Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 17130 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Buku III, Tempo. hal : 5
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nimas Ayu Lestari Nurjanah; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, Toha Muhaimin, Adria Rusli, Sarikasih Harefa
Abstrak: Abstrak
Infeksi HIV pada tubuh bertindak sebagai stresor yang akan menimbulkan permasalahan bagi individu yang terinfeksi di ataranya masalah fisik, psikologis dan psikososialnya. Permasalahan fisik terkait dengan perjalanan penyakit dan komplikasi sistem saraf pusat, mulai dari munculnya gejala penyakit, turunnya sistem kekebalan tubuh. Masalah psikosial dan psikologis yang dialami oleh penderita HIV diantaranya adalah munculnya stigma dan diskriminasi baik didalam keluarga maupun di masyarakat.
 
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dan faktor -faktor yang mempengaruhi kualitas hidup ODHA di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr Sulianto Saroso.
 
Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, teknik pengambilan sample menggunakan cara consecutive sampling dengan jumlah sample sebanyak 420 orang. Analisis bivariat menggunakan chi-Square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik.
 
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan (nilai p = 0,001), Spiritual (nilai p = 0,003), Depresi (nilai p 0,000), kepatuhan minum ARV (nilai p 0,000), lama terapi ARV (nilai p 0,002), Stigma (nilai p 0,000), dukungan sosial (nilai p 0,003), dukungan keluarga (nilai p 0,001), dukungan sebaya (0,002) dengan kualitas hidup ODHA. Faktor yang paling mempengaruhi kualitas hidup ODHA adalah kepatuhan minum ARV dengan OR 4,250 . yang berarti ODHA yang patuh dalam meminum ARV akan memiliki kualitas hidup yang tinggi 4,250 kali daripada ODHA yang tidak patuh dalam meminum ARV.
 

HIV infection in the body act as stressors that will cause problems for individuals infected among physical, psychological and psychosocial. Physical problems related to the course of the disease and complications of the central nervous system, starting from the symptoms appearance of the disease, the decline of the immune system. Psychosocial and psychological problems experienced by HIV sufferers include the emergence of stigma and discrimination within the family and in society.
 
The aims of this study were to quality of life of People Living With HIV/AIDS and factors influencing the quality of life People Living With HIV/AIDS In Infectious Disease Hospital Prof Dr Sulianti Saroso.
 
This study used a cross sectional design, the sampling technique used consecutive sampling method with a total sample of 420 people. Bivariate analysis used chi-square and multivariate analysis used logistic regression.
 
The results showed significant correlation between work (p = 0.001), Spiritual (p = 0.003), Depression (p value 0.000), adherence to taking ARV (p value 0.000), duration of ARV therapy (p value 0.002), Stigma (p value 0,000), social support (p value 0.003), family support (p value 0.001), peer support (0.002) with quality of life People Living With HIV/AIDS. The most influencing factor for the quality of life People Living With HIV/AIDS is the adherence to taking ARV with OR 4.250 which means that People Living With HIV/AIDS who are obedient in taking ARVs will have a high quality of life of 4.250 times than People Living With HIV/AIDS who are not obedient in taking ARV.
Read More
T-5717
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Delmaifanis; Pembimbing Nuning Maria Kiptiyah; Penguhi: Dian Ayubi, Toha Muhaimin, Muh. Ilhamy Setyahadi
T-2677
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eka Puspita Sari; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Evi Martha, Laily Hanifah
Abstrak: Pengetahuan masyarakat yang minim tentang HIV/AIDS dan interpretasi yang salah tentang masalah tersebut merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya penurunan jumlah kasus orang dengan HIV/AIDS. Perlakuan tidak adil, kasar, dan stigma yang negatif membuat ODHA tidak mau memberanikan dirinya untuk terbuka bahkan untuk mengakses pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pada wanita pernah kawin usia 15-49 tahun yang berhubungan dengan stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah wanita pernah kawin usia 15-49 tahun yang pernah mendengar HIV/AIDS dalam data SDKI 2012. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur yang lebih muda dalam memberi stigma terhadap ODHA daripada umur yang lebih tua. Semakin rendah pendidikan seseorang semakin besar kemungkinan untuk memberi stigma terhadap ODHA. Selain itu, pengetahuan komprehensif mengenai HIV/AIDS yang kurang juga dapat menyebabkan seseorang menstigma ODHA. Hasil uji chi-square didapatkan proporsi wilayah pedesaan lebih memberi stigma terhadap ODHA daripada wilayah perkotaan. Pemanfaatan sumber informasi juga sangat berpengaruh dalam memberi stigma terhadap ODHA, responden dengan sumber informasi ≤ 3 jenis cenderung memberi stigma terhadap ODHA. Status ekonomi rendah juga cenderung memberi stigma terhadap ODHA. Upaya keterlibatan seluruh stakeholder untuk peningkatan keterpaparan informasi sebagai upaya promotif dan preventif dengan penyebaran informasi tentang HIV/AIDS melalui media massa, khususnya melalui koran, radio, dan televisi lokal.
Kata Kunci : Wanita Pernah Kawin, ODHA, Stigma
Read More
S-8552
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lolita Susanti; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Rina Artining Anggorodi; Usep Solehudin
S-4248
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aulia Habibi; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Helda, Sudarto Ronoatmodjo, Arum Ambarsari, Hidayat Nuh Ghazali Djajuli
Abstrak:
Latar Belakang: Loss to follow up (LTFU) pada orang dengan HIV (ODHIV) yang menjalani terapi antiretroviral (ARV) masih menjadi tantangan dalam meningkatkan retensi pengobatan dan pencapaian target Triple 95 UNAIDS. Di Provinsi DKI Jakarta, cakupan inisiasi ARV telah mencapai 84,8%, namun Kecamatan Cengkareng mengalami peningkatan kasus LTFU dari 236 kasus pada tahun 2023 menjadi 309 kasus pada tahun 2025. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian loss to follow up (LTFU) pada orang dengan HIV (ODHIV) yang menjalani terapi antiretroviral (ARV) di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2024–2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa rekapitulasi data pasien HIV dari Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) 2.1 periode tahun 2024–2025. Sampel penelitian berjumlah 149 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi Cox Hasil: Proporsi ODHIV yang mengalami LTFU sebesar 16,1%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin (p=0,001), status perkawinan (p=0,027), dan kelompok populasi (p=0,019) berhubungan dengan kejadian LTFU. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian LTFU (PR=0,263; 95% CI: 0,118–0,585; p=0,001). Kesimpulan: Jenis kelamin merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian LTFU pada ODHIV yang menjalani terapi ARV. Penguatan strategi retensi layanan, khususnya pada pasien laki-laki, perlu dilakukan untuk meningkatkan keberlangsungan terapi ARV dan mendukung pencapaian target Triple 95 UNAIDS.

Background: Loss to follow-up (LTFU) among people living with HIV (PLHIV) receiving antiretroviral therapy (ART) remains a challenge to treatment retention and achieving the UNAIDS Triple 95 targets. In Jakarta Province, ART initiation coverage reached 84.8%; however, LTFU cases in Cengkareng Subdistrict increased from 236 in 2023 to 309 in 2025. Objective: To analyze factors associated with loss to follow-up (LTFU) among people living with HIV (PLHIV) receiving antiretroviral therapy (ART) at Cengkareng Primary Health Center, West Jakarta, during 2024–2025. Methods: This quantitative study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. Secondary data were obtained from the HIV/AIDS Information System (SIHA) 2.1 database for the 2024–2025 period. A total of 149 respondents were included using a total sampling technique. Data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the Chi-square test, and multivariate analysis using Cox regression. Results: The proportion of PLHIV experiencing LTFU was 16.1%. Bivariate analysis showed that sex (p=0.001), marital status (p=0.027), and population group (p=0.019) were significantly associated with LTFU. Multivariate analysis demonstrated that sex was the most dominant factor associated with LTFU (PR=0.263; 95% CI: 0.118–0.585; p=0.001). Conclusion: Sex was the most dominant factor associated with LTFU among PLHIV receiving ART. Strengthening retention strategies, particularly for male patients, is essential to improve continuity of ART and support the achievement of the UNAIDS Triple 95 targets.
Read More
T-7684
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maria Theresia Yanuaria Rainy Tukan; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: R. Sutiawan, Eduardus Hena
S-8011
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Retna Dewi; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Ella N. Hadi, Nedi Rohendi
S-6462
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hikmah Kurniasari; Pembimbing: Sudijanto Kamso, Toha Muhaimin; Penguji: Ratna Djuwita, Bona Simanungkalit, Diahhadi Setyonaluri
T-2595
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wahyuni Khaulah; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti, Evie Martha
T-2007
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive