Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39929 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Bogo Suntoro Murti; Pembimbing: Hendra; Penguji: Fatma Lestari, Deni Santo
T-2669
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Wulan Kusuma Ningsih; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Yuni Kusminanti
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penilaian risiko keselamatan dan kesehatan kerja di departemen produksi line bubut PT. XY tahun 2021. Identifikasi bahaya dan risiko menggunakan metode Job Hazard Analysis (JHA). Analisis risiko dilakukan secara semi kuantitatif yang mengacu kepada AS/NZS 4360:2004 tentang Risk Management dan perhitungan tingkat risiko dihitung sesuai dengan formula menurut William T. Fine (1971). Pengambilan data dilakukan dengan komunikasi secara online untuk mendapat data awal dan sepanjangan identifikasi serta penilaian risiko di line bubut, wawancara online kepada operator produksi line bubut, dan studi literatur. Hasil penelitian didapatkan 3 tahapan kegiatan, 14 tugas, serta 54 bahaya dan risiko yang terdapat di departemen line bubut PT. XY. Hasil penilaian risiko, didapatkan risiko yang paling banyak ditemukan di line bubut berkaitan dengan bahaya fisik. Hasil tingkat existing risk di line bubut terdapat empat bahaya dan risiko tertinggi diantaranya, korsleting listrik, jari tangan terjepit chuck mesin bubut, terhirup asap bubut, dan kebisingan dengan kategori Very High.
Read More
S-10815
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vanda Betania; pembimbing: Chandra Satrya; penguji: Mila Tejamaya, Juned Aryanto
S-8275
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tyagita Meyril Rahmadhani; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Mila TejamayaLaksita Ri Hastiti, Irma Primadiati Afifka, Wahyudin Lihawa
Abstrak: Pelaporan Observasi Keselamatan (POK) diterapkan di industri minyak dan gas di PT.X, Provinsi Riau untuk mencoba mengurangi angka kejadian kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaporan observasi keselamatan kerja sebagai alat yang digunakan untuk mengurangi angka kecelakaan. POK ini merupakan hasil modifikasi dari STOP Cardnya DuPont. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif yang berfokus pada kajian pelaporan observasi keselamatan kerja. Angka kejadian kecelakaan juga dikumpulkan untuk dibandingkan dengan jumlah pelaporan observasi keselamatan. Kuesioner sebanyak 15 pertanyaan juga diberikan kepada 50 pekerja untuk melihat persepsi pekerja terhadap POK yang diterapkan. Scatterplots digunakan untuk menetapkan korelasi antara penerbitan pelaporan dan kejadian kecelakaan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan observasi keselamatan berkaitan dengan penurunan kejadian kecelakaan. Pelaporan observasi keselamatan secara positif memengaruhi pola pikir pekerja terhadap praktek kerja aman. Namun, perlu diperhatikan oleh managemen perusahaan terkait penyelesaian status temuan (finding) pelaporan observasi keselamatan yang statusnya masih tertunda penyelesaiannya
Safety Observation Reporting (POK) is implemented in the oil and gas industry at PT X, Riau Province to try to reduce the number of work accidents. The purpose of this study is to examine the safety observation reporting as a tool used to reduce the number of accidents. This POK is a modified version of the DuPont STOP Card. This study uses a descriptive analysis method that focuses on the study of safety observation reporting. Accident figures were also collected to compare with the number of safety observation reporting. A questionnaire of 15 questions was also given to 50 workers to observe workers' perceptions of the applied POK. Scatterplots are used to establish the correlation between issuance reporting and occupational accident incidents. The results showed that the safety observation reporting was associated with a reduction in the occurrence of accidents. Safety observation reporting positively influences the mindset of workers towards implemented safe work practices. However, company management needs to pay attention to the completion of finding progress status of safety observation reporting whose completion status is still pending
Read More
T-6067
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Danang Kurniawan Anggoro; Pembimbing: Indri Hapsari; Penguji: Dadan Erwandi, Mila Tejamaya, Irma Setiawaty Wulandari, Yuni Kusminti
Abstrak: Industri tambang merupakan salah satu industri yang mempunyai potensi bahayatinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan, dimana menempati urutanjumlah kecelakaan tertinggi bila dibandingkan dengan sektor lain. PT. Smerupakan kontraktor tambang permukaan yang telah menerapkan SistemManajemen Integrasi, namun hasil observasi menunjukkan banyaknyapelanggaran dan ketidakpedulian terhadap permasalahan keselamatan dankesehatan kerja. Perlu dilakukan kajian persepsi risiko pada pekerja sektortambang permukaan sebagai upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi risiko keselamatan dankesehatan kerja menggunakan pendekatan psikometri. Desain penelitian crosssectional, menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan univariat danbivariat. Hasil penelitian menunjukkan gambaran persepsi risiko keselamatan dankesehatan kerja pada kategori seimbang antara persepsi risiko baik dan persepsirisiko buruk. Persepsi risiko baik terdapat pada dimensi kesegeraan dampak,keparahan konsekuensi dan pengendalian risiko. Sedangkan persepsi burukterdapat pada dimensi kesukarelaan terhadap risiko, pemahaman risikoberdasarkan pengalaman, potensi dampak, reaksi yang ditimbulkan, pengetahuanterhadap risiko dan kebaruan risiko. Disarankan bagi PT. S untuk melakukanupaya promotif melalui pelatihan yang terencana, memaksimalkan forumm safetytalk dan toolbox meeeting, meningkatkan pengawasan kerja melalui inspeksi,pembuatan rencana kerja yang sistematis dan terperinci serta menerapkan sistemhadiah dan hukuman.
Kata kunci : Persepsi Risiko, Psikometri, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Read More
T-4552
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yiyin Mariska; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Mila Tejamaya, Usman Syarif
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang kajian risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang ada pada setiap tahapan dalam kegiatan proses produksi yang dilakukan di area pabrik pengolan pabrikkaret di Baranangsiang, Bogor tahun 2012. Penilaian risiko dilakukan dengan menganalisis nilai consequences, exposure, dan probability dari setiap kegiatan proses produksi lalu dibandingkan dengan standar level risiko samikuantitatif W.T Fine J untuk mengetahui tingkat risiko yang dimiliki pada setiap kegiatan proses produksi.. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yang ada pada setiap kegiatan proses produksi meliputi very high, priority 1, Substansial,Priority 3 dan acceptable. Pada penelitian ini skor yang paling tinggi adalah 900 dan yang paling rendah adalah 10. Dari hasil analisis risiko yang diperoleh dapat digunakan sebagai bahan masukan kajian risiko di pabrik karet untuk menurunkan level risiko dengan menggunakan berbagai pengendalian.
Kata kunci:Penilaian risiko, pabrik karet, tingkat risiko, consequences, exposure, probability, W.T Fine.
This research discusses the risk assessment of occupational health and safety that exist in everysteps at production process of rubber manufacturing in Baranangsiang, Bogor 2012. Riskassessment is done by analyzing the value of consequences, exposure, and probability in everysteps of production process which is then compared to standard level of risk semi quantitativeW.T. Fine to determine level of risk that exist at each stage of production process.The result ofresearch explain that level of risk which is exist in every steps of production process has differentlevel is very high, priority 1, Substansial, Priority 3 dan acceptable. In this research the highestscore is 900 and the lowest value is 10. Result of risk analysis obtained can be used as input inthe risk assessment process in rubber manufacturing and to be able to lower the risk with usingvarious risk controls.
Key words:Risk assessment, rubber manufacturing, level of risk, consequences, exposure, probability, W.TFine.
Read More
S-7633
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fido Reynaldy Dihandono; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Aprian Een Saputra
Abstrak: Skripsi ini berisi tentang penilaian risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses produksi textile chemical di PT. Huntsman Indonesia Divisi Textile Effect Tahun 2019. Pada penelitian ini, identifikasi bahaya dilakukan menggunakan Job Safety Analysis (JSA) dan analisis risiko menggunakan ukuran standar yang telah dimodifikasi dari AS/NZS 4360:2004 dan telah disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Desain studi yang digunakan bersifat deskriptif dan eksploratif dengan pendekatan analisis kualitiatif. Penilaian risiko didapatkan dari perkalian dari probabilitas dan konsekuensi per aktivitas dengan mempertimbangkan pengendalian yang sudah dilakukan oleh perusahaan. Hasil penelitian ini mendapatkan 3 tahapan kerja yang terdiri dari 17 aktivitas kerja memiliki 30 potensi bahaya yang dapat menimbulkan 56 risiko yang terdiri dari 16 risiko rendah, 21 risiko sedang, 16 risiko tinggi, dan 3 risiko sangat tinggi.
Kata kunci: Penilaian Risiko, Keselamatan dan Kesehatan kerja, Textile Chemical

This thesis discusses about occupational health and safety risk assessment on textile chemical production process at PT. Huntsman Indonesia Textile Effect Division in 2019. In this study, hazard identification was conducted using Job Safety Analysis (JSA) and risk analysis using a modified standard from AS/NZS 4360:2004 that has been adjusted to conditions in the field. The study design used is descriptive and explorative with a qualitative analysis approach. Risk assessment is obtained from multiplication of probabilities and consequences per activity by considering the controls that have been carried out by the company. The result of this study get 3 working stages that contain 17 work activities that have 30 hazard potential that can cause 56 risks consisting of 16 low risks, 21 medium risks, 16 high risks, and 3 very high risks.
Keyword: Risk Assessment, Occupational Health and Safety, Textile Chemical
Read More
S-10164
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Syakir Azhikri R.; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari, Ike Pujiriani
S-7907
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maria Calista; Pembimbing: Hendra; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Harry Joharsyah
Abstrak:
Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh perusahaan akan menghasilkan limbah sisa pengolahan batu-batuan yang mengandung kontaminan logam berat yang selanjutnya disebut sebagai tailing. Pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa perusahaan wajib melakukan pemanfaatan tailing guna mengurangi volume tailing di lingkungan. Proses pemanfaatan tailing merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses bisnis pertambangan dan memiliki sejumlah potensi bahaya dan risiko yang perlu dikelola. Sehingga, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pemanfaatan tailing di industri pertambangan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan penilaian kualitatif berdasarkan Standar AS/NZS 4360:2004. Penilaian risiko dilakukan melalui analisis tahapan proses kerja, bahaya, unexpected event, dan risiko untuk mengevaluasi probabilitas, konsekuensi, dan tingkat risiko. Hasil penelitian mengidentifikasi sejumlah 86 unexpected events dari total 47 jenis bahaya dalam proses pemanfaatan tailing, yang terbagi menjadi 29 bahaya fisik, 10 bahaya kimia, dan 8 bahaya ergonomi. Penilaian risiko menunjukkan bahwa pada risiko dasar (basic risk) terdapat 8 bahaya rendah, 25 bahaya sedang, 10 bahaya tinggi, dan 4 bahaya ekstrem, sedangkan pada risiko sisa (residual risk) terdapat 32 bahaya rendah, 10 bahaya sedang, 4 bahaya tinggi, dan 1 bahaya ekstrem. Berdasarkan hasil penilaian yang diperoleh, terdapat bahaya yang memerlukan pengendalian tambahan untuk mengurangi risiko, serta prioritas bahaya yang membutuhkan tindakan segera dan perhatian utama dari manajemen.

Mining activities conducted by the company produce waste from the processing of ore containing heavy metal contaminants, referred to as tailings. The government issued a policy that requires companies to utilize tailings to reduce the volume of tailings in the environment. The tailings utilization process is an inseparable part of the mining business process and has a number of potential hazards and risks that need to be managed. Therefore, this research was conducted with the aim of identifying and assessing occupational safety and health risks in the tailings utilization process in the mining industry. This research uses a descriptive design with qualitative assessments based on Standard AS/NZS 4360:2004. Risk assessment was carried out by analyzing the stages of the work process, hazards, unexpected events, and risks to evaluate probability, consequences, and risk levels. The research identified a total of 86 unexpected events from 47 types of hazards in the tailings utilization process, which were divided into 29 physical hazards, 10 chemical hazards and 8 ergonomic hazards. The risk assessment shows that in the basic risk (basic risk) there are 8 low hazards, 25 moderate hazards, 10 high hazards and 4 extreme hazards, while in the residual risk (residual risks) there are 32 low hazards, 10 moderate hazards, 4 high hazards, and 1 extreme danger. Based on the assessment results, certain hazards require additional controls to reduce risks, as well as prioritized hazards that need immediate action and primary attention from management.
Read More
S-11674
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aditya Kurnia Pratama;Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Dadan Erwandi, Ade Kurdiman, Muhammad Maududy
Abstrak: Perusahaan X adalah perusahaan kontraktor penambangan yang fokus pada eksplorasibatu bara, yang memiliki proyek di area kerja Y. Operasi penambangan perusahaan Xterdiri dari beberapa proses, seperti persiapan, pembukaan lahan, pemuatan,pengangkutan dan pembuangan. Berdasarkan data sekunder, selama 2016-2018 ada 17kasus kerusakan properti dan 3 kasus cedera meskipun HIRDC telah dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat risiko semua kegiatan perusahaan Xdengan menggunakan metode FMEA. 58 mode kegagalan potensial diidentifikasi, 18mode kegagalan diidentifikasi selama proses persiapan, 9 mode kegagalan diidentifikasiselama proses pembukaan lahan, 9 mode kegagalan diidentifikasi selama prosespemuatan, 16 mode kegagalan diidentifikasi selama proses pengangkutan, dan 6 modekegagalan diidentifikasi selama proses dumping. 8 mode kegagalan jatuh ke dalamkategori risiko extream, 27 mode kegagalan ke dalam risiko tinggi dan 23 modekegagalan ke dalam kategori risiko sedang. Rekomendasi yang diusulkan ada dalampenelitian ini..Kata kunci : failure modes and effects analysis (FMEA), Risiko Keselamatan,Kegiatan operasional kontraktor pertambangan.
Read More
T-5716
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive