Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 12792 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yosefa Rumbawati Indriyani; Pembimbing: Jaslis Ilays; Penguji: Mieke Savitri, Yulisar Khiat
B-1033
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nine Mei; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Otamianti, Wagiu Frans Pieter Kaunang, Ichsan Hanafi
B-1627
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shita Hayyuning Astiti; Pembimbing: Yaslis Ilyas; Penguji: Ascobat Gani, Wahyu Sulistiadi, Susi Setiawaty, Lina Zubaidah Hasanuddin
Abstrak: Kompetensi menjadi salah satu hal yang penting bagi para pemimpin pelayanan kesehatan menjalankan fungsi manajemennya, dan salah satu cara mencapai kompetensi adalah dengan melakukan pelatihan. RS Hermina Karawang telah melakukan pelatihanpelatihan yang ditujukan kepada para manajer sejak awal berdirinya di tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan pelatihan untuk memenuhi kompetensi manajer di RS Hermina Karawang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan ACHE 2020 competencies assessment tool yang diisi oleh 10 manajer RS Hermina Karawang dan pengisiannya didampingi oleh peneliti, kemudian dilanjutkan dengan observasi dokumen terkait, wawancara mendalam, dan akhirnya memutuskan rekomendasi bagi RS Hermina Karawang melalui FGD yang dilakukan dengan beberapa informan tertentu. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rumah sakit melakukan analisis kebutuhan pelatihan hanya berdasar penilaian subyektif atasan dan pemenuhan kewajiban jam diklat yang telah ditentukan oleh korporasi. Selain itu didapatkan kompetensi para manajer menurut ACHE 2020 masih ada yang belum kompeten, yaitu pada topik kompetensi komunikasi dan manajemen relasi serta topik keterampilan dan pengetahuan bisnis. Namun telah kompeten dalam topik kompetensi kepemimpinan, profesionalitas, dan pengetahuan lingkunan pelayanan kesehatan. Sehingga kesimpulan dalam penelitian ini para manajer membutuhkan pelatihan-pelatihan di bidang komunikasi dan manajemen relasi serta keterampilan dan pengetahuan bisnis dan diprioritaskan pelatihan dengan nilai rerata terendah. Pelatihan dalam topik kompetensi keterampilan dan pengetahuan bisnis adalah pelatihan dalam hal manajemen keuangan dan manajemen SDM, sedangkan pelatihan dalam topik kompetensi komunikasi dan manajemen relasi adalah pelatihan dalam hal fasilitasi dan negosiasi. Untuk rekomendasi jangka panjang sebaiknya RS Hermina Karawang menggunakan tool yang bisa digunakan untuk menganalisis kompetensi dan tentunya kebutuhan pelatihan sesuai dengan kebutuhan para manajer
Read More
B-2269
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lukas Purnama; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Purnawan Junadi, Ede Surya Darmawan, Nursyamsi
Abstrak: Tesis ini membahas bagaimana tingkat kecerdasan emosional perawat RSIA Hermina Jatinegara dan apakah ada hubungan antara karakteristik individu dan pekerjaan dengan tingkat kecerdasan emosional serta faktor apa yang paling dominan berpengaruh terhadapnya. Penelitian dilakukan secara potong lintang dan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mendapatkan skor tingkat kecerdasan emosional 3,6872, Terdapat perbedaan signifikan tingkat kecerdasan emosional antara respoden berpenddidikan menengah dan tinggi. Tidak terdapat perbedaan signifikan tingkat kecerdasan emosional antara responden sudah menikah atau belum. Usia dan lama kerja berkorelasi positif dengan tingkat kecerdasan emosional. Faktor yang dominan berpengaruh adalah tingkat pendidikan.
 

This study focuses how the emotional intelligence level or Hermina Mother and Child Hospital's nurse is, and is there correlation between individual and job characteristics with emotional intelligence level, and what the dominant influencing factor is. This research is done with cross sectional and quantitative approach. The result finds emotional intelligence score is 3,6872. There is significant difference of emotional intelligence level among middle educated and high educated responden. There is no significant difference of emotional intelligence level among not yet married and married responden. The age and working period have positive correlation with emotional intelligence level. The dominant influencing factor is eduation level.
Read More
B-1247
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Yuliawati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Purnawan Junadi, Wachyu Sulistiadi, Budi Hartono
Abstrak: Kualitas merupakan inti keberlangsungan hidup rumah sakit. RSIA Hermina Jatinegara yang mempunyai letak strategis di Jakarta Timur dengan komposisi penduduk usia balita, anak dalam pertumbuhan dan wanita usia reproduksi sebesar 39,30% dapat menjadi pasar potensial bagi pengembangan Klinik Tumbuh Kembang. Peningkatan jumlah kunjungan tidak cukup memberikan kesimpulan bahwa pelayanan sesuai dengan harapan pelanggan. Harus ada kajian akan nilai yang dianggap paling penting/dibutuhkan bagi pelanggan dan bagaimana penilaian kenyataan pelayanan yang diberikan Desain penelitian berupa survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dari kuesioner terhadap 97 responden pengguna layanan dan 26 responden penyelenggara layanan (pihak manajemen dan staf pelaksana Klinik Tumbuh Kembang). Analisis data kuantitatif secara univariat, bivariat dan multivariat dan pemetaan dalam Importance Performance Matrix.
 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pengguna maupun penyelenggara layanan memberi nilai kenyataan layanan paling tinggi pada keramahan/ kesopanan petugas sedangkan paling rendah pada jumlah petugas. Harapan paling tinggi bagi pengguna pada kejelasan kesembuhan sementara harapan paling rendah pada kecepatan pelayanan. Bagi penyelenggara, harapan paling tinggi pada kejelasan informasi, kesembuhan pasien, manfaat dan rencana terapi, sementara harapan penyelenggara paling rendah pada penampilan fisik petugas. Pendidikan pengguna mempunyai hubungan bermakna dalam penilaian kualitas layanan sedangkan jabatan dan pendidikan penyelenggara mempunyai hubungan bermakna dalam penilaian kualitas layanan.
 

Quality is the key point of the sustainability of hospital institution. Location of RSIA Hermina Jatinegara in East Jakarta is very strategic. People compossition in large number (39,30%) of growing children and woman in reproductive age could become potential market for the ?Growth & Development Clinic?. Growing number of customer visit is not enough to conclude that customer served in good service and meet customer expectation. So, it sholud be have evaluation of hospital performance and customer expectation. Research design method is conducted with the Quantitative Descriptive Analysis with cross sectional approach. Data collected from questionnaire of 97 customer and 26 local hospital stafs (Management stafs, Doctors and Physiotheraphiest). Data analysis is made through univariate, bivariate and multivariate analysis and map into Importance Performance Matrix.
 
The result shows that both of customer and provider have the same perception of the best hospital performance that is stafs courtessy while the lowest factor in hospital perforrmance is not enough number of officers. The customer highest expectation is information of recovery while the lowest expectation is on the speed of services. The provider highest expectation are the clarify of information and recovery process and benefits and programme of theraphy, while lowest provider expectation is officer personal appearance. As the result of bivariate and multivariate analysis show a significant correlation between educational customer, job and educational stafs in judge service quality.
Read More
B-1221
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maqdhesy; Pembimbing: Peter Albert W. Pattinama: Penguji: Dumillah Ayuningtyas, Ronnie Rivany, Mira Safriadi
B-1013
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lesli Tamarina Khiat; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Yosefa Rumbawati Indrayani, Emmy Salman
Abstrak:

ABSTRAK Dalam usaha untuk meningkatkan kualitas SDM terutama para manajer Rumah Sakit anggota Hermina Hospital Group adalah dengan mengetahui hubungan antara kompetensi, beban kerja dan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya antara variabel kompetensi, beban kerja dan kinerja manajer di RS anggota Hermina Hospital Group tahun 2013. Metode penelitian dilakukan dengan metode SEM-PLS (Structured Equation Model - Partial Least Squares). Hasil yang didapatkan adalah adanya hubungan langsung dan tidak langsung yang positif dan signifikan antara kompetensi dengan kinerja, adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi dengan beban kerja, serta adanya hubungan yang positif dan tidak signifikan antara beban kerja dengan kinerja.


 

 ABSTRACT This thesis designed to improve the quality of human resources, focusing on the managers of hospital branches of Hermina Hospital Group. The limit set on to investigate the relationships between competence, workload and performance. This study aimed to determine the direct and indirect effect as well as the number between competence, workload and performance of managers at hospital branches of Hermina Hospital Group in 2013.The research method was conducted using SEM-PLS (Structured Equation Model - Partial Least Squares). The research was able to obtained results of a direct and indirect relationships which are positive and with significant correlation between competence and performance, a positive ad significant relationship between competence and workload, as well as a positive and not significant relationship between workload and performance.

Read More
B-1534
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aradita Syah Kameswara; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Sandi Iljanto, Wahyu Sulistiadi, Tiningsih Hardiani
Abstrak:

Pada prinsipnya asuransi merupakan himpunan dana dari suatu populasi untuk dimanfaatkan membiayai sejumlah kecil dari populasi tersebut apabila sedang jatuh sakit. Jaminan asuransi kesehatan merupakan sumber dana potensial yang dapat digalang untuk pemeliharaan masyarakat. Pemanfaatkan jasa asuransi didalam pembayaran pasien baik rawat jalan maupun rawat inap juga dilaksanakan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina Jatinegara. Di RSIA Hermina Jatinegara, yang paling berpotensi menghasilkan piutang paling banyak dari segi nominal adalah piutang rawat inap asuransi dan perusahaan. Jumlah piutang tak tertagih pasien rawat inap jaminan asuransi dan perusahaan di RSIA Hermina Jatinegara mengalami peningkatan dari tahun 2004 ke tahun 2005 (Rp.48.942.938 3 Rp.116.072.250). Presentase piutang tak tertagih terhadap total tagihan asuransi dan perusahaan pada tahun 2004 dan tahun 2005 adalah sebesar 1,30%, dan 1,07%. Berarti jugs terjadi peningkatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bersifat pengembangan yang pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi pada bagian bagian terkait, wawancara mendalam dengan para informan serta pengumpulan dokumen-dokumen pendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efektifitas penagihan piutang rawat inap pada jaminan asuransi dan perusahaan sehingga dapat menurunkan jumlah piutang tak tertagih dan meningkatkan pendapatan rumah sakit pada tahun 2005. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan sistem I.P.O. yaitu Input, Process dan Output. Melalui hasil penelitian ini diharapkan adanya perbaikan pada manajemen piutang yang akhirnya akan berdampak pada optimalisasi penagihan piutang rumah sakit. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa jumlah pelaksana di beberapa tahap siklus piutang dirasa kurang memadai. Begitu juga mengenai sarana pendukung untuk melaksanakan proses siklus piutang antara lain komputer, telepon, line telepon, faksimili dan ruangan kerja_ Selain itu kebijakan tentang periode penagihan belum ditetapkan, juga mengenai isi kontrak perjanjian kerjasama antara pihak rumah sakit dengan pihak asuransi dan perusahaan juga belum sepenuhnya dilaksanakan (punishmentldenda 2% bila debitur tidak melunasi kewajibannya dalam 30 hari). Pada akhir penelitian ini direkomendasikan perlunya diadakan diklat atau sosialisasiyang lebih sering pada bagian informasi, koordinasi yang lebih balk antara bagian terkait, pengadaan sarana yang lebih baik serta ketegasan dalam menjalankan perjanjian isi kontrak dengan pihak ketiga.


 

Principally insurance is the fund collection from a population in order to be used in costing a few amounts from such population if getting illness. Healthy insurance guarantee is a potential fund source that can be collected in order to maintain the society. The using of insurance service in paying of patient both out-patient or in-patient also be executed in Hermina Jatinegara Hospital. In Hermina Jatinegara Hospital. the most potential in producing receivable is from in-patient of insurance and company. In-patient bad-debt of insurance and company in Herrnina Jatinegara Hospital increase from 2004 to 2005 (Rp.48.942.938 - Rp.116.072.250). Percentage of bad-debt to total collectible amount in-patient of insurance and company of 2004 and 2005 is about 1,30%, and 1,07%. It means, increasing too. This research named qualitative descriptive research that have development characteristic which its data collection using observation in related department, in-depth interview with the informan and supporting documents collections. The goal of this research is to analize the effectiveness of in-patient insurance collection, so it can decrease bad-debt and increase the income of hospital in 2006. The method used in this research is I.P.O. approach system namely Input, Process and Output. By this result of research be hoped there is repairing in receivable management and finally, it have an effect into hospital collecting optimalizalion. The result of this research is known that the staff amount in some ciclus collection be felt less suitable. it is also about supporting tools in order to execute ciclus collection process which are computer. telephone, phone line, faximile and room. Beside that the policy about collection period that have not decided yet. also about cooperation agrement contract contain between hospital side and insurance and company side is not executed (punishment about 2% if the debitor is not pay their obligation in 30 days). In the end of this research recommended the importance of training education event or socialization that more frequent into information department, more better coordination between related department, the better supply of supporting tools and also the clearness in operating the contract contain agreement with the third party.

Read More
B-997
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meidy maulia Rakhmi; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Anhari Achadi, Sandi Iljanto, Sumiyatun, Frans PieterKaunang
Abstrak:

Keberhasilan penyelenggaraan Diklat berbasis kompetensi ditunjukkan dengan adanya keselarasan tujuan program dengan kebutuhan dan strategi organisasi, dukungan manajemen dan teknis pelaksanaan program. RSIA Hermina Bekasi termasuk salah satu rumah sakit yang memiliki keseriusan dalam penyelenggaraan program Diklat Keperawatan berbasis kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyelenggaraan serta rencana pengembangan program Diklat Keperawatan berbasis kompetensi di RSIA Hermina Bekasi dengan mengacu pada Teori Dubois (1996) tentang Model Sistem Strategik Diklat Berbasis Kompetensi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam semi terstruktur serta telaah data sekunder. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyelenggaraan Diklat Keperawatan berbasis kompetensi di RSIA Hermina Bekasi sudah cukup baik dilaksanakan dari segi teknisnya. Perlu adanya perbaikan terutama pada tahap analisa kebutuhan pelatihan, tahap pengembangan model kompetensi dan pada tahap pengembangan intervensi pembelajaran. Rencana pengembangan program Diklat Keperawatan berbasis kompetensi di RSIA Hermina Bekasi meliputi perlunya dilakukan pengkajian kembali budaya organisasi, meningkatkan profesionalisme SDM pengelola Diklat, mengadakan penelusuran potensi dan kompetensi guna pembuatan matriks kompetensi, penilaian kompetensi metode 360º, membuat model kompetensi kelompok unit kerja, standarisasi penilaian kompetensi dasar, mengembangkan metode pembelajaran mandiri dan diskusi kelompok, membudayakan pembelajaran masal sistem on-line, dan membuat penilaian kompetensi instruktur.Diharapkan saran pada penelitian ini dapat menjadi masukan dan perbaikan bagi pelaksanaan Diklat Keperawatan berbasis kompetensi di RSIA Hermina Bekasi pada masa mendatang.


 The success of the organizing a competency-based training was demonstrated by the synchronized program goals with the needs and organization strategy, management support and the organizing program techniques. RSIA Hermina Bekasi is an exemplary hospital that showed seriousness in implementation of nursing competence-based training.  This research aims to find out the organizing as well as competency-based Nursing development training program in the RSIA Hermina Bekasi. The method referenced to the theory of Dubois (1996) on the Strategic System Competency-based Training Model. Research methods using qualitative methods with semi structured in depth interviews and deep examination of secondary data. The results of the study noted that organizing of the Nursing competence-based training program in the RSIA Hermina Bekasi already fairly well implemented in terms of technical assistance. Improvements are necessary especially on training needs analysis phase, the development model of competence and on the stage of development of the learning intervention. Nursing development plan-based competency training program in the RSIA Hermina Bekasi needs to be evaluated. Particularly the study of organization culture to enrich the values, increase the professionalism of HRD, conducting soft competency assessment in order to assemble competency matrix, assessment by the method of 360º, models for competency based work team development, standardization of basic competencies assessment, develop self study method and forum group discussion, cultivate learning mass on-line system and create assessment of the competence of trainers. The recommendation on the study is expected can be used as inputs to improve the implementation of the nursing competence-based training in the RSIA Hermina Bekasi in the future.

Read More
B-1373
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vestia Prilie Rosemarie Kindangen; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Jaslis Ilyas, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, Sri Dyah Indherawati, Mario Abet Nego
Abstrak:
Latar Belakang: Resistensi Antimikroba merupakan ancaman global yang berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas, serta biaya perawatan Kesehatan. RS Hermina Jatinegara adalah RS swasta yang ditetapkan tepe B dengan layanan Umum sebagai RS pelayanan rujukan memiliki peran penting dalam mencegah resistensi melalui Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA). RS Hermina Jatinegara telah memiliki komponen utama PPRA seperti Kebijakan PPRA, Pedoman penggunaan antibiotic, Tim PPRA, Kebijakan pengelompokan antibiotic AWaRe, serta system persetujuan antibiotic melalui E-RASPRO. Tujuan penelitian: secara umum Adalah Menganalisis implementasi PPRA, mengoptimalkan peran manajemen rumah sakit dalam mendukung penggunaan antibiotik secara bijak, dan strategi pengelolaan di Rumah Sakit Hermina Jatinegara, secara khusus adalah menganalisis penerapan pedoman dan kebijakan penggunaan antibiotik, tingkat kepatuhan tenaga medis terhadap pedoman penggunaan antibiotik, evaluasi efektivitas sistem monitoring dan evaluasi penggunaan antibiotik, peran manajemen rumah sakit dalam mendukung pelaksanaan PPRA, dan strategi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas PPRA dan mutu pelayanan rumah sakit. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif melalui wawancan mendalam dengan manajemen RS, dokter, perawat, apoteker, dan Tim PPRA, FGD, serta telaah dokumen. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder berupa data farmasi data peresepan, Laporan monitoring evaluasi PPRA yang didalamnya terdapat kepatuhan terhadap PPAB dan data resistensi kuman dari data mikrobiologi. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi PPRA di RS Hermina Jatinegara telah lengkap, termasuk PPAB, SK Tim PPRA, AWaRe, dan mekanisme persetujuan antibiotik melalui E-RASPRO. Namun implementasinya belum seragam di seluruh unit. Ketidaksesuaian penggunaan antibiotik ditemukan pada aspek durasi, indikasi, dan dokumentasi. Audit belum rutin dilakukan dan belum mencakup seluruh kasus prioritas. Integrasi data kultur ke dalam E-RASPRO belum optimal. Ketersediaan antibiogram belum representatif karena keterbatasan sampel kultur dan SDM mikrobiologi. Laporan PPRA telah dibuat secara berkala per triwulan, tetapi belum memuat indikator lengkap seperti Days Of Therapy (DOT), IV-to-PO, dan audit umpan balik. Kesimpulan: Implementasi PPRA di RS Hermina Jatinegara sudah berjalan namun belum optimal. Penguatan pembiayaan, kapasitas sampel mikrobiologi, kajian/audit rutin, integrasi data, serta pelatihan semua profesi diperlukan untuk meningkatkan konsistensi dan keberhasilan implementasi PPRA.

Background: Antimicrobial resistance is a global threat that has an impact on increased morbidity, mortality, and healthcare costs. Hermina Jatinegara Hospital is a private hospital designated as a type B hospital with general services as a referral hospital that plays an important role in preventing resistance through the implementation of the Antimicrobial Resistance Control Program (PPRA). Hermina Jatinegara Hospital has established key components of the PPRA, including PPRA policies, antibiotic usage guidelines, PPRA team, antibiotic grouping policies under the AWaRe framework, and an antibiotic approval system via E-RASPRO. Research Objectives: To analyze the implementation of the AMCP, optimize the role of hospital management in supporting prudent antibiotic use, and management strategies at Hermina Jatinegara Hospital. Specifically, it aims to analyze the implementation of guidelines and policies on antibiotic use, the level of compliance of medical personnel with antibiotic use guidelines, evaluate the effectiveness of the antibiotic use monitoring and evaluation system, the role of hospital management in supporting the implementation of PPRA, and improvement strategies to increase the effectiveness of PPRA and the quality of hospital services. Research method: This study used a qualitative design through in-depth interviews with hospital management, doctors, nurses, pharmacists, and the PPRA Team, FGDs, and document reviews. This study also used secondary data in the form of pharmacy prescription data, PPRA monitoring and evaluation reports containing compliance with PPAB, and germ resistance data from microbiology data. Research results: The results showed that PPRA regulations at Hermina Jatinegara Hospital were complete, including PPAB, PPRA Team Decree, AWaRe, and the antibiotic approval mechanism through E- RASPRO. However, implementation was not uniform across all units. Inappropriate antibiotic use was found in terms of duration, indication, and documentation. Audits have not been conducted routinely and do not cover all priority cases. The integration of culture data into E-RASPRO is not yet optimal. The availability of antibiograms is not representative due to limitations in culture samples and microbiology human resources. PPRA reports have been prepared quarterly, but do not yet include complete indicators such as Days Of Therapy (DOT), IV-to-PO, and feedback audits. Conclusion: The implementation of PPRA at Hermina Jatinegara Hospital is underway but is not yet optimal. Strengthening of funding, microbiology sample capacity, routine reviews/audits, data integration, and training for all professions are needed to improve the consistency and success of PPRA implementation.
Read More
B-2561
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive