Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36759 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rusli; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Budi Haryanto, Rachmat Suherwin, Inswiasari
T-3023
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meliana Sari; Pembimnbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Zakianis, Abdul Rahman, Rina Fitrianni Bahar, Didik Supriyono
T-4211
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endang Susmiati; Pembimbing: Bambang Wispriyono, Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, I Gusti Gede Djestawana, Sonny Priajaya Warouw
T-2931
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astri Getriana; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi, Budi Hartono; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Masdianto , Astuti
Abstrak: Pendahuluan: Pada tahun 2020 kematian akibat kecelakaan kendaraan di jalan raya diprediksi akan menjadi penyebab kematian ketiga tertinggi di dunia setelah sebelumnya masih diposisi sepuluh. Jumlah sepeda motor mendominasi kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan, maka diperlukan upaya pengendalian kasus dan faktor risiko untuk mencegahnya yaitu perlunya melakukan analisis kejadian kecelakaan lalu lintas dari sisi kesehatan masyarakat. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran spasial dan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Desain studi yang digunakan pada penelitian ini adalah mixed method. Terdapat 136 sampel desain kuantitatif dan 6 informan untuk desain kualitatif, setelah ditentukan kriteria inklusi dan ekslusi. Data diperoleh dari laporan registrasi Ditlantas Polres Metro Jakarta Selatan dan wawancara mendalam. Data dianalisis dengan menggunakan analisis spasial, uji statistik dan analisis kualitatif. Hasil: (1) Kecamatan yang banyak terdapat kejadian kecelakaan terletak di Kebayoran Lama, Pasar Minggu dan Cilandak. (2) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor umur, kepemilikan SIM dan hari terhadap akibat kejadian kecelakaan. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor jam kejadian dengan akibat kejadian kecelakaan. Manfaat: Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengguna jalan di Jakarta Selatan dan sebagai bahan masukan bagi pihak yang bertanggung jawab terhadap keselamatan di jalan. Kata Kunci: Kecelakaan, sepeda motor
Read More
T-5059
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Kurniawati; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Laila Fitria, Ririn Arminsih, Ali Isha Wardhana, Dwinda Ramadhoni
Abstrak: Kebisingan lalu lintas menjadi sumber utama dari kebisingan yang ada di perkotaan. Kebisingan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Paparan kebisingan dapat meningkatkan kerusakan fisik yang dinilai sebagai bahaya kesehatan seperti risiko penyakit kardiovaskuler. Paparan jangka panjang dari kebisingan transportasi telah terbukti berhubungan dengan prevalensi kejadian hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit pembuluh darah yang sering tidak menimbulkan gejala, disebut silent killer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kebisingan lalu lintas di pelabuhan Tanjung Priok dengan terjadinya hipertensi pada petugas pelabuhan tahun 2015. Desain studi yang digunakan adalah studi crossectional dengan populasi adalah petugas operasional pelabuhan Tanjung Priok. Subjek penelitian ini adalah petugas operasional pelabuhan Tanjung Priok yang terpajan bising sejumlah 178 orang. Hasil analisa multivariat didapatkan bahwa petugas pelabuhan yang terpapar kebisingan >70 dBA berisiko 2,249 kali menderita hipertensi dibandingkan dengan petugas pelabuhan yang terpapar kebisingan ≤70 dBA dengan dikontrol oleh variabel usia, status perkawinan, status gizi dan jam kerja responden. Penyakit hipertensi pada petugas pelabuhan Tanjung Priok dapat terjadi karena tingkat kebisingan lalu lintas yang melebihi NAB, usia pekerja yang lebih dari 39 tahun, status gizi berlebih dan jam kerja yang lama sehingga perlunya upaya-upaya untuk menurunkan morbiditas hipertensi pada petugas pelabuhan dengan melakukan penamanan pohon untuk mereduksi suara bising, melakukan olahraga secara rutin, memperbaiki pola makan, dan memenuhi waktu kerja sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang. Kata kunci : Kebisingan lalu lintas, hipertensi, petugas pelabuhan
Read More
T-4375
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zulkifli; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Ema Hermawati, Indra Kusuma Cahyadi
Abstrak:
Latar Belakang: Kecelakan lalu lintas merupakan salah satu permasalahan utama dalam bidang kesehatan masyarakat dan keselamatan transportasi di tingkat global, regional maupun nasional. Berdasarkan laporan yang telah dikeluarkan oleh Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia tahun 2023 sekitar 152.720 kasus kecelakan lalu lintas yang terjadi di Indonesia. Kecelakaan lalu lintas di kota Depok pada tahun 2020-2024 memiliki tingkat kecelakaan yang cukup tinggi yang disebabkan oleh faktor kendaraan, faktor lingkungan dan faktor jalan. Tujuan: untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara faktor faktor risiko kecelakaan seperti faktor kendaraan, faktor lingkungan dan faktor jalan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Depok pada tahun 2020-2024. Metode: menggunakan desain studi ekologi dengan metode kuantitatif yaitu uji korelasi  dan pengambilan sampel menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Data Satlantas Polres Metro Depok tahun 2020-2024. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu kejadian memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Depok(p<0,001, r=0,154), kondisi kendaraan dan jenis kendaraan yang terlibat memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Depok(p<0,001, r=0,144) dan kondisi jalan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Depok(p<0,001, r= -0,523). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara waktu kejadian, kondisi kendaraan, jenis kendaraan yang terlibat dan kondisi jalan terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Depok.

Background: Traffic accidents represent a major public health and transportation safety challenge at global, regional, and national levels. According to reports issued by the Indonesian National Police Traffic Corps, approximately 152,720 traffic accident cases occurred in Indonesia in 2023. Between 2020 and 2024, Depok City experienced a high rate of traffic accidents driven by vehicle factors, environmental factors, and road factors. Objective: To identify and analyze the relationship between accident risk factors specifically vehicle, environmental, and road factors and the occurrence of traffic accidents in Depok City from 2020 to 2024. Methods: This study employed an ecological study design with a quantitative approach, utilizing correlation tests. Sampling was conducted using secondary data obtained from the Depok Metro Police Traffic Unit reports for the 2020–2024 period. Results: The findings indicate that the time of occurrence has a significant relationship with traffic accident events in Depok City (p<0.001, r=0.154). Vehicle condition and the type of vehicle involved also showed a significant relationship (p<0.001, r=0.144). Furthermore, road conditions were significantly related to traffic accidents in Depok City (p<0.001, r=-0.523). Conclusion: There are significant relationships between the time of occurrence, vehicle condition, type of vehicle involved, and road conditions with the incidence of traffic accidents in Depok City.  .
Read More
S-12184
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rismala Kesuma; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Ririn Arminsih Wulandari
T-1886
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Benedectus Bayu Sabdo Kusumo; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto, Bambang Wispriyono; Penguji: Budi Hartono, Wartoni
Abstrak: Konsentrasi 1-Hydroxypyrene di dalam urin dipengaruhi beberapa faktor pajanan, salah satunya adalah konsentrasi pajanan Benzo (a) Pyrene di udara. Didalam penelitian ini selain meneliti hubungan BAP dan 1-OHP juga diteliti faktor lain yang dapat menpengaruhi konsentrasi 1-OHPu, yaitu : karakteristik individu (Jenis kelamin, berat badan dan IMT), lama pajanan, dan sumber pajanan lain (makanan bakar/panggang, bahan bakar memasak, perokok dirumah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pajanan BAP dan konsentrasi 1-OHPu dan faktor lain yang mempengaruhi. Penelitian cross-sectional ini dilakukan dengan mengambil sampel udara dilingkungan SMPN 16 Bandung, dan memeriksa 36 sampel urin siswa kelas 2 SMPN 16 untuk pemeriksaan 1-OHPu, dan dilakukan wawancara terstruktur dengan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan antara BAP di udara dan 1-OHPu siswa kelas 2 SMPN 16. Kesimpulan penelitian ini : faktor paling mempengaruhi konsentrasi 1-OHPu siswa kelas 2 SMPN 16 secara berurutan adalah : bahan bakar memasak dirumah, adanya perokok dirumah, makanan bakar/panggang, IMT, dan lama pajanan Kata kunci: Benzo (a) Pyrene, 1-Hydroxypyrene, SMPN 16 Bandung.
The concentration of 1-Hydroxypyrene in urine is affected by several exposure factors, one of which is the concentration of Benzo (a) Pyrene in the air exposure. In this study, in addition to studying the relationship between BAP and 1-OHP, other factors that can influence the concentration of 1-OHPu are: individual characteristics (sex, weight and BMI), duration of exposure, and other sources of exposure (grilled, Cooking fuel, and smokers at home). This study aims to determine the relationship of BAP exposure and concentration of 1-OHPu and other factors that influence. This cross-sectional study was conducted by taking air samples in SMPN 16 Bandung, and examining 36 urine samples of second grade students of SMPN 16 for 1-OHPu examination, and structured interview with questionnaire. The results of this study indicate that there is no correlation between BAP in the air and 1-OHPu of second grade students of SMPN 16. The conclusion of this research: the most influencing factor of 1-OHPu concentration of second graders of SMPN 16 in sequence are: home cooking fuel, Grilled / baked foods, BMI, and duration of exposure Key words: Benzo (a) Pyrene, 1-Hydroxypyrene, Junior High School 16 Bandung.
Read More
T-4869
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yova Tsalvina Rizka; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Dewi Susanna, Joko Irwanto
Abstrak: Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di duniayang disebabkan oleh tiga faktor risiko utama yaitu faktor manusia yang meliputi faktor sosialdemografi dan faktor perilaku, kedaraan, dan lingkungan/infrastruktur. Dampak yangditimbukan dari kecelakaan lalu lintas di Indonesia berdasarkan data Kepolisian setiap jammeyebabkan tiga orang meninggal dunia. Terdapat perbedaan angka kecelakaan lalu lintas disetiap daerah di Indonesia serta terdapat perbedaan faktor risiko penyebab kecelakaan lalulintasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor risiko kecelakaandengan kecelakaan lalu lintas di Kota Cilegon tahun 2017-2018. Penelitian ini inimenggunakan desain cross sectional dengan variabel independennya adalah faktor risikokecelakaan yang meliputi faktor manusia, faktor kendaraan, dan faktorlingkungan/infrastruktur. Variabel dependennya adalalah kecelakaan lalu lintas. Data yangdigunakan merupakan data sekunder terkait dengan kecelakaan lalu lintas yang didapatkan dariPolres Kota Cilegon. Pengambilan dan pemasukkan data dilakukan di Polres Kota Cilegon.Digunakan analisis data univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square. Hasil ananlisismenunjukkan bahwa proporsi faktor jenis kelamin laki-laki memiliki presentase tertinggi yaitusebesar 91,8% pada tahun 2017 dan 87,6% pada tahun 2018. Dari 14 variabel yang diuji, tidakada variabel yang berhubungan secara signifikan dengan kecelakaan lalu lintas di KotaCilegon.Kata kunci:Kecelakaan lalu lintas, meninggal dunia, faktor risiko manusia, faktor risiko kendaraan, faktorrisiko lingkungan/infrastruktur.
Read More
S-10245
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Angela Olivia Sitompul; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Budi Hartono, Wakhyono Budianto
Abstrak:
Transportasi merupakan sarana yang dipergunakan untuk melakukan perpindahan manusia maupun barang. Transportasi darat menjadi transportasi yang paling banyak digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan keuntungan bagi kehidupan, disisi lain transportasi juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi penggunanya, bilamana terjadi kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan konsekuensi serius pada kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor risiko kecelakaan (faktor manusia, kendaraan, dan lingkungan) dengan kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Administrasi Jakarta Timur pada tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah desain studi cross-sectional dengan metode kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah pengemudi yang terlibat kejadian kecelakaan lalu lintas mayoritas mengalami cedera/luka dan gambaran distribusinya didominasi oleh kelompok usia ≤ 35 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan tinggi, memiliki pekerjaan, mengalami kecelakaan akibat perilaku lengah dan kondisi jalan berlubang. Terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian kecelakaan lalu lintas dengan faktor manusia, yaitu pendidikan dan kecepatan tinggi. Dimana pengemudi dengan pendidikan tinggi lebih berisiko 62,7 kali untuk mengalami kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan yang berpendidikan rendah dan pengemudi yang berkendara dengan kecepatan tinggi lebih berisiko 0,04 kali mengalami kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan yang berkendara dalam kecepatan rendah. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian kecelakaan lalu lintas dengan faktor kendaraan dan faktor lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor manusia memiliki peran penting dalam terjadinya kecelakaan.

Transportation is a tool used to carry out the movement of people and goods. Land transportation is the most widely used transportation by humans in everyday life. In addition to providing benefits for life, on the other hand transportation can also have a negative impact on its users, if a traffic accident occurs which then has serious consequences for public health. The purpose of this study was to analyze the relationship between accident risk factors (human, vehicle, and environmental factors) and traffic accidents in the Administrative City of East Jakarta in 2023. The research design used was a cross-sectional with quantitative methods and simple random sampling technique. The results of this study are that the majority of drivers involved in traffic accidents experience injuries and the distribution is dominated by the age group ≤ 35 years, male, highly educated, has a job, has accidents due to negligent behavior and potholes potholes on the road. There is a significant relationship between traffic accidents and human factors, namely education and high speed. Where drivers with higher education are 62.7 times more at risk of experiencing traffic accidents than those with low education and drivers who drive at high speeds are 0.04 times more at risk of experiencing traffic accidents than those who drive at low speeds. There is no significant relationship between traffic accidents and vehicle and environmental factors. The conclusion of this study is that the human factor has an important role in the occurrence of accidents.
Read More
S-11393
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive