Ditemukan 38766 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nila Tesa; Pembimbing: Nasri, Sjahrul M
M-764
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Titani Suci Novemiawati Anugraheni; Pembimbing: Nasri, Sjahrul M
M-770
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Veronica Amelia; Pembimbing: Hapsari, Indri; Wibowo, Heri Untung
M-2439
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Riyan Taufani; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri
M-1109
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Syifa Maulida; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Yuni Kusminanti
Abstrak:
Pajanan getaran tangan dan lengan dalam kurun waktu tertentu dapat menyebabkan gangguan kesehatan yaitu Sindrom Getaran Tangan dan Lengan atau Hand-Arm Vibration Syndrome. Gejala yang dirasakan berupa kesemutan, baal/mati rasa, pemutihan pada jari (blanching) dan nyeri pada tangan dan lengan. Getaran tangan dan lengan dihasilkan dari alat-alat tangan (hand-held tools) yang digunakan saat bekerja. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dan bersifat deskriptif untuk melihat distribusi frekuensi keluhan subjektif berupa kesemutan, baal/mati rasa, dan pemutihan jari pada pekerja yang terpajan getaran tangan dan lengan di PT XYZ Stamping Plant Jakarta. Data keluhan subjektif didapat dari hasil pengisian kuisioner oleh 35 orang operator alat bergetar di area door assy welding dan dies maintenance PT XYZ Stamping Plant Jakarta. Sedangkan data pengukuran getaran tangan dan lengan sendiri merupakan data milik perusahaan terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 65.7% responden mengalami keluhan kesemutan, 28.6% mengalami keluhan pemutihan jari, dan 14.3% mengalami keluhan baal/mati rasa. Hasil pengukuran getaran tangan dan lengan untuk alat bergetar yang digunakan (buffing dan gerinda) masih dibawah Nilai Ambang Batas (NAB) 5 m/s2. Hasil analisis bivariat menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, masa kerja, lama pajanan per hari, kebiasaan merokok, dan training dengan keluhan subjektif yang diteliti.
Kata Kunci: Getaran Tangan dan Lengan, Keluhan Subjektif, Buffing, Gerinda
Long-term exposure to hand-arm vibration can cause a health problem known as Hand-Arm Vibration Syndrome (HAVS). The symptoms include tingling and numbness in the fingers, blanching on the tips of the fingers, aches and pains in the lower arm and hands. The exposure of hand-arm vibration comes from the vibrating machine tools which were used by the workers at work. The aim of this study is to obtain the frequency distribution of subjective health complaints (tingling, numbness, and finger blanching) of the workers who have been exposed to hand-arm vibration in PT XYZ Stamping Plant Jakarta. This study used cross-sectional design and a questionnaire was given to 35 workers who is using hand-held vibrating tools everyday at work in Sub Assy Welding and Dies Maintenance area of PT XYZ Stamping Plant Jakarta. The result of this study showed that 65.7% workers complaint of tingling, 28.6% workers complaint of finger blanching, and 14.3% workers complaint of numbness. However, the result of magnitude measurement of vibration tools (grinder and buffing) which exposed the workers is still under the exposure limit value. The result of chi-square analysis showed that there were no significant differences between independent variables (ages, years of working, daily exposure to vibration, smoking, and training) and dependent variables (tingling, numbness, and finger blanching).
Keywords: Hand-Arm Vibration, Subjective Health Complaints, Buffing, Grinder
Read More
Kata Kunci: Getaran Tangan dan Lengan, Keluhan Subjektif, Buffing, Gerinda
Long-term exposure to hand-arm vibration can cause a health problem known as Hand-Arm Vibration Syndrome (HAVS). The symptoms include tingling and numbness in the fingers, blanching on the tips of the fingers, aches and pains in the lower arm and hands. The exposure of hand-arm vibration comes from the vibrating machine tools which were used by the workers at work. The aim of this study is to obtain the frequency distribution of subjective health complaints (tingling, numbness, and finger blanching) of the workers who have been exposed to hand-arm vibration in PT XYZ Stamping Plant Jakarta. This study used cross-sectional design and a questionnaire was given to 35 workers who is using hand-held vibrating tools everyday at work in Sub Assy Welding and Dies Maintenance area of PT XYZ Stamping Plant Jakarta. The result of this study showed that 65.7% workers complaint of tingling, 28.6% workers complaint of finger blanching, and 14.3% workers complaint of numbness. However, the result of magnitude measurement of vibration tools (grinder and buffing) which exposed the workers is still under the exposure limit value. The result of chi-square analysis showed that there were no significant differences between independent variables (ages, years of working, daily exposure to vibration, smoking, and training) and dependent variables (tingling, numbness, and finger blanching).
Keywords: Hand-Arm Vibration, Subjective Health Complaints, Buffing, Grinder
S-9796
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dedy Mulyadi; Pembimbing: Hendra
S-3356
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nita Medy Ana; Pembimbing: Hendra; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Dede Dwicahyo Atmojo
Abstrak:
Kelelahan kerja merupakan bahaya yang penting dalam berbagai sektor industri karena dampaknya yang memengaruhi kemampuan pekerja untuk dapat melakukan pekerjaannya dengan aman. Sektor manufaktur, yang umumnya menerapkan sistem produksi 24 jam memiliki risiko kelelahan pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kelelahan pekerja dan menganalisis faktor-faktor yang dapat memengaruhinya di sektor manufaktur. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan terikat yang diteliti. Sampel dalam penelitian ini adalah 110 orang pekerja pada bagian produksi di stamping plant milik PT. XYZ. Pengumpulan data akan dilakukan secara subjektif dengan menggunakan kuesioner. Tingkat kelelahan pekerja akan diukur menggunakan subjective self rating test dari ifrc, data kualitas dan kuantitas tidur menggunakan kuesioner pittsburgh sleep quality index, data beban kelelahan akan menggunakan kuesioner nasa-tlx, sedangkan untuk data kebisingan akan menggunakan data sekunder perusahaan. Hasil penelitian didapatkan 47,3% dari seluruh responden mengalami kelelahan terkait dengan durasi kerja, beban kerja, kualitas tidur, dan kuantitas tidur.
Kata kunci: faktor risiko; kelelahan; manufaktur
Read More
Kata kunci: faktor risiko; kelelahan; manufaktur
S-9802
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Andi Rahman; Pembimbing: Nasri, Sjahrul M
M-772
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Usep Sutisna; Pembimbing: Dadan Erwandi
M-1020
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sri Susilawati Nova; Pembimbing: Robiana Modjo
M-1785
Depok : FKM UI, 2004
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
