Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35884 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Siti Maisaroh; Pembimbing: Asri C. Adisasmita
S-3369
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.46, No.9, Sept. 1996, hal. 484-488
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lies Purnawati; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti
T-653
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novia Indra Wardhani; Pembimbing: Amal C. Sjaaf
B-156
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Imelda Emilia Dharma; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
B-20
Depok : FKM UI, 1992
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sofiani Dwi Astuti; Pembimbing: Sudiyanto Kamso
S-2511
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desry Bangun; Pembimbing: Ratna Djuwita; Penguji: Helda; Joko Susanto
S-7546
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hamzah Muhammad Mardi Putra; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, H. M. Sarjono
Abstrak: International Diabetes Federation pada tahun 2013 menyatakan bahwa Indonesia termasuk 10 besar penderita diabetes di dunia dan diperkirakan akan mengalami peningkatan yang pesat. 55% dari penderita diabetes belum mengetahui bahwamereka terkena diabetes. Prevalensi diabetes mellitus terbesar berdasarkan provinsi berada di DKI Jakarta dengan 2,6%. Puskesmas Pasar Rebo berada diDKI Jakarta yang merupakan provinsi dengan prevalensi diabetes tertinggi diIndonesia menurut provinsi. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor risikoyang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo tahun 2014. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan metode case control. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang dengan 40 kasus dan 40 kontrol. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah faktor umur, pendidikan, pekerjaan, tekanan darah, status gizi, kebiasaan merokok, riwayat DM pada keluarga, pola konsumsi buah dan sayur, pola konsumsi makanan tinggi gula, dan aktivitas fisik. Variabel dependen adalah diabetes mellitus. Data dikumpulkan pada bulan Maret 2014 menggunakan data primer. Faktor risiko yang bermakna adalah umur (OR=3,4 nilai p=0,04),pekerjaan (OR=3,5 nilai p=0,01), dan status gizi (OR=5,12 nilai p=0,004).Kata Kunci: Diabetes mellitus, faktor risiko, kasus kontrol
International Diabetes Federation in 2013 states that Indonesia including 10diabetics in the world and is expected to increase rapidly. 55% of people withdiabetes do not know that they are affected by diabetes mellitus.Prevalensi largestprovince were based in Jakarta with 2.6%. Pasar Rebo Public Health Centerlocated in Jakarta, is a province of Indonesia highest diabetes prevalence byprovince. This thesis aims to determine the risk factors associated with theincidence of diabetes mellitus in Pasar Rebo Public Health Center in 2014. Studydesign used was a quantitative study with case-control methods. The number ofsamples in this study were 80 people with 40 cases and 40 controls. Independentvariables in this study are the factors of age, education, occupation, bloodpressure, nutritional status, smoking habits, family history of diabetes, the patternof consumption of fruits and vegetables, foods high in sugar consumptionpatterns, and physical activity. The dependent variable is diabetes mellitus. Datawere collected in March 2014, using primary data. Significant risk factors wereage (OR = 3.4 p = 0.04), employment (OR = 3.5 p = 0.01), and nutritional status(OR = 5.12 p = 0.004).Keywords: Diabetes mellitus, risk factors, case control
Read More
S-8284
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Youvita Indamaika Simbolon; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Hera Nurlita, Ari Wijayanti
Abstrak: Tingkat kepatuhan diet di Indonesia rata-rata masih rendah. Diet dalam menjaga makanan seringkali menjadi kendala karena masih tergoda dengan segala makanan yang dapat memperburuk kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan disain cross-sectional. Sampel yang diteliti adalah seluruh penderita diabetes melitus tipe 2 dengan rentang usia 25-65 tahun yang sedang rawat jalan, sampel diambil dengan metode non-random sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 130 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran antropometri, pengisian kuesioner, form food recall 1x24 jam dan semi- quantitative food frequency questionnaire (SFFQ). Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 13,8% responden yang patuh diet. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan diet diabetes melitus tipe 2 dengan jenis kelamin (p=0,008) dan lama menderita (p=0,044). Hasil uji regresi logistik menunjukkan lama menderita merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kepatuhan diet diabetes melitus tipe 2. Penderita diabetes melitus diharapkan untuk memperhatikan pola makan yang dianjurkan dan melaksanakannya dengan baik, mampu secara aktif untuk meningkatkan pengetahuannya terkait penyakit diabetes melitus dan faktor-faktor terkait lainnya dan tetap mempertahankan pola makan yang sudah dijalankan bagi yang sudah lama menderita diabetes melitus tipe 2.
Kata kunci: Diabetes mellitus tipe 2, kepatuhan diet, karakteristik individu, faktor psikososial

The level of dietary adherence in Indonesia is still low. Diet in maintaining food is often become an obstacles because the patient is still tempted by all food that can worsen their health. The purpose of this study is to determine the factors that associated with dietary adherence in type 2 diabetes mellitus patients. This study was using a cross-sectional design. The samples studied were all type 2 diabetes mellitus type 2 with the age range 25-65 years was outpatient, samples were taken with non-random sampling method with purposive sampling of 130 people. Data were collected through anthropometric measurements, filling-out questionnaires, 1x24 hour food recall and dan (semi- quantitative food frequency questionnaire) SFFQ form. The results showed 13.8% of respondents were diet-compliant. There were significant relationship between gender (p=0.008) and length of suffering (p=0.044) with between dietary adherence. The result of logistic regression test showed that the duration of suffering is the dominant factor associated with dietary adherence in type 2 diabetes mellitus patients. Type 2 diabetes mellitus patients were expected to pay attention to the diet recommended and carry it out well, to actively to improve the knowledge related to the disease diabetes mellitus and related to the other factors and still preserve diet that has been run for who has long been suffering from type 2 diabetes mellitus.
Keywords: Type 2 diabetes mellitus, dietary adherence, individual characteristics, psychosocial factors
Read More
T-5499
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive