Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39329 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Cindy Yanci; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Zakiyah
Abstrak: Obesitas adalah faktor risiko penyakit kardiovaskular. Skripsi ini merupakan penelitian dengan desain studi cross-sectional yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian obesitas berdasarkan asupan gizi, aktivitas fisik, dan faktor lainnya. Penelitian ini melibatkan 104 responden yang merupakan PNS di Kantor Dinas Kesehatan kota Depok. Obesitas diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh. Sebanyak 50% PNS mengalami obesitas (IMT > 25 kg/m2 ). Dari beberapa variabel yang diuji, terdapat perbedaan bermakna kejadian obesitas berdasarkan asupan energi, karbohidrat, dan lemak, serta kebiasaan makan di luar rumah baik pada pria maupun wanita. Setelah dikontrol oleh jenis kelamin, perbedaan tersebut hanya bermakna pada wanita. Berdasarkan hasil penelitian, PNS disarankan untuk mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak yang berlebihan, serta mengurangi frekuensi makan di luar rumah untuk mencegah obesitas.

Kata Kunci: Obesitas, Indeks Massa Tubuh, asupan gizi, aktivitas fisik

Obesity is an independent risk factor for cardiovarcular disease. The purpose of this cross-sectional study is to identify the difference in the incidence of obesity based on dietary intake, physical activity, and some other factors. A total of 104 civil servants of Depok Health Department were included in this study. Obesity was measured using Body Mass Index. The prevalence of obesity (BMI > 25 kg/m2 ) was 50%. From the tested variables, there were significant differences in proportion of energy, carbohydrate, and protein intake, as well as eating out of home on the prevalence of obesity in both men and women. After controlled by sex, the differences were only significant in women, but not in men. The results suggest that civil servants to reduce energy, carbohydrate, and fat intake, as well as the frequency of eating out of home.

Keywords: Obesity, Body Mass Index, dietary intake, physical activity
Read More
S-8743
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yeni Sifiani Setiadi; Pembimbing: Asih Setiarini
S-3861
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winne Widiantini, Zarfiel Tafal
KJKMN Vol.8, No.7
Depok : FKM UI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bonie Febriany Putri Agnur; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Sandra Fikawati, Zakiah
Abstrak: Gizi lebih berhubungan dengan risiko kematian akibat penyakit diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan proporsi kejadian gizi lebih berdasarkan asupan gizi, aktivitas fisik, perilaku sedentari, pengetahuan gizi & gizi lebih, dan kebiasaan sarapan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 110 responden yang merupakan Pegawai Negeri Sipil di Dinas Kesehatan Kota Depok. Pengukuran status gizi lebih menggunakan indeks masa tubuh, asupan gizi menggunakan metode food recall 2x24 jam, aktivitas fisik menggunakan GPAQ, perilaku sedentari menggunakan SBQ, pengetahuan gizi & gizi lebih dan kebiasaan sarapan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,6% PNS mengalami gizi lebih (IMT ≥ 25 kg/m2 ). Terdapat perbedaan proporsi bermakna pada variabel asupan gizi, aktivitas fisik, pengetahuan gizi & gizi lebih, dan kebiasaan sarapan. Setelah dilakukan analisis stratifikasi berdasarkan jenis kelamin, terdapat perbedaan proporsi bermakna variabel asupan energi pada lakilaki sedangkan variabel lainnya bermakna pada perempuan saja. Gizi lebih terjadi pada setengah responden PNS di Dinas Kesehatan Kota Depok. Anjuran untuk konsumsi makanan rendah kalori, rendah lemak, dan tinggi serat serta peningkatan aktivitas fisik dapat mengurangi angka kejadian gizi lebih dan mencegah pertambahan berat badan.
Kata Kunci: Gizi lebih, Indeks Masa Tubuh, asupan gizi, aktivitas fisik, Pegawai Negeri Sipil
Overnutrition associated with the risk of death form diabetes mellitus type 2 diseases. This study aims to determine differences of proportion in the incidence of overnutrition based on dietary intake, physical activity, sedentary behaviour, knowledge of nutrition & overnutrition, and breakfast habits. This study used cross-sectional design. A total of 110 civil employees of Depok Health Department were included in this study. Overnutrition was measured using Body Mass Index, dietary intake using method of food recall 2x24 hours, physical activity using GPAQ, sedentary behaviour using SBQ, knowledge of nutrition & overnutrition using questionnaire. The results showed that were 53,6% civil employees is overnutrition (BMI ≥ 25 kg/m2 ). There were significant differences of proportion in variables dietary intake, physical activity, knowledge of nutrition and overnutrition, and breakfast habits. After stratification analyze based on sex, there were significant differences of proportion variables energy intake in men, while the difference of proportion other variables were only significant in women. Overnutrition occurs on half of civil employees of Depok Health Department. Consumed food with low calories, low fat, and high fiber and then increase physical activity can reduce prevalence of overnutrition and prevent weight gain.
Keywords: overnutrition, Body Mass Index, dietary intake, physical activity, civil employees
Read More
S-9075
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Karina Astheria; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Triyanti, Yunita
S-7930
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ervine Chastine Marind; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Evi Fatimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan total asupan energi siswa SMAN 68 Jakarta. Metode yang dipakai adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi penelitian potong lintang (cross-sectional). Total asupan energi adalah variable dependen, sementara persepsi mengenai karbohidrat, persepsi mengenai lemak, pengetahuan gizi, penggunaan media sosial, pendidikan orang tua dan jenis kelamin merupakan variabel independen. Penelitian ini melibatkan 184 siswa SMAN 68 Jakarta setelah dilakukan simple random sampling.
Read More
S-10645
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aisyah Noura Zumairitri Syam; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Trini Sudiarti, Fitria
Abstrak: Prehipertensi pada remaja didefinisikan sebagai TDS dan/atau TDD yang ?90 hingga <95 persentil, sedangkan hipertensi didefinisikan sebagai TDS dan/atau TDD 95th hingga 99th persentil + 5 mmHg berdasarkan jenis kelamin, usia, dan TB. Penelitian ini bertuj
Read More
S-11758
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Masruroh; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Siti Arifah Pudjonarti, Suroto, Yoan Hotmida Naomi Hutabarat
Abstrak: Obesitas yang merupakan masalah kesehatan dan prevalensinya cenderungmeningkat setiap tahun berdampak pada terjadinya penyakit degeneratif sepertihipertensi, diabetes mellitus dan penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui perbedaan status obesitas berdasarkan asupan gizi, konsumsiminuman manis, aktivitas fisik dan durasi tidur pada PNS. Populasi penelitianadalah orang dewasa yang terdaftar sebagai PNS di Ditjen Kesehatan MasyarakatKemenkes. Disain penelitian ini adalah cross sectional dengan jumlah sampelsebanyak 108 yang dipilih dengan systematic random sampling. Datadikumpulkan pada bulan Mei 2016, meliputi status obesitas, asupan gizi yangterdiri dari energi, lemak, karbohidrat dan protein, serat, kebiasaan konsumsiminuman manis aktivitas fisik dan durasi tidur. Status obesitas dinilai dari IMTyang diperoleh dari pengukuran berat badan dan tinggi badan, aktivitas fisikdiperoleh dari GPAQ, durasi tidur dihitung berdasarkan kebiasaan tidur malampada hari kerja dan hari libur yang diperoleh dari kuesioner, konsumsi minumanmanis menggunakan FFQ dan asupan zat gizi menggunakan metode food recall2x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44,4 % responden mengalamiobesitas. Terdapat perbedaan status obesitas berdasarkan durasi tidur. Orang yangtidur ≤6 jam/hari berpeluang mengalami obesitas 2,8 kali lebih tinggi dari yangtidur >6 jam/hari. Perbedaan tersebut bermakna pada usia <40 tahun dan padapangkat/golongan III. Tidak ada perbedaan status obesitas berdasarkan asupangizi, aktivitas fisik dan konsumsi minuman manis. Disarankan kepada PNSuntuk mengatur pola tidur dan durasi tidur malam tidak kurang dari 6 jam sehariagar terhindar dari risiko obesitas.Kata Kunci: obesitas, dewasa, durasi tidur, asupan gizi, aktivitas fisik
Obesity that its prevalence has increased over the years, is associated withhypertension, diabetes mellitus and cardiovascular diseases. The study aimed todetermine the differences between nutrition intake, dietary fiber, consumptionsweetened beverages, physical activity and sleep duration among civil servants.The study population is adult who are registered as sivil servant of General ofPublic Health in Ministry of Health. The design of the study is cross sectionalwith total sample 108 selected by systematic random sampling. The study wasconducted in May 2016. The data colection used instruments includingantropometric measurements (obesity status), GPAQ (physical activity), a specialquestionairre for sleep duration, FFQ (sweetened beverages consumption) and2x24 hour food recall (nutrition intake). The result showed 44,4% of respondentswere obese. There was significant differences in obesity status based on sleepduration (p=0.022). People who slept ≤ 6 hours/day had 2.8 time higher risk ofbecoming obese than those who slept > 6 hours/day. The significancy only onresponden with ages<40 years and level III of occupancy. This finding suggeststhat civil servants has to manage their sleep time and not have usual sleepduration less than or equal to 6 hours a day in order to avoid the risk of obesity.Key words: obesity, adults, sleep duration, physical activity, nutrition intake.
Read More
T-4616
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eri Rachmawati; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Fatmah, Suroto, Mury Kuswari
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status kebugaran bedasarkanstatus obesitas, aktivitas fisik, asupan gizi dan kebiasaan merokok pada PNS DirjenKesmas Kementerian Kesehatan . Penelitian ini menggunakan disain studi cross-sectional dengan responden 78 orang. Data yang dikumpulkan meliputi denyutnadi, IMT, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, asupan energi, protein, lemak dankarbohidrat. Pengukuran kebugaran dengan menggunakan metode YMCA. Statusobesitas diukur dengan indeks massa tubuh (IMT), aktivitas fisik menggunakankuesioner GPAQ dan asupan gizi menggunakan food recall. Hasil penelitian adaperbedaan bermakna status kebugaran berdasarkan asupan karbohidrat. Disarankanmengkonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan gizi yang dianjurkan terutamaprotein yang pada penelitian ini terbukti berperan terhadap tubuh yang bugar.
Kata Kunci : Kebugaran, obesitas, aktivitas fisik, asupan gizi
This study aimed to determine differences in fitness status based on the status ofobesity, physical activity, nutrition and smoking habits on the governmentemployees Directorate General for Public Health, Ministry of Health. This studyused a cross-sectional study design with respondents of 78 people. Data collectedwere pulse, BMI, physical activity, smoking habits, intake of energy, protein, fatand carbohydrates. Fitness measurements used the YMCA; obesity status wasmeasured with body mass index(IMT); physical activity obtained with GPAQ andnutrient intake used a 24 hour food recall. There is significant difference in fitnessstatus based on the intake of carbohydrates. It is advisable to consume food inaccordance with nutritional requirements recommended especially proteins in thisstudy proved to contribute to a fit body .
Keywords : Fitness, obesity, physical activity, nutrient intake.
Read More
T-4664
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive