Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39059 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Siti Farida Ummul Rahmah; Pembimbing: Purnawan Junadi
S-2639
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fathimah Fakhrunnisa; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Purnawan Junadi, Budi Hartono
S-6092
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Omar Nansati; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Pujiyanto, Henny Hanna
S-4315
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irfan Wahyudi; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Mieke Savitri, Dediansyah
S-4948
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Susanti; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
S-2638
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Benedicta Dwi Ariyanti; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Vetty Yulainty Permanasari, Kemala Sari
Abstrak: Rumah sakit memiliki fungsi utama yaitu menyelenggarakan kesehatan yangparipurna melalui usaha promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Pelayananfarmasi merupakan kegiatan bagian yang tak terpisahkan dari sistem pelayanankesehatan pelayanan kesehatan yang berorientasi kepada pelayanan pasien danpenyediaan obat yang bermutu. Pada data pemakaian obat pada tahun 2011didapat total investasi RS untuk pembelian obat antibiotik sebesar Rp.1.866.502.206 dan terjadi kekosongan pada persediaan obat sehingga pemberianobat kepada pasien tidak tepat jumlah. Penelitian ini menggunakan analisis ABCuntuk mengetahui pengelompokan obat berdasarkan katagori A, B dan C sertaperhitungan EOQ dan ROP. Pengumpulan data dilakukan dengan telaahdokumen, kuesioner dan wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitianini menunjukkan obat kelompok A terdiri dari 11 item obat dengan persentase sebesar 4,25 % dari total obat dengan nilai investasi Rp. 876.329.723. Padakelompok B terdiri 96 item obat dengan persentase 37, 07 % dari total obatdengan nilai investasi Rp. 785.005.348. Sedangkan sisanya, 152 item obat dengan persentase 58, 68 % dari total obat dengan nilai investasi Rp. 205.166.955merupakan kelompok C. Sedangkan perhitungan ekonomis pada kelompok Adidapat bervariasi antara 3 hingga 67 unit untuk sekali pesan. Sedangkan ROP untuk obat kelompok A indeks kritis didapat titik pesan kembali untuk obatantibiotik bervariasi dari 9 hingga 126 unit. Untuk mengantisipasi terjadinyakekurangan obat (stock out), maka ROP dapat dikombinasikan dengan safetystock. Dari hasil penelitian, rumah sakit melakukan analisis ABC untuk mengetahui kelompok obat sehingga dapat dilakukan pengawasan yang ketat.

Kata kunci : Analisis ABC, Pengendalian Obat, Farmasi
The hospital has a main function that is held through a joint plenary healthpromotive, preventive, curative and rehabilitative. Pharmacy services are anintegral part of the activities of the health care system-oriented health services andthe provision of patient care quality medicines. On drug consumption in 2011obtained a total investment of RS to purchase antibiotics Rp. 1,866,502,206 and avacancy occurs on the drug supply so that application of the drug is notappropriate number. This study uses ABC analysis to determine the classificationof drugs based on category A, B and C as well as the calculation of EOQ andROP. Results was collected through document review, questionnaires andinterview the informant. The results of this study showed the drug group Aconsisted of 11 items with a percentage of the drug is 4.25% of the total drugswith an investment of Rp. 876.329.723. In group B, comprised 96 items with apercentage of 37,07% of the total drugs with an investment of Rp. 785.005.348. Ingroup C have 152 items with a percentage of the drug 58,68% of the total drugwith an investment of Rp. 205.166.955. While the economic calculations in groupA gained varies between 3 and 67 units for a single message. While the ROP forthe drug group A critical indices obtained reorder point for antibiotics varies from9 to 126 units. To anticipate stock out, then the ROP can be combined with thesafety stock. From the research, hospitals ABC analysis to determine the drug so itcan be done surveillance.

Key : ABC analysis, inventory control, farmacy
Read More
S-7667
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irmawati Ummi Masitha; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Syaifuddin Zuhri
S-6134
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Kemala Sari
S-5259
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zilfadhila Farianus; Pembimbing: Alex JA. Papilaya; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wien Pratiwi
S-4112
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hendriko; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: M. Hafizurrachman, Rima; Hutasoit, Freddy
Abstrak: Latar belakang : RS PMI Bogor adalah Rumah Sakit swasta dengan akreditasi B yang merupakan unit pelaksana teknis PP PMI yang menyelenggarakan pelayanan rumah sakit umum dengan unggulan di bidang trauma dan kegawatdaruratan. Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit produksi rumah sakit yang melibatkan kegiatan dengan tekanan (tension) dan beban kerja tinggi; sehingga dan dalam memberikan pelayanan membutuhkan tenaga kesehatan yang terampil, fasilitas yang menunjang, serta dukungan logistik obat yang cepat dan tepat.

Tujuan penelitian : untuk mengetahui upaya pengendalian persediaan obat dan alat kesehatan IGD RS PMI Bogor

Metode : penelitian deskriptif studi kasus dengan teknik analisis distribusi ABC Indeks Kritis. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara dan observasi; selain itu pengumpulan data sekunder, dan penyebaran kuesioner nilai kritis rata-rata.

Hasil : pendistribusian persediaan obat dan alkes IGD PMI Bogor berdasarkan indeks kritis menghasilkan 21 jenis item yang menjadi prioritas pengendalian. Obat dan alat kesehatan ini merupakan 81,4% dari seluruh nilai investasi dengan biaya sebesar Rp 1.699.291.318,- atau sebanyak 10% dari seluruh jenis obat dan alkes IGD. Selain itu terdapat pula kelompok yang perlu diperhatikan yaitu 71 item obat dan alkes atau sebesar 33,81% dari keseluruhan persediaan obat dan alkes IGD yang memiliki nilai kritis yang tinggi. Persediaan tersebut tidak membutuhkan banyak biaya, hanya sebesar Rp 129.820.069,- atau 5,96% dari keseluruhan total biaya.

Kesimpulan : pengelompokan persediaan obat dan alkes IGD PMI Bogor melalui Analisis ABC Indeks Kritis menghasilkan kenaikan jumlah item dari distribusi pemakaian dan investasi; dimana alat kesehatan mendominasi sebagian besar dari kelompok A analisis ABC Indeks Kritis ini.

Kata kunci : obat, alat kesehatan, analisis ABC Indeks Kritis
Daftar bacaan : 31 (1988 - 2005)
Background : PMI Hospital is a private hospital with B accreditation. The hospital takes charge all the mandatory given by PP PMI and has excellent service in trauma and emergency departments. The Emergency Department is one of the units in a hospital which involves high tension situations and high work load conditions; therefore, it requires qualified crews, good facilities, and pharmacy logistics.

Objective : to know the medicine supply control and medical equipment of PMI Bogor's Emergency Department.

Methods : using an operations research which is ABC Critically Index Analysis. Interview and observations are included in this research, and secondary data, as well as Critically Value Questioner.

Results : the 21 items becomes the priority in the distribution. The amounts of investment is Rp 1.699.291.318,- which is 81,4% of total investments; which is 10% of all medicines and medical equipments in the emergency department. On the other hand, the other 71 items, which is 33,81% of all medicines stocks, need well attention as well. The cost for the 71 items is not too expensives, which is Rp 129.820.069,- for 5,96% of total cost.

Conclusions : by using an ABC Critically Index Analysis , the grouping of medicine supply and medical equipment in PMI Bogor's Emergency Department results an increasing amounts in used items and investments; whereas the medical equipment dominate it.

Keywords : medicines, medical equipment, ABC Critically Index Analysis
References : 31 (1988 - 2005)
Read More
B-895
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive