number of beds, and administrative region, and Average Length of Stay (ALOS) among general hospitals in DKI Jakarta Province in 2025. This study employed a quantitative analytic design with a cross-sectional approach using secondary data obtained from the National Hospital Information System (SIRS) and hospital profile data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2025. The unit of analysis consisted of 109 general hospitals that met the inclusion criteria. Data were analyzed using univariate and bivariate methods, including Mann Whitney, Kruskal Wallis, and Spearman correlation tests. The results showed that the mean ALOS among general hospitals in DKI Jakarta was 3.20 days. Significant relationships were found between the number of hospital beds and ALOS (p<0.001; r=0.489), hospital ownership status and ALOS (p=0.010), and hospital class and ALOS (p<0.001). Government-owned hospitals and Class A hospitals tended to have higher ALOS values compared with other groups. Meanwhile, hospital administrative region was not significantly associated with ALOS (p=0.927). This study concludes that variations in ALOS among general hospitals in DKI Jakarta are more strongly associated with hospital structural characteristics, particularly bed capacity, ownership status, and hospital class, rather than administrative region. These findings may contribute to the evaluation of inpatient service efficiency and hospital capacity planning.
S-12438
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
