Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35387 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nata Saputra; Pembimbing: Dewi Susanna
S-1141
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fauziah Hayati; Pembimbing: Al Asyary; Penguji: Bambang Wispriyono, Ririn Arminsih Wulandari, Rustika dan Abdul Hafiz
Abstrak:
Kejadian penyakit akibat pangan di embarkasi haji masih ditemukan. Kasus diare pada 7 jemaah kloter 16 JKG ketika tiba di Madinah (2022) dan lebih dari 50 jemaah kloter 28 SOC di pesawat GA 6128 (2023). Penelitian kualitatif dengan desain Rappid Assesment Procedure (RAP) ini menggunakan metode wawancara mendalam, Focus Group Discussion, dan observasi dokumen pada 35 informan dari Kementerian Agama RI, Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Daerah, dan katering penyedia konsumsi embarkasi. Studi ini dilakukan di embarkasi Jakarta Pondok Gede, Jakarta Bekasi, dan Solo. Hasilnya menunjukkan belum adanya Peraturan Pemerintah atau pedoman nasional mengenai penyelenggaraan higiene sanitasi pangan di embarkasi haji. Penentuan katering melalui E-Katalog LKPP belum sepenuhnya menerapkan persyaratan higiene sanitasi pangan. Aspek dapur pengolahan pangan dan penjamah pangan di asrama haji juga belum dipersiapkan dengan baik. Kurangnya pedoman teknis nasional menyebabkan perbedaan pelaksanaan di setiap embarkasi. Implementasi higiene sanitasi pangan sebagai upaya pengendalian penyakit masih belum maksimal, dengan penjamah pangan dan pangan kemasan sebagai faktor risiko utama. Rekomendasi yang diberikan meliputi pembuatan Peraturan Pemerintah tentang penyelenggaraan konsumsi jemaah haji sesuai standar kesehatan, penetapan standar kesehatan tinggi dalam proses penentuan katering, serta memastikan persiapan dan pengawasan aspek-aspek higiene sanitasi pangan pada masa pra-embarkasi dan selama embarkasi. Evaluasi penyelenggaraan higiene sanitasi pangan perlu dilakukan untuk pencegahan penyakit akibat pangan

Foodborne illnesses at Hajj embarkations are still found. Cases of diarrhoea in 7 pilgrims of group 16 JKG when arriving in Medina (2022) and more than 50 pilgrims of group 28 SOC on board GA 6128 (2023). This qualitative research with a Rappid Assessment Procedure (RAP) design used in-depth interviews, Focus Group Discussions, and document observations on 35 informants from the Ministry of Religious Affairs, Ministry of Health, Local Government, and catering embarkation consumption providers. The study was conducted in Jakarta Pondok Gede, Jakarta Bekasi, and Solo embarkations. The results show that there is no Government Regulation or national guideline on the implementation of food hygiene and sanitation at Hajj embarkations. Determination of catering through the LKPP E-Catalogue has not fully implemented food sanitation hygiene requirements. Aspects of food processing kitchens and food handlers at Hajj embarkations are also not well prepared. The lack of national technical guidelines causes differences in implementation at each embarkation. Implementation of food sanitation hygiene as a disease control effort is still not optimal, with food handlers and packaged food as the main risk factors. Recommendations include making a Government Regulation on the implementation of pilgrim consumption according to health standards, setting high health standards in the catering determination process, and ensuring the preparation and supervision of food sanitation hygiene aspects during pre-embarkation and during embarkation. In addition, it is important to recognise the importance of food hygiene and sanitation in the prevention of foodborne illnesse.
Read More
T-7077
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Irma Rosiani; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Pujiyanto, Wachu Sulistiadi, Eka Jusup Singka, Edi Supriyatna
Abstrak: Penyelenggaraan ibadah haji diatur oleh Pemerintah dalam UU 13 Tahun 2008. Pada Tahun 2015 penyelenggaraan kesehatan haji diatur dalam Kepmenkes 442 Tahun 2009. Pemerintahan yang terdesentralisasi, menyebabkan tarik menarik kepentingan dalam penyelenggaraan kesehatan haji, antara pemerintah pusat dan daerah. Sehingga penyelenggaraan kesehatan haji yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota, seringkali tidak sejalan dan tidak memenuhi standar dan mutu pelayanan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Tingginya morbiditas jemaah haji Indonesia disebabkan oleh tingginya jemaah risti dari Indonesia, yang disebabkan oleh kurang tajamnya penegakan diagnosis beberapa penyakit penyerta pada saat pemeriksaan awal di puskesmas, dan tidak dilakukan upaya pembinaan kesehatan terhadap jemaah haji sebelum berangkat ke Arab Saudi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian Rapid Assesment Procedures (RAP), pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penyelenggaraan kesehatan haji di Embarkasi JKG Tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa masalah dalam penyelenggaraan kesehatan haji di Embarkasi JKG Tahun 2015 baik di implementor pusat maupun daerah, yaitu pada beberapa variabel seperti: NSPK, sumber daya, metode, dukungan, komunikasi, struktur birokrasi, kewenangan, anggaran, dan fasilitas. Beberapa saran direkomendasikan seperti revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008, dan penggunaan Log Frame Analisis untuk implementor pusat serta saran rekomendasi untuk implementor daerah agar membentuk struktur birokrasi kesehatan haji di provinsi dan kabupaten/kota, sehingga penyelenggaraan kesehatan haji lebih baik lagi di masa yang akan datang. Kata kunci : Embarkasi JKG; Implemetasi Kebijakan; Kesehatan Haji.
Read More
T-4913
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Paryati; Pembimbing: Nuning M. Kiptiyah
S-1277
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rifaudi Hidayanto; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-7520
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mawary Edy; Pembimbing: Lukman Hakim Tarigan; Penguji: Yovsyah, Tri Yunis Miko, Azimal, Eka Muhiriyah
T-3037
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sachriani; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri
T-1197
Depok : PS IKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Muchtar; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah
T-599
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Berita Epidemiologi, Oktober 1995, hal. 1-12
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lia Sumarti; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri
S-1171
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive