Ditemukan 26085 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Bisnis perumahsakitan mengalamj perubahan mendasar berkaitan dengan peningkatan daya saing rumah sakit dalam meraih pangsa pasar pada saat ini dan masa mendatang. Salah satu produk rumah sakit yang sangat berkembang sejak tahu 80-an adalah rawat jalan. Bedah rawat jalan (BRJ) merupakan bagian dari layanan rawat jalan yang saat ini merupakan Iayanan yang terus meningkat karena banyak memberikan keuntungan seperti biaya yang lebih murah, rendahnya tingkat infeksi, berkurangnya kecemasan pasien dan pasien merasa lebih nyaman. Di Amerika BRJ mencapai 70-75 % dari seluruh pembedahan. Di Indonesia BRJ teiah dilakukan diberbagai rumah sakit tetapi umumnya belum menjadi Iayanan yang terencana baik, hanya merupakan pelayanan baru atau tarnbahan yang diadakan karena adanya kebutuhan dari masyarakat dan belum ada pelaporan tersendiri untuk pelayanan ini. Melihat potensi layanan ini di masa mendatang dan untuk mengetahui bagaimana sebaiknya pelayanan ini diberikan dilakukan penelitian di RS Haji Jakarla mengingat angka pelayanan BRJ masih rendah dan untuk mendapatkan gambaran kesiapan rumah sakit terutama kamar bedah dalam melaksanakan BRJ. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dukungan manajemen, kesiapan SDM baik dokter maupun perawat, dan kesiapan fasilitas untuk mendukung pelayanan BRJ. Juga dinilai kesiapan kamar bedah melaksanakan pelayanan ini dibandingkan standar yang ada. Peneiitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informasi yang didapat berupa data primer melalui wawancara mendaiam dan observasi dan data sekunder melalui telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan kamar bedah secara umum telah siap melakukan pelayanan BRJ., tetapi dukungan manajemen masih belum maksimal. Dari segi SDM baik perawat dan dokter siap melakukan pelayanan BRJ. Dari fasilitas dan layanan pendukung layak melakukan BRJ. Saran kepada manajemen adalah selain BRJ dicantunkan dalam rencana strategis berikutnya, harus dibuat konsep dan disain BRJ yang biak dan dijabarkan dalam pelaksanaan strategi serta ada evaluasi untuk tindakan koreksi.
The hospital businesses are having a basic changes linked by the increased hospital competition abilities in reaching the market-section nowadays and future. One of the Hospitals products which is very popular since 80's is the ambulatory care. Ambulatory surgery is a part of the ambulatory care programs which is popular because it gives a lot of benefits to the hospital and the patients, such as cheaper , low-infection level, less of anxiety and the patients feels more comfortable. In United State ambulatory surgery achievement till 70-75 % from whole surgery. ln Indonesia ambulatory surgery have done by various hospital but generally the care not to be good planned, only the new care because the people need the service and not yet different report for the care. Observe the potential this care for future and how the good standar for this practice, had done study at Haji Hospital Jakarta keep in mind ambulatory surgery achievement still low and for observe readiness operathing theater bring about the ambulatory surgery. The aim of the study is to find out management support, human resources readiness whether nurse or doctor, and facility readiness to support the ambulatory surgery. Operating theater readiness also to be compare with available standard. The study using a qualitative approach, and the information obtained are a primary data from in-depth interview and observation, and secondary data from documents review. The study found that generally operating theater ready for servicing ambulatory surgery, but management support not yet maximum. From human resources whether nurse or doctor is ready to serve. From facility and service support good too. Suggestion for management is ambulatory surgery persisten included in the strategic planning furthermore and must be made ambulatory surgery concept and design and conversion to the realize strategi and evaluation have to made for corrective action.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran (product, price, place, dan promotion) dan pemasaran spiritual (rabbâniyyah, al-insâniyyah, al- wâqi’iyyah, dan akhlâqiyyah) terhadap loyalitas pasien di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug Tahun 2023 serta mengetahui pengaruh secara langsung dan secara tidak langsung dari variabel-variabel yang digunakan. Adapun dua variabel yang dicurigai berpengaruh terhadap loyalitas pasien rumah sakit bersertifikasi syariah adalah bauran pemasaran dan pemasaran spiritual dan dimediasi oleh kepuasan. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug yang telah tersertifikasi syariah sejak tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data mengunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 145 pasien rawat inap dan diolah menggunakan SmartPLS 3. Semua variabel lolos dalam uji outer model, kemudian hasil dari inner model adalah adanya hubungan yang signifikan antara bauran pemasaran dengan loyalitas p-value 0,049 (p-value <0,05) dan kepuasan pasien p-value 0,003 (p- value <0,05) secara langsung serta loyalitas pasien dimediasi oleh kepuasan pasien p- value 0,026 (p-value <0,05). Sedangkan, pada pemasaran spiritual tidak terdapat hubungan yang bermakna terhadap loyalitas pasien secara langsung p-value 0,931 (p- value >0,05) dan bernilai negatif. Namun, hubungan pemasaran spiritual dengan kepuasan dan hubungan pemasaran spiritual yang dimediasi oleh kepuasan pasien menunjukkan hasil yang signifikan terhadap loyalitas dengan nilai p-value 0,000 (p-value <0,05). Terdapat hubungan antara kepuasan dengan loyalitas pasien di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug p-value 0,000 (p-value <0,05). Semakin baik kepuasan pasien, maka akan meningkatkan loyalitas. Implikasi dalam penelitian ini dapat menjadi acuan dalam membangun loyalitas pasien dan memaksimalkan pemasaran di rumah sakit bersertifikasi syariah. Kata kunci: Bauran Pemasaran, Pemasaran Spiritual, Rumah Sakit Syariah, Kepuasan dan Loyalitas
The purpose of this study is to determine the relationship between marketing mix (product, price, place, and promotion) and spiritual marketing (rabbâniyyah, al- insâniyyah, al-wâqi’iyyah, and akhlâqiyyah) on patient loyalty at Sari Asih Ciledug Hospital in 2023, as well as to determine the direct and indirect effects of the variables used. The two variables suspected to influence patient loyalty in a sharia-certified hospital are marketing mix and spiritual marketing, mediated by satisfaction. The research was conducted at Sari Asih Ciledug Hospital, which has been sharia-certified since 2018. This study is a quantitative research with a cross-sectional approach. Data collection was done using a questionnaire with 145 inpatient respondents and analyzed using SmartPLS 3. All variables passed the outer model test, and the results of the inner model showed a significant relationship between marketing mix and loyalty with a p-value of 0.049 (p- value <0.05), as well as patient satisfaction with a p-value of 0.003 (p-value <0.05) directly, and patient loyalty mediated by patient satisfaction with a p-value of 0.026 (p- value <0.05). On the other hand, there was no significant direct relationship between spiritual marketing and patient loyalty with a p-value of 0.931 (p-value >0.05), and it had a negative value. However, the relationship between spiritual marketing and satisfaction, as well as the relationship between spiritual marketing mediated by patient satisfaction, showed significant results on loyalty with a p-value of 0.000 (p-value <0.05). There is a relationship between satisfaction and patient loyalty at Sari Asih Ciledug Hospital with a p-value of 0.000 (p-value <0.05). The better the patient satisfaction, the higher the loyalty. The implications of this study can serve as a reference for building patient loyalty and maximizing marketing in sharia-certified hospitals. Key words: Marketing Mix, Spiritual Marketing, Shariah Hospital, Satisfaction and Loyalty
RS Sumber Waras merupakan rumah sakit swasta yang melayani pelayanan rawat jalan,dan rawat inap. Dari laporan tahunan RS Sumber Waras , menunjukkan jumlah kunjungan poliklinik rata-rata per hari hanya 51 pasien/hari untuk seluruh poliklinik.hal ini sangatlah sedikit dan perlu ditingkatkan jumlah kunjungan terutama poliklinik bedah, kebidanan dan kandungan, anak, penyakit dalam. Hal utama nya adalah belum adanya bauran pemasaran yang jelas di RS Sumber Waras Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana harapan dan pengalaman pelanggan terhadap bauran pemasaran jasa poliklinik RS Sumber Waras. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, dilaksanakan bulan april-mei 2011. Responden berjumlah 129 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner, dilakukan pengolahan analisa univariat dan importance and performance analysis. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakpuasan pada semua unsur bauran pemasaran yang ada. Pada Importance and performance analysis, gap terbesar juga terdapat pada unsur bauran pemasaran process . Beberapa aspek ada yang menjadi prioritas untuk ditingkatkan guna meningkatkan utilitas unit rawat jalan. Beberapa hal yang penting yang perlu di lakukan RS Sumber Waras adalah untuk meningkatkan kinerja petugas pemberi pelayanan di unit rawat jalan dan dilakukan pelatihan service excellent kepada petugas, mengevaluasi kembali prosedur pelayanan, melakukan program antar jemput pasien ,komitmen dokter terhadap jadual. Kata Kunci : Bauran pemasaran, harapan pelanggan, pengalaman pelanggan
Sumber Waras hospital is private hospital with services in outpatient and inpatient. From data base Sumber Waras hospital, show on visiting outpatient is 51 patient per days in total outpatient per days. That why , outpatient concern to increase visiting patient at policlinic surgery, internist, pediatric and obstetric ginecology. Important thing, that why marketing mix outpatient more important The aim of the study is to look How the customer expectation and experience based on marketing mix of outpatient health services at Sumber Waras hospital. The Study is qualitative approach with a cross sectional design from april to mey 2011. Total respondents are 129. The data collecting with questioner, and analyzed by a univariate, and also an Importance and performance analysis . The study found from all marketing mix, patient are not satisfied. At Importance and performance analysis found big gap at marketing mix process aspect. Some aspect must to be priority to increase visited and utility outpatient unit. Suggestion on things that should be considered by Sumber Waras hospital are increase the performance of any personnel that giving services at unit of outpatient, and must be involved workshop service excellent, to evaluate the procedure of services at the outpatient unit, making program free delivery ambulance to any customer, increase commitment doctor Keyword : Marketing mix, customer expectation, customer experience
Keberhasilan pemasaran jasa pelayanan rumah sakit sangat ditentukan oleh pemahaman rumah sakit terhadap perilaku konsumen yang menjadi pelanggannya. Konsumen yang setia merupakan asset yang tak ternilai bagi rumah sakit. Dengan memaharrii tahapan-tahapan pembentukan kesetiaan pelanggan maka suatu organisasi akan mampu membentuk kesetiaan pelanggan.RS Yadika merupakan rumah sakit swasta yang terletak di Pondok Bambu Jakarta Timur. Dari data tahun 2000 didapatkan hasil bahwa jumlah kunjungan pasien rawat jalan maupun rawat inap masih rendah, mengingat biaya untuk memperoleh pelanggan baru lebih mahal daripada mempertahankan pelanggan yang sudah ada maka pihak rumah sakit merasa perlu untuk melakukan perubahan dengan terlebih dahulu mengetahui aspek-aspek bauran pemasaran yang mempengaruhi loyalitas pelanggan RS Yadika.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang hubungan antara tingkat loyalitas pelanggan dengan aspek-aspek bauran pemasaran Rumah Sakit Yadika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner terhadap 141 orang responden.Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi yang baik mengenai RS Yadika. Dari uji Chi Square temyata yang berhubungan terhadap loyalitas pelanggan RS Yadika adalah aspek distribusi yang terdiri dari variabel akses lokasi, akses waktu dan akses informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan antara aspek produk, aspek tarif, aspek promosi dan aspek SDM mungkin dapat lebih banyak diungkapkan melalui penelitian kualitatif.Saran yang diusulkan adalah dilakukannya pengkajian oleh pihak manajemen RS Yadika untuk membangun suatu program customer retention marketing. Aplikasi program tersebut adalah program Relationship Marketing, Frequent Customer Gift, Testimonial Letter dan Recommend a friend or family member Reward.Daftar Bacaan : 34 ( 1985 - 2001 )
Analysis of Marketing Mix Aspects Which Related to Customer Loyalty in Yadika HospitalAchievement of hospital marketing is strongly relying on their perception of customer behavior. Loyal Customer grows to be a valuable asset for health service provider. The understanding of customer loyalty development phases could construct consumer trustworthiness.Yadika Hospital is a private hospital located at Pondok Bambu, East Jakarta. From year 2000 data of In Patient and Out Patient Rate, can be concluded that the number tend to be decreasing and showed no significant improvement. Considering on the situation, which is more expensive to reach new customer than to retain the old ones, then hospital management is willing to improve marketing strategy by identifiying their marketing mix which related to Yadika's customer loyalty.Thesis objective is to discover relationship between Yadika's marketing mixes with their customer loyalty. There fore, this research is an observational study through cross-sectional quantitative analysis approach. Primary data collection is performed through self administered questionnaire toward 141 respondents.Quantitative approach indicated majority of respondents are having good perception with the existing marketing mix at RS Yadika. The result of Chi Square test shows that the determining variables are: location aspect, waiting time aspect and access of information aspect. This research conclude: to perform the significance connection between products, prices, promotion and peoples with customer loyalty, this study should be completed with qualitative approach.This thesis is also proposing suggestion to perform study of building the customer retention marketing programmed by hospital management. The application programmed, based on the research result are Relationship Marketing Programmed , Frequent Customer Gift, Testimonial Letter and Recommend a friend or family member Reward.Bibliographies: 34 (1985 - 2001)
Tesis ini membahas hubungan kualitas pelayanan di unit rawat jalan kebidanan dengan loyalitas pasien terhadap Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karawang tahun 2013.
Tujuan umum penelitian ini adalah mengetahui faktor penentu loyalitas pasien di Unit Rawat Jalan Kebidanan RSUD Karawang. Penelitian ini merupakan penelitian cross section dengan menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survei terhadap para pasien yang datang di Unit Rawat Jalan Kebidanan. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dan verifikatif. Dalam penelitian ini, hipotesis yang akan diuji adalah hubungan antara kualitas pelayanan dengan loyalitas pasien terhadap pelayanan di unit rawat jalan kebidanan RSUD Karawang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey explanatory yang terdiri dari variable bebas yang mewakili kualitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari lima subvariabel dan variable terikat yang mewakili loyalitas pasien. Survey ini dilakukan terhadap 100 orang responden melalui pengisian kuesioner yang pernyataan-pernyataannya mewakili variabel-variabel tersebut dengan penilaian menggunakan skala likert. Hasil analisis deskriptif variable kualitas pelayanan dan loyalita sdiperoleh skor rata-rata 3,542 -3,741 yang tergolong kategorip uas/loyal. Hasil analisis korelasi dengan menggunakan korelasi Pearson diperoleh antar variabel yang diteliti semuanya berkorelasi positip bermakna(p<0,001). Hasil analisis penelitian dengan metode Regresi Linier Multipel diperoleh hasil variabel X5 (emphaty) merupakan faktor yang paling kuat berhubungan dengan loyalitas pasien dengan koefisien B = 0,426, kemudian menyusul X2 (responsiveness), X1 (tangible),dan X3 (reliability), sedangkan variabel X4 (assurance) secara multivariabel tidak berhubungan bermakna(p=0,121).
This tesis discusses the relationship beetwen service quality in obstetric out patient unit with patient loyalty in Karawang Public Hospital 2013. The main purpose ofthis research is to find out determinant factor of patient loyalty in obstetric out patient unit in Karawang Public Hospital. This study is a cross sectional study using quantitative method by performing survey to patients who came in obstetric out patient unit. This is a descriptive and verificatives tudy. In this research, hypotesis that will be tested is relationship beetwen service quality in obstetric out patient unit with patient loyalty in Karawang Public Hospital. This study performed with survey explanatory method with independent variable that represent healthy service quality consist of five subvariables and dependent variable that represent patient loyalty. This survey performed to 100 respondents who fill the quesioner consists of that variables above withlikert scale. From analysis variable descriptive service quality and loyalty got score rate 3,542 -3,741 that include satisfied/ loyal category. Correlation analysis using Pearson Correlation shows that all variablehas positive correlation (p<0,001). Research analysis with Multiple Linier Regretion method shows that variable X5 (emphaty) has strongest factor relationship with patient loyalty with B coeffisient= 0,426, then X2 factor (responsiveness), X1 factor (tangible), and X3 factor (reliability), where variable X4 (assurance) with multivariable method has no relationship (p=0,121).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bauran promosi (periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung) dan juga karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan dan tingkat penghasilan) terhadap keputusan pasien untuk berobat kembali di unit rawat jalan Rumah Sakit Juwita. Sampel penelitian ini diambil dari sebagian pasien lama pribadi yang telah berobat lebih dari dua kali kunjungan selama bulan April-Mei 2011. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi-square, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Dari analisis bivariat diketahui bahwa promosi penjualan, hubungan masyarakat, dan pemasaran langsung berbeda bermakna terhadap keputusan pasien untuk berobat kembali. Sedangkan jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, tingkat penghasilan dan periklanan tidak berbeda bermakna. Pada analisis multivariat, hanya hubungan masyarakat yang berpengaruh paling dominan terhadap keputusan pasien untuk berobat kembali. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh R.S. Juwita untuk membuat strategi promosi dengan cara menitik-beratkan hubungan masyarakat sebagai strategi promosi utama yang dikombinasikan dengan bauran promosi periklanan, promosi penjualan dan pemasaran langsung untuk meningkatkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan. Kata kunci: Bauran promosi, karakteristik pasien, keputusan berobat Kembali
This study explore the relation between promotion mix (sales promotion, public relation, direct marketing and characteristics of patient (sex, age, level of education, occupation and level of income) toward the decision to revisit in oneday care unit at Juwita Hospital. The population of the study was the patients without insurance who had visited Juwita Hospital more than two times during this study had being taken from April-May 2011. The data of the study ware collected with questionnaire spread it out to 100 respondents. Non-probability sampling was used as the technique to obtain the samples. The acquired data who analyzed by using univariate analysis, bivariate analysis with chi-square test and multivariate by using logistic regression test. From the bivariate analysis was found that sales promotion, public relation, and direct marketing was differently significant toward the decision to revisit in one-day care unit at Juwita Hospital. Meanwhile, sex, age, level of education, occupation, level of income and advertising was not differently significant. In multivariate analysis, the public relation was only the dominant factor that influences the decision to revisit in one-day care unit at Juwita Hospital. The result of this study can be used as a reference for Juwita Hospital in creating effective promotion strategy which emphasize in public relation as the main promotion strategy with using the combination of promotion mix, sales promotion, and direct marketing to increase number of visitors of one-day care unit at Juwita Hospital. Key words: Promotion mix, characteristics of patient, decision to revisit
