Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33144 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Siti Hayati; Pembimbing: Amal C. Sjaaf
S-1290
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saurikah; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono; Penguji: Artha Prabawa, Asep Fithri Hilman
Abstrak: Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi wajib bagi dosen di Poltekkes Kemenkes dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya, salah satunya yaitu kegiatan penelitian. Terbatasnya akses, pendanaan dan tuntutan melaksanakan penelitian yang berkualitas terkait kebutuhan beban kerja dosen (BKD) membuat Badan PPSDM Kesehatan melalui Pusdiklat Nakes mengeluarkan kebijakan yang salah satunya adalah menciptakan keunggulan penelitian di perguruan tinggi melalui program penelitian unggulan perguruan tinggi (PUPT) bagi dosen Poltekkes Kemenkes. Kegiatan PUPT yang ada di Pusdiklat Nakes saat ini menggunakan tata kelola konvensional, yaitu pencatatan masih manual dan penyimpanan data dilakukan pada banyak file dan pada tempat berbeda. Pengembangan sistem informasi yang terintegrasi antara peneliti (dosen pengusul), pengelola dan penilai merupakan salah satu sarana yang dapat menjawab kebutuhan tersebut di atas.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan rancangan aplikasi pengembangan sistem informasi berbasis web Penelitian Unggulan Pendidikan Tinggi (PUPT) bagi dosen Poltekkes Kemenkes di Pusdiklat Nakes. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dalam tahap pengumpulan data atau informasi penulis menggunakan metode telaah dokumen, wawancara dan observasi. Sedangkan dalam tahap pengembangan sistem penulis menggunakan suatu metode pengembangan System Development Life Cycle (SDLC).
Hasil penelitian berupa analisis sistem, yaitu untuk mengetahui permasalahan yang ada pada sistem PUPT saat ini, hal-hal yang dibutuhkan oleh sistem serta peluang untuk pengembangan. Berdasarkan hasil analisis sistem, dilakukan perancangan database dan aplikasi web untuk program PUPT di Pusdiklat Nakes. Diharapkan dengan adanya hasil penelitian ini dapat membantu tidak hanya kepada pengelola program tetapi juga kepada peneliti (dosen pengusul) dalam memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu.
Kata kunci : Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi, pengembangan sistem informasi, web
Read More
S-8690
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nabila Isnain Ismi Humairoh; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Putri Ayuni Alayyannur
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran kesehatan mental (depresi, gangguan kecemasan, dan distress), faktor psikososial, strategi coping stress, dan kerentanan (vulnerability) pada dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Indonesia. Desain studi yang digunakan adalah desain studi deskriptif cross sectional dengan metode kuantitatif. Data diperoleh menggunakan metode pengambilan data primer melalui penyebaran kuesioner di Universitas Indonesia dari Mei hingga Juni. Teknik sampling yang digunakan adalah voluntary sampling dengan responden mengisi secara sukarela dan mandiri. Jumlah responden penelitian ini sebanyak 267 dosen dan 451 tenaga kependidikan. Hasil penelitian pada dosen menunjukkan sebagian besar responden berada pada rentang usia 35–50 tahun (54,3%), berjenis kelamin perempuan (64,8%), berpendidikan terakhir doktor (75,3%), dan memiliki masa kerja 11–20 tahun (36,3%). Sebagian besar responden dosen memiliki kondisi kesehatan normal baik terhadap indikasi depresi (79%), gangguan kecemasan (59,2%), dan distress (85,4%). Selain itu, sebagian besar responden berada pada tingkat kerentanan yang rendah (85%) dan memiliki jenis strategi coping stress dominan berupa problem-focused coping (85,8%). Faktor psikososial yang dipersepsikan memiliki risiko tinggi oleh responden dosen yaitu faktor individu, jadwal kerja, dan beban kerja. Di sisi lain, hasil penelitian pada tenaga kependidikan menunjukkan sebagian besar responden berada pada rentang usia 35–50 tahun (47,7%), berjenis kelamin perempuan (60,5%), berpendidikan terakhir sarjana (60,5%), dan memiliki masa kerja ≤ 10 tahun. Kondisi kesehatan mental pada sebagian besar tenaga kependidikan berada pada tingkat normal dari indikasi depresi (71,2), gangguan kecemasan (52,8%), dan distress (82,3%). Tingkat kerentanan yang dimiliki sebagian besar tenaga kependidikan adalah normal (80%) dan strategi coping stress yang sering digunakan berupa problem-focused coping (85,6%). Faktor psikososial yang dipersepsikan memiliki risiko tinggi oleh responden tenaga kependidikan yaitu pengambilan keputusan, jadwal kerja, dan faktor individu. Hasil dari penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi Universitas Indonesia sebagai pelaksanaan pedoman kesehatan mental dan sebagai tolak ukur untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam mengelola kesehatan mental pada dosen dan tenaga kependidikan Universitas Indonesia.


This study aims to analyze the mental health profile (depression, anxiety, and distress), psychosocial factors, stress coping strategies, and vulnerability among lecturers and academic staff at Universitas Indonesia. The study employed a descriptive cross-sectional design with a quantitative approach. Data were collected through a primary data collection method by distributing the questionnaire at Universitas Indonesia from May to June. The sampling technique used was voluntary sampling, with participants completing the questionnaire voluntarily and independently (self-claim). The total numbers of respondents obtained from this study were 267 lecturers and 451 academic staff. The results for lecturers indicate that the majority of the respondents were aged 35–50 years (54,3%), female (64,8%), had a doctoral degree (75,3%), and had a working period of 11–20 years (36,3%). The mental health overview of lecturers shows most of the respondents have normal health conditions to the indications of depression (79%), anxiety (59,2%), and distress (85,4%). In addition, most respondents were categorized as having a low level of vulnerability (85%) and predominantly used problem-focused coping (85,8%) as a dominant type of stress coping strategy. Psychosocial factors perceived as high risk by the respondents are individual factors, work schedule, and workload. On the other hand, the results for academic staff show majority of the respondents were aged 35–50 years (47,7%), female (60,5%), had a bachelor degree (60,5%), and had a working period of ≤ 10 years. Most academic staff also reported normal level indications of depression (71,2%), anxiety (52,78%), and distress (82,3%). The majority exhibited a normal level of vulnerability (80%) and the stress coping strategy often used was problem-focused coping (85.6%). Psychosocial factors perceived as high risk by academic staff respondents were decision making, work schedule, and individual factors. The research findings are expected to be beneficial for Universitas Indonesia in implementing mental health guidelines and serving as a benchmark for taking further steps in managing the mental health of lecturers and academic staff at Universitas Indonesia.
Read More
S-12105
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iskandar Zulkarnain; Pembimbing: Sabarinah B. Prasetyo
T-747
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heri Jati Santoso; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi
S-1398
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hasmiati Sessu; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Sandi Iljanto, Syafdewiyani, Rustam Efendi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh(PJJ) bagi tenaga bidan lulusan Diploma I Kebidanan yang diselenggarakan diPoltekkes Kemenkes Kupang, dengan pendekatanevaluasi menggunakan modellogika (Logic Model). Subyek penelitian adalah pengelola, tutor, admin danmahasiswa program PJJ. Hasil penelitian pada komponen input menunjukkanbahwa kriteria dan persyaratan mahasiswa sudah memenuhi ketentuan, kurikulumyang digunakan sudah sesuai dengan standar, sumber daya manusia baik tenagapendidik maupun kependidikan masih kurang baik dari jumlah maupun jenisnya,sarana prasarana masih terbatas terutama penyediaan koneksi jaringan yang stabilserta manajemen penyelenggaraan yang masih harus ditingkatkan kualitasnya.Pada komponen proses menunjukkan adanya hambatan dalam proses belajarmandiri maupun tatap muka (langsung dan online) terkait dengan koneksi jaringandan jarak mahasiswa ke tempat belajar yang jauh. Pada komponen output, hasilcapaian belajar cukup baik, 72.3% mahasiswa memiliki Indeks Prestasi Kumulatif(IPK) dalam kisaran 2,76-3,50, dengan IPK tertinggi 3,42 dan IPK terendah 1,46.Kata kunci : Pendidikan jarak jauh, evaluasi, model logika.
Read More
T-4560
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Naharus Surur; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah AYuningtyas, Gunawan Setiadi, Sudadi Hirawan, Dian Ayubi
Abstrak:

Perencanaan tenaga kesehatan yang tidak baik akan mengakibatkan terjadinya kesenjangan antara kebutuhan tenaga kesehatan dengan realisasi. Akibatnya menimbulkan ketidakmerataan tenaga kesehatan. Satu wilayah mendapatkan tenaga kesehatan yang memadai, sementara wilayah lain kurang tenaga kesehatan sehingga akan mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Proses perencanaan yang baik meliputi : (1) perkiraan demand , (2) perkiraan supply , (3) mempertahankan (retaining), anggaran (budgeting).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perencanaan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor tahun 2002 dengan mempergunakan analisis SIPOC, yaitu dilihat semenjak dari Suppliers - Inputs - Processes - Outputs -- Customer.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan penelusuran dokumen agar dapat digali informasi yang mendalam tentang perencanaan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor tahun 2002.Adapun hasil dari penelitian ini adalah unsur pemasok (suppliers) telah memberikan dengan baik, walaupun masih ada pemasok lain yang belum dilibatkan dalam perencanaan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor tahun 2002 adalah organisasi profesi dan institusi pendidikan. Belum adanya SOP, dana yang tidak ada, sarana penting untuk untuk perencanaan yaitu IT belum memadai, dan tenaga perencana yang belum memadai dari segi kuantitas dan kualitas sangat mempengaruhi mutu Masukan (inputs). Sementara dalam unsur proses ditemukan bahwa prakiraan demand masih menggunakan metode "ratio tenaga terhadap jumlah penduduk", pada prakiraan supply masih sangat tergantung pada Dinkes Propinsi dan Pemda Kabupaten dalam reknit-ilea, prose retaining dengan strategi "layanan cepat-tepat-sejahtera", dan tidak memiliki anggaran khusus untuk pengembangan tenaga kesehatan. Pada unsur keluaran (outputs) sudah ada usulan kebutuhan. penempatan dan pengembangan nakes, akan tetapi belum memenuhi syarat sebuah usulan yang baik.Sementara pada unsur customer/ pelanggan sudah merasa cukup puas dengan hasil perencanaan, namun tidak puas dengan realisasinya.Untuk terlaksananya perencanaan yang baik perlu ditingkatkan kemampuan personil di Subdin Perencanaan dan Pengembangan, dilengkapi IT yang memadai agar Sistem Informasi Kesehatan dapat beroperasi, disediakan alokasi dana untuk perencanaan, dan harus banyak melakukan advocacy ke berbagai pihak dalam rangka mengoptimalkan perencanaan.Daftar pustaka : 34 ( 1984-2001)


 

Analysis of Health Workforce Planning in Bogor in The year of 2002 The improper planning of medical staff will cause differences between the need of the staff and the number of staff in reality. The result is unequal number of the staff; in one place the number of the staff is sufficient but in another place isn't. The lack of the staff will influence the quality of the medical service. The good planning process involves (I) demand estimation, (2) supply estimation, (3) retaining , and (4) budgeting,The purpose of this research is to know the medical staff planning description in Bogor Region in2002 using SIPOC analysis, from Supplier-Input-Processes-Outputs-Customer.The method used in this research is qualitative method , using in depth interview technique, observation and document tracing. These techniques enable to dig information deeply about the planning of medical staff in Bogor region in 2002.From this research, it is known that the Supplier has given well. But there are suppliers that are not involved in Bogor medical staff planning 2002, that are profession organization and educational institution. The non-existence of SOP, no funds, the insufficient of IT, and the insufficient of the quality and the quantity of the planning staff; influence the quality of the Inputs. Mean while; in the Process; demand estimation still using -staff ratio toward the number of people-' method. In the recruitment, supply estimation still depends on the province health institution and region authority. The retaining process using "Layanan cepat-Tepat-Sejahtera" (Fast-Accurate-Welfare) strategy and doesn't have special budget to develop the medical staff. In Output there has been a need of proposal , medical staff placement and development, but it is considered not fulfill the requirement of a good proposal. In Customer, the customers have felt satisfied by the planning , but they are disappointed with the carrying out.To carry out the planning well, it is necessary to improve the personnel ability in Planning and Development Subsection, supplied with sufficient IT; so medical information system can work. Fund allocation is prepared for the planning, and advocacy must be done to people who concern to optimize the planning.Bibliography: 34 (1984 - 2001)

Read More
T-1459
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indonesian Doctor, Ed.01, Febr. 2016, hal. 18-19
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raudah; Pembimbing: Hasbullah Thabrany
S-1136
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nina Marlina; Pembimbing: Soeratmi Poerbonegoro
S-87
Jakarta : FKM UI, 1982
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive