Ditemukan 39000 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Kepemimpinan adalah salah satu faktor penting pembentuk budaya safetY. Model kepemimpinan situasional yang dikembangkan oleh Hersey dan Blanchard merupakan model yang banyak digunakan oleh gerusahaan untuk melihat gaya kepemimpinan para manajer mereka. Tesis ini melinat gaya kepemimpinan dan fleksibilitas safety leader dengan melakukan Penilaian persepsi leader terhadap gaya kepemimpinannya sendiri yang dikembangkan oleh Hersey dan Blanchard. Leadership is one of the most important thing to build safety culture. Most of company uses situational leadership model by Hersey a d Blanchard as a tool to see what style of leadership are their managers This research is going to picture about the style and flexibility of leadership the safety leaders in front line managers at production department.
Poor risk management becomes the main factor of occupational health and safety issue in SMEs. This study focused on hazard identification and risk analysis at SME for furniture making at Kelapa Dua, Depok in 2017. This study aimed to know risk level of processes in making furniture. Risk assessment done by using semi quantitative risk analysis of W.T. Fine 1971 by scoring consequences, exposure, and likelihood.
Kepemimpinan atau lebih dikenal dengan istilah Leadership sudah ada sejak dahulu kala, bcrbagai teori daxfi Stogdil di em tahun 40 an sampai dengan teori txansfomnal masa kini membahas untuk menjadi leadership yang baik dan efcktiti Leadershgn yang baik sangat tergantung dengan leader atau manajer, dimana saat ini manajer-manajer di parusahaan-perusahaanjuga merupakan leader. Leader-shy: juga merupakan salah satu elemen dari Health and Safety Management Sysrem di sini content sistem tersebut adalah sajeny leadership yang digerakkan oleh manajemen yang ujung tombaknya merupakan para manajer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi safezy leadershp para manajer proyek/lapangan pada perusahaaan jazingan telekomunikasi X di Indonesia berdasarkan pola safety leadership Krause. Desain penelitian ini dalam bentuk deskriptif analitik.. Populasi pcnelitian adalah seluruh manajer proyek/iapangan pada perusahaaan jaringan telekomunikasi X di Indonesia yang bezjumlah 66 orang. Pengukuran data menggunakan kuesioner dan observasi lapangan sena diskusi/wawancara. Dalam mengukur karakteristik safely leadership tersebut menggunakan tiga (3) dimensi; yaitu personalizy, leadership sryle dan best practices, dimana skor dazi seluruh indikator dihitung kemudian menghasilkan suatu gambaran kompetensinya. Analisa data dilakukan secara univariat dan multi variat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gambaran safety leadership para manajer proyek/Iapangan perusahaan jaringan telekomunikasi mempunyai tiga karakteristik personality, transformational leadership dan best practices yang merupakan pola pembentuk safety leadership. Kornpetensi dari pola safety leadership tersebut di atas untuk para manajer proyek/lapangan mempunyai kelemahan pada karakteristik personality dan best practices, sedangkan karakteristik transjbrrnational Ieadershqz sangat kuat hal ini bisa kita lihat dari variabei dominan yaitu iryluencing dimana hasil penelitian juga memberikan nilai yang sangat menonjol. Faktor paling dominan dari pembentuk safety leadership adalah best practices. Membuat usulan kepada pcrusahaan jaringan tclekomunikasi X Indonesia, pada saat awal penerimaan manajer proyek/lapzmgan diharapkan tidak hanya memcntingkan skill dan pengetahuan tetapijuga melihat kemampuan personality dan diharapkan mereka yang diterima mempunyai faktor-fakior kestabilan emosi yang baik, bersifat ekstrovert, learning orientation yang kuat dan mudah berkomunikasi, Sena perusahaan diharapkan mempunyai sistem manqemen keselamatan dan kesehatan kelja yang mempunyai strong commitment terhadap safety.
