Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30437 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
P. Trijoko Praptopo; Pembimbing: Hasbullah Thabrany
S-1043
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kusrini Wulandari; Pembimbing: Soekidjo Notoatmidjo
T-547
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Supardi Achmad Waluyo; Pembimbing: Adik Wibowo
B-202
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susi Setiawaty; Pembimbing: Adang Bachtiar
B-310
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Robertha Setyani; Pembimbing: Hasbullah Thabrany
T-1087
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Galih Putri Ardhiyani; Pembimbing: Nasrin Kodim; Penguji: xRenti Kodim, Saad Budiono
Abstrak: Stroke merupakan penyakit yang sangat serius karena keganasan dan dampak yang ditimbulkan. Dampak utama dari stroke adalah kecacatan yang mengganggu pada kemandirian. Terapi okupasi membantu mencegah kecacatan dan mengembangkan fungsi kemandirian. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh terapi okupasi dalam pengembalian kemandirian penderita stroke. Metode yang digunakan adalah cohort retrospektif. Sampel penelitian ini adalah penderita stroke yang mengikuti terapi okupasi dan yang tidak mengikuti terapi okupasi diInstalasi Rehab Medik RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad pada tahun 2011. Sampeldiambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah terapi okupasi memiliki pengaruh yang besar dalam mengembalikan kemandirian penderita stroke (RR=2,4, 95%CI=1,038-5,705, p-value=0,041). Intervensi terapiokupasi diberikan kepada semua penderita stroke sehingga banyak penderita stroke kembali mandiri.Kata kunci : stroke, okupasi terapi, kemandirian
Stroke is a disease that is very serious because the ferocity and impact. The mainimpact of stroke is a disability that interferes with the independence. Occupationaltherapy to help prevent disability and develop independence functions. Thepurpose of this study to know the effect of occupational therapy in strokesurvivors return independence. The method used was a retrospective cohort. Thesample was stroke patients following the occupational therapy and occupationaltherapy that does not follow in the Installation Medical Rehab RSPAD GatotSoebroto Ditkesad in 2011. Samples were taken using purposive samplingtechnique. The results of this research is occupational therapy has a greatinfluence in restoring the independence of people with stroke (RR=2,4,95%CI=1,038-5,705, p-value=0,041). Occupational therapy intervention given toall patients with stroke so many stroke survivors back themselves.Keywords: stroke, occupational therapy, independence
Read More
S-7659
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Olga L. Crocker, Syiril Charney, Johny Sik Leung Chiu
658.562 CRO g 19
Jakarta : Bumi Aksara, 1992
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Asri Rahayu Ningrum; Pembimbing: Purnawan Junadi
S-1834
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lela Amelia; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Renti Mahkota, Abraham Simatupang
T-2759
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Paul Boekitwetan; Pembimbing: Mary A. Wangsarahardja
Abstrak: Pesatnya perkembangan ilmu kedokteran dan teknologi serta membaiknya keadaan sosial ekonomi dan pendidikan, mengakibatkan perubahan sistem penilaian masyarakat yang menuntut pelayanan kesehatan yang bermutu. Salah satu parameter untuk menentukan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah data/ informasi dari rekam medik. Indikator mutu rekam medik yang baik adalah kelengkapan isiannya, akurat, tepat waktu dan pemenuhan aspek persyaratan hukum. RSUP Fatmawati Jakarta adalah rumah sakit kelas B pendidikan, seyogyanya petugas yang menangani penderita rawat jalan maupun rawat inap menyelenggarakan rekam medik yang bermutu. Untuk mendapatkan gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu rekam medik Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam RSUP Fatmawati Jakarta, telah dilakukan penelitian cross sectional, dengan telaahan rekam medik dari 1 Januari 1994 hingga 31 Desember 1994, secara retrospektif untuk memperoleh gambaran mutu rekam medik, serta wawancara petugas pengisi rekam medik untuk mendapatkan gambaran faktor-faktor karakteristik petugas pengisi rekam medik (dokter/paramedis perawatan), faktor pemantauan yang berhubungan dengan mutu rekam medik Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam RSUP Fatmawati Jakarta. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa didapatkan rekam medik yang kurang bermutu sebesar 76,4% di Instalasai Rawat Inap Penyakit Dalam RSUP Fatmawati Jakarta. Hal ini terutama disebabkan oleh karena pengisian rekam medik yang kurang lengkap (77,8%). Sedangkan karakteristik dokter yang berhubungan dengan mutu rekam medik adalah, tambahan pengetahuan, beban kerja akibat tugas tambahan di Bagian lain dan pemantauan dari Kepala Staf Medis Fungsional. Dari karakteristik paramedis perawatan yang berhubungan dengan mutu rekam medik adalah faktor pelatihan, beban kerja jumlah penderita rata-rata yang dilayani perharinya. Perlu adanya prosedur kerja tetap rekam medik (SOP) yang sangat membantu peningkatan mutu rekam medik. Selain itu perlu diadakan pemberian pelatihan dan tambahan pengetahuan rekam medik yang berkelanjutan, penghargaan dan sangsi terhadap petugas pengisi rekam medik perlu dibudayakan, pembagian tugas yang merata, pemantauan pengisian rekam medik perlu ditingkatkan. Rekam medik yang diisi oleh dokter, paramedis perawatan dan mahasiswa perlu diisi lengkap, karena rekam medik adalah bukti pertanggungjawaban hukum dalam pelayanan dan proses belajar/ mengajar.
Read More
B-87
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive