Ditemukan 16963 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
ABSTRAK Olahraga Sketeboard dianggap sebagai salah satu olahraga yaag ekstrem dengan tingkat keparahan yang tinggi. Olahraga Skateboard pada mulanya muncul dan digemari oleh kalangan pemuda Amerika. Olahraga ini kemudian muncul dan berkembang di Indonesia seiring dengan globalisasi Perkembangan Olahraga Skateboard yang pesat dalam jumlah penggemarnya berpengaruh pada tingginya angka kecelakaan atau cedera yang diaJarni. Menyadari akan hal tersebut kemudian dirasakan sangat perlu untuk mengetahui darimana bahaya itu berasal dan seberapa parah tingkat cederanya. Banyak penelitian yang dilakukan untuk menilai resiko olahraga ini, namun penilaian tersebut hanya terbatas pada tempat bermain saja. Berdasarkan kenyataan yang ada melalui penelitian ini diharapkan setiap orang akan mengetahui bahaya dan resiko pada atlet olahraga skateboard yang diakibatkan oleh atlet itu sendiri dan mampu untuk mengurangi kecelakaan ataupun cedera.
Kata Kunci: Penilaian risiko, konstruksi, bekerja di ketinggian
This study describes risk assessment of occupational health and safety on working at height activities in Leighton-Total Joint Operation (LTJO) year 2015. This study refers to AS/NZS 4360:2004 standard with semi-quantitative analysis, and mathematic method from W.T. Fine. The result of this study shows that activities at height in LTJO have 86 occupational health and safety risks. At the level of existing risk, there are 1 risk categorized as very high, which means activity should be stopped until risk reduced to the safe limit, which is the risk of falling from height within the scaffold dismantling activity.
Key words: Risk assessment, construction, working at height
Kata kunci: Penilaian risiko, AS/NZS 4360:2004, konsekuensi, kemungkinan, pajanan, level risiko
This study was conducted to determine niali existing risks at each stage of work on the lathe , milling , and drilling conducted in the workshop machining techniques Vocational High School 1 Bekasi . This research was conducted with the value that analyze the consequences , probability , and exposure using a semi-quantitative risk level standards William . T. Fine . This study was a descriptive study using semiquantitative methods AS / NZS 4360 : 2004 . Results of the research is a level of risk that exist at every stage of the process lathe , milling , and drilling in workshop machining techniques is very high level , priority 1 , substantial , priority 3 , and acceptable .
Keyword : The risk assessment , AS / NZS 4360 : 2004 , consequences , probability , exposure , risk level
Proses pengolahan gas di Plant SBN adalah sebuah pabrik yang mempunyai bahaya cukup tinggi. Kandungan gas alam yang didalamnya terdapat gas atau matcri pengotor seperti H2O, C02, H28 dan pengotor lainnya akan menyebabkan peralatan cepat mengalami kerusakan (teijadi korosi, penipisan dan retak). I-Iasil dari prosess produksi berupa gas, kondensaie dan sisa air produksi mempunyai tingkat bahaya yang berbeda. Disamping itu apabila gas tersebut bocor atau keluar dan terpapar ierhadap pekerja atau lingkungan dapat berakibat fatal. Penelitian ini berupa penilaian resiko yang bersifat analitis deslcritif dengan melakukan analisa dan perhitungan kemungkinan kegagalan Qorobability offailure-POP) dan tingkat keparahan dari suatu kegagalan (consequence of failure-COD dari suatu kejadian terhadap 6 buah tangki timbnm di Plant SBN dengan mengunakan prinsip standar API 581 qualitative risk assessment berupa label checklist. Berdasarkan hasil perhitungan factor proability of failure (POP) dan consequence of failure (COF) disimpulkan bahwa tingkat rcsiko 6 buah tangki timbun yang ada di Plant SBN adalah sebagai berikut: tangki condensate 235-T-101A dan 235-T-101B mempunyai tingkat nesiko "tinggi"; tangki condensate 235-T-201 mempunyai tingkat resiko "medium-tinggi"; tangki diesel fuel 247-T-101, produce water 258-T-101 dan 258-T-201 mempunyai tingkat reslko "rendah". Damage Factor dan Inspection Factor mempakan falctor kontribusi dominan dalam perhimngan kemunglcinan kegagalan sedangkan Chemical Factor, Quantity Factor, Auto Ignition Factor, Pressure Factor, dan Credit Factor (S'cy@ty Protection) merupakan faktor kontribusi dominan dalam perhitungan konsekwensi kegagalan pada ke-6 buah tangki tezsebut selama proses peuilaian resiko.
Gas refinery process at SBN Plant is a plant which contains hazardous material/fluid during its process. Natural gas composition as hydrocarbon contains impurities such as HQO, CO2, H23 and other particles, which may cause equipment damage (including corrosion, thinning or cracking). A product from gas refinery is gas, condensate and produce water which they have difference hazards characteristic. However if there is gas or condensate leaking or exposed to employees or environment, it can lead a worst event. This research is to perform risk assessment using descriptive analysis approach by calculating and analyzing the probability of failure (POF) and consequence of failure (COF) at 6 (six) storage tanks at SBN Plant by using API 581 Standard as qualitative risk assessment approach with checklist table. Results suggested that probability of failure (POF) and consequence of failure (COF) factors are as follows: condensate tanks 235-T-101A and 235-T-101B have risk ranking "high"; condensate tank 235-T-201 has risk ranking "medium-high" (significant risk); diesel fuel tank 247-T-101, produce water tank 258-T-101 and 258-T-201 have risk ranking "low". Damage Factor and Inspection Factor are dominant contributing factors in probability of failure calculation and Chemical Factor, Quantity Factor, Auto Ignition Factor, Pressure Factor, Credit Factor (Safety Protection) are dominant contributing factors for consequences of failure calculation for 6 (six) storage tanks during risk assessment process.
Mall X adalah pusat perbelanjaan yang terletak di kawasan strategis Sudirman Centre Bussiness District (SCBD) Sudirman. Di desain secara modern pusat perbelanjaan ini memiliki areal parkir bawah tanah untuk mensiasati keterbatasan lahan yang dimiliki. Dengan banyaknya pekerja yang bekerja di area parkir basement dan kemungkinan terjadinya akumulasi gas karbon monoksida yang berasal dari kendaraan yang berada di basement, maka lokasi basement Mall X tepat untuk dijadikan lokasi penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar karbon monoksida di udara dengan kadar karbon monoksida dalam darah (HbCO) pada petugas parkir basement P2 Mall X. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain kros seksional. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan signifikan (P value = 0,007) antara kadar karbon monoksida di udara dengan kadar karbon monoksida dalam darah (HbCO) petugas parkir basement P2 Mall X. Kata Kunci : basement, Karbon Monoksida, Karbon Monoksida dalam darah (HbCO).
X Mall is a shopping centre located at strategic area Sudirman Centre Business District (SCBD) Sudirman. Designed with modern style, this shopping centre has a basement parking area to comply with area limitation. This shopping centre is a perfect place to held a research, because it has a lot of workers who work in the basement area and the accumulation possibilities of carbon monoxide (CO) in the basement area. The purpose of this research is to measure the correlation between carbon monoxide (CO) in air concentration with carbon monoxide in blood (HbCO) concentration at X Mall P2 basement parking man. This research is a quantitative research with cross sectional design. This research resulting a fact that there is a significant correlation (P value = 0,007) between carbon monoxide (CO) in air concentration with carbon monoxide in blood (HbCO) concentration at X Mall P2 basement parking man. Key Words : basement, Carbon Monoxide, Carbon Monoxide in Blood (HbCO)
