Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39933 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dwi Puji Hastuti; Pembimbing: L.Meily Kurniawidjaja
S-3371
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hitler Pardamean Sigalingging; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi
S-3395
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmawati Noor; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Ridwan Z. Sjaaf, Tata Soemitra
Abstrak:
ABSTRAK Pada setiap perusahaan terdapat tiga komponen pokok yaitu pekerja, alat kerja dan Iingkungan kerja di mana satu dengan yang lainnya saling memepengaruhi produkrivitas kerja karyawannya. Setiap pekerja mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja guna mewujud kan produktivitas kerja yang optimal. Pabrik daur uiang batere Pb, akan melepaskan berton-ton Pb ke Iingkungan jika tidak dikendalikan. Pb yang di cairkan pada proses daur ulang akan menghasilkan fume dan debu Pb yang termasuk Iogam berat. Ketika masih di udara logam berat ini dapat saja terabsorbsi ke dalam tubuh manusia melalui jalur pernafasan, pencernaan dan kulit. Peneritian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan kandungan timbal di dalam darah pekerja pabrik daur ulang batere timbal (Pb) PT. X. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode cross sectional karena pengukuran paparan dan akibat yang ditimbulkan dibuat pada waktu yang sama dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Data primer didapatkan dari observasi Iangsung di PT. X, dan wawancawa dengan pekerja dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Pb di ruang kerja berhubungan dengan kandungan Pb di dalam darah pekerja pabrik PT X. Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan alat pelindung diri dengan kandungan Pb di dalam darah pekerja. Di samping itu tempat kerja, yaitu ruang produksi atau ruang kantor, juga merupakan faktor yang berhubungan dengan kandungan Pb di dalam darah pekerja pabrik PT X. Saran bagi pabrik PT X, adalah penambahan exhaust fan di area mehfing, penunjukan pengawas pemakaian APD, dan sosiafisasi kembali tentang bahaya Pb dan penggunaan APD kepada para pekerja.

ABSTRACT Every company has three main component, i.e. workers, equipment and working environment. These componets are interacted each other to create worker productivity. Every worker has right to be protected of their occupational health and safety to optimize the productivity. Lead battery recycling factory, will generate tons of Pb to the environment if it is not managed. Lead melting proces will generate Pb fume and dust that categorized as heavy metals and hazardous. The fume and dust can be absorbed to workers body through inhalation, ingestion and skin. This research is conducted to assess factors that related to blood lead in workers of lead battery recycle factory PT. X. Method used in this research is cross sectional due to exposure is measured at the same time with the consequence. The research used primary and secondary data. Primary data is get through observation at PT. X and distribute quetionnaire to the workers. The result shows that there is relation between Pb concentration in working area and workers blood Pb. There is signiticant relation between used of personal protective equipment (PPE) and workers blood Pb. The other factor, i.e, working place, is related to workers blood Pb significaltly as well. Some recommendation for PT X, includes add of exhaust fan at melting area, appoint supervisor to control use of PPE and re-socialize hazard Pb and use of PPE to workers.
Read More
T-2602
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ita Nursida; Pembimbing: Erwandi, Dadan; Siregar, Ramadan
L-222
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
S1 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitri Sri Lestari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dewi Susanna, Bunawas
S-6157
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nelvi Arvina; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Ramadansyah Siregar
S-7670
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sofi Kumala Dewi; Pembimbing: L. Meily; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Istiati Suraningsih
Abstrak:
Analisis hubungan variabel dependen (keluhan respirasi) dan variabel independen (karakteristik pekerja, karakteristik pekerjaan, intensitas pajanan dan pencegahan gangguan respirasi) pada pekerja penyemprot parakuat di perkebunan kelapa sawit Kalimantan Tahun 2022. Desain penelitian potong lintang, studi kuantitatif deskriptif analitik dengan penyebaran kuesioner secara daring Agustus – Oktober 2022. Total sampel 189 responden pekerja dan 10 responden manajemen. Hasil-keluhan respirasi (13,22%), keluhan batuk (11,11%), batuk disertai dahak (3,17%), sesak napas (2,11%), ashma (1,05%). Analisis multivariat menunjukkan kebiasaan merokok memiliki risiko 4x (p 0,006), OR 4,12 (1,50-11,32)) keluhan respirasi dibanding yang tidak merokok, buruh tetap memiliki risiko 3x (p-value 0,022, OR 2,98 (1,16- 7,64)) dibanding buruh lepas, dan penggunaan APD kurang baik memiliki risiko 4,77x (p 0,002, OR 4,77 (1,78 - 12,80)). Tidak ditemukan hubungan bermakna pada analisis upaya pencegahan gangguan respirasi dan keluhan respirasi. Disarankan bagi 1) Pekerja, proaktif melakukan upaya pola hidup sehat/kerja sehat dan program berhenti merokok, 2) Perusahaan, implementasi metode RAPKPIEK, pemeriksaan lingkungan kerja, program fit to work, peningkatan kualitas & kuantitas penggunaan APD, sistem pelaporan keluhan respirasi, sinergi manajemen & pekerja, 3) Regulator, pengawasan penggunaan herbisida terbatas dan ratifikasi konvensi Rotterdam 24 Februari 2004. Kata kunci: Parakuat, pekerja penyemprot, keluhan respirasi, model 5-5 pencegahan PAK

Analysis of the dependent variable (respiration symptoms) and the independent variables (worker characteristics, work characteristics, exposure intensity, and respiratory prevention disorders) in paraquat sprayers in oil palm plantations in Kalimantan 2022. Methods-A cross-sectional quantitative study descriptive analytics of 189 worker respondents and 10 management respondents. Administered questionnaire instrument from August to October 2022. Analysis of bivariate relationship in Chi-Square 2x2, for p>0.25 the multivariate test was continued. Results-respiration symptoms (13.22%), cough (11.11%), coughing with phlegm (3.17%), shortness of breath (2.11%), asthma (1.05%). Multivariate analysis found that smoking habits had a risk of 4x (p 0.006), OR 4.12 (1.50-11.32)), employment status of permanent workers had a risk of 3x (p-value 0.022, OR 2.98 (1, 16-7.64)), and poor use of PPE has a risk of 4.77x (p 0.002, OR 4.77 (1.78 - 12.80)). No significant relationship between the prevention of respiratory and respiratory symptoms. Suggest-1) Workers-A healthy lifestyle, healthy work, smoking cessation programs, 2) Company-RAPKPIEK method on PKDTK, work environment inspections, fit to work programs, improve quality and quantity of use of PPE, reporting system, synergy between management & workers, 3) Regulators-Supervise the use of limited herbicides and ratify the Rotterdam convention 24 February 2004. Keywords: Paraquat, spray workers, respiratory symptoms, 5-5 model of prevention of occupational health diseases
Read More
T-7521
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desy Sulistiyorini; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Devie Fitri Octaviani
S-8087
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Liana Dewi Yulianti; Pembimbing: Hendra; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Ibnu Uzail Yamani
S-4578
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Soekma; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Robiana Modjo, Doni Hikmat Ramdhan, Budi Arifin, Adenan
Abstrak: Pajanan debu terhirup yang terus-menerus tempat kerja dapat menimbulkan efeknegatif pada kesehatan sistem pernapasan pekerja. Penelitian ini bertujuan untukmenentukan konsentrasi dari pajanan debu terhirup personal dan menganalisisgambaran keluhan kesehatan subjektif pekerja di bagian vitamin room padaindustri susu PT X tahun 2016. Desain potong-lintang digunakan pada 20 orangpekerja (populasi total). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi debu terhirupdi area timbang kecil, area timbang besar dan area penyimpanan material berturut-turut sebesar 0.45±0.23, 7.42±2.38, dan 0.47±0.25 mg/m3. Konsentrasi debuterhirup yang terdapat pada area timbang besar melebihi nilai ambang batas yangdiperbolehkan (2.49 mg/m3). Penelitian ini menunjukkan terdapat 16 orang (80%)pekerja yang mengalami keluhan kesehatan subjektif dengan keluhan sepertibersin-bersin (70%), tenggorokan kering/sakit tenggorokan (65%), dan hidungtersumbat (35%).Kata kunci : pajanan debu terhirup, industri susu, keluhan kesehatan subjektif.
Read More
T-4733
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive