Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 41594 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Aji Utomo; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf
S-3931
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isrianto; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra, Dede Mulyadi
S-4491
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tania Eka Putri; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Devie Fitri Octaviani
S-8023
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Robby Sudarmadi; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Baiduri, Tufrida Hasyim
S-4753
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wahyu Kartikaningrum; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi
S-3640
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erlitha Wijayanti; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Chandra Satrya, Eva Maulidiyah
S-5758
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vilandi Putri Poedjimartojo; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Mas Agung S. Adji
Abstrak: Unit Gawat Darurat pada RS X berfungsi untuk melayani pemeriksaan selama 24 jam yang diklasifikasikan sebagai zona kuning (infeksius) dan merah (berisiko terjadi kebakaran dan ledakan). Pada unit tersebut, tenaga kesehatan terpajan oleh berbagai bahaya. Skripsi ini menilai risiko keselamatan dan kesehatan kerja di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit X Tahun 2019. Identifikasi bahaya menggunakan Job Safety Analysis (JSA) dan analisis risiko menggunakan standar semikuantitatif W.T Fine, pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan observasi langsung dan wawancara kepada tenaga kesehatan terkait. Penilaian risiko dilakukan dengan menghitung risiko residual dan risiko prediktif sehingga diketahui tingkat risiko pada setiap penilaian tersebut dengan mempertimbangkan pengendalian yang sudah ada selanjutnya diberikan rekomendasi pengendalian. Hasil telitian mendapatkan 60 tugas kerja memiliki bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial dengan jumlah risiko sebanyak 175 risiko. Nilai risiko residual kategori very high, priority 1, substantial, priority 3, dan acceptable masing-masing sebanyak 1, 6, 33, 80, dan 55. Hasil juga menunjukkan perlu adanya perhatian lebih pada bahaya ergonomi karena masih didapatkan tingkat risiko very high dan priority 1.
Read More
S-10104
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Samiati; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Eka Pujiyanti
S-5024
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mawaddah; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Hanny Harjulianti, Affan Ahmad
Abstrak: Rumah sakit sebagai tempat pendidikan dan penelitian kedokteran, merupakan tempat kerja yang unik dan kompleks dapat menjadi sumber bahaya bagi tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini mengetahui persepsi perawat terkait masa kerja, sikap, pengalaman, pelatihan dan pengetahuan terhadap risiko kesehatan kerja. Design penelitian ini cross sectional, menggunakan kuesioner, analisis data mengunakan uji chi square.
 
Hasil analisis menunjukkan hubungan pengetahuan dengan persepsi risiko kesehatan bermakna dengan nilai P Value = 0,015 (P Value < a), variabel lain tidak bermakna, namun memiliki kecenderungan terhadap risiko kesehatan. Disarankan bagi rumah sakit mengadakan Pelatihan K3 untuk meningkatkan persepsi, pengetahuan, keterampilan dalam mengenali bahaya atau hazard di lingkungan kerja, sehingga perawat di Rumah Sakit Mitra Keluraga Bekasi Barat menjadi sehat dan produktif.
 

Hospital as a education and medical research, where workplace is unique and complex, can be a source of danger to health. The purpose of this study is to perceive the nurse perception related to years of service, attitude, experience, training and knowledge of ocupational health risk. Cross sectional design study is used, using questionnaires and data analysis using chi square.
 
The result shows there is significant relationship between knowledge and health risk perception with p value = 0.015 (p value
Read More
T-3149
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riyanto; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Dumasari Harahap
Abstrak: Stress kerja pada perawat merupakan hal yang sering kali terjadi. Terutama pada perawat di IGD, ICU, dan rawat inap. Dalam melayani pasien seringkali muncul stress kerja, dalam hal ini pada rumah sakit yang tidak memungut biaya apapun pada pasien yang berkunjung untuk berobat. Setiap kegiatan pekerjaan di ruangan dapat menjadi stressor bagi perawat karena mereka selalu dalam ruangan rawat yang merupakan jumlah terbesar dalam sebuah rumah sakit. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tipe karakteristik individu dan karakteristik pekerjaan dengan Stres Kerja di Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Republika. Rancangan survey ini bersifat survey analitik yang memberikan gambaran terhadap stress kerja dan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara katakteristik individu dan karakteristik pekerjaan dengan stress kerja. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 orang dan sampel adalah keseluruhan dari populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,9% perawat mengalami stress dan 61,1% perawat tidak mengalami stress. Hasil uji Chi Square dengan taraf keyakinan ? = 0,05 menunjukkan: terdapat hubungan yang signifikan jenis kelamin (Pvalue 0,020), peran dalam organisasi (Pvalue 0,042 ), dan gaji (Pvalue 0,020) dengan stress kerja. Belum terdapat hubungan yang signifikan antara usia, pendidikan, status perkawinan, masa kerja, beban kerja, bahaya kerja, shif kerja, rutinitas kerja, promosi, iklim dan struktur organisasi dengan stress kerja.Diperlukan pengendalian stres kerja dari pihak rumah sakit dan juga dari perawat itu sendiri. Sebagai upaya pengendalian dan pencegahan terhadap terjadinya penyakit akibat kerja.
 

Job stress is often happen in the nurses. Especially among nurses in ER, ICU, and hospitalization. Each activity work in the room can be a stressor for nurses because they are always in a hospital room that is the largest number in a hospital. Each activity to handle in room sometimes potential to become stressor for nurses. The objective of this study is to know the relationship of individual and job characteristics around nurses to their job stress in Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Hospital. The design of this survey is an analytical survey that provides an overview of the stress of work and to determine whether there is a significant relationship between the individual and job characteristics with job stress. Population to this research summed 36 respondents and the sample is all total of population. Collecting data conducted by observation to the working condition and by questionnaire about the individual and job characteristics. The results showed that 38.9% of nurses experienced stress and 61.1% of nurses do not experience stress. The result of Chi Square test with confidence level of ? = 0.05 showed: existing a significant relationship sex (p value 0.020), role in the organization (p value 0.042), and salary (p value 0.020) with the job stress. There is no found a significant relationship between age, education, marital status, years of service, workload, occupational hazards, shift work, work routines, promotion, climate and organizational structure with job stress. It is required institutional control over working stress by the management and also to those nurses, this way is aimed to control and preserve it over resulting any illness on working.
Read More
S-7624
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive