Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39166 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fitriani; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi
S-3337
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wiwin Nurhayati; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan
M-734
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sahala Pardede; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi
S-3786
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dhanu Budhi Dharmika; Pembimbing: Erwandi, Dadan
M-2086
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Delvia Jessica; Pembimbing: Ridwan Z. Syaaf; Penguji: Robiana Modjo, Wien Goerindro
S-6070
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sukardi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Elsye As Safira, Novianti Sulistyowati
Abstrak: Tesis ini membahas Pajanan Penanganan Bahan Kimia Berbahaya Beracun (B3)Benzene dan xylene pada Divisi Industrial Chemical Specialties PT ClariantIndonesia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pajanan Benzene danxylene serta untuk mengetahui upaya pengendalian yang sudah dilakukan.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Datadikumpulkan dengan membagikan kuesioner terbuka dan melakukan pengukuranlangsung dengan metode personal active sampling untuk mengetahui kadarBenzene dan xylene di tempat kerja . Hasil penelitian menyarankan bahwakaryawan perlu meningkatkan kesadaran dalam menggunakan alat pelindung diripada saat bersinggungan dengan bahan kimia B3. Perusahaan perlu melakukanreview terhadap PPE management khususnya respirator. Perusahaan juga perlumeningkatkan program preventive maintenance terhadap sarana dan prasaranayang terkait dengan penanganan bahan kimia Benzene dan xylene.Kata kunci:Kajian Pajanan B3, Benzene, Xylene
The focus of this study is the exposure assessment of handling Dangerous Goodsbenzene and xylene in Industrial Chemical Specialties Department at PTABCIndonesia. The purpose of this study is to analyze the exposure of benzeneand xylene also to evaluate the control programs of dangerous chemical exposure.This study is a qualitative research with descriptive interpretive. The data werecollected by open questionnaires and environment monitoring by personalsampling method to ensure the level of air quality. From the results, theresearcher suggests that workers need to increase awareness regarding personalprotective equipment used especially when handling dangerous goods chemicals.Company also has to improve management of personal protective equipmentwhich involved all workers who contact with dangerous chemicals. Company alsohas to improve preventive maintenance programs to equipments related withhandling benzene and xyleneKeywords:Exposure Assessment of Dangerous Goods, Benzene, Xylene.
Read More
T-4660
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Isradi Zainal; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Mila Tejamaya, Haruki Agustina, Sudi Astono
Abstrak: Penelitian bertujuan mengetahui tingkat risiko dari bahan berbahaya dan beracun yang ada di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan adalah penilaian risiko dengan melihat potensi bahaya dan tingkat paparannya. Mengacu dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2019 tentang Program Kedaruratan Pengelolaan B3 dan/atau Limbah B3, data dan informasi yang dibutuhkan untuk penilaian risiko yaitu jenis kegiatan Pengelolaan B3, jenis industri, klasifikasi B3, jumlah B3, potensi ancaman terhadap keselamatan jiwa manusia; dan potensi ancaman terhadap fungsi lingkungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai risiko kedaruratan B3 di sektor Pertambangan Energi, Minyak, dan Gas Balikpapan dari pendekatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) masing-masing sebesar 32,87 dan 32,81, yang artinya berisiko sedang. Jenis B3 yang dominan adalah mudah terbakar dan korosif. Rata-rata nilai risiko kedaruratan B3 di Sektor Penyedia Air Bersih Balikpapan dari pendekatan KLHK dan Kemnaker masing-masing sebesar 24, yang artinya berisiko rendah. Jenis B3 yang dominan adalah korosif. Rata-rata tingkat risiko B3 di kota Balikpapan untuk sektor pertambangan, energi, minyak dan gas dan PDAM dari pendekatan KLHK dan Kemnaker masingmasing sebesar 31,56 dan 31,51 (sedang). Potensi kedaruratan B3 di Kota Balikpapan meliputi: terjadinya tumpahan B3, kebakaran, ledakan, paparan terhadap manusia dan pencemaran lingkungan. Program kedaruratan B3 meliputi tersusunnya infrastruktur dan penanggulangan B3 dan Limbah B3
Read More
T-6402
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suharti; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Ridwan Z Sjaaf, Mayarni
T-1331
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mutiara Ayu Asmara; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Farida Tusafariah
S-7356
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kuwatno; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Mayarni,
Abstrak:

Bahan kimia berbahaya merupakan substansi yang kita butuhkan sekaligus dapat menyebabkan bahaya. Bahaya yang terjadi diantaranya dapat menyebabkan, korosi, radiasi, peledakan, kebakaran, keracunan atau gangguan penyakit. Gudang farmasi kabupaten dibentuk berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan nomor : 610fmenkes//SK?XI/81, mempunyai tugas melaksanakan, penerimaan, penyirnpanan dan pendistribusian perbekalan farmasi dan peralatan kesehatan yang diperlukan dalam rangka pelayanan kesehatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit. Sampai sekarang telah dibentuk gudang farmasi kabupaten di seluruh Indonesia. Dari pengamatan sernentara, penyimpanan, penanganan, asilitas, alat pelindung diri, standart prosedur operasi, pendidikan dan pelatihan, hygien personal belum berjalan baik. Dari kondidi diatas perlu dilakukan penelitian resiko bahan kimia berbahaya yang disimpan di GFk Belitung. Penelitian ini hanya terbatas pada analisa resiko kebakaran dan keracunan. Pertanyaannya adalah bagaiaman tingkat resiko kebakaran dan keracunan terhadap pekerja, properti dan pelayanan kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat resiko masing masing bahan kimia berbahaya. Metodologi penelitian adalah analisa diskriptif, semi kuantitatif dengan pendekatan manajemen rsiko, meliputi identifikasi, analisa, evaluasi dan pengendalian. Hasil yang didapat dari tingkat resiko kebakaran untuk etil kloridan dan etanol adalah tinggi, metanol, aceton, eter adalah rendah, sedangkan malathion dan fonnaldehida adalah sangat rendah.Tingkat resiko kemcunan untuk metanol adalah sedang, aceton, malathion, ormaldehida, etanol, etil klorida adalah rendah, sedangkan eter adalah sangat rendah. Dari hasil penelitian ini disarankan untuk melakukan penelitian bio monitoring terhadap pekerja, dan penelitian pengukuiran konsentrasi uap bahan mudah terbakar.The chemicals hazard are subtance needed, but also dangerouslts are dangrous to human, property and environment.


 

The chemicals hazard are caution to corrosive, radiation, explotion, fire , injury and toxic. Warehouse farmaceutical regency is establish by Minister of Heealth rules, no 610/Menkes/SK/XL/81 .The job and fungtion of warehouse regency is recieving, storing and distributing farmaceutical goods, health tools, for health commmunity services, prevention and eliminate disease. Now, warehouse farmaceutical regency have built every regency in Indonesia. By empiris observation, storing, handling, facility, safety and health protection, standart operation procedure, training and education, personal hygiens,are not carefully. By above the condition , this reseach is to explore chemical hazard risk in the warehouse Belitung regency. The reseach is limited to iire risk analysis and toxic risk analysis. The questions are,how fire risk level and toxic risk level to occupational, property and community health services. The aim of this reseach is understanding of risk level each chemical hazard. The reseach method,s is discription analysis, semikuantitative by risk management. Risk management step,s are identification, analysis, evaluation and control risk. The reseach showed that the tire risk level of ethyl chloride, ethanol are high, so methanol, aceton, ether are medium and formaldehide, malathion are very low. The toxic risk level of methanol is medium, aceton, malathion, formadehide, ethyl chloride are low, and than ether is very low. The suggestion to improve this reseach is biomonitoring reseach to occupational, and messure volatile chemical hazard concentration in work place.

Read More
T-1419
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive