Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35574 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rahmawati; Pembimbing: Sandra Fikawati
S-3281
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suci Reno Monalisa; Pembimbing: Syafri Gurrici; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Yudaningsih
S-5232
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ghevira Aulia Sahara; Pembimbing: Nurul Dina Rahmawati; Penguji: Triyanti, Fajrinayanti
Abstrak:

Masalah kekurangan gizi pada balita usia 12–59 bulan masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk di Kota Depok. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal merupakan salah satu upaya intervensi yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian PMT Pemulihan Berbasis Pangan Lokal dan faktor-faktor lain terhadap kenaikan berat badan balita di Puskesmas Cimpaeun Kota Depok Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 71 balita usia 12–59 bulan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan data sekunder dari Puskesmas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,6% balita mengalami kenaikan berat badan yang adekuat setelah mengikuti program PMT Pemulihan Berbasis Pangan Lokal. Terdapat hubungan yang signifikan antara kesesuaian pemberian PMT Pemulihan Berbasis Pangan Lokal dengan kenaikan berat badan balita (p = 0,027; OR = 4,464; 95% CI: 1,155–17,252), yang berarti balita yang menerima PMT Pemulihan Berbasis Pangan Lokal tidak habis memiliki risiko 4,464 kali lebih besar untuk mengalami kenaikan berat badan yang kurang dibandingkan dengan balita yang menerima PMT habis terdapat hubungan yang signifikan antara infeksi dengan kenaikan berat badan (p = 0,015). Balita yang mengalami infeksi memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami kenaikan berat badan. Sementara itu, variabel seperti pola makan, pendidikan ibu, pengetahuan, pola asuh, kunjungan posyandu, dan PHBS tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kenaikan berat badan balita.


Malnutrition among children aged 12-59 months remains a major challenge in Indonesia, including in Depok City. Local Food-Based Supplementary Feeding (PMT) is one of the government's intervention efforts to improve children's nutritional status. This study aims to determine the relationship between the provision of Local Food-Based Recovery PMT and other factors on toddler weight gain at the Cimpaeun Health Center in Depok City in 2024. This study used a cross sectional design with a quantitative approach. The sample consisted of 71 toddlers aged 12-59 months who were purposively selected. Data were collected through questionnaires and secondary data from the health center. The results showed that 60.6% of toddlers experienced adequate weight gain after participating in the Local PMT program. There was a significant association between the appropriateness of the provision of local PMT and weight gain (p = 0.027; OR = 4.464; 95% CI: 1.155-17.252), meaning that toddlers who received inadequate local food-based recovery PMT had a 4.464 times greater risk of underweight gain compared to toddlers who received inadequate PMT. There was a significant association between infection and weight gain (p = 0.015). Infected toddlers had a higher tendency to gain weight. Meanwhile, variables such as diet, mother's education, knowledge, parenting, posyandu visits, and PHBS did not show a significant relationship with toddler weight gain. 

Read More
S-11937
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kristanty; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Triyanti, Syaiful Bahri
S-6845
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kristanty; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Triyanti, Syaiful Bahri
S-6845
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitria; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Asih Setiarini, May Haryanti
S-6114
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herry; Pembimbing: Diah M. Utari; Penguji: Fatmah Yusron, Agus Triwinarto
S-5462
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmayani John; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti
S-2994
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Ani; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Ahmad Syafiq, Dien Sanyoto Besar
S-5883
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riana Harumi Putri; Pembimbing: Ahmad Shafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Hermawan
Abstrak: Status gizi balita dipengaruhi oleh pola asuh. Skripsi ini bertujuan untuk menggaliinformasi terkait status gizi dan pola asuh balita pasca perawatan di PusatPemulihan Gizi (PPG) Rawat Inap UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya, KotaDepok. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dan studikualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan September 2015 hingga Januari 2016.Gambaran pola asuh ibu diperoleh dari data primer dengan cara observasi danwawancara mendalam. Data status gizi diperoleh dari data sekunder yang ada diPPG Rawat Inap UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya.Terdapat perbedaanyang signifikan (P value <0.05) antara nilai rata-rata status gizi pasienberdasarkan indeks BB/U, PB/U atau TB/U, dan BB/PB atau BB/TB saat masukdan pulang dari PPG Rawat Inap UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Secaragaris besar, pola asuh ibu dalam PHBS dan perilaku pencarian kesehatan cukup.Pola asuh dalam hal persiapan dan pemberian makan anak masih kurang sehinggaperlu diperbaiki. Status gizi baik balita gagal dipertahankan karena persentaseasupan makanan balita di rumah pasca perawatan lebih rendah dibandingkan faserehabilitasi di PPG Rawat Inap UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya.Kata Kunci : status gizi, pola asuh, balita, pusat pemulihan gizi, pemberianmakanan tambahan
The nutritional status of children is affected by caring practices. This researchaims to explore information related to nutritional status and child caring practicesin Therapeutic Feeding Center at Sukmajaya Community Health Center, Depok.This research used cross sectional study and and qualitative study. This researchwas conducted in September 2015 to January 2016. The primary data of childcaring practices was obtained by observation and in-depth interviews of mothers.Nutritional status of children aged 6 to 59 months was collected from secondarydata in Therapeutic Feeding Center at Sukmajaya Community Health Center,Depok.There is significant differences (P value <0.05) between the average scoreof the nutritional status of children based on index WAZ, HAZ, and WHZ beforeand after treatment in Therapeutic Feeding Center at Sukmajaya CommunityHealth Center, Depok. Generally, hygiene practices and health seeking behaviourare enough good. Food preparation and child feeding practive still need to beimproved. Healthy nutritional status after treatment fails to be maintain becausechildren consumed less energy than when they were in rehabilitation period inTherapeutic Feeding Center at Sukmajaya Community Health Center, Depok.Keywords : nutritional status, caring practice, children, therapeutic feeding center,supplementary feeding.
Read More
S-8960
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive