Ditemukan 29900 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
ABSTRAKNama : Sofia Anis IsnaniProgram Studi : Ilmu Kesehatan MasyarakatJudul : Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Ketersediaan Iodium dalam GaramBeriodium Merek “R” pada tingkat rumah tangga di 9 RW kelurahan Cimpaeun Kota Depok Tahun 2017Ketersediaan iodium dalam garam beriodium yang kurang atau berlebih dapat menyebabkan penyakitgangguan tiroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungandengan ketersediaan iodium dalam garam beriodium merek “R” pada tingkat rumah tangga. Garamberiodium merek “R” merupakan salah satu produk garam beriodium yang telah terdaftar. Penelitianini merupakan penelitian kuantitatif yang mengunakan desain cross sectional. Sampel penelitianadalah 124 rumah tangga yang didapatkan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara wadah penyimpanan garam denganketersediaan iodium dalam garam beriodium (p = 0,044 dan OR = 4,083). Sebagian besar ketersediaaniodium dalam sampel garam merek “R” berlebih sehingga dapat memicu timbulnya penyakit hipertiroid.Sebaiknya pemerintah memberikan perhatian terhadap kemungkinan munculnya hipertiroidisme sebagaidampak dari program iodisasi garam.Kata kunci :Iodium, garam beriodium, hipertiroid
ABSTRACTName : Sofia Anis IsnaniStudy Program : Public Health ScienceJudul : Factors Associated with Iodine Availability in the “R” Branded Iodized Salt atHousehold Level in 9 sub villages of Cimpaeun village Depok City Year 2017The availability of less or excessive iodine in iodized salt can cause thyroid disorder disease.This study aimed to determine the factors associated with the availability of iodine in the “R”branded iodized salt at the household level. The "R" branded iodized salt is one of the registerediodized salt products.This study is a quantitative research using cross sectional design. Thesample of this study was 124 households obtained with purposive sampling technique. The resultsshowed that there was a significant association between salt storage containers with iodineavailability in iodized salt (p = 0.044 and OR = 4,083). Most of the availability of iodine in the“R” branded iodized salt samples were excessive, so it could lead to hyperthyroidism. Thegovernment should pay attention to the possibility of hyperthyroidism as an impact of the saltiodization program.Keywords :Iodine, iodized salt, hyperthyroidism
Kekurangan gizi yang terjadi pada masa dalam kandungan hingga usia 2 tahun dapat mengakibatkan terganggunya perkembangan otak, mental dan kemampuan motorik bahkan dapat mengakibatkan cacat permanen kanena 80% tumbuh kembang otak tetjadi pada masa ini. Detisit otak akan sulit terkejar karena masa cepat tumbuh hanya berlangsung sampai usia 18 bulan. Penclitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh dan memprediksi faktor yang paling berperan terhadap status gizi anak baduta di Propinsi Jawa Barat. Penelitian ini merupakan analisis data sekunder “NSS IIKI” putaran 20 dan 22, menggunakan rancangan repezted cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah anak balita (0-23 bulan) di wilayah pcdesaan Jawa Barat. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada putaran kc 20 adalah 2232 orang dan putaran 22 adalah 2093 orang. Analisis data meliputi analisis univariabel, bivariabel (regresi Iogistik multinomial sederhana) dan multivariabel (regresi logistik multinomial ganda). Hasil penelitian menunjukkan terdapat masalah kesehatan masyarakat di Jawa Barat, baik pada musim kemarau maupun musim hujau. Hasil analisis bivariabel pada musim kemarau didapatkan hubungan yang bermakna antara variabcl pcndidikan ibu, status ketja ayah. pengeluaran perkapita dan penyakit infeksi dengan status gizi anak baduta. Sedangkan di musim hujan didapatkan hubungan yang bermakna antara variabel pendidikan ibu dan penyakit infeksi. Dari analisis multivariabcl pada musim kemarau didapatkan hubungan yang bermakna antara pendidikam ibu, status kgrja ayah, pengeluaran perkapita dan penyakit infeksi dengan status gizi baduta. Sedangkan pada musim hujan, didapatkan hubungan yang bcrmakna pada variabel pcndidikan ibu dan penyakit infeksi dengan status gizi. Faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap status gizi anak baduta di musim kemarau adalah adalah status pengeluaran perkapita. Faktor yang paling dominan di musim hujan adalah pendidikan ibu. Disarankan kepada penanggung jawab program untuk memberikan prioritas penanggulangan masalah gizi pada anak balita. Untuk mengatasi masalah pcrekonomian kelunrga perlu diupayakan suatu cara untuk menambah pcnghasilan keluarga. Perlu diberikan penyuluhan kepada ibu tentang penyakit-penyakit yang dapat diderita oleh anak.
Malnutrition of children under two years old may have a major effect on brain development and can result in permanent mental retardation and motoric ability, because 80% of brain development occurs in this period. Reduced brain growth is irreversible because brain development taking place until 18 months old. The objectives of this research were to study affecting factors and to predict the rolling factors on nutritional status of under two years children in West Java Province. The ‘NSS HKI” secondary data used in this research were round of 20th and 22nd by repeated cross sectional design. The population of this research was children under two years old in West Java mral area. Based on inclusion and exclusion criteria, it was definite 2232 samples of the 20"‘ round and 2093 samples of the 22“d round. Data were examined by univariate, bivariate and multivariate (multinomial logistic regression) analysis. The results showed that there was community health problem in West Java both on wet and dry seasons. Bivariate analysis on dry season demonstrated significant correlation among length of schooling for mother, father’s occupation, expenditure per capita and infection diseases with nutritional status of under two years old children. While in wet season, there was significant correlation among length of schooling for mother and infection diseases with nutritional status of under two years children. Expenditure per capita was found as a dominant factor in dry season. Length of schooling for mother was found as a dominant factor in wet season. It was suggested that program coordinator commit highly priority on resolving malnutrition problem of under two years old children. Improvement of economical status based on local resources must be the important program of the government. Recognizing of the crucial diseases for the children has to be educated to the parents, especially mother.
