Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37133 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tiranti Vindhagita Aisyah; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi; Penguji: Dadan Erwandi, Tubagus Hedi Saepudin
S-7714
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ambar Kusharyadi; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Dwi Wantoro
S-7974
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Asisti Wulan Ningrum; Pembimbing: Hendra
M-2174
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Monica Febrisa Atmaja; Pembimbing: Baiduri; Penguji: Chandra Satrya, Indri Hapsari Susilowati
S-4961
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Santy Dwi Kristina; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Chandra Satrya, Ridad Hero Din
S-4381
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Nilawati; Pemb. Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Hendra; Puthut Tri Prasetyo
S-5270
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Santi Nuraeni; Pembimbing: Hendra
S-3020
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erlangga Naurian Puspito; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hendra, Sulastri
Abstrak: Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko ergonomi terhadap timbulnya MSDs pada operator crane di area finishing PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Quick Exposure Check dan pengisian Nordic Body Map untuk mengetahui keluhan subjektif MSDs pada pekerja. Berdasarkan penilaian menggunakan Quick Expossure Checklist (QEC) pada kegiatan kerja memiliki skor 66% sehingga masuk kedalam tingkat risiko sedang dan diperlukan penelitian lebih lanjut serta dilakukan perubahan. Keseluruhan operator (100%) merasakan keluhan MSDs dengan keluhan yang paling banyak di alami adalah pada leher, bahu kiri, bahu kanan, paha kiri, paha kanan. Hal ini disebabkan posisi janggal yang disebabkan oleh aktivitas kerja sebagai operator crane dan faktor peralatan yang dipakai operator. Memperbaiki desain peralatan kerja yang sesuai dengan antropologi pekerja, pemberian informasi terkait ergonomi di tempat kerja dan sosialisasi dapat menjadi cara untuk mencegah tingginya risiko ergonomi pada pekerja operator crane area finishing.
Kata kunci: Keluhan subjektif MSDs , QEC, industri baja

This thesis aims to determine the description of ergonomic risk factors for the emergence of MSDs on crane operators in the finishing area of PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills. This study uses a quantitative descriptive method using the Quick Exposure Check method and the Nordic Body Map to find out the subjective complaints of MSDs on workers. Based on the assessment using the Quick Expossure Checklist (QEC) on work activities it has a score of 66% so that it enters a moderate level of risk and further research is needed and changes are made. Overall operators (100%) felt complaints of MSDs with the most common complaints on the neck, left shoulder, right shoulder, left thigh, right thigh. This is due to the awkward position caused by the demands of duty as a crane operator and the equipment factor used by the operator. Improving the design of work equipment in accordance with the anthropology of workers, providing information related to ergonomics in the workplace and socialization can be a way to prevent the high risk of ergonomics in crane operator area finishing workers.
Keywords: Subjective complaints MSDs, QEC, steel industry
Read More
S-10460
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Romadoni; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono; Penguji: Hendra, Ahmad Munir
S-4719
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wansuzusino; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Chandra Satrya, Hanny Harjulianti
Abstrak: Latar Belakang: kesibukan dalam bekerja sehari-hari, seringkali individu mengabaikan aspek risiko keselamatan dan kesehatan yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, seperti keluhan nyeri muskuloskeletal. Keluhan muskuloskeletal merupakan suatu gangguan pada bagian sistem muskuloskeletal tubuh. Beberapa faktor risiko seperti postur janggal, posisi statis, repetisi, durasi, beban kerja, lingkungan, suhu dan lain-lain. Banyak literatur yang mengungkapkan dampak kesehatan dan kerugian finansial akibat keluhan muskuloskeletal.
Tujuan: penelitian ini untuk menggambarkan penerapan ergonomi kantor dan keluhan muskuloskeletal pada PT. X Jakarta, sebuah perusahaan bergerak dibidang penjualan alat kesehatan dan keselamatan kerja.
Metode: penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan penerapan ergonomi kantor dan keluhan muskuloskeletal. Pengumpulan data dengan kuesioner, risiko diukur dengan Quick Exposure Checklist (QEC) dan pengukuran terhadap area dan peralatan kerja.
Hasil: sebagian besar responden(90%) berusia diatas 35 tahun, perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Sebagian besar lama kerja responden kurang dari 5 tahun. Tingkat pendidikan yang paling banyak (66,7%) sarjana. Responden yang perokok (26,7%) dan sebagian besar responden (66,7%) tidak berolahraga, mayoritas responden tidak melakukan strecthing saat bekerja. Semua tidak pernah menghadiri training ergonomi. Nilai pengetahuan ergonomi baik, hasil QEC didapatkan sebagian besar postur kepala/leher berisiko tinggi, postur punggung sebagian besar risiko tinggi, sedangkan postur bahu, tangan dan pergelangan tangan responden sebagian berisiko sedang. Proporsi kelompok lima besar keluhan muskuloskeletal dalam satu tahun terakhir yaitu leher atas (54%), pinggang (54%), pinggul (36%), bahu kanan (36%), leher bawah dan punggung (32%). Sedangkan kelompok lima besar keluhan muskuloskeletal dalam tujuh hari terakhir yaitu leher atas (54%), pinggang (36%), leher bawah (29%), punggung (29%), dan bahu kanan (21%)
Kesimpulan: pengetahuan ergonomi yang baik memerlukan faktor pendukung berupa sarana dan prasarana peralatan kerja, serta dukungan dari atasan langsung agar penerapan ergonomi berjalan baik.
Kata kunci: Ergonomi kantor, keluhan musculoskeletal, Quick Exposure Checklist
Read More
T-4467
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive