Ditemukan 40920 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nurharianti; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad
S-3059
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Cornelis Novianus; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Sandra Fikawati, Titus Priyo Harjatmo, Puji Heriyanto
Abstrak:
Karies gigi merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut yang banyak dialami khususnyaoleh anak umur sekolah dasar. Kejadian karies gigi pada anak diukur melalui indeks DMFT.Karies gigi berkaitan erat dengan kebiasaan anak SD dalam mengkonsumsi makanankariogenik. Di Kota Serang, jumlah siswa SD yang menderita karies gigi tertinggi yaituberada di wilayah kerja Puskesmas Taktakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuihubungan karakteristik siswa dan perilaku konsumsi makanan kariogenik dengan kejadiankaries gigi pada siswa umur 11-12 tahun di SDN terpilih wilayah kerja Puskesmas TaktakanKota Serang tahun 2015, meliputi karakteristik (jenis kelamin, uang saku, pengetahuan,sikap, pH saliva), perilaku siswa (konsumsi makanan kariogenik, kebiasaan menggosok gigi,cara menggosok gigi yang benar). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmenggunakan rancangan penelitian Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan di SDN terpilihyang berada di wilayah kerja Puskesmas Taktakan Kota Serang dengan memakai teknikcluster random sampling yaitu SDN Drangong I, SDN I Taktakan, dan SDN Pereng. Hasilpenghitungan besar sampel diperoleh sebanyak 140 orang. Pengumpulan data menggunakankuesioner, pemeriksaan gigi, pengukuran pH saliva dan observasi cara menyikat gigi yangbenar. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat, uji bivariat dengan uji Kai Kuadrat,dan multivariat dengan Regresi Logistik. Hasil rekapitulasi indeks DMFT bahwa frekuensiDMFT terbanyak berada pada SDN Drangong I dan SDN Pereng termasuk tingkat keparahankaries gigi tinggi. Sedangkan SDN 1 Taktakan termasuk dalam tingkat keparahan karies gigirendah. Makanan kariogenik yang paling sering dikonsumsi siswa adalah makanankariogeniknya tinggi yang berbentuk padat lengket dan manis. Variabel yang mempunyaihubungan bermakna dengan kejadian karies gigi dengan p value < 0,05 adalah variabel uangsaku, variabel pengetahuan, variabel sikap, variabel kebiasaan menggosok gigi, variabel caramenggosok gigi yang benar, dan variabel konsumsi makanan kariogenik, sedangkan variabelyang tidak memiliki hubungan bemakna dengan kejadian karies gigi dengan p value > 0,05adalah variabel jenis kelamin dan variabel pH saliva. Faktor paling dominan adalah variabelkonsumsi makanan kariogenik berhubungan dengan kejadian karies gigi. Sedangkan variabelpengganggu yaitu variabel kebiasaan menggosok gigi dan cara menggosok gigi yang benar.Saran bagi siswa dapat membawa bekal makanan yang tidak terlalu manis dan lengket, selainpemeriksaan gigi rutin pada semua siswa Puskesmas Taktakan bekerja sama dengan pihaksekolah untuk memberikan penyuluhan kepada orangtua siswa tentang kesehatan gigianaknya terutama mengenai waktu yang tepat untuk anaknya menyikat gigi setelah makanmakanan yang kariogenik.Kata Kunci : Karakteristik Siswa, Karies Gigi, Makanan Kariogenik
Dental caries is one disease the teeth and mouth that many experienced particularly byprimary school children. The incidence of dental caries in children is measured through anDMFT index. Dental caries is closely related to elementary school children in the habitcariogenic foods consumption. In Serang City, the number of students who suffer from dentalcaries highest in the Puskesmas Taktakan working area. This study purpose was to determinethe relationship students characteristics and cariogenic food consumption behavior withdental caries incidence at students aged 11-12 years Selected the State Elementary School AtThe Puskesmas Taktakan working area Serang city 2015 include characteristics (gender,pocket money, knowladge, attitude, salivary pH), student behavior (cariogenic foodconsumption, tooth brushing habits, tooth brushing method). The method used in this study isusing Cross Sectional design. Research conducted at Selected The State Elementary Schoolslocated in the Puskesmas Taktakan working area serang city using cluster random samplingtechniques that is Drangong I State Elementary School, Taktakan I State Elementary Schooland Pereng State Elementary School Calculation results of the samples Size about 140people. Data collection using questionnaires, examination of teeth, salivary pH measurementand correct brushing method. Data was analyzed using univariate analysis, Bivariate with ChiSquare Test and multivariate with Regresi Logistic test. DMFT index recapitulation thatfrequency is the highest DMFT on Drangong And Pereng I State Elementary School andPereng State Elementary School while Taktakan I State Elementary School including theseverity of dental caries low Cariogenic foods most frequently consumed foodskariogeniknya students is high and sweet sticky solid. that have a significant relationship withthe dental caries incidence by p value < 0,05 is pocket money, knowladge, attitude,cariogenic food consumption, tooth brushing habits, tooth brushing method and whereasvariables that do not have a significant relationship with the dental caries p value > 0,05 isincidence is gender, salivary pH. The most dominant factor is cariogenic food consumptionvariable associated with the dental caries incidence. While the confounding variable is thetooth brushing habits variable, tooth brushing method variable. suggestion for students canbring food that is not too sweet and sticky, Routine dental examinations on all studentPuskesmas Taktakan cooperate with the school to provide counseling to parents about theirdental health, especially regarding the right time to brush her teeth after eating cariogenicfoods.Keyword : Students Characteristics, Dental Caries, Cariogenic Food.
Read More
Dental caries is one disease the teeth and mouth that many experienced particularly byprimary school children. The incidence of dental caries in children is measured through anDMFT index. Dental caries is closely related to elementary school children in the habitcariogenic foods consumption. In Serang City, the number of students who suffer from dentalcaries highest in the Puskesmas Taktakan working area. This study purpose was to determinethe relationship students characteristics and cariogenic food consumption behavior withdental caries incidence at students aged 11-12 years Selected the State Elementary School AtThe Puskesmas Taktakan working area Serang city 2015 include characteristics (gender,pocket money, knowladge, attitude, salivary pH), student behavior (cariogenic foodconsumption, tooth brushing habits, tooth brushing method). The method used in this study isusing Cross Sectional design. Research conducted at Selected The State Elementary Schoolslocated in the Puskesmas Taktakan working area serang city using cluster random samplingtechniques that is Drangong I State Elementary School, Taktakan I State Elementary Schooland Pereng State Elementary School Calculation results of the samples Size about 140people. Data collection using questionnaires, examination of teeth, salivary pH measurementand correct brushing method. Data was analyzed using univariate analysis, Bivariate with ChiSquare Test and multivariate with Regresi Logistic test. DMFT index recapitulation thatfrequency is the highest DMFT on Drangong And Pereng I State Elementary School andPereng State Elementary School while Taktakan I State Elementary School including theseverity of dental caries low Cariogenic foods most frequently consumed foodskariogeniknya students is high and sweet sticky solid. that have a significant relationship withthe dental caries incidence by p value < 0,05 is pocket money, knowladge, attitude,cariogenic food consumption, tooth brushing habits, tooth brushing method and whereasvariables that do not have a significant relationship with the dental caries p value > 0,05 isincidence is gender, salivary pH. The most dominant factor is cariogenic food consumptionvariable associated with the dental caries incidence. While the confounding variable is thetooth brushing habits variable, tooth brushing method variable. suggestion for students canbring food that is not too sweet and sticky, Routine dental examinations on all studentPuskesmas Taktakan cooperate with the school to provide counseling to parents about theirdental health, especially regarding the right time to brush her teeth after eating cariogenicfoods.Keyword : Students Characteristics, Dental Caries, Cariogenic Food.
T-4322
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ervon Veriza B.; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo
S-3193
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Iwany Amalliah Badruddin; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah; Penguji: Nurhayati Adnan, Magdarina D Agtini, Dede Anwar Musadad
Abstrak:
Karies gigi merupakan masalah kesehatan global dan penyakit gigi paling tinggi prevalensinya. Perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan pola konsumsi adalah salah satu etiologi karies gigi. Tujuan penelitian adalah mendapatkan nilai besar risiko karies gigi dan perilaku kesehatan gigi. Disain studi cross-sectional menggunakan data Riskesdas 2013. Jumlah sampel 5.496 anak usia 12 tahun. Prevalensi karies adalah 50,4%. Besar risiko anak yang memiliki kombinasi kedua perilaku tidak baik, adalah 1,99 kali (95% CI: 1,20-3,30) untuk mendapat karies dibanding anak dengan kombinasi perilaku baik. Sedangkan risiko anak yang memiliki kebiasaan menyikat gigi tidak pada waktu yang benar sebesar 1,75 kali (1,06-2,87), dan anak yang memiliki kebiasaan makan manis sering sebesar 1,27 kali (95% CI: 0,53-3,02) untuk mendapat karies. Untuk menurunkan angka kejadian karies gigi, diharapkan masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama aktif membentuk perilaku kesehatan gigi yang baik melalui program-program promosi kesehatan dan pencegahan penyakit gigi. Kata kunci: pengalaman karies gigi, perilaku kesehatan gigi, Riskesdas 2013
Read More
T-4484
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Afifah Tina Ma`una; Pembimbing: Diah M. Utari
S-3385
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Robert Tulus Feubner; Pembimbing: Sandra Fikawati
S-3219
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fitrianur; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi
S-3223
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ririn Anggraini; Pembimbing: Rita Damayanti
S-3414
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sari, Dewi Permana / Pembimbing: Diah Mulyawati Utari
S-3636
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mery Ramadani; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Kusharisupeni, Salimar
S-4082
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
