Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31687 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Agusti Medika Putri; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Adang Bachtiar, Anna Kurniati, Agus Hadian Rahim
Abstrak:
Dokter spesialis dibutuhkan dalam penguatan layanan kesehatan spesialistik di Indonesia terutama penanganan penyakit dengan tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi, namun masih terjadi disparitas di wilayah Indonesia. Upaya mengatasi isu tersebut, perubahan kebijakan program adaptasi dokter spesialis warga negara Indonesia lulusan luar negeri yang semula berbasis institusi pendidikan menjadi fasilitas pelayanan kesehatan. Implementasi program ini tentunya menjadi tantangan bagi dokter spesialis warga negara Indonesia lulusan luar negeri, dimana dokter spesialis tersebut harus memberikan layanan spesialistik kepada masyarakat sekaligus beradaptasi terhadap sistem layanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian bertujuan melakukan analisis pelaksanaan adaptasi dokter spesialis warga negara Indonesia lulusan luar negeri di rumah sakit sebagai bentuk evaluasi terhadap implementasi program adaptasi di rumah sakit. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif serta kualitatif. Penelitian kuantitatif melalui pengisian kuesioner di 14 rumah sakit lokasi penempatan sesuai kriteria inklusi dengan responden dokter spesialis warga negara Indonesia lulusan luar negeri, pendamping, manajemen rumah sakit serta perawat. Penelitian kualitatif dilaksanakan di salah satu rumah sakit lokasi penempatan sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian menyarankan pengalaman dokter spesialis warga negara Indonesia lulusan luar negeri bekerja di rumah sakit Indonesia dapat mendukung pelaksanaan adaptasi berjalan dengan baik; perlu format pelaporan yang seragam bagi pendamping bagi dokter spesialis; Ketersediaan obat dan alat kesehatan di rumah sakit penempatan adaptasi serta penyediaan fasilitas tempat tinggal yang belum memadai menjadi hambatan dalam pelaksanaan adaptasi. 

Specialist doctors are needed to strengthen specialist health services in Indonesia, especially in the treatment of diseases with high morbidity and mortality rates, but there are still disparities in Indonesia. Efforts to overcome this problem include changing the program’s policy for Indonesian foreign-trained specialist doctors, originally based on educational institutions, to health service facilities. Implementing this program is certainly a challenge for Indonesian foreign-trained specialist doctors, where these specialist doctors must provide specialist services to the community while adapting to the health service system in hospitals. The study aims to analyze the implementation of the adaptation of Indonesian foreign-trained specialist doctors in hospitals as a form of evaluation of the implementation of the adaptation program. The study used a quantitative method with a descriptive and qualitative design. Quantitative research through filling out questionnaires at 14 hospitals where placements were carried out according to the inclusion criteria with respondents who were Indonesian foreign-trained specialist doctors, assistants, hospital management, and nurses. Qualitative research was carried out at one of the hospitals where placements were carried out according to the inclusion criteria. The results of the study suggest that the experience of specialist doctors who are Indonesian citizens who graduated abroad who work in Indonesian hospitals can support the implementation of adaptation to run well; the need for a uniform reporting format for assistants for specialist doctors; The availability of medicines and medical devices at home, the placement of health facilities, and the provision of inadequate housing facilities are obstacles in implementing adaptation.
Read More
T-7167
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Yunianti; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Adang Bachtiar, Vonny Nouva Tubagus, Anna Kurniati
Abstrak:
Permenkes Nomor 14 tahun 2022 tentang Program Adaptasi Dokter Spesialis Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan telah ditetapkan sebagai peraturan dan pedoman yang berlaku dan diimplementasikan sejak Mei 2022. Implementasi kebijakan adaptasi dokter spesialis WNI LLN di fasyankes melibatkan banyak stakeholder yang terdiri dari berbagai unsur yang tergabung dalam komite bersama adaptasi, pemerintah daerah, dan fasyankes tempat adaptasi. Hal ini tentunya akan menjadi suatu proses yang kompleks, banyak tantangannya serta membutuhkan kolaborasi dan koordinasi. Tesis ini bertujuan untuk diketahui efektivitas implementasi kebijakan adaptasi dokter spesialis WNI LLN di fasyankes tahun 2022-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan menggunakan teori Donabedian sebagai grand design dan teori implementasi kebijakan Van Meter Van Horn, Edward III, dan Matland yang sejalan dengan teori efektivitas. Penilaian efektivitas dalam pelaksanaan kebijakan dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sistem (struktur, proses, hasil) dan melihat lima indikator efektivitas yaitu ketepatan kebijakan, pelaksanaan, target, waktu, dan lingkungan. Kemudian dalam penilaian keefektifan implementasi kebijakan juga dilihat dari elemen-elemen yang terkait dengan implementasi kebijakan, fokus pada penelitian ini adalah sumber daya, komunikasi, disposisi para pelaksana, dan lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Berdasarkan kriteria ini didapatkan pelaksanaan kebijakan adaptasi dokter spesialis WNI LLN di fasyankes, dinilai belum berjalan efektif. Disarankan untuk mengukur ekuitas, mutu, kompetensi, dan kecepatan program adaptasi dokter spesialis WNI LLN di fasyankes. Hal ini memastikan fasyankes untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penyederhanaan proses administrasi yang berbelit-belit untuk menghindari kendala yang mungkin timbul serta penting untuk melakukan global camparison dalam memahami dan mengadopsi praktik terbaik dari sistem kesehatan di negara-negara lain dan penilaian indeks kepuasan dan komitmen untuk bekerja di Indonesia.

Minister of Health Regulation Number 14 of 2022 concerning Adaptation Program for Indonesian Specialists Graduates Abroad in Health Care Facilities has been established as applicable regulations and guidelines and implemented since May 2022. The implementation of the adaptation policy for Indonesian specialists graduates abroad in health care facilities involves many stakeholders consisting of various elements who are members of the joint adaptation committee, local governments, and health facilities where adaptation. This will certainly be a complex process, many challenges and requires collaboration and coordination. This thesis aims to determine the effectiveness of the implementation of the adaptation policy for Indonesian specialists graduates abroad in health care facilities in 2022-2023. This research uses a qualitative approach with a case study method using Donabedian theory as a grand design and Van Meter policy implementation theory Van Meter Van Horn, Edward III, and Matland which are in line with effectiveness theory. Assessment of effectiveness in policy implementation in this study is carried out with a system approach (structure, process, results) and looks at five effectiveness indicators, namely policy accuracy, implementation, targets, time, and environment.Then in assessing the effectiveness of policy implementation is also seen from elements related to policy implementation, the focus of this research is resources, communication, disposition of implementers, and economic, social, and political environment. Based on this criterion, it was found that the implementation of the adaptation policy for Indonesian specialists graduates abroad in health care facilities was considered to have not been effective. It is recommended to measure the equity, quality, competence, and speed of the adaptation program for Indonesian specialists graduates abroad in health care facilities. This ensures health facilities to provide quality health services. Simplification of convoluted administrative processes to avoid obstacles that may arise and it is important to conduct a global camparison in understanding and adopting best practices of health systems in other countries and assessment of satisfaction index and commitment to work in Indonesia.
Read More
T-6847
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meriana Sinaga; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Sutanto Priyo Hastanto, WaChyu Sulistiadi, Andi Afdal Abdullah, Taufik Hidayat
T-5257
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fini Fajrini; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permansari, Z. Kamaruzzaman
S-6222
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hsu Chong Jen; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Purnawan Junadi, Suriadi, Indra Maryunif
Abstrak:
Rumah sakit merupakan tempat layanan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sedangkan dewasa ini rumah sakit terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga sangat penting bagi rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang berkualitas. Oleh karena itu penilaian kinerja rumah sakit sangat dibutuhkan agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan dapat bersaing. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui analisis kinerja rumah sakit menggunakan pendekatan Malcolm Baldrige di rumah sakit Tzu Chi Hospital tahun 2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan metode campuran serentak, dimana penelitian kuantitatif dan kualitatif dilakukan pada waktu yang sama untuk mendapatkan persepsi penilaian kinerja dari sudut karyawan dan pimpinan. Sampel penelitian kuantitatif didapatkan dengan cara propotional stratified random sampling dengan jumlah 283 responden dan penelitian kualitatif dengan sampel 8 orang dengan purposive sampling yang terdiri dari pimpinan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan kinerja kepemimpinan mendapatkan nilai 71,47 (60%), Perencanaan strategis 45,64 (54%), Fokus pelanggan 52,13 (61%), pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan 50,15 (56%), Tenaga kerja 49,43 (58%), Operasional 49,52 (59%), Hasil 256,73 (57%), dengan total nilai 565,7 (56,7%) yang artinya kinerja rumah sakit pada tingkat good performance. Masing-masing kategori dimensi proses memiliki hubungan dengan dimensi hasil (pvalue 0,001), dengan kategori fokus tenaga kerja yang memiliki hubungan paling kuat dengan hasil (r 0,713).

The hospital is a place for health services to improve the health status of the community, while today the number of hospitals continues to grow to meet the needs of the community, so it is very important for hospitals to provide quality services. Therefore, hospital performance appraisal is needed in order to provide maximum service and be competitive. This research was conducted with the aim of knowing the analysis of hospital performance using the Malcolm Baldrige approach at Tzu Chi Hospital in 2023. The research method uses a simultaneous mixed methods approach, where quantitative and qualitative research is carried out at the same time to get perceptions of performance appraisal from the point of view of employees and leader. Quantitative research samples were obtained by means of proportional stratified random sampling with a total of 283 respondents and qualitative research with a sample of 8 people with purposive sampling consisting of hospital leaders. The results showed that leadership performance scored 71.47 (60%), strategic planning 45.64 (54%), customer focus 52.13 (61%), measurement, analysis and knowledge management 50.15 (56%). Workforce 49.43 (58%), Operations 49.52 (59%), Results 256.73 (57%), with a total score of 565.7 (56.7%) which means the hospital's performance is at a good performance level. Each category of process dimension has a relationship with the results dimension (p-value 0.001), with the workforce category having the strongest relationship with results (r 0.713).
Read More
T-7152
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosenita Wandi Putri; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad, Kusharisupeni Djokosujono
T-1896
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Susanti; Pembimbing: Adang Bachtiar, Anwar Hasan
T-1887
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Idawati Muas; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Sandi Ilyanto, Puput Oktamianti, Soewarta Kosen, Hendrianto Trisnowibowo
Abstrak: [

ABSTRAK Nama : Idawati Muas Program Studi : Ilmu Kesehatan Masyarakat Peminatan : Ekonomi Kesehatan Judul : “Analisis Pertumbuhan Profil Keuangan Rumah Sakit Pemerintah Di Jawa Barat Tahun 2013-2015” Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia sejak tahun 2014 telah mengubah pola pembayaran pelayanan kesehatan di rumah sakit dari sistem pembayaran berdasarkan pelayanan menjadi sistem paket INA CBGs. Hal ini memberikan dampak terhadap kinerja keuangan rumah sakit, termasuk rumah sakit pemerintah yang sebagian pendanaan berasal dari pasien JKN dan pihak manajemen ditantang untuk melakukan berbagai upaya untuk keberlangsungan operasional rumah sakit. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kinerja keuangan RS pemerintah di Jawa Barat meliputi pertumbuhan total aset, pertumbuhan pendapatan, ratio likuiditas dan rasio aktifitas serta diketahui hubungan antara kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap dengan total aset dan hubungan antara kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap dengan pendapatan di tahun 2013-2015. Menggunakan data sekunder dari survei, penelitian deskriptif ini mengamati perubahan di kinerja keuangan rumah sakit dalam era Jaminan Kesehatan Nasional. Total aset di RS pemerintah  kelas A  di Jawa Barat mengalami peningkatan di tahun 2014 tetapi menurun di tahun 2015, tetapi total pendapatan RS pemerintah kelas A mengalami peningkatan di tahun 2014 dan 2015. Pertumbuhan pendapatan rumah sakit secara prosentase lebih tinggi di kelas C dibanding kelas B. Terdapat hubungan yang signifikan antara kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap dengan total aset yang menunjukkan semakin banyak kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap maka semakin tinggi  total aset. Dan hubungan yang signifikan antara kasus rawat inap dengan pendapatan yang menunjukkan semakin banyak kasus rawat inap maka semakin tinggi pendapatan. Rasio likuiditas yang diukur dengan rasio kas, rasio cepat dan rasio lancar di RS pemerintah di Jawa Barat terjadi peningkatan untuk tahun 2014 dan tahun 2015. Rasio aktifitas di RS pemerintah di Jawa Barat tahun 2014 dan tahun 2015 terjadi peningkatan perputaran total aset namun periode penagihan hutang mengalami penurunan tahun 2014 dan 2015 sedangkan lama penagihan hutang mengalami penurunan. Kata Kunci : Jaminan Kesehatan Nasional, Kinerja Keuangan, Rumah Sakit


ABSTRACT Name : Idawati Muas Study Programe : Public Health Majority : Health Economic Title : “Growth on Financial Profille of Public Hospitals in West Java in year of 2013 – 2015" The implementation of the Indonesia’s national health insurance (JKN) in Indonesia in early 2014 has changed the pattern of health service payments in hospitals from the service-based payment system to the INA CBGs package system. This has an impact on the financial performance of hospitals, including public hospitals that are partly funded by JKN patients and management is challenged to adapt and evolve to sustain the hospital's operations. This study aims to understand the financial performances of public hospitals in West Java in 2013 – 2015, uncovering total asset growth, revenue growth, liquidity ratio and activity ratio; while also analyzing the relationship between outpatient visit and inpatient case with total assets and relationship between outpatient visit and inpatient case with revenue in the period of 2013 – 2015. Using secondary survey data, this descriptive study observes the changes in the financial performance of hospitals as it transitions into the JKN era. Total assets in type A public hospital in West Java have increased in 2014 but decreased in 2015, while income of Type A public hospital has increased in 2014 and 2015. The growth of hospital income in percentage is higher in type C than type B. The study also found a significant relationship between outpatient visits and inpatient cases with total assets, indicating larger outpatient visits and inpatient cases had higher total assets. The same significant relationship was found to be true between in-patient cases and income. Liquidity ratio that was measured by cash ratio, fast ratio and current ratio in public hospital in West Java has increased for 2014 and 2015. In the activity ratio, there was an increase in total asset turnover in 2014 and 2015, however debt collection period experienced a decline in 2014 and 2015 while the duration of debt collection decreased. Keywords : National Health Insurance, Financial Performance, Hospital

, ]
Read More
T-5259
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wati Mekarsari; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Pujiyanto, Puput Oktamianti, Amila Megraini, Amy Rahmadanti
Abstrak: Kementerian Kesehatan Indonesia pada masa pandemi Covid 19 mengeluarkan instrument tentang Daftar Tilik Rumah Sakit Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran komponen-komponen Hospital Readiness Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan pada masa pandemi covid 19 dengan instrumen Rapid Hospital Readiness Checklist WHO di tahun 2021-2022.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari aplikasi mutufasyankes.kemkes.go.id dengan menarik data dari 34 Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan di tahun 2021 dan data 20 RS Vertikal Kementerian Kesehatan di Tahun 2022. Pengukuran ini menggunakan Instrument WHO Rapid Hospital Readiness Checklist yang terdiri dari 12 komponen yang diukur dan hasil penilaian berupa score dan persentasi penilaian yang secara sistematis hasil dari 12 komponen .Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase terendah hasil penilaian Hospital Readiness Checklist Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan tahun 2021 dan 2022 adalah komponen ke-10 yaitu kesehatan kerja, kesehatan mental, dan dukungan psikososial dimana tahun 2021 sebesar 77% sedangkan ditahun 2022 sebesar 91%. Sedangkan persentase tertinggi didapatkan bahwa sebesar 95% ditahun 2021 yaitu komponen ke-12 terkait pencegahan dan pengendalian infeksi, pada tahun 2022 persentase tertinggi yakni komponen ke-5 terkait administrasi, keuangan, dan kelangsungan bisnis. Penelitian ini memunculkan saran agar dapat membuat program di rumah sakit vertikal untuk peningkatan mutu pelayanan terkait kesehatan kerja, kesehatan mental dan dukungan psikososial dengan melibatkan stakeholder terkait sehingga mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit terwujud. Kata Kunci : Hospital readiness, UPT Rumah Sakit Vertikal, Covid 19
The Indonesian Ministry of Health in order to prepare hospitals during the Covid 19 pandemic issued an instrument regarding Hospital Readiness During the 2019 Corona Virus Disease (Covid-19). This studi for know about componens Hospital Readiness in Vertical Hospitals as UPT of the Ministry of Health in 2021 and 2022. This study uses a quantitative method using secondary data taken from the Mutufasyankes.kemkes.go.id application by pulling data from 34 Vertical Hospitals of the Ministry of Health in 2021 and data from 20 Vertical Hospitals of the Ministry of Health in 2022. This measurement uses the WHO Rapid Instrument. Hospital Readiness Checklist which consists of 12 components that are measured and the results of the assessment are in the form of scores and percentages of assessments which systematically the results of the 12 components form a spider web. The research results show that The results of the analysis found that the lowest percentage of the results of an overview of the readiness of the vertical ministry of health in 2021 and 2022 was the 10th component, namely occupational health, mental health, and psychosocial support where in 2021 it was 77% while in 2022 it was 91%. While the highest percentage is found to be 95% in 2021, namely the 12th component related to infection prevention and control, in 2022 the highest percentage is the 5th component related to administration, finance, and business continuity.This research raises suggestions for making policies on the quality of services related to occupational health, mental health and psychosocial support by involving relevant stakeholders so that the quality of service and patient safety in hospitals is realized. Keywords: Hospital readiness,UPT Vertical Hospital, Covid 19
Read More
T-6833
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irma Guspita Dewi; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Mieke Savitri, Puji Triastuti
S-4981
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive