Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26967 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Jonathan Sawarto; Pembimbing: Akmal Hadi
S-171
Jakarta : FKM UI, 1984
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pujiono; Pembimbing: Sumengen Sutomo
S-3260
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endin; Pembimbing: Agustin Kusumayati
S-3047
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aulia Salmaddiina; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Laila Fitria, Aulia Maulidha
Abstrak: Sampah pasar merupakan sumber sampah kedua pada sampah perkotaan di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi akar masalah pada sistem pengelolaansampah padat pada pasar di Kota Y pada tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenispenelitian kualitatif dengan melakukan obervasi menggunakan daftar tilik dan telaahdokumen. Untuk menentukan akar masalah pada sistem pengelolaan sampah padat dipasar peneliti menggunakan fishbone diagram yang dianalisis berdasarkan empat aspekyaitu, aspek kelembagaan, aspek teknis, aspek lingkungan, dan aspek sosial-budaya.Hasil penelitian menunjukkan akar masalah dari sistem pengelolaan sampah berdasarkananalisis fishbone diagram dan perhitungan skoring adalah aspek lingkungan karena tidakditemukannya penerapan dari semua kriteria aspek ini. Kesimpulan dari penelitian ini,untuk menyelesaikan permasalahan pada aspek lingkungan diperlukannya analisisstakeholder, serta perlu adanya penguatan peran dari pengelola pasar yang dapatdibangun dengan pengadaan mekanisme fit and proper test. Selain itu penting untukmelakukan asesmen kebutuhan sarana-prasarana pengelolaan sampah berdasarkan luaspasar.
Kata kunci: fishbone diagram, limbah padat, pasar, analisis masalah
Read More
S-10229
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aloysia Widyastuti; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri
S-1915
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rina Fithri Anni Bahar; Pembimbing: Agustin Kusumayati, I Made Djaja
T-2033
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erze Vazela; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak:
Permasalahan sampah menjadi isu yang terjadi secara global, nasional, hingga tingkat kota, termasuk di Kota Bogor yang sebagian besar timbulan sampahnya berasal dari sampah rumah tangga. TPS 3R hadir sebagai upaya pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui kegiatan pemilahan, pengolahan, dan daur ulang, yang efektivitasnya bergantung pada keterkaitan komponen input, proses, dan output. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan sampah di TPS 3R KSM Tamansari Persada Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, Kota Bogor berdasarkan ketiga komponen tersebut beserta keterkaitannya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif sekunder, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam kepada empat informan, yaitu pengurus KSM, petugas lapangan, masyarakat pengguna, dan pihak kelurahan, serta data pencatatan harian pengelolaan sampah selama empat belas bulan (2025-2026). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen input tersedia secara jumlah dan kelengkapan awal, tetapi belum dikelola secara optimal, terutama karena petugas lapangan masih berada di bawah kewenangan RT, bukan KSM, sehingga memengaruhi pemanfaatan sarana prasarana, pengelolaan pendanaan, keberlanjutan partisipasi masyarakat, dan pembinaan kelembagaan. Proses operasional menunjukkan penyempitan cakupan kegiatan 3R, di mana pemilahan bergeser dari masyarakat ke petugas dan pengolahan hanya terbatas pada pengomposan sederhana. Dari total 147.690 kg sampah yang tercatat, sampah organik yang diolah sebesar 32.086 kg (21,7%), anorganik 32.258 kg (21,9%), sedangkan residu masih mendominasi sebesar 83.346 kg (56,4%). Ketiga komponen tersebut saling berkaitan membentuk satu kesatuan sistem, di mana kelemahan pada komponen input berdampak pada proses dan output, serta output yang belum optimal kembali menurunkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan tata kelola sumber daya manusia dan penguatan pembinaan kelembagaan secara berkelanjutan agar sistem pengelolaan sampah TPS 3R dapat berjalan lebih optimal.

Waste management has become a global, national, and city-level issue, including in Bogor City, where most of the generated waste originates from households. The 3R Waste Reduction Facility (TPS 3R) was established as a community-based waste management effort through sorting, processing, and recycling activities, the effectiveness of which depends on the interrelation between input, process, and output components. This study aims to analyze the waste management system at TPS 3R KSM Tamansari Persada, Cibadak Village, Tanah Sareal, Bogor City, based on these three components and their interrelation. This research used a descriptive qualitative design supported by secondary quantitative data, with data collected through observation and in-depth interviews with four informants, namely the KSM management, field officers, community members, and the local sub-district (kelurahan) representative, as well as fourteen months (2025-2026) of daily waste record data. The results show that the input component was available in terms of quantity and initial completeness, but had not been managed optimally, mainly because field officers remained under the authority of the neighborhood unit (RT) rather than the KSM, which affected the utilization of facilities and infrastructure, financial management, the sustainability of community participation, and institutional support. The process component showed a narrowing of 3R activities, in which waste sorting shifted from the community to the officers, and processing was limited to simple composting. Of the total 147,690 kg of recorded waste, 32,086 kg (21.7%) of organic waste and 32,258 kg (21.9%) of inorganic waste were processed, while residual waste remained dominant at 83,346 kg (56.4%). The three components were found to be interrelated as a single system, in which weaknesses in the input component affected the process and output, and the suboptimal output, in turn, further reduced community participation. This study recommends improving human resource governance and strengthening continuous institutional support so that the TPS 3R waste management system can function more optimally.
Read More
S-12472
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Edi Margono; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari
S-1741
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Mariyam; Pembimbing: Zakianis
S-2837
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mochamad Subagiyo; Pembimbing: Ridwan Z. Syaaf
S-979
Depok : FKM UI, 1996
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive