Ditemukan 22695 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
T.M. Cook, D.J. Cullen
660 COO i
Jakarta : Gramedia, 1986
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Carsiwan; Pembimbing: Kusminanti, Yuni
M-1378
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ahmad Fauzi; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Krisna Bangun
Abstrak:
PT. Fast Moving Customer Goods adalah perusahaan industri yang bergerak dibidang perawatan rumah tangga (household) dan kesehatan personal (hyangiene).Data perusahaan menunjukkan bahwa ada nearmess 72, first aid case 10 dan minorcase 2 sepanjang tahun 2013. Menurut informasi yang didapatkan dari tim K3perusahaan menyatakan bahwa program K3 sudah diterapkan namun kasuskecelakaan masih terjadi sehingga dilakukan penelitian dengan tujuan untukmenjelaskan kesadaran pekerja terhadap aspek-aspek kepemimpinan & komitmenK3, kebijakan K3, dan manajemen risiko K3 pada PT. Fast Moving CustomerGoods tahun 2014. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptifdan observasional melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompik terfokus(FGD). Hasil penelitian menunjukkan kesadaran informan mengenai kepemimpinan& komitmen K3 cukup baik, begitu pun pada peserta FGD. Kesadaran informan mengenai kebijakan K3 masih kurang baik, sama halnya dengan peserta FGD.Kesadaran informan mengenai manajemen risiko K3 masih kurang baik, begitu pula dengan peserta FGD.
Kata kunci:Kesadaran, Kepemimpinan & Komitmen, Kebijakan, Manajemen Risiko, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Read More
Kata kunci:Kesadaran, Kepemimpinan & Komitmen, Kebijakan, Manajemen Risiko, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
S-8456
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Adi Sasongko
LP 643.1 SAS l
Jakarta : FKM UI, 1983
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
614 SUC a
[s.l.] :
Yogyakarta: Gosyen Publishing, 2011, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Majalah Kedokteran Indonesia (MKI), Vol. 40, No. 4, April 1990, hal. 236-239. ( ket. ada di bendel 1985 - 1992 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Alfajri Ismail; Promotor: Haryoto Kusnoputranto; Kopromotor: I Made Djaja, Budiawan; Penguji: Umar Fahmi Achmadi, Mohamad Nasikin, Bambang Wispriyono, Fatma Lestari, Thomas S. Wibowo
D-249
Depok : FKM-UI, 2011
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fanny Indarto; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Asri C. Adisasmita, Peter Ian Limas
Abstrak:
Latar Belakang : Banyak penelitian dengan subyek terbatas menyatakan keamanan pembedahan kanker kolorektal (KKR) selama pandemi COVID-19.Tidak ada bukti yang mendukung pernyataan tersebut. Tujuan : Mengetahui bukti keamanan dilakukannya operasi kanker kolorektal selama pandemi COVID-19. Metode : Pencarian publikasi menggunakan 5 database hingga tanggal 26 Mei 2021. Kriteria inklusi adalah dewasa di atas 18 tahun yang menjalani operasi KKR selama pandemi COVID-19 dari studi kohort, ditulis dalam bahasa Inggris. Duplikasi jurnal, artikel editorial dan komentar, menjadi kriteria eksklusi. Risiko bias dinilai dengan JBI. Rev-Man 5.4 dan STATA 16 digunakan untuk analisis data Kesimpulan : Tidak ditemukan bukti yang cukup kuat untuk mengatakan operasi KKR selama pandemi COVID-19 tidak aman. Perlu dilakukan tinjauan dengan studi yang lebih besar.
Read More
T-6247
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sugma Agung Purbowo; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Adang Bachtiar, Grace Frelita
B-977
Depok : FKM-UI, 2006
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Aji Dwi Yuniarso; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Mila Tejamaya, Muthia Ashifa, Listya Eka Anggraini
Abstrak:
Read More
Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti formaldehida, fenol, dan senyawa azo dalam industri pewarna tekstil menimbulkan risiko serius terhadap kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko kesehatan akibat pajanan bahan kimia di Industri Pewarna Tekstil PT X tahun 2025. Metode yang digunakan adalah penilaian risiko kesehatan berbasis pendekatan Chemical Health Risk Assessment (CHRA) dari DOSH Malaysia, penilaian dilakukan terhadap dua rute pajanan yaitu inhalasi dan dermal dengan menilai Hazard Rating (HR) untuk menentukan tingkat bahaya bahan kimia berdasarkan sifat toksikologi, Exposure Rating (ER) untuk menilai frekuensi, durasi, dan intensitas pajanan melalui inhalasi dan dermal, serta Risk Rating (RR) sebagai hasil dari HR dikalikan dengan ER. Metode pengumpulan data mencakup observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner terhadap pekerja produksi dan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bahan kimia tergolong dalam kategori risiko tinggi dengan jalur pajanan utama melalui inhalasi dan dermal. Data klinik menunjukkan tingginya kasus ISPA pada pekerja. Evaluasi mengindikasikan bahwa pengendalian yang diterapkan belum sepenuhnya memadai. Rekomendasi mencakup peningkatan sistem pengendalian teknis, administratif, dan pelatihan pekerja. Penilaian ini menjadi dasar penting dalam upaya pencegahan penyakit akibat kerja dan peningkatan program K3.
The use of hazardous chemicals such as formaldehyde, phenol, and azo compounds in the textile dye industry poses serious risks to workers' health. This study aims to analyze the level of health risk due to chemical exposure in the Textile Dye Industry of PT X in 2025. The method used is a health risk assessment based on the Chemical Health Risk Assessment (CHRA) approach from DOSH Malaysia, the assessment is carried out on two routes of exposure, namely inhalation and dermal by assessing the Hazard Rating (HR) to determine the level of chemical hazard based on toxicological properties, Exposure Rating (ER) to assess the frequency, duration, and intensity of exposure through inhalation and dermal, and Risk Rating (RR) as the result of HR multiplied by ER. Data collection methods include field observations, interviews, and questionnaires with production and laboratory workers. The results showed that most chemicals are classified as high-risk with the main exposure routes through inhalation and dermal. Clinical data showed high cases of ARI in workers. The evaluation indicated that the controls implemented were not fully adequate. Recommendations include improving the technical, administrative, and worker training control systems. This assessment is an important basis for efforts to prevent work-related diseases and improve K3 programs.
T-7374
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
