Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32996 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rini Maryani; Pembimbing: Abdur Rahman; Penguji: Dewi Susanna, Setyadi
S-4880
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ujang Soleh Suryaman; Pembimbing: Abdur Rahman; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Setiadi
S-4651
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Avatari Khumaira Hadi; Pembimbing: Al Asyary; Penguji: Ema Hermawati, Resyana Yunita
Abstrak:
Pencemaran udara, khususnya PM2.5, menjadi masalah serius karena partikel halus ini mampu masuk hingga alveoli paru dan peredaran darah. Wilayah Jalan Margonda Raya merupakan salah satu kawasan di Kota Depok dengan lalu lintas padat dan aktivitas ekonomi yang tinggi, sehingga berpotensi menghasilkan emisi PM2.5 dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat risiko pajanan PM2.5 terhadap pekerja luar ruangan di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Desain studi yang digunakan adalah analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL) terhadap 100 responden pekerja luar ruangan. Pengukuran konsentrasi PM2.5 dilakukan selama satu jam pada lima titik berbeda dan diperoleh rata-rata sebesar 166,8 µg/m³, sedangkan estimasi konsentrasi 24 jam menunjukkan nilai rata-rata sebesar 88,3 µg/m³ yang telah melebihi baku mutu udara ambien. Karakteristik antropometri responden menunjukkan nilai median berat badan sebesar 59,6 kg. Pola aktivitas pekerja menunjukkan nilai median waktu pajanan adalah 8 jam/hari, frekuensi pajanan 310 hari/tahun, dan durasi pajanan 6 tahun. Nilai asupan PM2.5 yang dihitung menghasilkan rata-rata 0,0038 mg/kg/hari untuk skenario realtime dan 0,0158 mg/kg/hari untuk skenario lifetime. Nilai RQ (Risk Quotient) masing-masing adalah 1,078 (realtime) dan 4,382 (lifetime), yang menunjukkan bahwa tingkat risiko berada pada kategori tidak aman (RQ > 1). Oleh karena itu, diperlukan manajemen risiko seperti penurunan konsentrasi paparan PM2.5 menjadi 0,038 mg/m³, pengurangan durasi pajanan menjadi 7,6 jam/hari, serta pengurangan frekuensi kerja menjadi 294 hari/tahun.


Air pollution, particularly PM2.5, is a serious issue because these fine particles can penetrate deep into the lung alveoli and enter the bloodstream. Jalan Margonda Raya is one of the areas in Depok City with dense traffic and high economic activity, so it has the potential to produce large amounts of PM2.5 emissions. This study aims to assess the level of risk of PM2.5 exposure to outdoor workers along Jalan Margonda Raya, Depok City. This research was conducted using the Environmental Health Risk Assessment (EHRA) method among 100 outdoor worker respondents. PM2.5 concentrations were measured over one-hour intervals at five different locations, resulting in an average of 166.8 µg/m³, while the 24-hour concentration estimate showed an average value of 88.3 µg/m³ which exceeded the ambient air quality standard. The anthropometric characteristics of the respondents showed a median body weight of 59.6 kg. Worker activity patterns show a median exposure time of 8 hours/day, exposure frequency of 310 days/year, and exposure duration of 6 years. The calculated PM2.5 intake values yield an average of 0.0038 mg/kg/day for the realtime scenario and 0.0158 mg/kg/day for the lifetime scenario. The RQ (Risk Quotient) values are 1.078 (realtime) and 4.382 (lifetime), respectively, indicating that the risk level is in the unsafe category (RQ > 1). Therefore, risk management is needed such as reducing the concentration of PM2.5 exposure to 0.038 mg/m³, reducing the duration of work to 7.6 hours/day, and reducing the frequency of work to 294 days/year.
Read More
S-12031
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Foury Krisyunanto; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Yuni Kusminanti
S-5927
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Septio Wahyudi; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Yuni Kusminanti
S-6608
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Anastasia; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: A. Rahman, Riki M. Mulia
Abstrak: Kota Bekasi merupakan salah satu kota berkembang di Jawa Barat, perkembangansektor industrinya memberikan kontribusi besar bagi pendapatan daerah danmasyarakat setempat. Hal ini berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhanakan kendaraan bermotor meningkat dan perkembangan tersebut turutmenyumbang pencemaran udara. Metodologi penelitian ini menggunakan studiAnalisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dengan mengambil sampel udaraambient di sepanjang jalan Chairil Anwar hingga perempatan Bulak Kapal Bekasipada 3 titik sampling yaitu di perempatan Chairil Anwar, Terminal Bekasi, dan perempatan Bulak Kapal yang dilakukan BPLH Kota Bekasi selama tahun 2012,sedangkan data responden yang diambil sebanyak 64 responden di lokasisampling. Hasil dari penelitian, nilai intake realtime terbesar pada risk agent TSPdengan nilai rata-rata pada semua titik yaitu 0.0110 mg/kg/hari dibandingkanintake 0.0018 mg/kg/hari untuk SO2 dan 0.0017 mg/kg/hari untuk NO2. RQrealtime yang didapat 4.14 untuk TSP, 0.0951 untuk SO2, dan 0.1196 untuk NO2.Nilai RQ pada SO2 dan NO2 masih memiliki nilai kurang dari 1 (RQ<1), berbeda dengan RQ pada TSP yang sudah melebihi 1 (RQ>1), sehingga perlu melakukan manajemen risiko dengan mengurangi konsentrasi TSP dan mengurang waktukontak. Selain intake, nilai dosis-respons pun menentukan besar atau kecilnya RQ. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan RfC 0.0026 yang merupakan hasilkonversi RfC PM10 yang sebesar 0.0018.Kata Kunci : Bekasi, Kendaraan Bermotor, ARKL, TSP, SO2, NO2, dosis-respons,Intake, Karakteristik Risiko.
Bekasi is a growing city in West Java, the development of industrial sector amajor contribution to local revenue and local communities. It is directlyproportional to the increase in demand for motor vehicles is increasing andcontributing to the development of air pollution. Methodology This study uses thestudy of Environmental Health Risk Analysis (ARKL) by sampling ambient airalong the road until the intersection Bulak Anwar Bekasi Ships in 3 samplingpoints are at the intersection Anwar, Bekasi Terminal and Ship Bulak quarterBPLH Bekasi conducted during in 2012, while respondent data captured as manyas 64 respondents in the sampling location. The results of the study, the value ofrealtime intake TSP agent greatest risk to the average value at all points of the0.0110 mg / kg / day intake compared to 0.0018 mg / kg / day for SO2 and 0.0017mg / kg / day for NO2. RQ 4:14 realtime obtained for TSP, 0.0951 for SO2, and0.1196 for NO2. RQ values in SO2 and NO2 still has a value less than 1 (RQ <1),in contrast to the TSP RQ exceeds 1 (RQ> 1), so it needs to perform riskmanagement by reducing the concentration of TSP and subtraction contact time.Besides intake, dose-response values were determine RQ big or small. In thisstudy, researchers used the RFC 0.0026 which is the result of the conversion ofRFC PM10 at 0.0018.Keywords: Bekasi, Kendaraan Bermotor, ARKL, TSP, SO2, NO2, dose-response,Intake, Risk Quetient.
Read More
S-7583
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endang Susmiati; Pembimbing: Bambang Wispriyono, Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, I Gusti Gede Djestawana, Sonny Priajaya Warouw
T-2931
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lidyarti Marbun; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Rasman
Abstrak: Depok merupakan salah satu kota yang mempunyai kegiatan ekonomi yang semakin pesat dengan kawasan Margonda sebagai pusat kota utamanya seperti dengan adanya seperti terminal, pusat pertokoan, pusat pendidikan, serta tempattempat fasilitas umum lainnya. Keberadaan penyeberang jalan biasanya terdapat di tempat-tempat umum tersebut. Berdasarkan informasi dari Satlantas Kota Depok, tiap harinya terdapat 1-2 kecelakaan yang melibatkan penyeberang jalan di jalan Margonda padahalprogram dan pengendalian keselamatan penyeberang jalansudah dilakukan. Selain itu, Satlantas kota Depok belum melakukan pengendalian risiko yang berdasarkan pada kaidah manajemen risiko. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk menganalisis risiko keselamatan penyeberang di sekitar jalan Kober dan Margonda Residence. Metode yang digunakan yaitu kualitatif bersifat deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat risiko keselamatan penyeberang jalan di sekitar jalan Kober dan Margonda Residence yaitu 15 risiko sangat tinggi, 2 risiko tinggi, dan 3 risiko sedang.
Kata kunci: Kecelakaan Penyeberang jalan, Keselamatan Penyeberang Jalan, dan Penilaian Risiko.

Depok is one of the cities that have economic activity is increasingly rapidly with Margonda region as its main city center such as the presence of such terminals, shopping centers, educational centers, and places of other public facilities. The existence of the pedestrian is usually found in public places such. Based on information from the Traffic Unit of Depok, every day there are 1-2 accidents involving safety pedestrians in Margonda although safety controls and programs have been implemented. Furthermore, Traffic Unit of Depok not perform risk control based on the principles of risk management. Therefore conducted a study to analyze the risk of pedestrian safety around the Kober and Margonda Residence. The method used is descriptive qualitative in-depth interviews and observation. The results showed the level of safety risk to pedestrians around the road Kober and Margonda Residence is 15 extreme risk, 2 high risk, and 3 moderate risk.
Key words: Pedestrian accidents, Pedestrian Safety, Risk Assessment
Read More
S-8699
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zani Suhananto; Pembimbing: Rahman, A.; Penguji: Suyud Warno Utomo
Abstrak: Kepadatan kendaraan di jalan Raya Bogor, Kota Depok menyebabkan tingginya masalah polusi udara di jalan tersebut dan dapat mengganggu kesehatan. Penanaman pohon di pinggir jalan dipercayai dapat mengurangi kadar polutan di udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adanya vegetasi sebagai pembatas jalan terhadap konsentrasi PM10 dan gangguan kesehatan penduduk.
 
 
Penelitian ini menggunakan metode analisis risiko kesehatan lingkungan untuk mengestimasi pajanan PM10 pada jalan raya terhadap gangguan kesehatan penduduk setempat. Dipilih dua kawasan yang berbeda yaitu jalan raya yang terdapat vegetasai sebagai pembatas jalan dan jalan raya yang tidak bervegetasi. Dipilih 6 titik sampel dengan rincian 3 titik sampel di jalan raya bervegetasi dan 3 titik sampel di jalan raya yang tidak bervegetasi. Pada setiap titik sampel diukur pada titik 5 meter dan 50 meter dari jalan raya. Diambil juga data antropometri penduduk yang beraktivitas di sekitar lokasi sampling. Hasil pengukuran didapatkan nilai tingkat risiko (Risk Quotient) pada responden wilayah tidak bervegetasi lebih tinggi dari responden wilayah bervegetasi. Penghijauan di pinggir jalan raya perlu dilakukan untuk mengurangi konsentrasi PM10 di jalan raya.
 

Density of vehicles on higway Bogor, Depok, resulting in high air pollution problems on the road and can damage the health of local residents. Planting trees on the roadside is believed can reduce the levels of pollutants in the air. This study aims to determine the effect of the vegetation as a roadblock to the concentration of PM10 and health problems of population.
 
 
This study used environmental health risk analysis methods for estimating the exposure of PM10 on highways with local health disorders. Selected two distinct areas that are highway with vegetation as a roadblock and were not vegetation. We selected 3 sampel points on the highway with vegetation and 3 sample points on a highway that is no vegetation. At each sample point chosen by a distance of 20 meters from the highway. Anthropometric data of residents are also taken on this study. The measurement results are analyzed to obtain the value of intake and risk quotient (RQ).
Read More
S-7643
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive