Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33257 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Budhy Vipyana; Pembimbing: Chandra Satrya
S-1890
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tania Eka Putri; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Devie Fitri Octaviani
S-8023
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elmina; Pembimbing: Robiana Modjo
S-2483
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evana Clarentina Kadi; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Hendra, Baiduri, Mayarni, Mohamad Ihsan Ramdani
Abstrak: Semua aktivitas yang dilakukan dalam memberikan pelayanan kesehatanmenempatkan tenaga kesehatan pada risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),termasuk perawat. Salah satu kecelakaan yang dapat menimbulkan cedera, penyakitbahkan kematian akibat infeksi yang ditularkan melalui darah adalah kejadian Needle-stick and Sharp Injuries (NSSI). Kejadian NSSI dan faktor-faktor yang berhubungan diRS PMI Bogor pada perawat belum terdata dengan baik. Penelitian ini menggunakanmetode cross sectional dan kuesioner sebagai instrumen dalam mengumpulkan data.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode total sampling,yaitu seluruh perawat yang bekerja di Instalasi Rawat Inap, Instalasi Gawat Darurat danInstalasi Bedah RS PMI Bogor dengan jumlah responden 216 Orang. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kejadian NSSI dalam 1 tahun terakhir adalah 49,5% denganpenyebab tersering adalah terkena pecahan ampul (49,5%) dan pada saat mematahkantutup ampul kaca (48,6%). Tidak ada hubungan yang bermakna antara masa kerja,pelatihan, unsafe acts, dan unsafe conditions dengan kejadian NSSI. Terdapathubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian NSSI. Untuk mencegahterjadinya NSSI maka perlu dilakukan peningkatan pengetahuan perawat, pemerataanpromosi pencegahan dan penatalaksanaan kejadian NSSI serta sistem pelaporankecelakaan kerja yang terintegrasi dan diikuti dengan surveilans.Kata kunci:Needle-stick and Sharp Injuries; pengetahuan; perawat
All activities undertaken in providing health care put health workers atOccupational Health and Safety risk, including nurses. One of the accidents that cancause injury, illness and even death from blood-borne infections is Needle Stick andSharp Injuries (NSSI). NSSI incidence and factor associated with NSSI at IndonesianRed Cross Hospital nurses have not been recorded properly. A cross-sectional studywas conducted, using questionnaire as an instrument to collect data. The samplingtechnique in this study used total sampling method, which was all nurses working inInpatient, Emergency and Surgical Installation. A total of 216 nurses were accepted forinclusion. Results showed that the incidence of NSSI in the last 1 year was 49.5%, withthe most common cause was glass ampoule cap (49.5%) and the most frequentlyreported circumstances of NSSI was breaking the glass ampule cap (48.6%). There wasno statistically significant association between experience, training, unsafe acts andunsafe conditions with NSSI. There was statistically significant association betweenknowledge with NSSI. To prevent the occurrence of NSSI it is necessary to increasethe knowledge of nurses, promotion and integrated reporting of occupational accident,followed by surveillance.Key words:Knowledge; Needle-stick and Sharp Injuries; nurse
Read More
T-4694
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Permata Sari; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Robiana Modjo, Ibnu Uzail Yamani
S-6437
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vanni Lissadaya; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Robiana Modjo, Ivans Panduwiguna
S-8944
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syalvira Ayu Hendratna; Pembimbing: Septiara Putri; Penguji: Jaslis Ilyas, Ronaningtyas Maharani
Abstrak: Perawat gawat darurat bekerja memberikan perawatan kepada pasien yang membutuhkan perawatan segera secara cepat dan tepat, jumlah yang tidak dapat diprediksi, tingkat keparahan yang berbeda-beda, dan ditambah dengan kondisi kurangnya tenaga perawat dapat meningkatkan beban kerja perawat di Instalasi Gawat Darurat. Beban kerja perawat yang berat memiliki efek negatif terhadap perawat itu sendiri dan dampaknya berpotensi untuk bervariasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dampak yang dialami oleh perawat berkaitan dengan beban kerja perawat di Instalasi Gawat Darurat. Penelitian ini menggunakan metode scoping review yang disajikan secara naratif, kualitatif. Pendekatan evidence synthesis output dilakukan dalam memastikan kebutuhan informasi dapat terpenuhi, sesuai konteks, dan sistematis. Hasil penelitian mengidentifikasi dampak stres kerja, burnout, kelelahan, gangguan psikosomatis, kepuasan kerja yang rendah, persepsi terhadap risiko keselamatan pasien, keinginan untuk keluar dari pekerjaannya, dan risiko gangguan muskuloskeletal pada gawat darurat. Sebagian besar studi mengidentifikasi dampak stres kerja. Kesimpulan dari penelitian ini antara lain dampak pada perawat berkaitan dengan beban kerja perawat yang berat di Instalasi Gawat Darurat meliputi stres kerja, burnout, kelelahan, dan persepsi terhadap risiko keselamatan pasien. Kata Kunci: Beban Kerja Perawat, Dampak pada Perawat, Perawat gawat darurat, Instalasi Gawat Darurat. Emergency nurses work 24 hours and seven days to provide immediate and appropriate care to patients. Emergency Department (ED) is often faced with conditions where the lack number of visits is unpredictable, the severity varies, and the lack of nurses can increase the workload of nurses. The heavy nurse workload has a negative influence on the nurse itself and the impact has the potential to vary. The purpose of this study is to identify the impact experienced by nurses related to the workload of nurses in the Emergency Department. This study uses a scoping review method that is presented in a narrative, qualitative manner. The evidence synthesis output approach is carried out in ensuring information needs can be fulfilled, contextually, and systematically. The results of the study identify the impacts on nurses namely work stress, burnout, fatigue, psychosomatic disorders, low job satisfaction, desire to leave work, perceptions of patient safety risks, and the risk of musculoskeletal disorders related to nurses' heavy workload. Job stress is found to be the impact that is most identified in this study. The conclusions from this study include the effects of job stress, burnout, fatigue, and perceptions of patient safety risks associated with heavy nurses' workloads. Keywords: Workload, Nurse Outcomes, Emergency Nurse, Emergency Department.
Read More
S-10335
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fita Zulfita Aprianti; Pembimbing: Trihono
M-532
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isrianto; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra, Dede Mulyadi
S-4491
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lydwina Wahyuningtyas; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Rizanda Machmud, Syaifuddin Zuhri
S-4502
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive