Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6292 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Buku II, Media Indonesia. hal : 68
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Siti Hudayani; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Alex Papilaya, Yuli Prapanca Satar, Hannibal Pardede
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bauran pemasaran dengan melakukan segmentasi, target dan posisi pasar Rumah Sakit Islam Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan jenis penelitian penelitian kuntitatif dan kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini bahwa segmentasi pasien Rumah Sakit Islam Bogor terdapat perbedaan antara pelayanan rawat jalan dan perawatan rawat inap Target pasar Rumah Sakit Islam pada saat ini adalah golongan masyarakat menengah keatas yang bertempat tinggal di perumahan sekitar rumah sakit. Jumlah perumahan yang kurang lebih ada 21 perumahan merupakan pasar yang potensial bagi rumah sakit. Pangsa Pasar Rumah Sakit Islam Bogor masih sangat rendah, di bawah semua rumah sakit yang ada wilayah kota Bogor. Dalam segi produk, Rumah Sakit Islam Bogor masih kurang lengkap dibandingkan rumah sakit pesaing. Dari segi tarif Rumah Sakit Islam Bogor masih sepadan/sama dengan rumah sakit pesaing, tidak terlalu mahal dan juga tidak terlalu murah. Rumah Sakit Islam Bogor terletak di daerah yang strategis, walaupun tidak berada ditepi jalan raya tetapi mudah untuk di akses. Kegiatan promosi yang sudah dilakukan adalah sunatan masal, donor darah dan senam osteoporosis. Berdasarkan penelitian ini peneliti menyimpulkan bahwa segmentasi Rumah Sakit Islam pada saat ini lebih menitik beratkan pada golongan masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi golongan menengah ke bawah, sehingga untuk target pasar jangka panjang akan digeser pada golongan masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi menengah keatas. Pangsa pasar Rumah Sakit Islam Bogor berada di bawah rumah sakit pesaing, dilihat dari segi bauran pemasaran rumah Sakit Islam bogor masih kurang efesien dan tidak lengkap dibandingkan dengan Rumah sakit pesaing. Key Word : Bauran Pemasaran
The thesis aimed to know the market of Islamic Hospital Bogor by segmenting, targeting and positioning the patients. The thesis is a descriptive analytical research which based on qualitative and quantitative data with cross-sectional approach. The research find that the patient profile, as a market segment of the Islamic Hospital Bogor are different between inpatients and outpatients . The target market of the hospital is middle upper class, who leave around the hospital. Currently, there are 21 real estate as a potential market for hospital. However, compare to other hospitals in Bogor the market of the hospital still low. Based on products, the equipments of the hospital are as complete as others. However, the tariff of the hospitals is still fair. The Islamic Hospital Bogor is located in very strategic area, even though the location is not in the near a main road, the access to the hospital is very a convenient. In conclusion, the Islamic Hospital Bogor segment is middle lower class society, therefore in the long term, the segment will move to middle upper class and the market of the hospital is still lower than others, as competitors. The composition of the Islamic Hospital Bogor is inefficient and incomplete compare to other competitors. Key Word : Mix Marketing
Read More
B-900
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Sugiarti; Pembimbing: Yasnimar Ilyas
M-604
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Septiani Madona Gultom; Pembimbing Akademik: Adang Bachtiar; Pembimbing Lapangan: H.R. Sunarto
L-907
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosa Widiyastuti; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Amila Megraini, Syaifudin Zuhri
Abstrak:

ABSTRAK Di seluruh dunia, kemalian bayi bam lahir (neonatus) merupakan 36% kematian anak di bawah usia lima tahun. Berdasarkan laporan WHO tahun 2005, angka kematian neonatus Indonesia adalah 18 kemalian per 1000 kelahiran hidup, tertinggi se-Asia Tenggara Dengan kemajuan teknologi kedokteran saat ini, morbiditas maupun mortalitas pada bayi baru lahir yang disertai penyulit dapai ditekan. Unit perinatologi mempakan fasilitas yang terbilang baru di Iingkungan RS Tugu Ibu dimana tingkat pemanfaatanya masih tergolong rendah. Berdasarkan data rekarn medis tahun 2007, BOR unit perinatologi adalah 37,l6%. Agar dapat memaksimalkan pemanfaatan fasilitas perinatologi ini, terlebih dahulu perlu diketahui karakteristik pasien- pasiennya. Penelitian ini berlujuan untuk mengelahui hubungan karakteristik pasien dengan pemanfaatan fasilitas perinatologi di RS Tugu Ibu Depok tahun 2007. Rancangan penelitian ini adalah studi potong Iintang dengan pendekatan kuantitalif. Lokasi penelitian adalah unit perinatologi RS Tugu lbu, dan dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2008. Data yang di gunakan adalah data sekunder yang diperoieh dari buku register pasien perinalologi selama tahun 2007 dengan jumlah sampel sebanyak 96. Daftar cocok (check list) digunakan sebagai instrumen pengumpul data. Variabel independen dalam penelilian ini lerdiri dari faklor predisposisi (umur, jenis kelamin, berat badan dan riwayal asal bayi serta tempat tinggal orang lua), Faktor enabling (jenis pembiayaan) dan faktor (lama hari rawat dan lindak Ianjut). Sebagai variabel dependen adalah pemanfaatan fasilitas perinalologi (inkubator, alat fototerapi, ifgfizs pump. nasal canule dan nnsogaslric lube). Dala kemudian dianalisa secara mivariat, bivariat (menggunakan uji Kai Kuadral) dan multivarial (uji regresi logislik). Dari hasil penelitian didapalkan 25% pasien meunanfaalkan fasilitas perinatologi selama menjalani perawatan.Didapatkan hubungan yang bermakna anlara variabel umur, berai badan, riwayat asal, lama hari rawat dan tindak lanjut dengan pemanfaatan fasilitas perinalologi. Sedangkan variabel tindak lanjut mempakan faktor dominan dalam pemanfaatan fasilitas perinalologi di RS Tugu Ibu tahun 2007. Saran yang dapat diberikan berkaitan penelitian ini adalah menetapkan suatu kriteria tertenlu bagi pasien yang akan dirawai di unit perinalologi dan mengembangkan unit perinatologi menjadi NICU (Neonami lntensive Care Unit).


ABSTRACT Newborn mortality is 36% of under 5 children mortality over the world. Based on WI-IO?s report in 2005, the newborn mortality in Indonesia was I8 mortalities of l000 live birth, which were the highest in South East Asia The advance medical technology now days could reduce morbidity and mortality of` the newborn that?s had trouble around their conditions. Perinatology unit in Tugu Ibu Hospital was still underutilization. Based on medical report, Bed Occupancy Rate perinatology unit was 37,16% in 2007. In order to maximize it, the identification of patients characteristic was urgently needed. This study is to identify the relationship between patienfs characteristic and utilization ot? perinatology facilities in Tugu Ibu Hospital in 2007. The study is quantitative study with a cross sectional design. The location of this study is at pcrinatology unit in Tugu Ibu Hospital on March- May 2008. The subject is perinatology patient?s register book in 2007 as a secondary data and the sample is 96 data. Check list is used as an instrument of this study. Variables studied are consisting of predisposing factors (age, sex and weight of the newborn; parents address and referral history), enabling factors (type of financing) and need (length of Slay and outcome). As a dependent variables is utilization of perinatology facilities (incubator, phototheraphy device, infusion pump, nasal canule and nasogastric tube). Data are analyzed by univariate, bivariate (Chi?s square test) and multivariate (logistic regression test) analysis. lt was fotmd that 25% patients use perinatology facility during their treatment. The independent variables, which have significantly related to the utilization of perinatology facilities are: age, weight, referral history, length of stay and outcome. The multivariate analysis found that the dominant factor is outcome of the utilization of perinatology facilities in Tugu Ibu Hospital in 2007. Based on the study result, it is suggested that hospital must create a specific criterias for newborn whose need perinatoiogy treatment and up grade this unit become Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Read More
B-1055
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Florida Irene Toding; Pembimbing: Fadjrif H. Bustami
B-692
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Achmad Benyamin; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Pujiyanto, Mieke Savitri, Endang Adriyani
B-897
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Atikah Riasari; Pembimbing: Amal C. Sjaaf
B-473
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anita Yuniar Rahmawati; Pembimbing: Hidayat, Budi
M-434
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Renita Brilyane Pavilia; Pembimbing: Hidayat, Budi
M-433
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive