Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 20084 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Elsa Gloria Hosang; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Ede Surya Darmawan, Kurnia Sari, Jitro Josafat, RB Wahyu
Abstrak:
Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan bagian penting dari transformasi digital pelayanan kesehatan. Namun penggunaan sistem yang tinggi tidak selalu mencerminkan pemanfaatan sistem. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aspek-aspek yang berhubungan dengan optimalisasi pemanfaatan SIMRS MTHIS 2 di RS Murni Teguh Pejaten berdasarkan pendekatan Human-Organization-Technology Fit (HOT-Fit) dan Model Donabedian. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory, yang diawali dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif, kemudian dilanjutkan dengan pendalaman data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari 52 responden pengguna MTHIS 2 yang terdiri atas tenaga kesehatan dan tenaga administrasi, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 6 informan kunci dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia (β = 0,738; p < 0,001) dan anggaran (β = 0,381; p = 0,043) berhubungan positif dan signifikan terhadap optimalisasi pemanfaatan sistem. Organisasi dan manajemen berhubungan signifikan dengan arah negatif (β = -0,438; p = 0,041), sedangkan teknologi (β = 0,056; p = 0,738) serta kebijakan dan SOP (β = 0,159; p = 0,183) tidak berhubungan signifikan terhadap penggunaan sistem. Penggunaan sistem berhubungan positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna (β = 0,696; p < 0,001). Selanjutnya, kepuasan pengguna berhubungan positif dan signifikan terhadap optimalisasi pemanfaatan SIMRS (β = 0,750; p < 0,001) dan menjadi faktor yang paling dominan dalam model penelitian. Penggunaan sistem tidak berhubungan langsung terhadap optimalisasi pemanfaatan sistem, tetapi berhubungan secara tidak langsung melalui kepuasan pengguna sebagai variabel mediasi. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa MTHIS 2 telah mendukung pengambilan keputusan berbasis data, meningkatkan efisiensi pelayanan, dan mendukung peningkatan kualitas layanan, meskipun masih ditemukan kendala berupa gangguan sistem, integrasi antar modul yang belum optimal, dokumentasi yang belum sepenuhnya lengkap, serta beberapa proses yang masih berjalan secara manual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemanfaatan SIMRS lebih ditentukan oleh kompetensi pengguna, dukungan organisasi berupa anggaran, dan terutama kepuasan pengguna dibandingkan oleh aspek teknologi semata. Oleh karena itu peningkatan kompetensi pengguna, penguatan manajemen perubahan, penyempurnaan fitur, serta peningkatan pengalaman pengguna perlu menjadi prioritas dalam pengembangan SIMRS secara berkelanjutan.

The implementation of Hospital Management Information Systems (HMIS) has become an essential component in supporting healthcare service delivery, improving operational efficiency, and facilitating data-driven decision-making in hospitals. However, the success of HMIS implementation depends not only on technological aspects but also on human, organizational, and managerial factors. This study aimed to evaluate the factors influencing the optimization of MTHIS 2 utilization at Murni Teguh Pejaten Hospital using the Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) model and the Donabedian framework. A mixed methods approach with a sequential explanatory design was employed. Quantitative data were collected from 52 respondents through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Qualitative data were obtained through in-depth interviews with six key informants and analyzed using thematic analysis to enrich and explain the quantitative findings. The results showed that human resources (β = 0.738; p < 0.001) and budget (β = 0.381; p = 0.043) had a positive and significant effect on system use, while organization and management had a significant negative effect (β = −0.438; p = 0.041). Technology and policies/SOPs did not significantly affect system use. System use had a positive and significant effect on user satisfaction (β = 0.696; p < 0.001). Furthermore, user satisfaction had a positive and significant effect on HMIS utilization optimization (β = 0.750; p < 0.001) and emerged as the most influential factor in the model. System use did not directly affect optimization but demonstrated a significant indirect effect through user satisfaction. Qualitative findings indicated that MTHIS 2 had contributed to data-driven decision-making, service efficiency, and service quality improvement. Nevertheless, several challenges remained, including documentation complexity, system disruptions, incomplete integration among modules, and the continued use of manual processes in certain service workflows. This study concludes that the optimization of MTHIS 2 utilization is primarily influenced by human resource readiness, organizational resource support, and user satisfaction as the key mediating factor. Therefore, efforts to optimize HMIS utilization should focus on strengthening user competencies, enhancing user experience, improving system integration, and continuously developing features aligned with operational needs.
Read More
T-7622
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ajeng Kusumahati; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Desma Eri
S-4141
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadia Trisna Kaciribu; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Besral, Fresty Cahya Maulina
Abstrak: Latar Belakang: Pengelolaan data rumah sakit menggunakan SIMRS menjadi hal yang penting dalam mewujudkan pelayanan rumah sakit dan pelaporan yang bermutu. Keberhasilan implementasi SIMRS memerlukan sinergi dari berbagai unsur yang terlibat, baik dari sumber daya manusia, teknologi dan organisasi. RSUP Persahabatan sejak tahun 2014 mengembangkan SIMRS sendiri yaitu PRIMA. Studi pendahuluan yang dilakukan peneliti menemukan fakta bahwa belum dilakukannya evaluasi PRIMA oleh pihak rumah sakit secara berkala. Tujuan: untuk mengetahui gambaran penggunaan SIMRS di RSUP Persahabatan serta mengetahui variabel yang masih dinilai kurang menggunakan metode HOT-Fit. Metode: menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang) serta pendekatan survei. Objek penelitian ini adalah SIMRS di RSUP Persahabatan. Hasil: Variabel manusia (penggunaan sistem dan kepuasan pengguna) masih dikategorikan kurang. Variabel organisasi yaitu struktur organisasi dinilai masih kurang baik oleh responden, namun lingkungan organisasi (81,6%) sudah dikategorikan baik. Variabel teknologi (kualitas sistem dan kualitas informasi) masih dikategorikan kurang, namun pada faktor kualitas layanan (52,7%) sudah dikategorikan baik oleh responden pengguna aplikasi PRIMA. Kesimpulan: Aspek lingkungan organisasi dan kualitas layanan aplikasi PRIMA sudah baik, sedangkan aspek lainnya masih dinilai kurang oleh responden
Read More
S-10891
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Faisal Husni; Pembimbing: Ronie Rivany; Penguji: Puput Oktamianti, Enny Ekasari
S-5973
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Purwandari; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Ascobat Gani, Atik Nurwahyuni, Nina Kurniawati, Sri Kuswahyuni Edi
Abstrak:
Pelayanan prima atau service excellence merupakan aspek krusial dalam industri kesehatan, khususnya di rumah sakit. Rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan medis, tetapi juga sebagai institusi yang memberikan pengalaman pasien yang positif dan berpusat pada pasien (patient-centered care). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan pelayanan prima dalam praktik sehari-hari yang dinilai dari aspek elemen people excellence, process excellence, dan product excellence dan mengetahui hambatan atau kendala yang ditemui dalam pelaksanaannya yang berpengaruh terhadap kualitas layanan dan kepuasaan pasien di Rumah Sakit YPK Mandiri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dengan metode pengambilan data kualitatif pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan prima di Rumah Sakit YPK Mandiri telah melaksanakan prinsip pelayanan prima (service excellence) cukup baik namun belum konsisten penerapannya di seluruh unit pelayanan. Perlu menerapkan pendekatan integratif dan berkelanjutan yang mencakup peningkatan kompetensi SDM, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang terstruktur, internalisasi budaya organisasi, penguatan fungsi evaluasi, dan jaminan mutu fasilitas fisik serta pentingnya membentuk unit pelayanan prima sebagai unit kerja sendiri.

Service excellence is a crucial aspect in the healthcare industry, especially in hospitals. Hospitals not only function as medical service providers, but also as institutions that provide a positive patient experience and patient-centred care. The purpose of this study is to analyse and evaluate the extent to which the implementation of excellent service in daily practice is assessed from the aspects of people excellence, process excellence and product excellence elements and find out the obstacles or obstacles encountered in its implementation that affect service quality and patient satisfaction at YPK Mandiri Hospital. This research uses an experimental research design with a qualitative data collection method of case study approach. Data collection through in-depth interviews, observation, and review of relevant documents. The results showed that the implementation of excellent service at YPK Mandiri Hospital has implemented the principles of excellent service (service excellence) quite well but has not been consistently applied in all service units. It is necessary to apply an integrative and sustainable approach that includes improving HR competencies, preparing structured standard operating procedures (SOPs), internalising organisational culture, strengthening the evaluation function, and quality assurance of physical facilities as well as the importance of forming an excellent service unit as its own work unit.
Read More
T-7260
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mayola Audita Hervyani; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Popy Yuniar, Harmiyani
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil evaluasi pelaksanaan SistemInformasi Kesehatan (SIK) di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi JakartaTimur pada tahun 2015. Jenis Penelitian cross sectional kualitatif denganmenganalisis efektivitas pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di SukuDinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur dengan dilakukan wawancaramendalam kepada narasumber yang disesuaikan dengan kerangka konsep. HasilPenelitian menunjukan bahwa sampai saat ini Suku Dinas Kesehatan KotaAdministrasi Jakarta Timur masih menggunakan Sistem Informasi Kesehatanberbasis komputerisasi Offline yang sejauh ini penggunaannya efektif dikarenakankecukupan SDM, pendanaan, alat, dan sudah adanya kebijakan/peraturan yangjelas tentang pelaporan data terkait pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatan.Kata Kunci : Efektivitas, Evaluasi pelaksanaan, Kualitatif, Sistem InformasiKesehatan, Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi JakartaTimur,Evaluasi pelaksanaan.., Mayola Audita Hervyani, FKM UI, 2016.
This study aimed to obtain the evaluation of the Health Information System (HIS )at the Dept. of Health East Jakarta Administration in 2015. The study was crosssectional qualitative type by analyzing the effectiveness of the implementation ofthe Health Information System (HIS ) at the Dept. of Health East JakartaAdministration City with conducted in-depth interview to the informant that aretailored to the conceptual framework . Research shows that to date the Dept. ofHealth East Jakarta Administration still use Healthcare Information Systemcomputerized Offline is by far its use effectively due to adequacy of humanresources, funding , tools, and existing policies / clear rules on the reporting ofdata related to the implementation of the Information System Health.Keywords : Dept. of East Jakarta Administration City Health, Effectiveness,Evaluation of the implementation, Health Information Systems,Qualitative.
Read More
S-9068
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riezky Yulviani Armanita; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Mieke Savitri, Amila Megraini
S-5328
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Ardhani; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Adang Bachtiar, Prastuti Soewondo, Heribertua Dedy. K.Y, Sulistyo
Abstrak:
Indonesia memiliki jumlah penderita TB terbanyak kedua di dunia dengan notifikasi kasus yang masih rendah, ini menandakan bahwa keterlibatan rumah sakit dalam program TB masih rendah salah satunya rumah sakit khusus gigi dan mulut. Padahal tindakan perawatan gigi dan mulut memiliki risiko infeksi yang tinggi dan lebih dari 15% pasien TB yang memiliki masalah gigi dan mulut. RSGM UGM Prof. Soedomo merupakan salah satu RS khusus dengan angka penemuan kasus yang rendah. Tujun Penelitian : Evaluasi program penanggulangan tuberkulosis di RSGM UGM Prof. Soedomo Tahun 2023. Metode : Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data akan diperoleh dengan wawancara mendalam, telaah dokumen, dan observasi di RSGM. Informan berjumlah 9 dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil : Komponen program TB mulai dari komponen input, proses, dan monitoring dan evaluasi sudah dijalankan sesuai dengan regulasi tetapi terdapat komponen yang perlu diperbaiki seperti pada klinik isolasi dan bilik dahak yang jarang terpakai, keterlambatan pelaporan kasus TB, leaflet TB yang habis tidak diisi kembali, monitor TV tidak selalu hidup, dan monev TB yang belum rutin. Komponen output (angka penemuan kasus) masih berada dibawah target yang ditetapkan yaitu 0 (zero), ini disebabkan oleh tidak adanya pasien TB yang datang ke RS mengingat RS merupakan RS Khusus Gigi dan Mulut. Kesimpulan : RSGM UGM ikut berperan aktif dalam program TB khusussnya penemuan ,dilihat dari seluruh komponen program TB telah dijalankan sesuai dengan regulasi meskipun terdapat komponen yang perlu dimaksimalkan.

Indonesia has the second highest number of TB sufferers in the world with case notifications which are still low, this indicates that hospital involvement in the TB program is still low, one of which is a special dental and oral hospital. Even though dental and oral care procedures have a high risk of infection and more than 15% of TB patients have dental and oral problems. RSGM UGM Prof. Soedomo is a special hospital with a low case discovery rate. Research Aim: Evaluation of the tuberculosis control program at RSGM UGM Prof. Soedomo Year 2023. Method: Research uses qualitative methods. Data will be obtained by in-depth interviews, document review, and observations at RSGM. Nine informants were selected using purposive sampling technique. Results: TB program components starting from input, process, and monitoring and evaluation components have been carried out in accordance with regulations but there are components that need to be improved, such as isolation clinics and sputum chambers which are rarely used, delays in reporting TB cases, TB leaflets which are used up and not refilled. , the TV monitor is not always on, and TB monitoring and evaluation is not routine. The output component (case discovery rate) is still below the set target, namely 0 (zero), this is due to the absence of TB patients coming to the hospital considering that the hospital is a special dental and oral hospital. Conclusion: RSGM UGM plays an active role in the TB program, especially discovery, it can be seen that all components of the TB program have been carried out in accordance with regulations, although there are components that need to be maximized.
Read More
T-6963
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
karina Pradita Siwi; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Pujianto, Iva Diansari
S-6619
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Thanty Widyastuti; Pembimbing: Mieke Savitri, Penguji: Ede Surya Darmawan, Budi Hartono
S-5236
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive