Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 16963 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
James Evert Adolf Liku; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Sri M. Tanamal
Abstrak:

ABSTRAK Olahraga Sketeboard dianggap sebagai salah satu olahraga yaag ekstrem dengan tingkat keparahan yang tinggi. Olahraga Skateboard pada mulanya muncul dan digemari oleh kalangan pemuda Amerika. Olahraga ini kemudian muncul dan berkembang di Indonesia seiring dengan globalisasi Perkembangan Olahraga Skateboard yang pesat dalam jumlah penggemarnya berpengaruh pada tingginya angka kecelakaan atau cedera yang diaJarni. Menyadari akan hal tersebut kemudian dirasakan sangat perlu untuk mengetahui darimana bahaya itu berasal dan seberapa parah tingkat cederanya. Banyak penelitian yang dilakukan untuk menilai resiko olahraga ini, namun penilaian tersebut hanya terbatas pada tempat bermain saja. Berdasarkan kenyataan yang ada melalui penelitian ini diharapkan setiap orang akan mengetahui bahaya dan resiko pada atlet olahraga skateboard yang diakibatkan oleh atlet itu sendiri dan mampu untuk mengurangi kecelakaan ataupun cedera.

Read More
T-2630
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sidik Mastrilianto; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, T. Reza Maulana
Abstrak: Liquefied Petroleum Gas atau yang biasa kita kenal dengan sebutan LPG, saat ini sudah menjadi kebutuhan harian bahkan termasuk kebutuhan dasar bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Dengan sifat dan karakter dari LPG yang mudah terbakar, bahkan mudah meledak untuk kondisi-kondisi tertentu, maka kiranya diperlukan analisa dan penilaian bahayanya. Kajian dalam tulisan ini bertujuan mengetahui dan menganalisa gambaran fasilitas penampungan LPG dan tingkat kemungkinan kebakaran I peledakan serta pengaruh dari penilaian resiko terhadap resiko kebakaran I peledakan, menggunakan DOW Indeks. Disain penelitian yang digunakan adalah Descriptive Analitik, dimana; Pertama, akan merincikan faktor-faktor yang berhubungan dengan komponen material, bahaya-bahaya unit proses, dan kontrolnya. Kemudian, fal akan diklasitikasi dalam dua kelompok komponen risiko, yaitu faktor pemungkin dan konsekuensi, yang berbentuk F&E Index, Damage Factor dan Maximum Probable Property Damage. Selanjutnya, faktor-faktor tersebut kemudian akan dianalisa dengan menggunakan matrik untuk menentukan tingkat risikonya. Penilaian resiko ditekankan pada kemungkinan pelepasan LPG pada Tangki penampung itu sendiri, pipa inlet- outlet, pipa vapor balance, dan sekelompok sambungan pipa, pompa dan valve. Selanjutnya dari hasil penilaian tersebut, dianalisa kembali apa saja langkah-langkah perbaikan yang dapat diiakukan untuk meminimalisasi kategori resiko yang didapat. Diharapkan dengan analisa ini nantinya dapat menjadikan masukan bagi perusahaan untuk dapat meIakukan langkah preventive yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan semua resiko-resiko yang sudah teridentifikasi yang mungkin dapat timbul dari penampungan LPG.
Read More
T-2696
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Alvira Hasanah; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Mila Tejamaya, Bachtiar Lewai
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penilaian risiko K3 pada aktivitas pekerjaan yang dilakukan di ketinggian di Leighton-Total Joint Operation (LTJO) tahun 2015. Penelitian ini mengacu pada standar AS/NZS 4360:2004 dengan menggunakan analisis risiko semikuantitatif dan perhitungan nilai risiko dengan metode dari W.T. Fine. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pekerjaan yang dilakukan di ketinggian di LTJO memiliki 86 risiko K3. Pada level existing risk terdapat 1 risiko dengan kategori very high, yang artinya aktivitas harus diberhentikan sampai risiko dapat direduksi hingga batas aman, yaitu risiko jatuh dari ketinggian pada aktivitas pembongkaran scaffolding.
Kata Kunci: Penilaian risiko, konstruksi, bekerja di ketinggian

This study describes risk assessment of occupational health and safety on working at height activities in Leighton-Total Joint Operation (LTJO) year 2015. This study refers to AS/NZS 4360:2004 standard with semi-quantitative analysis, and mathematic method from W.T. Fine. The result of this study shows that activities at height in LTJO have 86 occupational health and safety risks. At the level of existing risk, there are 1 risk categorized as very high, which means activity should be stopped until risk reduced to the safe limit, which is the risk of falling from height within the scaffold dismantling activity.
Key words: Risk assessment, construction, working at height
Read More
S-8760
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Adi Wahyono; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Mila Tejamaya, Wahyudin Lihawa
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui niali risiko yang ada pada setiap tahapan pekerjaan pada proses mesin bubut, frais, dan bor yang dilakukan di workshop teknik pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bekasi. Penelitian ini dilakukan dengan manganalisis nilai konsekuensi, kemungkinan, dan pajanan dengan menggunakan standar level risiko semi kuantitatif William. T. Fine. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode semi kuantitatif AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian berupa level risiko yang ada pada setiap tahapan proses mesin bubut, frais, dan bor di workshop teknik pemesinan yaitu level very high, priority 1, substantial, priority 3, dan acceptable.
Kata kunci: Penilaian risiko, AS/NZS 4360:2004, konsekuensi, kemungkinan, pajanan, level risiko
This study was conducted to determine niali existing risks at each stage of work on the lathe , milling , and drilling conducted in the workshop machining techniques Vocational High School 1 Bekasi . This research was conducted with the value that analyze the consequences , probability , and exposure using a semi-quantitative risk level standards William . T. Fine . This study was a descriptive study using semiquantitative methods AS / NZS 4360 : 2004 . Results of the research is a level of risk that exist at every stage of the process lathe , milling , and drilling in workshop machining techniques is very high level , priority 1 , substantial , priority 3 , and acceptable .
Keyword : The risk assessment , AS / NZS 4360 : 2004 , consequences , probability , exposure , risk level
Read More
S-8962
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Juli Karyanto; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Bonny Sri Pitoyo,
Abstrak:

Proses pengolahan gas di Plant SBN adalah sebuah pabrik yang mempunyai bahaya cukup tinggi. Kandungan gas alam yang didalamnya terdapat gas atau matcri pengotor seperti H2O, C02, H28 dan pengotor lainnya akan menyebabkan peralatan cepat mengalami kerusakan (teijadi korosi, penipisan dan retak). I-Iasil dari prosess produksi berupa gas, kondensaie dan sisa air produksi mempunyai tingkat bahaya yang berbeda. Disamping itu apabila gas tersebut bocor atau keluar dan terpapar ierhadap pekerja atau lingkungan dapat berakibat fatal. Penelitian ini berupa penilaian resiko yang bersifat analitis deslcritif dengan melakukan analisa dan perhitungan kemungkinan kegagalan Qorobability offailure-POP) dan tingkat keparahan dari suatu kegagalan (consequence of failure-COD dari suatu kejadian terhadap 6 buah tangki timbnm di Plant SBN dengan mengunakan prinsip standar API 581 qualitative risk assessment berupa label checklist. Berdasarkan hasil perhitungan factor proability of failure (POP) dan consequence of failure (COF) disimpulkan bahwa tingkat rcsiko 6 buah tangki timbun yang ada di Plant SBN adalah sebagai berikut: tangki condensate 235-T-101A dan 235-T-101B mempunyai tingkat nesiko "tinggi"; tangki condensate 235-T-201 mempunyai tingkat resiko "medium-tinggi"; tangki diesel fuel 247-T-101, produce water 258-T-101 dan 258-T-201 mempunyai tingkat reslko "rendah". Damage Factor dan Inspection Factor mempakan falctor kontribusi dominan dalam perhimngan kemunglcinan kegagalan sedangkan Chemical Factor, Quantity Factor, Auto Ignition Factor, Pressure Factor, dan Credit Factor (S'cy@ty Protection) merupakan faktor kontribusi dominan dalam perhitungan konsekwensi kegagalan pada ke-6 buah tangki tezsebut selama proses peuilaian resiko.


Gas refinery process at SBN Plant is a plant which contains hazardous material/fluid during its process. Natural gas composition as hydrocarbon contains impurities such as HQO, CO2, H23 and other particles, which may cause equipment damage (including corrosion, thinning or cracking). A product from gas refinery is gas, condensate and produce water which they have difference hazards characteristic. However if there is gas or condensate leaking or exposed to employees or environment, it can lead a worst event. This research is to perform risk assessment using descriptive analysis approach by calculating and analyzing the probability of failure (POF) and consequence of failure (COF) at 6 (six) storage tanks at SBN Plant by using API 581 Standard as qualitative risk assessment approach with checklist table. Results suggested that probability of failure (POF) and consequence of failure (COF) factors are as follows: condensate tanks 235-T-101A and 235-T-101B have risk ranking "high"; condensate tank 235-T-201 has risk ranking "medium-high" (significant risk); diesel fuel tank 247-T-101, produce water tank 258-T-101 and 258-T-201 have risk ranking "low". Damage Factor and Inspection Factor are dominant contributing factors in probability of failure calculation and Chemical Factor, Quantity Factor, Auto Ignition Factor, Pressure Factor, Credit Factor (Safety Protection) are dominant contributing factors for consequences of failure calculation for 6 (six) storage tanks during risk assessment process.

Read More
T-2513
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Willy; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Robiana Modjo, Widura Imam Mustopo, Emy Rianti
T-3188
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Septina Suriatmini; Pembimbing: Hendra; Penguji: Robiana Modjo, Doni Hikmat Ramdhan, Bogo Suntoro Murti, Syahrul Efendi Panjaitan
T-3311
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tomy Mismahendra; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, Doni Hikmat Ramdhan, Agus Triyono
Abstrak:

Mall X adalah pusat perbelanjaan yang terletak di kawasan strategis Sudirman Centre Bussiness District (SCBD) Sudirman. Di desain secara modern pusat perbelanjaan ini memiliki areal parkir bawah tanah untuk mensiasati keterbatasan lahan yang dimiliki. Dengan banyaknya pekerja yang bekerja di area parkir basement dan kemungkinan terjadinya akumulasi gas karbon monoksida yang berasal dari kendaraan yang berada di basement, maka lokasi basement Mall X tepat untuk dijadikan lokasi penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar karbon monoksida di udara dengan kadar karbon monoksida dalam darah (HbCO) pada petugas parkir basement P2 Mall X. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain kros seksional. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan signifikan (P value = 0,007) antara kadar karbon monoksida di udara dengan kadar karbon monoksida dalam darah (HbCO) petugas parkir basement P2 Mall X. Kata Kunci : basement, Karbon Monoksida, Karbon Monoksida dalam darah (HbCO).


 X Mall is a shopping centre located at strategic area Sudirman Centre Business District (SCBD) Sudirman. Designed with modern style, this shopping centre has a basement parking area to comply with area limitation. This shopping centre is a perfect place to held a research, because it has a lot of workers who work in the basement area and the accumulation possibilities of carbon monoxide (CO) in the basement area. The purpose of this research is to measure the correlation between carbon monoxide (CO) in air concentration with carbon monoxide in blood (HbCO) concentration at X Mall P2 basement parking man. This research is a quantitative research with cross sectional design. This research resulting a fact that there is a significant correlation (P value = 0,007) between carbon monoxide (CO) in air concentration with carbon monoxide in blood (HbCO) concentration at X Mall P2 basement parking man. Key Words : basement, Carbon Monoxide, Carbon Monoxide in Blood (HbCO)

Read More
T-3656
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amry Salim; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Yuni Kusminanti
S-5935
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Laurent Renato Sitorus; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Meily Kurniawidjaja, Krisna Bangun
Abstrak: ABSTRACT
 
 
Penelitian ini membahas tentang penilaian risiko keselamatan kerja pada pembuatan produk berbahan dasar baja ringan di PT Bumi Lancang Kuning Pusaka (BLKP) Pekanbaru tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat risiko pada kegiatan di area produksi. Identifikasi bahaya dilakukan menggunakan Job Safety Analysis. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan kriteria Fine yaitu nilai risiko berasal dari perkalian probability, consequence, dan exposure. Hasil penelitian menemukan 4 jenis bahaya di tempat kerja yaitu bahaya mekanik, fisik, psikososial, dan perilaku. Terdapat 4 risiko dengan kategori very high, 5 risiko kategori priority 1, 8 risiko kategori substantial, 2 risiko kategori priority 1, dan 2 risiko kategori acceptable pada penilaian risiko dengan mempertimbangkan pengendalian yang sudah ada di perusahaan. Setelah diberikan rekomendasi pengendalian ada 15 risiko diestimasi masuk kategori acceptable, 5 kategori priority 3, dan 1 kategori substantial.
 

 
ABSTRACT
 
 
This research discusses the occupational safety risk assessment in the manufacturing of light gauge steel products at PT Bumi Lancang Kuning Pusaka (BLKP) Pekanbaru 2014. The aim of this research is to define the level of risk of the activities in the production area. Hazard was identified using Job Safety Analysis (JSA). Risk assessment was conducted using Fine criteria. Level of risk was the function of the multiplication of probability, consequence, and exposure (R=PxCxE). This results found that there are 4 hazards in the workplace, they are mechanical hazard, physical hazard, psychosocial hazard, and behaviroal hazard. The assessment of existing risks showed that there are 4 risks ranked as very high, 5 are priority 1 risks, 8 are substantial risks, 2 are priority 3 risks, and 2 are acceptable risks. The recommendations of control were given based on the existing risk and risk categories were estimated changed into 15 acceptable risks, 5 priority 3 risks, and 1 subtantial risk.
Read More
S-8278
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive