Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30172 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Heni Setyowati; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Djoni Darmadjaja
T-2690
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muslina Handayani; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
Abstrak:

Limbah merupakan salah satu dampak dari kegiatan pelayanan rumah sakit. Berdasarkan sifatnya limbah rumah sakit dibagi menjadi limbah medis dan non medis, dimana jenis limbah medis terdiri dari limbah infeksius, non infeksius, dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Salah satu jenis Iimbah yang termasuk dalam kategori limbah medis adalah alat medis tajam habis pakai yang merupakan alat bantu dalam memberikan terapi pengobatan maupun penunjang diagnostik. Untuk dapat menerapkan pengelolaan dan monitoring limbah secara komprehensif dan tepat guna, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pendekatan manajemen risiko yang diawali dengan identilikasi dan analisis risiko. Penelitian yang telah dilakukan oleh WHO menyebutkan bahwa limbah medis tajam memiliki risiko ganda yaitu selain dapat menyebabkan cidera seperti tertusuk atau tergores, juga dapat menginfeksi luka jika limbah tersebut terkontaminasi mikroorganisme patogen. Untuk mengetahui seberapa besar risiko yang mungkin terjadi pada penanganan limbah medis tajam di rumah sakit kanker dharmais, penulis mencoba untuk menganaiisis tingkat risiko pada penanganan limbah medis tajam di rumah sakit kanker dharmais. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara, dan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko pada penanganan limbah medis tajam berada pada level priority 3 - priority 1, dimana level risiko tertinggi ada pada unit incinerator.


 

Waste is one of impact from hospital service activities. Based on it characteristic hospital waste divided into medical waste and non medical, where medical waste are consist of infectious waste, non infectious, and hazardous waste. One of the waste that include in medical waste category is disposable sharps equipment which is assistive appliance in giving whether medication therapy or diagnostic support. To apply the management and monitoring of waste comprehensively and precise utilize, one of the effort that can be done is risk management approach that can begin identification and analysis of risk. Research done by WHO is mentioning that sharps medical waste has double risk beside cause percutaneous injury such as cuts, scratched, punctures, or tears in skin or membranes, also could cause infection to wound if those waste contaminated by pathogen microorganism. To find how big the risk that possibly occur to sharp medical waste handling in dharmais cancer hospital, writer try to analyze risk level on sharp medical waste handling in dharmais cancer hospital. This research is analytic descriptive research with case study approach walkthrough observation, interview, and secondary data gathering. Research result shows that risk level in sharps medical waste handling was in priority 3 -- priority 1 level, where highest risk level found in incinerator unit.

Read More
T-2430
Depok : FKM-UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firman Joni; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Doni Hikmat Ramdhan, Radilah, Jati Berandini
Abstrak:

Rumah sakit memberikan pelayanan jasa kesehatan memiliki peranan penting dan strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dampak negatif dari kegiatan pelayanan rumah sakit adalah menghasilkan limbah. Untuk dapat menerapkan pengelolaan dan monitoring limbah secara komprehensif dan tepat guna, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pendekatan manajemen risiko yang diawali dengan identifikasi dan analisis risiko. Untuk mengetahui seberapa besar risiko yang terjadi pada pengelolaan limbah medis tajam, penulis mencoba untuk menganalisis tingkat risiko pada pengelolaan limbah medis tajam di Rumah Sakit TNI AL Dr. Mintohardjo. Hasil penelitian menunjukkan alat medis tajam yang paling banyak digunakan adalah spuit 62 %, sedangkan tingkat risiko pada pengelolaan limbah medis tajam berada pada level priority 3 – priority 1. Kata Kunci : Penilaian risiko, limbah medis, limbah medis tajam.


 

The hospital provides health services which have an important and strategic role in accelerating the improvement of public health level. The negative impact of the activities of hospital services is hazardous waste. To be able to implement management and monitoring of waste in a comprehensive and appropriate, an effort that can be done is through risk management approach that begins with the identification and risk analysis. To find out how big the risk that occurs in sharp medical waste management, the author tries to analyze the level of risk in sharp medical waste management at the Navy Hospital Dr. Mintohardjo. The results showed a sharp medical instrument is the most widely used syringes 62%, while the level of risk at the sharp medical waste management at the level of priority 3 - priority 1. Key words : Risk analysis, medical waste, sharps medical waste.

Read More
T-3459
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hesti Kusuma Wardhani; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaedi, Ishak Ramli
S-5089
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aulia Rizqi Pratiwi; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yuni Kusminanti
S-7023
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shinta Dwi Anggraeny; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Mila Tejamaya, Karel Piet Missa, Handoko Arimurti
Abstrak: Latar belakang Salah satu kegiatan dalam industri pengolahan minyak dan gas adalah transfer minyak bumi, gas alam, dan/atau hasil bensin melalui pipa. Kegiatan ini memerlukan program manajemen (seperti perencanaan, pengawasan dan inspeksi, serta pemeliharaan peralatan) karena pipa memiliki potensi bahaya terhadap lingkungan seperti kebakaran, ledakan atau kontaminasi lingkungan. Tujuan studi ini meneliti penilaian risiko secara kuantitatif dan kualitatif untuk pipa bawah laut. Model yang digunakan adalah referensi untuk DNVGL RP F-107 Recommended Practice Risk Assesment of Pipeline Protection. Bahwa 42,6 % terkait dengan procedure/drawing/plan yang mana merupakan risk yang paling significan dan 29,6% terkait dengan program-program yang akan diimplementasikan oleh Perusahaan. Berdasarkan scenario kejatuhan dan tergaruk jangkar, level kerusakan berada pada level D3 (level damage) tepatnya masih bersifat tolerable jika ALARP, yang berarti dibutuhkan adanya pengurangan risiko untuk menurunkan residual risk. Sesuai dengan hasil studi penilaian risiko maka direkomendasikan untuk melakukan pelapisan pipa dengan lapisan beton dan dilakukan pemendaman. Kata kunci : Kuantitatif dan penilaian risiko kualitatif, keselamatan, pipa, orang, kerugian
Read More
T-5766
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maududi Farabi; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono; Penguji: Fatma Lestari, Yuni Kusminanti
S-4762
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Damar Rahadiono; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Mila Tejamaya, Izzatu Millah
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang Health Risk Assessment yang diperoleh padaproses kegiatan kerja di Floating Storage and Offloading (FSO) PT.X tahun 2012.Penilaian risiko kesehatan dilakukan dengan menganalisis nilai Potensial Risk(PR), Intrinsic Gravity Rate (G), Frequency Rate of Exposure (F), Duration of theexposure or the repeat rate of exposed task (D), Residual Risk (RR), danPrevention Means (PM) dari setiap wilayah kerja yang kemudian dibandingkandengan tabel standar ACGIH TLV's 2011 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja(Kepmenaker No. 13/Men/X/2011) untuk mengetahui level risiko kesehatan yangada pada setiap kegiatan kerja tersebut. Desain penelitian ini adalah crosssectional dengan melakukan observasi, pengukuran dan pengumpulan data. Hasilpenelitian menunjukan bahwa ditemukan level risiko kesehatan yang sangat tinggi(very critical) pada wilayah Main Deck (Bising, Asbestos, Paederus littoralis),Main Floor, Lower Engine Flat, Upper Engine Flat (Bising dan Asbestos) diPT.X tersebut.Kata kunci:Health Risk Assessment (HRA), FSO, Potensial Risk (PR), Intrinsic Gravity Rate(G), Frequency Rate of Exposure (F), Duration of the exposure or the repeat rateof exposed task (D), Residual Risk (RR), Prevention Means (PM).
This Health Risk Assessment (HRA) research that was held at Floating Storageand Offloading (FSO) PT.X in 2012, is based on process working area. HealthRisk Assessment was conducted by analyzing Potensial Risk (PR), IntrinsicGravity Rate (G), Frequency Rate of Exposure (F), Duration of the exposure orthe repeat rate of exposed task (D), Residual Risk (RR), and Prevention Means(PM) value that came from every job activity. The result will be compared withACGIH TLV's 2011 and Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Kepmenaker No.13/Men/X/2011). The design of this study is cross sectional by conductingobservation, measurment, and data gathering. The result of this study showed thatheath risk level are very high (very critical) on Main Deck (Noise, Asbestos,Paederus littoralis), Main Floor, Lower Engine Flat, Upper Engine Flat (Noiseand Asbestos) in the PT.X work area.Keywords:Health Risk Assessment (HRA), FSO, Potensial Risk (PR), Intrinsic Gravity Rate(G), Frequency Rate of Exposure (F), Duration of the exposure or the repeat rateof exposed task (D), Residual Risk (RR), Prevention Means (PM).
Read More
S-7611
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Mansyur; Pembimbing: Hendra; Penguji: Baiduri, Nancy Cahya H
S-5087
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firza Alia; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Robiana Modjo, Yuni Kusmianti, Heny D. Mayawati
T-3191
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive