Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29396 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Jose Rizal; Pembimbing: Fahmi D. Saifuddin
A-51
Jakarta : FKM UI, 1976
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuridista Putri Pratiwi; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Besral, Anindita dyah Sekarputri
Abstrak: Tingkat fertilitas merupakan salah satu indikator yang menjadi prioritas utama pencapaian MDGs Indonesia. Tingkat fertilitas di Jawa Barat merupakan yang tertinggi di Indonesia. Tingkat fertilitas di dalam data survei dapat diukur dengan menggunakan jumlah anak lahir hidup (ALH). Umur kawin pertama merupakan salah satu faktor terpenting yang dapat mempengaruhi tingkat fertilitas.Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh umur kawin pertama terhadap tingkat fertilitas wanita usia subur di Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan desain studi cross sectional dengan data Survei Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2012. Penelitian menggunakan kriteriainklusi wanita usia subur usia 15-49 tahun yang pernah menikah di Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan pada wanita yang pernah penikah di Provinsi Jawa Barat, mereka yang menikah di usia ≤ 18 tahun memiliki risiko 2,5 kali lebih tinggi untuk memiliki tingkat fertilitas tinggi dibandingkan yang menikah di usia > 18 tahun setelah variabel lain dikendalikan. Variabellain yang turut berperan dalam tingkat fertilitas wanita usia subur yaitu umur, tempat tinggal,tingkat pendidikan istri, status pekerjaan istri, norma tentang besarnya keluarga, dan penggunaan alat kontrasepsi saat ini. Oleh karena itu, kegiatan KIE terkait program KB dan pendewasaan usia perkawinan, pemberdayaan wanita, serta pembukaan lapangan pekerjaan untuk meningkatkan status ekonomi diperlukan sebagai upaya mencegah dan mengatasi permasalahan terkait fertilitas di kalangan wanita usia subur di Provinsi Jawa Barat. Kata Kunci : Fertilitas, anak lahir hidup, wanita usia subur, Jawa Barat, pengaruh, umur kawin pertama.
Read More
S-8267
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Soegito; Pembimbing: Akmal Hadi
T-36
Jakarta : FKM UI, 1981
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Feri Ahmadi; Promotor: Endang L. Achadi; Korpomotor: Ratu Ayu Dewi Sartika, Anies Irawati; Penguji: Kusharisupeni, Trihono, Abas Basuni Jahari, sowarta Kosen, Besral
D-463
Depok : FKM-UI, 2015
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yoni Malinda
JKR Vol.3, No.2
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2012
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Mutiara Ramdhani; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Trini Sudiarti, Ida Ruslita
S-7175
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nofia Caecilia Lae; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Kemal N. Siregar, Dien Anshari, Rahma Dewi, Wira Hartiti
Abstrak:
Tesis ini membahas pengaruh penegathuan dan penggunaan MKJP terhadap fertilitas pada remaja putri usia 15-24 tahun yang sudah kawin. Penerapan program KB sebagai langkah mengontrol fertilitas diIndonesia sudah dijalankan namun belum mencapai target total fertility rate (TFR) yang dicanangkan pemerintah Indonesia sendiri, kondisi ini berbeda dengan capaian contraceptive prevelance rate (CPR) yang bahkan telah melampaui target, salah satu peneyebabnya adalah masih masih rendahnya pengetahuan dan penggunaan metode kontraspsi MKJP sebagai pilihan alat kontraspsi yang paling baik dibandingkan yang lainnya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, sampel dalam penelitian ini sebanyak 1396 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan dan penggunaan MKJP terhadap fertilitas remaja putri kawin di Indonesia setelah dikontrol varibel jumlah anak ideal dengan OR sebesar 3,4 kali, sehinggah perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan KB khususnya MKJP terutama pada kalangan remaja usia 15-24 tahun.

The focus of this study is discusses about the effects of long-term contraception (MKJP) on fertility in young women aged 15 to 24 who are married. The implementation of the family planning program until now can’t control the fertility in Indonesia, and can’t reached the target by Indonesia government, seen from the TFR in Indonesia until now was 2.4. This condition differs from reaching the level of contraceptive use (CPR), which is higher than the goal, one of the causes is still low expectations of knowledge and attitudes using the MKJP contraceptive method as the choice of the best contraceptive tool compared to others. This research is a quantitative study with a cross-sectional design, sampel in this research was 1396 respondent. The results have a relation signifikan between and the use of MKJP on the fertility of married female adolescents in Indonesia after control the ideal number of children with OR 3.4-fold, so goverment must in order to improve the quality of KB expecially MKJP services.

Read More
T-5839
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yoni Malinda; Pembimbing: Asri C. Adisasmita, Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Tri Yunis Miko Wahyono, Teti Tejayanti
Abstrak:

Fertilitas remaja masih menyumbang kontribusi yang besar terhadap fertilitas total di Indonesia. Berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2007, Age-Specific Fertility Rate (ASFR) remaja usia 15 – 19 tahun pada tahun 2002 – 2003 dan tahun 2007 tidak mengalami perubahan yaitu 51 per 1.000 perempuan. Fertilitas remaja dapat menimbulkan masalah kesehatan, sosial-ekonomi, dan pertumbuhan penduduk. Adapun faktor umur kawin pertama dan penggunaan kontrasepsi berpengaruh terhadap fertilitas remaja. Untuk lebih lanjut, dilakukan penelitian dengan menganalisis data Riskesdas 2010. Desain studi penelitian adalah crossectional dengan jumlah populasi studi 760 remaja. Odds Ratio (OR) diperoleh pada tahap analisis bivariat dan pada tahap multivariat dengan menggunakan logistik regresi setelah dilakukan adjustment pada tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, dan status ekonomi. Diperoleh hasil bahwa umur kawin pertama tidak berhubungan secara signifikan dengan fertilitas remaja (p = 0,236). Sedangkan penggunaan kontrasepsi berhubungan dengan fertilitas remaja (p = 0,000) dengan nilai OR = 76,24 yang artinya remaja yang menggunakan kontrasepsi meningkatkan resiko sebesar 76,24 kali untuk mempunyai anak satu atau lebih dibandingkan yang tidak menggunakan (36,10 – 161,04). Asas temporalitas pada penelitian ini tidak terpenuhi karena desain studi adalah crossectional sehingga arti dari hubungan ini adalah remaja yang menggunakan kontrasepsi adalah mereka yang fertilitasnya tinggi untuk mencegah fertilitas yang lebih tinggi lagi. Kata kunci: Fertilitas remaja, umur kawin pertama, penggunaan kontrasepsi.


Adolescent fertility still accounts for a major contribution to the total fertility in Indonesia. Based on data from Indonesia Demographic and Health Survey 2007, the Age-Specific Fertility Rate (ASFR) adolescents aged 15-19 years in 2002 to 2003 and in 2007 unchanged at 51 per 1,000 women. Adolescent fertility can cause health problems, socio-economic and population growth factors. The age of first marriage and contraceptive use affect adolescent fertility. Therefore, the research done by analyzing the data Riskesdas 2010. Design study is crossectional with a population of 760 adolescent studies. Odds Ratio (OR) obtained in the bivariate analysis stage and the stage of multivariate logistic regression using after the adjustment in region, education, employment, and economic status. The results indicate that age of first marriage did not significantly associated with adolescent fertility (p = 0.236). While contraceptive use associated with adolescent fertility (p = 0.000) with a value of OR = 76.24, which means teens are using contraceptives increase the risk by 76.24 times to have one or more children than those not using (36.10 to 161.04 ). The principle of temporality in the study was not met because the study design is crossectional so that the meaning of this relationship is the teens who use contraception are those of high fertility to prevent a higher fertility. Key words: Ado lescent fertility, age of first marriage, contraceptive use

Read More
T-3580
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kusnindar
MKMI Vol.XXI, No.11
Jakarta : IAKMI, 1993
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kesmas. Indonesia (MKMI), XXI, No.11, Nop. 1993, hal. 676-679, ( Cat. ada di bendel 1991-2001 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive