Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37976 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Wahyu Suryaningsih; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Trini Sudiarti, A. Heri Iswanto
S-4488
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Karina Astheria; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Triyanti, Yunita
S-7930
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khaula Karima; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Sandra Fikawati, Anies Irawati
S-7143
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Nursita Angesti; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Trini Sudiarti, Trisari Anggondowati
S-7910
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizky Kurniawati; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Asih Setiarini, Salimar
Abstrak: Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) dan faktor lainnya dengan nilai z-score BB/U, TB/U dan BB/TB balita usia 6-59 bulan. Data sekunder yang digunakan berasal dari data survei Penilaian Status Gizi (PSG) dan Kadarzi 2012 di Kota Probolinggo. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan melibatkan 337 sampel keluarga. Hubungan antara status Kadarzi dan faktor lainnya dengan nilai z-score BB/U, TB/U dan BB/TB balita dianalisis menggunakan uji T-Test Independen, uji Anova dan uji Korelasi. Uji multivariat yang digunakan adalah uji Regresi Berganda.
 
Hasil penelitian menyatakan bahwa sebanyak 32,6% keluarga balita di Kota Probolinggo telah berperilaku Kadarzi. Persentase gizi kurang, pendek dan kurus pada balita masih di atas angka nasional. Nilai z-score BB/U, TB/U dan BB/TB balita adalah -1,06±1,34 SD, -1,45±1,94 SD, dan -0,36±1,56 SD. Uji statistik yang dilakukan menemukan hubungan antara konsumsi garam beryodium, pemberian vitamin A, usia balita, pendidikan ayah dan pendidikan ibu dengan nilai z-score BB/U balita (p<0,005).
 
Terdapat hubungan signifikan antara pemberian vitamin A dan pengetahuan gizi ibu dengan nilai z-score TB/U balita (p<0,005). Terdapat hubungan antara usia balita dengan nilai z-score BB/TB balita (p<0,005). Uji Regresi Berganda menunjukkan bahwa pendidikan ibu adalah faktor yang paling berhubungan terhadap rata-rata nilai z-score BB/U balita. Konsumsi makanan beraneka ragam adalah faktor yang paling berhubungan terhadap rata-rata nilai z-score BB/TB balita di Kota Probolinggo. Pesan Kadarzi beserta indikatornya masih perlu disosialisasikan untuk mengurangi terjadinya masalah gizi di Kota Probolinggo. Masih perlu dilakukan peningkatan mutu pendidikan serta pengetahuan gizi ibu untuk mengurangi terjadinya masalah gizi di Kota Probolinggo.
 

This research is aimed to know the relationship between nutritional family awareness, called Kadarzi, and other factors with WAZ, HAZ and WHZ of children 6-59 months. The secondary data was used from survey PSG and Kadarzi 2012 in Probolinggo. This research uses the cross sectional study with 337 samples. The relationship betwees Kadarzi and other factor with WAZ, HAZ and WHZ were analized with Independent T-Test, Annova Test and Correlation Test. Linear Regression Test was used to multivariate analysis.
 
The result shown that 32,6% family in Probolinggo are Kadarzi. The percentage of underweight, stunting and wasting are above national rates. The mean of WAZ, HAZ and WHZ children are - 1,06±1,34 SD, -1,45±1,94 SD, and -0,36±1,56 SD. The statistical test shows that iodized salt consumption, vitamin A supplementation, children age, father's education and mother's education were associated with the mean of WAZ of children (p<0,005).
 
There are significantly association between vitamin A supplementation and mother's nutritional knowledge with the mean of HAZ of children (p<0,005). The children age was associated with the mean of WHZ of children (p<0,005). Linier Regression Test shows that mother's education is the most related factor for the mean of WAZ and food diversity consumption is the most related factor for the mean of WHZ of underfive children in Probolinggo. The inform about Kadarzi and its indicators are needed to decrease undernutrition problems in Probolinggo. Besides, up grading mother's education and nutritional knowledge are needed to decrease undernutrition in Probolinggo.
Read More
S-7846
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Assyfa Azatil Ismah; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Trini Sudiarti, Evi Fatimah
Abstrak: Anemia defisiensi besi adalah suatu kondisi tubuh kekurangan zat besi dalam aliran darah yang memiliki dampak antara lain mudah lelah, produktivitas menurun, risiko perdarahan selama dan setelah melahirkan, kelahiran bayi prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), perkembangan anak dan remaja terhambat, hingga kematian. Prevalensi anemia di Provinsi DKI Jakarta pada perempuan menurut Riskesdas tahun 2007 mencapai 27,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat literasi gizi dan faktor lainnya (status gizi, asupan protein, asupan zat besi, siklus menstruasi, dan lama menstruasi) dengan status anemia pada siswi SMAN 34 Jakarta tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah desain studi cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian tidak menggunakan random sampling, tetapi ditentukan melalui metode quota sampling yang disesuaikan dengan pihak sekolah. Jumlah responden yang terlibat sebanyak 122 siswi dari kelas 10 dan 11. Data diambil dengan melakukan proses pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan), pengukuran kadar hemoglobin dengan HemoCue Hb 201+ System, pengisian kuesioner literasi gizi, dan wawancara kebiasaan makan dengan food recall 2x24 jam. Data yang terkumpul akan dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Prevalensi anemia pada siswi SMAN 34 Jakarta tahun 2019 sebesar 54,9%. Hasil penelitian bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat literasi gizi fungsional, status gizi, dan asupan zat besi dengan status anemia pada siswi SMAN 34 Jakarta tahun 2019 (p-value < 0,1).
Kata kunci: Anemia, asupan zat besi, literasi gizi, siswi, status gizi
Read More
S-10095
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fiky Rahayuningtiyas; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Rahmawati
S-7181
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sherly Ardi Vantono; Pembimbing; Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Triyanti, Kusuma Wijayanti
Abstrak: GIZI LEBIH MERUPAKAN MASALAH KESEHATAN YANG DAPAT BERDAMPAK BURUK PADA ANAK SEKOLAH. SD X JAKARTA TIMUR TELAH MEMILIKI PROGRAM KESEHATAN, NAMUN PREVALENSI GIZI LEBIH TAHUN 2016 MASIH TINGGI YAITU SEBESAR 20%. TUJUAN UMUM PENELITIAN INI ADALAH DIKETAHUINYA FAKTOR DOMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI LEBIH PADA SISWA KELAS 4 DAN 5 DI SD X JAKARTA TIMUR TAHUN 2017. PENELITIAN INI MENGGUNAKAN DESAIN CROSS-SECTIONAL. RESPONDEN DALAM PENELITIAN INI SEBANYAK 201 RESPONDEN DI SD X JAKARTA TIMUR. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN SEBESAR 58,2% SISWA MENGALAMI GIZI LEBIH. PADA ANALISIS BIVARIAT MENUNJUKKAN HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN DAN ASUPAN LEMAK DENGAN STATUS GIZI LEBIH. PENELITIAN INI JUGA MENDAPATKAN HASIL ANALISIS MULTIVARIAT YAITU JENIS KELAMIN SEBAGAI FAKTOR DOMINAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA SISWA DI SD X JAKARTA TIMUR TAHUN 2017. OLEH KARENA ITU SEKOLAH DIHARAPKAN DAPAT MEMBERIKAN EDUKASI MENGENAI MAKANAN SEIMBANG, MEMILIKI CONTROLLER DI KANTIN SEKOLAH SERTA DAPAT MEMPERBARUI PROGRAM KESEHATAN DI SEKOLAH. KATA KUNCI: GIZI LEBIH, SISWA, SEKOLAH DASAR, JENIS KELAMIN. OVERNUTRITION IS HEALTH PROBLEM THAT CAN AFFECT ADVERSELY TO SCHOOL CHILDREN. X PRIMARY SCHOOL EAST JAKARTA ALREADY HAVE HEALTH PROGRAM, BUT PREVALENCE OF OVERNUTRITION IN 2016 IS STILL HIGH AT 20%. GENERAL PURPOSE OF THIS RESEARCH IS TO KNOW THE DOMINANT FACTOR RELATED TO OVERNUTRITION AT 4TH AND 5TH GRADE STUDENT AT X PRIMARY SCHOOL EAST JAKARTA IN 2017. THIS RESEARCH USE CROSS-SECTIONAL DESIGN. THERE IS 201 RESPONDENT OF THIS RESEARCH AT X PRIMARY SCHOOL EAST JAKARTA. RESULT OF THIS RESEARCH SHOWN THAT 58,2% STUDENTS SUFFER FROM OVERNUTRITION. ON BIVARIATE ANALYSIS SHOWN RELATION BETWEEN GENDER AND FAT INTAKE WITH OVERNUTRITION. THIS RESEARCH ALSO OBTAINED MULTIVARIATE ANALYSIS RESULT THAT GENDER IS THE DOMINANT FACTOR OF OVERNUTRITION AT X PRIMARY SCHOOL STUDENT EAST JAKARTA IN 2017. KEYWORDS: OVERNUTRITION, STUDENT, PRIMARY SCHOOL, GENDER.
Read More
S-9517
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ema Desriana; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Fatmah, Ida Ruslita
S-5002
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dianty Ayu Putri; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Asih Setiarini, Henri Tua
s-7270
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive