Ditemukan 37848 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Sugihartini; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Laila Fitria, Sintorini
S-5475
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ahmad Fathoni; pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Laila Fitria, Sintorini
S-5474
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Alfiyah Shinta Suleman; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Laila Fitria, Sintorini
S-5552
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Wulan Kusuma Wardani; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Hermawati Ema, Sutanti Ary
Abstrak:
Makanan dapat terkontaminasi oleh hazard biologi, kimia, dan fisika. bakteri salmonella sebagai hazard biologi jika mengontaminasi makanan akan menyebabkan foodborne disease seperti demam tifoid. indonesia menempati urutan ketiga insidens tertinggi kejadian demam tifoid di asia (81,7 per 100.000/tahun). Kantin sebagai tempat pengolahan makanan harus memenuhi persyaratan sanitasi dan menjamin keamanan makanan yang dijajakan. akan tetapi, masih ditemukan makanan yang positif mengandung salmonella (0,18%).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene penjamah makanan, sanitasi makanan, dan sanitasi lingkungan serta kontaminasi salmonella pada makanan yang disajikan di kantin-kantin universitas indonesia. Penelitian deskriptif dengan desain studi cross sectional ini menggunakan data primer. Data primer berupa hasil pengujian sampel makanan di laboratorium dengan metode total plate count dan observasi terhadap higiene penjamah makanan, sanitasi makanan, dan sanitasi lingkungan kantin dengan bantuan check list.
Penelitian menemukan bahwa sebagian besar makanan yang disajikan di kantin positif terkontaminasi salmonella (53,0%). Untuk setiap pengelola kantin fakultas hendaknya memberikan pelatihan kepada penjamah makanan terkait praktik cuci tangan yang benar, menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun dan air mengalir, penyediaan lemari penyimpanan makanan matang yang tertutup, tempat sampah dan toilet yang memenuhi syarat.
Salmonella bacteria as a biological hazard if contaminating food will cause foodborne diseases such as typhoid fever. Indonesia is the third highest incidence of typhoid fever in asia (81.7 per 100,000 / year). The canteen as a food processing place must meet the sanitary requirements and guarantee the security of the food being sold. Although there is still found the food that positively contains salmonella (0.18%).
The aim of the study is to know the description of hygiene of food handler, food sanitation, and environmental sanitation and salmonella contamination on food served in canteens of universitas indonesia. The study was descriptive research with cross sectional study design using primary data. Primary data is the result of food sample test in laboratory with total plate count method and observation on hygiene of food handler, food sanitation, and environmental sanitation of canteen with the help of checklist.
The study found most of the food served in the canteen was positively contaminated with salmonella (53.0%). For every faculty cafeteria manager should provide training on food handlers related to proper hand-washing practices, provide hand-washing facilities with soap and running water, provide closet-covered of food storage, bins and sanitary toilets.
Read More
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene penjamah makanan, sanitasi makanan, dan sanitasi lingkungan serta kontaminasi salmonella pada makanan yang disajikan di kantin-kantin universitas indonesia. Penelitian deskriptif dengan desain studi cross sectional ini menggunakan data primer. Data primer berupa hasil pengujian sampel makanan di laboratorium dengan metode total plate count dan observasi terhadap higiene penjamah makanan, sanitasi makanan, dan sanitasi lingkungan kantin dengan bantuan check list.
Penelitian menemukan bahwa sebagian besar makanan yang disajikan di kantin positif terkontaminasi salmonella (53,0%). Untuk setiap pengelola kantin fakultas hendaknya memberikan pelatihan kepada penjamah makanan terkait praktik cuci tangan yang benar, menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun dan air mengalir, penyediaan lemari penyimpanan makanan matang yang tertutup, tempat sampah dan toilet yang memenuhi syarat.
Salmonella bacteria as a biological hazard if contaminating food will cause foodborne diseases such as typhoid fever. Indonesia is the third highest incidence of typhoid fever in asia (81.7 per 100,000 / year). The canteen as a food processing place must meet the sanitary requirements and guarantee the security of the food being sold. Although there is still found the food that positively contains salmonella (0.18%).
The aim of the study is to know the description of hygiene of food handler, food sanitation, and environmental sanitation and salmonella contamination on food served in canteens of universitas indonesia. The study was descriptive research with cross sectional study design using primary data. Primary data is the result of food sample test in laboratory with total plate count method and observation on hygiene of food handler, food sanitation, and environmental sanitation of canteen with the help of checklist.
The study found most of the food served in the canteen was positively contaminated with salmonella (53.0%). For every faculty cafeteria manager should provide training on food handlers related to proper hand-washing practices, provide hand-washing facilities with soap and running water, provide closet-covered of food storage, bins and sanitary toilets.
S-9355
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
M. Dikry Alfin Nugroho, Ririn Yudhastuti
JKL Vol.7, No.2
Surabaya : Departemen KL FKM Unair, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bellini Simangungsong; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Hartono Budi, Sukandar
S-9405
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ibnu Malik Albantani; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Laila Fitria, Didik Supriyono
Abstrak:
Kebutuhan manusia terhadap makanan merupakan salah satu isu pokok yang digagas oleh pbb dalam indikator ketercapaian sutainable development goals (SDGS). Makanan menjadi sumber kehidupan bagi manusia dan dapat juga menjadi sumber pembawa masalah kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengambilan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan pengujian laboratorium.
Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa prilaku penjamah memenuhi syarat sebesar92,86, tpm yang memenuhi syarat sebesar 57,14% , cara pengolahan makanan yang memenuhi syarat sebesar 92,86%, peralatan makanan yang memenuhi syarat sebesar 100%. Hasil uji laboratorium didapatkan hasil usap tangan positif dan makanan yang positif e. coli sebesar 16,7%.
Hasil penelitian menyarankan kepada pengelola kantin melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap makanan dan air besih, melakukan pelatihan terhadap penjamah, dan menciptakan lingkungan yang mendukung praktik higiene sanitasi makanan. Kata kunci: makanan, kontaminasi, higiene, sanitasi, e. coli
Human need for food is one of the key issues initiated by the un in the indicators of achievement of sutainable development goals (SDGS). Food is a source of life for humans and can also be a source of health problems. This research uses descriptive research method. Data collection using interview method, observation, and laboratory testing.
The result of the research showed that the behavior of eligible handlers was 92,86%, eligible fulfillment requirement was 92,86%, eligible food appliance was 100%. Laboratory test results obtained positive hand swabs and e. coli positive foods oF 16.7%.
The results suggested further examination of food and water, training of handlers, and creating environments that support hygiene practices food sanitation. Key words: food, hygiene, sanitation, contamination, e. coli
Read More
Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa prilaku penjamah memenuhi syarat sebesar92,86, tpm yang memenuhi syarat sebesar 57,14% , cara pengolahan makanan yang memenuhi syarat sebesar 92,86%, peralatan makanan yang memenuhi syarat sebesar 100%. Hasil uji laboratorium didapatkan hasil usap tangan positif dan makanan yang positif e. coli sebesar 16,7%.
Hasil penelitian menyarankan kepada pengelola kantin melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap makanan dan air besih, melakukan pelatihan terhadap penjamah, dan menciptakan lingkungan yang mendukung praktik higiene sanitasi makanan. Kata kunci: makanan, kontaminasi, higiene, sanitasi, e. coli
Human need for food is one of the key issues initiated by the un in the indicators of achievement of sutainable development goals (SDGS). Food is a source of life for humans and can also be a source of health problems. This research uses descriptive research method. Data collection using interview method, observation, and laboratory testing.
The result of the research showed that the behavior of eligible handlers was 92,86%, eligible fulfillment requirement was 92,86%, eligible food appliance was 100%. Laboratory test results obtained positive hand swabs and e. coli positive foods oF 16.7%.
The results suggested further examination of food and water, training of handlers, and creating environments that support hygiene practices food sanitation. Key words: food, hygiene, sanitation, contamination, e. coli
S-9871
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Almira Ramadini Puteri; Pembimbing: I Mde Djaja; Penguji: Laila Fitria, Sukanda
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling berhubungan dengan kontaminasi bakteri Escherichia coli pada makanan di kantin fakultas universitas X. Desain studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data primer dengan mengambil sampel makanan sebanyak 70 sampel dan wawancara langsung dengan pedagang makanan kantin menggunakan kuesioner. Sebanyak 70 sampel makanan dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar sampel makanan terkontaminasi bakteri Escherichia coli (60%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kontaminasi bakteri Escherichia coli dengan higiene dan sanitasi peralatan masak (p=0,005) dan lingkungan kantin (p=0,010). Sedangkan faktor higiene dan sanitasi penjamah, sarana kantin dan proses pengolahan makanan tidak memiliki hubungan yang signifikan. Berdasarkan analisis multivariat, terdapat tiga faktor yang paling berpengaruh terhadap kontaminasi bakteri Escherichia coli pada makanan, yaitu faktor higiene dan sanitasi proses pengolahan, peralatan masak dan lingkungan kantin. Maka dari itu, penjamah makanan di kantin fakultas universitasi perlu diberikan pembinaan dan pelatihan terkait praktik hygiene dan sanitasi untuk meminimalisasi kontaminasi bakteri Escherichia coli pada makanan. Kata kunci: Escherichia coli, kontaminasi makanan, kantin
Read More
S-8764
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Stela Ginari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Budi Harto, Randy Novirsa
Abstrak:
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penerapan keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan di Kantin Perpustakaan Pusat, Kantin Prima PAU dan Restoran X Universitas Indonesia tahun 2016 yang merupakan penelitian semi kuantitatif dengan desain studi deskriptif melalui metode observasi langsung, wawancara dan telaah dokumen. Terdapat dua elemen utama penelitian yaitu Higiene Sanitasi dan Aspek K3. Penelitian ini menghasilkan bahwa penerapan K3L di Kantin Perpustakaan Pusat (dalam) sesuai dengan standar. K3L pada kantin perpustakaan pusat (luar) tidak sesuai. K3L pada Kantin Prima PAU adalah tidak sesuai.K3L pada Restoran X tidak sesuai.
This undergraduate thesis aims to determine evaluation the application of occupational safety health and environment in Central Library Canteen, Prima PAU Canteen and Restoran X Universitas Indonesia 2016. This research is a semi-quantitative research with descriptive study design through a method of direct observation, interviews and documents review. There are two main elements research that is Hygiene Sanitation and OSH Aspects. This research resulted that application of SHE in Central Library Canten (inside) is accordance with the standard whereas the application of HSE in Central Library Canteen (outside), Prima PAU Canteen and Restaurant X is not in accordance with the standards.
Key Words: Canteen, Catering Service, Hygiene Sanitation, Occupational Safety and Health, Restaurant.
Read More
This undergraduate thesis aims to determine evaluation the application of occupational safety health and environment in Central Library Canteen, Prima PAU Canteen and Restoran X Universitas Indonesia 2016. This research is a semi-quantitative research with descriptive study design through a method of direct observation, interviews and documents review. There are two main elements research that is Hygiene Sanitation and OSH Aspects. This research resulted that application of SHE in Central Library Canten (inside) is accordance with the standard whereas the application of HSE in Central Library Canteen (outside), Prima PAU Canteen and Restaurant X is not in accordance with the standards.
Key Words: Canteen, Catering Service, Hygiene Sanitation, Occupational Safety and Health, Restaurant.
S-9305
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Fadlilah Firdausi; Pembimbing: Sri Tjahyani Budi Utami; Penguji: Ema Hermawati, Didik Supriyono
S-9152
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
